Yin Yang Mekanik

Yin Yang Mekanik
Masa Lalu


__ADS_3

Dibawah pohon menyeramkan penuh lubang dan berdaun lebat, Yan Dan Sha beristirahat disana.


Mereka berdua mulai memperkenalkan diri dan akrab seketika.


Mereka mulai berbagi cerita dan pengalaman.


Namun merasa ada Sesuatu mendekat, Naga Hitam menunjukkan Cakarnya dan menerkam ular yang lewat dihadapan mereka.


Naga Hitam panik karena tidak sengaja sifat psikopat nya muncul seketika.


Yan : Kenapa kau ini?


Naga Hitam : Ee... Sungguh aku bukan psikopat kau tahu? Aku hanya... Mm.. Merasa am...


Yan : Aku tidak mempermasalahkan kau membunuh ular itu, tapi kenapa kau gemetae dan memakan daging ular nya mentah mentah?


Naga Hitam : *Melirik Mulutnya


Kheee!!!!! Aku juga bukan kanibal! sungguh aku bukan berbohong, hanya...... Menipu saja!


Yan : Memangnya kenapa, Aku sudah terbiasa dengan hal itu.


kau benar benar mirip dengan Ayahmu!


Naga Hitam : Benarkah!? Beritahu aku!


Yan : Baiklah, Cerita ini dimulai dari sebuah kalung yang di berikan oleh kakek buyut mu.


Saat sebelum berkelana, Ayahmu adalah orang bodoh yang tidak bisa di obati sama sekali.


Naga Hitam : Itu Aku juga sudah mengetahuinya! lagipula Ayah jika tidak bodoh maka bukan dia namanya.


Yan : Dengarkan!


Dia mengganggu kakeknya terus menerus agar mau menemaninya bermain seperti anak anak lain.


Namun sayangnya Kakenya itu dibutakan oleh kekuatan.


Setiap hari hanya mengurung diri dan berlatih, Dan Kakeknya memberi kan sebuah tantangan.


Jika Ayahmu menjadi kuat suatu hari maka dia akan mengabulkan 1 permintaanya.


Itu adalah kata kata yang cukup panjang yang pernah dikatakan kakenya kepada Yi.


Namun Kakeknya meninggal sebelum Ayahmu menjadi kuat.

__ADS_1


Akhirnya dia mencuri kalung Taring Binatang milik kakeknya, Sejak saat itu dia selalu memakainya.


Beberapa tahun setelah bertemu dengan ku.


Ayahmu dicurigai melakukan kecurangan dalam pertandingan.


Dan tetua kedisiplinan curiga bahwa kekuatan nya di dapat melalui kalung itu, lalu Tetua menghancurkan nya.


Melihat kalung itu hancur, Lingkaran Hitam di tangannya muncul.


Lalu Ayahmu menelan Taring itu.


Beberapa saat kemudian dia mengamuk.


taringnya semakin panjang bahkan hampir seperti Taring Harimau.


Dia.... Memakan Tangan Tetua saat sedang mengamuk.


Itu adalah awal dimana dia menjadi manusia setengah Iblis.


Setengah bulan berlalu.


Akhirnya Guru Kami berhasil membuatnya tenang.


Hmm....


Yan : Setelah bangun Ayahmu langsung menggigitku, Lihat lah.


Lukanya masih membekas di bahu ku.


Sejak Saat itu juga dia mulai sering lepas kendali.


Saat Dia marah dia bisa berubah menjadi iblis menakutkan.


Naga Hitam : Dia sering memarahiku!


Lagi pula aku juga sudah melihat taringnya.


Yan : Lalu apa kau takut?.


Naga Hitam : Tidak.


Yan : Seharusnya jika dia marah padamu kau akan merasa takut bahkan sampai saat ini.


Karena Tanduk dan tulang yang keluar dari tubuhnya... merubah Ayahmu menjadi semacam Iblis aneh.

__ADS_1


Naga Hitam : Ayah Punya tanduk!?


Sejak kapan? Katakan!, apa mirip dengan tandukku ini?


Yan : Pendek sekali tandukmu!


Milik Ayahmu bahkan hampir sepanjang tanduk Naga.


Naga Hitam : Kheeee!!??


Ceritakan lagi! Tentang tanduknya!


Yan : Saat itu Ayahmu tidak sengaja memasuki wilayah para Ashura.


Dan dia bertemu dengan seorang Naga, Naga itu diselamatkan nya dan dibawa pergi.


mereka berdua berteman.


Ayahmu mulai bisa mengendalikan rasa haus darahnya dan mengontrol wujud iblisnya.


Naga itu berpikir bahwa Ayahmu juga ras Naga karena melihat tanduknya.


Naga Hitam : Itu membuatku penasaran.


kau bilang kau juga teman Ayah kan?


Apa kau tahu tentang kelahiranku!?


Yan : Aku tidak tahu.


Setelah dia menghilang tahun lalu, dia tidak dekat dengan wanita manapun.


bahkan dia juga sering memukul dan menghajar wanita.


Lalu Tiba tiba saja saat kembali dia membawa banyak anak.


Naga Hitam : Hmmh.. Aku mulai curiga bahwa aku ini sebenarnya Anak Kandung Ayah! Tapi dia bilang dia memungut ku saat tidurnya diganggu oleh beberapa petapa.


Aku bahkan memiliki 89,9% Kecocokan DNA dengan nya.


Yan : Yang benar saja.


Kulihat yang lain juga mirip dengan nya.


Hanya saja.... Kau terlalu mirip dengan Dia.

__ADS_1


__ADS_2