
Kini dan Suga pun mulai melajukan mobilnya mengantar Jimin pulang mereka sesekali berbincang namun saat di tengah tengah perjalanan tiba tiba ada yang menelpon Suga
Suga:" aku anget telpon dulu ya" ucapnya pada Jimin Jimin pun mengangguk saja
Saat dia lihat nama yang menelponnya Ternyata yang menelponnya adalah ayahnya
Suga📞:" hallo ayah ada apa?" tanyanya
Sehun📞:" segera kemari Suga nenek mu sedang sakit dia tidak bisa bertahan lagi cepat kemari dia inggin bertemu denganmu cepat ayah tidak mau tau" ucapnya terdengar sangat gelisa
Suga📞:" i iya ayah baiklah Suga akan segera kesana" ucapnya lalu mematikan sambungan teleponnya
Jimin:" kenapa apa ada masalah kau terlihat khawatir" ucapnya menatap Suga lekat
Suga:" nenek sakit dia tidak bisa bertahan lagi dia ingin bertemu denganku apa kau mau ikut denganku sebentar saja bertemu nenek ku " ucapnya dengan nada khawatir
Jimin:" hey jangan khawatir semua pasti kan baik baik saja tenanglah aku akan ikut dengan mu jangan menyetir dengan keadaan seperti ini tenangkan dirimu Hem" ucapnya lembut sambil membelai rambut Suga dengan lembut
Suga:" Hem" ucapnya mulai tenang lalu dia melakukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah neneknya
setelah mereka sampai mereka langsung berlari kelimpungan menuju kamar milik neneknya itu
BRAK
Suga membuka pintu kamar neneknya agak sedikit kasar lalu berlari menuju neneknya menggenggam tangan neneknya
Terlihat di sana sudah ada Mina , Sehun , taehyung dan juga Jungkook
Mina:" kau juga datang nak " ucapnya pada Jimin sambil membelai rambut jimin
Jimin:" iya Jimin ikut dengan Suga ibu Mina" ucapnya sopan
Jungkook:" kakak kakak kemari" ucapnya menyekat air matanya Jimin hanya mengangguk
Suga:" nenek nenek kenapa" ucapnya khawatir sambil menggenggam tangan neneknya dan juga mengelus surai neneknya
Nenek:" nenek hanya merindukanmu sayang nenek ingin melihat kamu sebelum nenek pergi" ucapnya sambil terbata bata
__ADS_1
Suga:" nenek apa yang kau bicarakan jangan bicara seperti itu nek Suga tidak suka" ucapnya dengan raut wajah sendu
Nenek:" mana calon istrimu nenek ingin melihatnya" ucapnya lalu Suga pun menoleh menatap Jimin Tampa di minta Jimin langsung duduk di samping Suga
Jimin:" saya nek" ucapnya
Nenek:" cantik sekali nenek titip Suga ya nak dia itu agak sedikit nakal memang tapi dia baik kok dia terlalu keras pada dirinya tolong jaga dia untuk nenek ya" ucapnya sambil menggenggam tangan Jimin Jimin yang di genggam pun dia merasa tubuhnya bergetar entah la dia merasa hal aneh
Jimin:" i iya nek saya akan menjaga Suga kok" ucapnya sambil menggenggam tangan nenek Suga dengan erat
Suga:" kita ke rumah sakit saja ya nek" ucapnya
Nenek:"tidak mau nenek hanya ingin kalian menikah dalam waktu dekat ini nenek pengen melihat cucu nenek menikah dengan pasangannya" ucapnya itu membuat Jimin kaget bukan Jimin saja Suga dan semua orang pun juga kaget seketika semua diam hening
Nenek:" nenek mohon Suga demi nenek nenek sudah tidak akan lama lagi di dunia ini" ucapnya dengan tatapan sendu
Suga:" tidak nek ka_" ucapnya terpotong
Jimin:" kami akan menikah satu Minggu lagi nenek tidak perlu khawatir Hem yang terpenting sekarang kesembuhan nenek jadi nenek mau ya di rawat" ucapnya dengan lembut
Nenek:" benarkah kalian tidak sedang berbohong pada nenek kan" ucapnya dengan mata berbinar
Jimin:" benar nek yang terpenting sekarang kesembuhan nenek ya ayah Sehun tolong bawa nenek ke rumah sakit dia sudah mau di rawat di Rumah sakit " ucapnya dengan lembut pada ayah suga
Sehun:" baiklah aku akan memangil pengawal " ucapnya hendak memangil anak buahnya
Nenek:" tidak tunggu dulu nenek ingin kalian menikah dalam waktu 3 hari tidak mau seminggu" ucapnya final
Suga:" tidak nenek kesepakatan kita satu Minggu tidak 3 hari Hem jangan keras kepala" ucapnya mulai menegur neneknya
