
Tengah malam, Di Hutan Kematian bagian terdalam.
Zhao Yan : Hehe... Dengan mayat hewan ini tidak akan ada yang mendekat kesini!
Fei Fei : Baunya tidak enak!, bagaimana aku bisa tidur jika ada mayat disana.
Yan : Kalau kau mau dimakan hewan hewan buas itu ya sudah bukan masalah untukku.
Dari dalam kegelapan yang tidak disadari oleh Yan.
Terdapat makhluk yang mengintai mereka berdua dari kejauhan.
??? : Kapten Oyen... Orang yang dicari majikan ada disini! Lapor!
Oyen : Bagus! Memang si belang yang paling bisa di andalkan mencari informasi.
Belang : Sudahlah! Malas aku bicara denganmu, membuang waktu.
Lebih baik ku habiskan waktuku dengan Putih.
Sedangkan di dalam pondok pinggiran Hutan Kematian.
Yi terlihat sedang fokus untuk membaca elektronik.
Hitam : Tuan aku lapar!
Berikan aku biskuit lagi, atau perutku akan berbunyi.
Putih : Itu punyaku! hmmph...
RrrrrrrRrrrrrr!!
Yi : Sudah jangan bertengkar, Ini untuk kalian.
jangan makan pil emas lagi.
Sana pergi bermain lah dan jangan ganggu aku.
Aku selamat dari perayaan berisik itu.
Untungnya tidak ada yang mengejarku sampai ke sini.
__ADS_1
Belang dan Oyen yang baru saja kembali dari menjelajah wilayah hutan kematian segera memberitahu Tuan mereka kalau orang yang dicarinya kebetulan ada disana.
Dengan segera Yi menggunakan Jas nya dan pergi keluar pondok untuk mencari Sahabat sekaligus saudara angkatnya.
Di perjalanan Yi terus menerus bertemu dengan hewan roh dan beberapa iblis yang masih berkeliaran.
Karena merasa terlalu merepotkan untuk menghadapi mereka satu persatu.
Dengan kekuatan terakhirnya yang tersisa, Yi mengubah wujudnya menjadi Ashura dan memberitahukan kalau Hutan itu adalah miliknya mulai sekarang.
Karena ada beberapa hewan Tingkat tinggi dan Hewan Suci yang sudah dewasa dan memiliki kekuatan sekaligus kesadaran, terjadi perebutan di antara mereka semua.
Karena Tidak kuat menahan kekuatan dan kemarahan Yi banyak dari Beast disana Kalah dengan satu pukulan Cakram milik Yi.
Cakram yang dibuat menggunakan bahan bahan langka dari akhirat dan dunia fana.
Termasuk benda benda dari masa depan.
Salah satu senjata yang dilapisi oleh kematian milik Yi.
Terkena sedikit gesekan udara dari Cakram itu dapat langsung menyebabkan kematian.
Hanya beberapa orang atau makhluk tertentu yang dapat menahan nya.
Yan: Fei fei!! Kau tidur dimana!?
Cepat masuk ke dalam Gua! Mungkin saja ada yang mengikuti kita!.
Fei Fei : Di hutan ini belum pernah ada manusia yang sampai sini, kau yang pertama....
Sudah jangan berkhayal, aku mau melanjutkan kencan... ku...
Yan : Kalau mau bertemu dengan Yi juga bukan begitu caranya !!
Sedangkan Di tempat Pertempuran Yi dan para pemimpin Hutan Kematian.
Yi : Mulai sekarang aku adalah Raja Hutan disini! Jangan sekalipun dari kalian ada yang melanggar perintah!!.
Jika Tidak..... kalian akan ku kurung dalam Arena Es!.
Ular Hitam : Sial.... Perbedaan kekuatan mu saja hanya sedikit lebih kuat dariku!! Atas dasar apa kau yang menjadi Raja Disini!!.
__ADS_1
Yi : Kera Bertelinga Enam itu jauh lebih kuat darimu dan aku sudah mengalahkannya dalam satu serangan.
Kau harusnya tahu akan kekuatanmu sendiri.
Karena kau mau Bertarung lagi..... Akan kusimpan Cakram ku dan Ku ambil Sabitku!
Harimau Bersayap : Mohon Pengampunan Tuan!. Kami mengaku kalah.... Tolong jangan bunuh kami..
Dengan itu dinobatkan lah Yi sebagai Pemimpin para Beast disana.
Tanpa pikir panjang Yi langsung merubah wujudnya kembali menjadi manusia dan hal itu membuat terkejut semua yang baru saja melawannya.
Namun semua bawahan baru Yi berpikir kalau dia sedang menyamar menjadi manusia, tidak ada yang tahu kalau Yi memang sebenarnya seorang manusia setengah Dewa.
Sesegera mungkin Yi menuju tempat Yan bersembunyi.
Setelahnya sampai disana Yi menemukan sebuah Pintu Gua yang tertutup Batu ( Yi dapat melihatnya menggunakan Kacamata Khusus yang dapat mendeteksi suhu Makhluk hidup.
Dengan satu sentuhan Yi langsung memecahkan Batu itu dan masuk kedalam.
Yan : Siapa! Kuperingatkan Segera pergi sebelum aku membunuhmu!
Yi : Kau.... Bodoh!!Sejak kapan kau tidak mengenaliku lagi... Hik Hik..... Hiks....
Yan : Yi....Kau kah itu?.....Kemana saja kau selama ini! Kenapa kau meninggalkanku sendirian!?
Aku tidak mau sendiri... Kenapa... Kenapa semua orang selalu meninggalkanku!
Memangnya apa salahku.
Fei Fei disana Hanya bisa mencoba untuk menenangkan keduanya.
Karena kelelahan menangis, Keduanya tertidur menyisakan Fei Fei yang sedang Bernostalgia dan melepas rindu.
Tidak tahan melihat wajah tidur Yi yang terlalu tampan, Akhirnya Fei Fei Mengambil Kesempatan untuk mencium Yi secara Diam diam.
Fei Fei yang merasa terlalu bahagia mabuk kepayang dan pingsan setelah beberapa menit.
Di pondok pinggiran Hutan.
Oyen : Hmm dimana tuan?
__ADS_1
Aku mau minta jatah makan dan aku juga ingin kepalaku dielus....