
Pagi Hari nya.
Yan : Selamat pagi..... ua!!!
Tempat apakah ini!? Ini.... Indah, Dan benda benda aneh apa yang ada di sana?
Yi : Oh Kau sudah bangun, sarapan ada di meja.
Mulai sekarang Gua ini adalah rumah kita.
Kau bisa keluar masuk sesukamu.
Yan : Jadi....Yang semalam bukan mimpi.. Yi Jelek aku merindukanmu!!
Yi : Jangan membuatku merasa merinding.
Biar ku tunjukan ruangan di rumah ini.
Yi segera menunjukan setiap sudut ruangan yang dibuatnya dengan semua bahan yang ada.
Tempat penyimpanan mineral, Bahan makanan, Pabrik kecil pembuatan bahan dan benda dari masa depan, tempat menenun, Ruang makan, ruang bermain, ruang anak-anak.
Dan berbagai Ruangan Lainnya.
Yan Tidak menyangka kalau selama ini Yi sudah mempelajari banyak tentang membuat benda benda asing baginya.
Satu hal yang pasti dipikirkan oleh Yan adalah... bahwa Yi selama ini masih bermalas malasan berlatih karena tingkat pelatihannya masih berada di Alam Fana Tahap Penyempurnaan ( Tahap akhir )
Yah tingkatan Yi yang sebenarnya adalah Setengah Dewa.
Drama.
Belang : Apanya yang setengah dewa!?, Tuan saja sudah menjadi Guru Besar para Iblis, Dewa, Manusia, Siluman.
Para hantu : Kami bagaimana?
Oyen : Sama seperti Bagaimana kami menganggap ikan adalah makanan, Tuan menganggap kalian adalah sereal.
Alasan dia tidak memakan jiwa kalian adalah... Kalian menurut.
Penulis : Eh.. Tenang Tenang! Semua bisa diurus.
Orang ga penting : Mana adalah orang yang sebegitu beruntung bisa memiliki kemampuan besar.
Di masa depan semua makhluk sudah boleh membuka mata ketiga.
Dan paling tidak itu harus ratusan tahun, kenapa dia bisa membukanya dalam waktu singkat!!
Penulis : Aaa Jangan tatap aku, Tanya saja si hades sana.
Back Story.
Yi : Dimana Fei Fei? Kenapa dia tidak ada di sekitar sini?
Yan : Fei Fei biasanya akan tidur di tempat tinggi yang sejuk, tapi dia tidak suka tempat lembab.
Di pondok.
Para kucing yang sekarang sudah kehilangan Kemampuannya untuk bicara bahasa manusia ( Hanya bisa bicara bahasa manusia di awal Bulan)
Oyen : Wiaw Miao... Miao Waw... Waw Mia Mia Mia Miao Miao Miao Miao!!!
( Ku menangis.... Menangis ku karna Rindu)
Oyen : Miao Waow....Waow waow, Mia Mia nya nyao waow nyao Miao!!.
( Ku bersedih.... Sedih ku Karena Kamu..)
Si Abu : Miaw Miao Miao! ( Bilang saja kalau rindu Ayah )
Putih : Miao miao.... Nya!! Miao Miao Miao?.
( Aku mau tuan... Itu dia!! Ayo kita cari? )
__ADS_1
Oyen : Miao Waw! Waow.. Nyao nyao nya!
(Baiklah! Kalian para turret jaga rumah.)
Segera para macan cilik dan kelompoknya berangkat mencari Tuan mereka.
Di perjalanan mereka menemui 81 Rintangan .
Rintangan Pertama.
Oyen : Kucing besar macam apa kau ini!? Lembek!
Rintangan Ke 43
Hitam : Nya!! Itu ular cepat lari.
Rintangan ke 79
Belang : Kapten... Aroma Memikat yang dimiliki Tuan makin dekat.
Oyen : Untung kami punya Kucing berhidung anjing sepertimu!
Rintangan Ke 81
Coba tebak.
Ada Seekor buaya di sebuah Rawa Rawa.
Dan ada kucing di depannya.
Apa yang terjadi.
a. Kucing itu dimakan
b. Kucing itu berhasil melarikan diri
c. Buaya tersebut Tunduk.
Jawabannya adalah C.
Kesini Kau!!
Plak*Duag* Piak*
Sang buaya : Ampun! Ampun! Tolong, aku dikejar buaya darat! Ampun!
Akhirnya Para buaya di Rawa itu menjadi anak buah baru dari Sang Oyen yang dikenal sebagai " King Of Lord Cat "
Para Buaya Akhirnya memberi tunggangan pada para Kucing yang imut imut itu.
