Yoonmin

Yoonmin
PENGAKUAN


__ADS_3

Kini dan Suga pun mulai melajukan mobilnya mengantar Jimin pulang mereka sesekali berbincang namun saat di tengah tengah perjalanan tiba tiba ada yang menelpon Suga


Suga:" aku anget telpon dulu ya" ucapnya pada Jimin Jimin pun mengangguk saja


Saat dia lihat nama yang menelponnya Ternyata yang menelponnya adalah ayahnya


Suga📞:" hallo ayah ada apa?" tanyanya


Sehun📞:" segera kemari Suga nenek mu sedang sakit dia tidak bisa bertahan lagi cepat kemari dia inggin bertemu denganmu cepat ayah tidak mau tau" ucapnya terdengar sangat gelisa


Suga📞:" i iya ayah baiklah Suga akan segera kesana" ucapnya lalu mematikan sambungan teleponnya


Jimin:" kenapa apa ada masalah kau terlihat khawatir" ucapnya menatap Suga lekat


Suga:" nenek sakit dia tidak bisa bertahan lagi dia ingin bertemu denganku apa kau mau ikut denganku sebentar saja bertemu nenek ku " ucapnya dengan nada khawatir


Jimin:" hey jangan khawatir semua pasti kan baik baik saja tenanglah aku akan ikut dengan mu jangan menyetir dengan keadaan seperti ini tenangkan dirimu Hem" ucapnya lembut sambil membelai rambut Suga dengan lembut


Suga:" Hem" ucapnya mulai tenang lalu dia melakukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah neneknya


setelah mereka sampai mereka langsung berlari kelimpungan menuju kamar milik neneknya itu


BRAK


Suga membuka pintu kamar neneknya agak sedikit kasar lalu berlari menuju neneknya menggenggam tangan neneknya


Terlihat di sana sudah ada Mina , Sehun , taehyung dan juga Jungkook


Mina:" kau juga datang nak " ucapnya pada Jimin sambil membelai rambut jimin


Jimin:" iya Jimin ikut dengan Suga ibu Mina" ucapnya sopan


Jungkook:" kakak kakak kemari" ucapnya menyekat air matanya Jimin hanya mengangguk


Suga:" nenek nenek kenapa" ucapnya khawatir sambil menggenggam tangan neneknya dan juga mengelus surai neneknya


Nenek:" nenek hanya merindukanmu sayang nenek ingin melihat kamu sebelum nenek pergi" ucapnya sambil terbata bata

__ADS_1


Suga:" nenek apa yang kau bicarakan jangan bicara seperti itu nek Suga tidak suka" ucapnya dengan raut wajah sendu


Nenek:" mana calon istrimu nenek ingin melihatnya" ucapnya lalu Suga pun menoleh menatap Jimin Tampa di minta Jimin langsung duduk di samping Suga


Jimin:" saya nek" ucapnya


Nenek:" cantik sekali nenek titip Suga ya nak dia itu agak sedikit nakal memang tapi dia baik kok dia terlalu keras pada dirinya tolong jaga dia untuk nenek ya" ucapnya sambil menggenggam tangan Jimin Jimin yang di genggam pun dia merasa tubuhnya bergetar entah la dia merasa hal aneh


Jimin:" i iya nek saya akan menjaga Suga kok" ucapnya sambil menggenggam tangan nenek Suga dengan erat


Suga:" kita ke rumah sakit saja ya nek" ucapnya


Nenek:"tidak mau nenek hanya ingin kalian menikah dalam waktu dekat ini nenek pengen melihat cucu nenek menikah dengan pasangannya" ucapnya itu membuat Jimin kaget bukan Jimin saja Suga dan semua orang pun juga kaget seketika semua diam hening


Nenek:" nenek mohon Suga demi nenek nenek sudah tidak akan lama lagi di dunia ini" ucapnya dengan tatapan sendu


Suga:" tidak nek ka_" ucapnya terpotong


Jimin:" kami akan menikah satu Minggu lagi nenek tidak perlu khawatir Hem yang terpenting sekarang kesembuhan nenek jadi nenek mau ya di rawat" ucapnya dengan lembut


Nenek:" benarkah kalian tidak sedang berbohong pada nenek kan" ucapnya dengan mata berbinar


Jimin:" benar nek yang terpenting sekarang kesembuhan nenek ya ayah Sehun tolong bawa nenek ke rumah sakit dia sudah mau di rawat di Rumah sakit " ucapnya dengan lembut pada ayah suga


Sehun:" baiklah aku akan memangil pengawal " ucapnya hendak memangil anak buahnya


Nenek:" tidak tunggu dulu nenek ingin kalian menikah dalam waktu 3 hari tidak mau seminggu" ucapnya final


Suga:" tidak nenek kesepakatan kita satu Minggu tidak 3 hari Hem jangan keras kepala" ucapnya mulai menegur neneknya


