
Yan : Bau nya seperti manusia........
Siapa dia?
Jun : ..................
Yi : Hehehehe, Dia Jun! bocah gelandang waktu itu yang tak sengaja ku pungut dan ku jadikan murid.
Yan : Jun?
Aku benar benar tidak mengenali nya!, 3 tahun lalu dia hanya bocah bodoh yang bahkan tidak bisa menjaga dirinya.
Jun : Ugh..... kalian berdua sungguh tidak berubah, selalu menindasku.
dan lagi usia kita sama, kenapa kalian memanggil ku dengan sebutan bocah.
Yi/Yan : ( Hmm... Masih tidak sadar rupanya si bodoh ini / ternyata memang masih ada orang yang lebih bodoh dari Yi)
Saat Yi dan Yan sedang berbincang dengan Jun, Anak anak sibuk bersiap siap memilih baju yang keren.
Sebenarnya mereka sudah bersiap siap.
namun karena menjadi korban ke jahilan Yi.
mereka membuat baju yang sudah di pakai untuk tahun baru menjadi kotor.
Setelah mengucapkan perpisahan pada Jun , mereka bersembilan berangkat menuju ke kampung halaman Yi.
Dalam perjalanan Yi menceritakan banyak hal.
sifatnya saat ini cenderung murah senyum dan ceria.
Hal ini membuat para kucing dan Sha menjadi leluasa untuk memanggil Yi.
Dikarenakan Biasanya Yi adalah seorang species Wibu Introvert yang tidak suka di ganggu dan pemarah.
Apalagi di saat saat dia sedang bekerja.
__ADS_1
Saat Yi sedang dalam pekerjaan semua penghuni Gunung Batu Berair wajib memanggilnya Tuan.
Kecuali Nathan dan Kong yang sudah terbiasa di hukum karena berani memanggil Yi Dengan sebutan "Guru" saat bekerja.
Keduanya sudah terbiasa dengan pukulan tangan kiri Yi sehingga memilih untuk mengabaikan peraturan tersebut.
Beberapa jam kemudian, hari mulai senja.
Mereka memutuskan untuk menginap di sebuah hutan yang hampir dekat dengan kota berikutnya.
Yi : Hei bagaimana kalau malam ini ini adu cerita seram?. pasti menyenangkan.... hehehe..
Yan : Biar ku lihat bisa bertahan sampai berapa jam.
Anak anak tidak memiliki pilihan lain, karena berada di tempat yang asing mereka terpaksa mendengar cerita seram dan tidak tidur semalaman.
Yi : Tengah malam saat aku pergi keluar untuk membeli beberapa daging.
suasana pada awalnya baik baik saja....
Tapi! Begitu aku melewati sebuah rumah makan sederhana.....
Aku memutuskan untuk mampir dan membeli beberapa yang mereka sajikan.
3 jam kemudian..
Lalu saat aku melihat kebawah dari atas tangga.
aku melihat ada darah yang berceceran.....
banyak tubuh tanpa anggota yang lengkap.
Dan akhirnya aku pingsan, esok hari.
aku terbangun dan melihat bahwa aku berada di sebuah lahan kosong.
aku langsung mengerti itu.
__ADS_1
lahan kosong itu adalah tempat para pekerja rumah makan tersebut mati.
tanpa pikir panjang, aku meledak kan seluruh tempat di sekitar!
dan akhirnya semua bahagia dan senang karena terbantai bom!
Yan : Hai ini sudah larut malam, sebaiknya kita hentikan cerita.
atau itu akan menakuti anak anak.
Yi : hah? aku kan menceritakan cerita dengan akhir bahagia, apa yang salah, kenapa takut?
Sha: Bahagia... a.. pa nya!
Yi : Kau kedinginan? , kenapa gemetar sampai bicara pun terbatas bata bagitu?
Yan :Ini kan salahmu!!
Itu saja kau tidak tahu!
Sudah kalian semua tidur lah, malam ini aku tidak bisa tidur.
biar paman yang berjaga.
1 jam sebelum fajar...
Yan : Oh sudah bangun?
Oyen : Kami semua tidak tidur semalam....
ada banyak bayangan hitam.
jadi kami semua takut.
Yi : Aaaaahmm.... oi pagi sekali kalian bangun.
Semuanya menatap dingin Yi.
__ADS_1
Yi : Hei ada apa?( dengan wajah tak berdosa)