Nenek:" kalau begitu nenek tidak mau ke rumah sakit" ucapnya final
Jimin:" Suga " ucapnya menggenggam tangan Suga sambil mengisyaratkan Suga dengan aggukan
Suga:" tapi apa kau baik baik saja dengan ini bukankah kau ingin menikmati masa muda mu dulu Hem" ucapnya sambil menatap Jimin lekat
Jimin:" aku kan masih bisa sekolah kan tidak apa apa yang terpenting sekarang adalah kesembuhan nenekmu" ucapnya pada Suga
__ADS_1
Jimin:" kami akan menikah dalam waktu 3 hari ini nenek jangan khawatir ya sekarang kita ke rumah sakit ya ok" ucapnya sambil tersenyum manis ke arah nenek
Nenek:" trimakasi sayang nenek senang sekali anak cantik" ucapnya tersenyum ke arah Jimin Jimin pun hanya tersenyum menanggapi nenek suga
Lalu mereka pun membawa nenek Suga ke rumah sakit Jimin mengikuti semua orang yang membopong nenek tapi tiba tiba ada tangan yang menariknya lalu ia pun menoleh ternyata Suga yang menarik tangannya
Suga:" tidak jangan membuat keputusan seperti itu nikmati dulu masa muda mu aku tidak ingin kau tersiksa dengan keinginan nenek" ucapnya menatap Jimin dengan tatapan yang sulit di artikan
Jimin:" tidak Suga aku tidak terpaksa dengan pernikahan ini jangan khawatir yang terpenting sekarang kesembuhan nenekmu" ucapnya menatap Suga lekat tepat di depan Suga
Suga:" nenek penting lalu kebahagiaanmu tidak penting huh? Aku tidak ingin kita menikah di saat kau belum mencintaiku Jimin aku ingin kita menikah di saat kita saling mencintai satu sama lain" ucapnya lalu melangkahkan kaki ingin pergi
Jimin:" aku mencintaimu " ucapnya dengan lantang Suga seketika menghentikan langkahnya lalu menoleh ke Jimin yang sedang menatapnya dengan air mata yang terus menetes
Suga:" Jagan katakan itu jika kau belum mencintai ku Jimin jangan menangis aku tidak memaksamu" ucapnya khawatir sambil mengusap air mata Jimin
Jimin:" tidak hiks aku benar benar mencintaimu Suga aku mencintaimu aku menemukan ayah di dalam dirimu kau menghormatimu kau menyayangiku hiks kau membuatku merasakan kasih sayang dari orang tuaku yang tak pernah ku rasakan hiks aku tidak bohong Suga hiks aku mencintaimu percayalah" ucapnya sambil memegang tanah Suga yang berada di pipinya dengan tangisan yang tersedu sedu
Suga yang melihat Jimin kesayangannya menangis dia tidak tega rasanya hatinya sakit dia langsung memeluk Jimin dengan erat menyalurkan kenyamanan kasih sayang yang tulus
Suga:" jangan menangis kau membuat hatiku sakit aku tidak tahan melihatmu menangis iya aku percaya kau mencintaiku jangan menangis lagi Hem " ucapnya sambil memeluk tubuh Jimin yang bergetar karena menangis dia mengelus surai Jimin dan mencium kepala Jimin dia tidak sangup melihat cintanya menangis dengan pilu seperti ini
Jimin:" hiks ini berat untukku mengutarakan perasaan ku Suga aku ini orang yang gengsian tapi hiks aku nyaman denganmu kau memperlakukanku dengan baik aku beruntung telah bertemu denganmu" ucapnya sambil memeluk Suga dengan erat entahlah dia menangis karena dia sudah mengutarakan perasaannya atau tentang kehidupannya yang rumit
Baginya pelukan Suga begitu hangat dan bisa menengakan sejenak masalahnya
Suga:" settttt sudah jangan menangis Hem " ucaonya melepas pelukannya lalu menghapus air mata Jimin dengan lembut wajah Jimin sudah merah karena menangis
Suga:" jangan menangis Hem lihat dirimu kau seperti tomat rebus saat kau menangis wajahmu sangat merah" ucapnya sambil tertawa gemas karena Jimin sangat mengemaskan
Jimin:" hiks jangan begitu Suga aku malu" ucapnya mulai menangis lagi Suga semakin gemas melihat Jimin yang sekarang menjadi manja dan imut
Suga:" tidak tidak sayang setttt jangan menangis ne aku hanya bercanda Hem" ucapnya sambil memeluk Jimin dengan erat sambil tersenyum
Suga:" trimakasi tuhan akhirnya dia membuka hati untukku juga aku bahagia sekali" ucaonya salam hati
OK SEGITU DULU YA GYS KAPAN KAPAN LAGI PAPAY
__ADS_1
BORAHE 💜 APOBANGPO 💜