Nenek:" kalau begitu nenek tidak mau ke rumah sakit" ucapnya final


Jimin:" Suga " ucapnya menggenggam tangan Suga sambil mengisyaratkan Suga dengan aggukan


Suga:" tapi apa kau baik baik saja dengan ini bukankah kau ingin menikmati masa muda mu dulu Hem" ucapnya sambil menatap Jimin lekat


Jimin:" aku kan masih bisa sekolah kan tidak apa apa yang terpenting sekarang adalah kesembuhan nenekmu" ucapnya pada Suga

__ADS_1


Jimin:" kami akan menikah dalam waktu 3 hari ini nenek jangan khawatir ya sekarang kita ke rumah sakit ya ok" ucapnya sambil tersenyum manis ke arah nenek


Nenek:" trimakasi sayang nenek senang sekali anak cantik" ucapnya tersenyum ke arah Jimin Jimin pun hanya tersenyum menanggapi nenek suga


Lalu mereka pun membawa nenek Suga ke rumah sakit Jimin mengikuti semua orang yang membopong nenek tapi tiba tiba ada tangan yang menariknya lalu ia pun menoleh ternyata Suga yang menarik tangannya


Suga:" tidak jangan membuat keputusan seperti itu nikmati dulu masa muda mu aku tidak ingin kau tersiksa dengan keinginan nenek" ucapnya menatap Jimin dengan tatapan yang sulit di artikan


Jimin:" tidak Suga aku tidak terpaksa dengan pernikahan ini jangan khawatir yang terpenting sekarang kesembuhan nenekmu" ucapnya menatap Suga lekat tepat di depan Suga


Suga:" nenek penting lalu kebahagiaanmu tidak penting huh? Aku tidak ingin kita menikah di saat kau belum mencintaiku Jimin aku ingin kita menikah di saat kita saling mencintai satu sama lain" ucapnya lalu melangkahkan kaki ingin pergi


Jimin:" aku mencintaimu " ucapnya dengan lantang Suga seketika menghentikan langkahnya lalu menoleh ke Jimin yang sedang menatapnya dengan air mata yang terus menetes


Suga:" Jagan katakan itu jika kau belum mencintai ku Jimin jangan menangis aku tidak memaksamu" ucapnya khawatir sambil mengusap air mata Jimin


Jimin:" tidak hiks aku benar benar mencintaimu Suga aku mencintaimu aku menemukan ayah di dalam dirimu kau menghormatimu kau menyayangiku hiks kau membuatku merasakan kasih sayang dari orang tuaku yang tak pernah ku rasakan hiks aku tidak bohong Suga hiks aku mencintaimu percayalah" ucapnya sambil memegang tanah Suga yang berada di pipinya dengan tangisan yang tersedu sedu


Suga yang melihat Jimin kesayangannya menangis dia tidak tega rasanya hatinya sakit dia langsung memeluk Jimin dengan erat menyalurkan kenyamanan kasih sayang yang tulus


Suga:" jangan menangis kau membuat hatiku sakit aku tidak tahan melihatmu menangis iya aku percaya kau mencintaiku jangan menangis lagi Hem " ucapnya sambil memeluk tubuh Jimin yang bergetar karena menangis dia mengelus surai Jimin dan mencium kepala Jimin dia tidak sangup melihat cintanya menangis dengan pilu seperti ini


Jimin:" hiks ini berat untukku mengutarakan perasaan ku Suga aku ini orang yang gengsian tapi hiks aku nyaman denganmu kau memperlakukanku dengan baik aku beruntung telah bertemu denganmu" ucapnya sambil memeluk Suga dengan erat entahlah dia menangis karena dia sudah mengutarakan perasaannya atau tentang kehidupannya yang rumit


Baginya pelukan Suga begitu hangat dan bisa menengakan sejenak masalahnya


Suga:" settttt sudah jangan menangis Hem " ucaonya melepas pelukannya lalu menghapus air mata Jimin dengan lembut wajah Jimin sudah merah karena menangis


Suga:" jangan menangis Hem lihat dirimu kau seperti tomat rebus saat kau menangis wajahmu sangat merah" ucapnya sambil tertawa gemas karena Jimin sangat mengemaskan


Jimin:" hiks jangan begitu Suga aku malu" ucapnya mulai menangis lagi Suga semakin gemas melihat Jimin yang sekarang menjadi manja dan imut


Suga:" tidak tidak sayang setttt jangan menangis ne aku hanya bercanda Hem" ucapnya sambil memeluk Jimin dengan erat sambil tersenyum


Suga:" trimakasi tuhan akhirnya dia membuka hati untukku juga aku bahagia sekali" ucaonya salam hati


OK SEGITU DULU YA GYS KAPAN KAPAN LAGI PAPAY

__ADS_1


BORAHE 💜 APOBANGPO 💜


__ADS_2