( Kucing menakutkan )
Buaya : kalau kami boleh tahu.... Siapa orang yang kalian cari.
Si Abu : Lihat manusia di tengah kami semua itu? Nah itu Tuan Kami! Kau bisa simpan Foto ini dengan 3 Tuna.
Buaya : Itu!, Bukankah itu... Raja baru yang berhasil mengalahkan 87 Pemimpin besar yang sebelumnya hanya dengan satu senjata!?.
Kalau aku bisa mendapat senjatanya..., Tangkap kucing kucing itu untuk ditukar.
Oyen : Hei kau pikir Tuan hanya memiliki 1 Senjata?
Kalaupun kau ambil satu senjata Tuan, Dia akan menembakmu seperti ini!.
Dan tamat sudah riwayat Ketua buaya yang tamak tersebut.
Sampai lah para kucing di tempat tinggal Sang Harimau bersayap.
Karena merasa diremehkan oleh para kucing besar yang tinggal disana, akhirnya Tanpa belas kasihan Ke lima Kucing itu menghajar habis para Harimau.
Hingga akhirnya Sang Raja Harimau Bersayap turun tangan!.
Para kucing Kalah dan hampir menjadi santapan.
__ADS_1
Namun.. Hal yang tak diduga terjadi.
Belang mengeluarkan Cakar yang khusus Dibuat kan oleh Tuan nya untuk melakukan misi.
Cakar itu 100× Lebih tajam dari Cakar Werewolf.
Dibuat menggunakan 47 Tulang rusuk Danger Species, 56 Dead Stone, 16 Buah cakar Tajam yang berbeda beda, 706 Jiwa, dan Air liur korosi Lyn.
Replika dari cakar Api Hantu yang Asli.
Mengandung Unsur kematian milik Yi.
Dapat menghempaskan sayatan angin di setiap serangan.
Dengan Senjata tersebut Akhirnya para kucing berhasil mengimbangi kemampuan milik Raja Harimau Bersayap.
Saat sedang senang senangnya bertarung tiba tiba saja belang berkata " Aku lelah mengunakan Replika Cakar Hantu ini "
Dan kini pertandingan kembali tidak seimbang.
Namun sayangnya Yi sudah memperlakukan Kucing kucing itu seperti anak sendiri.
Dan memberi mereka banyak barang barang.
Oyen : Saatnya kugunakan Dadu Kekuatan yang mengandung kekuatan si kera...
Cakaran Kera Gunung!
Pertandingan Seri kembali.
Dengan menggunakan Kekuatan pukulan milik Kong, Oyen berhasil menyeimbangi Sang Harimau.
Namun hal yang sama terjadi.
Oyen bicara dan meminta yang lain untuk menghadapi Si Harimau " Hei aku lapar, sana gantikan '
Hal itu membuat Bingung Si Raja Harimau, namun dengan kekuatannya.
Bukan masalah kalau harus menghadapi mereka berkali kali.
Tapi Para Penghuni Gunung Batu air Yang dipimpin Naga Hitam semua tidak perlu diragukan lagi kemampuannya.
Sayangnya yang maju kali ini adalah, Anggap saja anak bungsu. ( Si Abu )
Abu biasanya dimanja dan jarang terluka, jadi begitu terluka sedikit dia akan menangis.
Dan kebetulan hal itu terjadi.
Si Abu : Hu... Ayah!! Ada yang mencakarku!!
Sakit... sakit..
Putih : Eh eh!? Nanti kita juga akan segera bertemu Tuan.. Jangan menangis ya..
Di Gunung Batu Air, Yi biasa di panggil sebagai Tuan ataupun Ayah Besar.
Jadi wajar saja jika kebanyakan dari penghuni Gunung itu memanggilnya Ayah.
Hal ini memberi keuntungan bagi para kucing, Karena Harimau yang sudah melajang selama Ratusan tahun akhirnya berpikir kalau sudah menemukan jodohnya.
Tak kuasa melihat itu akhirnya sebagai Hewan terhormat Harimau bersayap meminta maaf kepada para kucing dan bertanya sedang apa mereka dihutan kematian.
Dengan senang hati para kucing menunjukan Lukisan Yi.
Setelah melihat lukisan tersebut, sontak Sang Harimau bersayap Terkejut karena melihat lukisan Rajanya sendiri.
Bai Hu : Apa hubungan kalian dengan orang ini?....
Hitam : bisa dibilang dia ayah kami, kemarin tiba tiba saja pergi tanpa pamit untuk bertemu seseorang.
Jadi kami mencarinya.
Bai Hu : Mampus aku, Anak dari Raja ku sudah ku lukai....
__ADS_1
Sial sekali... Aku pasti dihukum nanti