
Kini masih di hari yang sama Jimin sedang berbincang dengan ibunya di halaman belakang rumah Jimin di dekat kolam ikan sedang memberi makanan ikan ikan itu
Irene:" sayang amma ingin bicara tapi jangan tersinggung ya sayang" ucapnya sambil membelai surai anaknya
Jimin:" iya kenapa ibu bicaralah tak apa" ucapnya sambil memperhatikan ibunya dengan seksama
Irene:" ibu mohon jangan ikut campur dalam masalah ibu dan ayahmu biarkan ibu yang menyelesaikannya sendiri sayang, maksud ibu bukannya tidak mau kau ikut membantu ibu sayang tapi ibu tidak mau kau meminta hak itu pada ayahmu , sayang ibu sudah tidak butuh itu ,sekarang yang ibu butuhkan hanya kamu sayang" ucapnya dengan lembut sambil menggenggam tangan anaknya Jimin hanya dia dia hanya menatap ibunya dengan tatapan yang sulit di artikan
Jimin:" apakah itu sangat menyakitkan ibu?" tanya Jimin tiba tiba
Irene:" kenapa bertanya seperti itu sayang hem" ucapnya sambil tersenyum mengelus surai anaknya
Jimin:" jawab ibu apa itu sangat menyakitkan aku tau ibu kau sakit ,hatimu sakit ketika melihat orang yang kau cintai mengandeng perempuan lain ibu aku tau kau masih mencintai ayah hanya saja kau membohongi dirimu sendiri dengan bilang kalau kau sudah tidak lagi mencintainya jangan membohongi perasaanku sendiri ibu jangan melukai dirimu sendiri" ucapnya sambil menatap ibunya dengan tatapan sendu
Irene:" a apa yang kau bicarakan sayang kenapa bicaramu melantur seperti ini Jimin sudah sudah ayo masuk di sini sangat dingin" ucapnya ingin beranjak pergi dari sana
Jimin:" aku tau ibu itu sangat menyakitkan kau bisa berbagi semua itu denganku ibu berbagilah padaku agar masalahmu sedikit meringan ibu" ucapnya sambil menahan tangan ibunya Irene di sana tidak bisa menahan tangisnya tangisannya langsung pecah begitu saja ketika Jimin memeluknya
Jimin:" menangislah ibu menangislah keluarkan segalanya jangan kau tahan ibu aku tau itu menyakitkan aku tau ibu" ucapnya sambil memeluk ibunya sambil menangis
Irene:" ini begitu menyakitkan Jimin dia yang membuat ibu memiliki begitu banyak trauma dan rasa sakit hiks dia memukuliku dia mengkhianati ku dia melukai batin ku dia mengambil anakku dia mengambil kebahagiaanku dia mengambil segalanya dariku Jimin tapi sekarang tidak ibu tidak akan membiarkannya memisahkan kamu dari ibu ibu tidak ingin kehilanganmu lagi yang ibu punya sekarang hanya dirimu hanya dirimu sayang" ucaonya sambil memeluk anaknya dengan erat sambil menciumi kepala Jimin dengan lembut
Jimin:" hiks aku tidak akan meninggalkan ibu percayakah ibu Jimin akan selalu ada untuk ibu" ucapnya sambil mengelus surai ibunya dengan lembut
Skip
Kini 5 bulan pun berlalu kini adalah hari di mana ibu Jimin dan ayah Jimin akan berpisah secara resmi di dalam pengadilan itu hanya ada keluarga aja seperti jhope eunwo Irene Jimin Suga Jungkook dan taehyung dan pengadilan pun sudah di mulai lalu
Hakim:" silahkan ibu Irene dan juga tuan eunwo duduk di depan" ucapnya lalu mereka pun duduk di depan bersebelahan sesekali eunwo menengok menatap Irene yang statusnya sekarang masih istrinya itu
hakim :" siapa yang menggugat di sini?" tanya pengacara pada mereka berdua
Irene:" saya " ucapnya lantang
Hakim:" kenapa anda menggugat cerai suami anda?" tanya hakim pada Irene
Irene:" dia dia menikah lagi dan dia tidak bisa adil dengan saya saya sakit batin di sini maka dari itu saya menggugat cerai park eunwo" ucapnya dengan tegas seketika eunwo pun menatap Irene dengan tatapan sendu
Jimin:" kenapa ibu tidak memberitahukan yang sebenarnya" ucapnya dalam hati
Hakim:" alasan itu belum cukup kuat apakah ada yang lain lagi" ucapnya
Irene:" dia sudah tidak mencintaiku lagi dan aku juga sudah tidak mencintainya lagi kami merasa tidak cocok satu sama lain jadi kami memutuskan untuk cerai" ucapnya tegas
Hakim:" benarkah begitu tuan park eunwo?" tanya hakim pada park eunwo
Eunwo:" iya benar dan sayang juga sudah pernah memukulnya berikan apa yang dia mau hakim berikan keadilan untuk nya " ucapnya tak kala tegas
Hakim:" anda memukulnya?" tanya hakim sekali lagi
Eunwo':" benar hakim" ucapnya tegas
Hakim:" baiklah kita sudahi dulu kita akan lanjut lagi 4 jam ke depan" ucapnya lalu memukul kayu tiga kali lalu pergi dari sana
Jimin dengan cepat berlari menghampiri ibunya memegang bahu ibunya
__ADS_1
Jimin:" kenapa ibu tidak berkata jujur ibu katakan yang sebenarnya katakan bahwa ayah MERENGGUT segalanya darimu katakan yang sebenarnya ibu kenapa tidak kau katakan segalanya" ucapnya sambil memegangi bahu ibunya
Suga:" tenangkan dirimu sayang tenangkan dirimu" ucapnya sambil melepas tangan Jimin yang berada di bahu ibunya
Irene:" sayang ibu Tidak ingin berpisah dengan cara yang tidak baik ibu harap kau mengerti sayang" ucapnya sambil memegang wajah anaknya Jimin tidak membalas Jimin langsung menghampiri ayahnya yang dikerumuni oleh istri anak dan juga menantunya
Jimin:" kenapa kau tidak mengatakan segalanya park eunwo ke apa kau hanya mengatakan kau memukul ibuku saja kenapa kau tidak bilang kau berselingkuh kau mengkhianati ibuku kau menjauhkan anaknya dari dia kau mengambil kebahagiaanya kenapa tidak kau beritahu itu kepada hakim ayah kenapa" triaknya lantang
Jungkook:" kakak_"
Jimin:" diam aku sedang tidak berbicara denganmu tapi aku sedang bicara dengan lelaki brengs3x ini" ucapnya lantang sekali lagi
Irene:" sayang nak sudah ya sudah ayo pergi dari sini" ucapnya mencoba menarik anaknya
Suga:" sudah sayang sudah biar aku yang akan mengurusnya nanti jangan marah marah Hem sudah" ucapnya mencoba melerai istrinya
Jimin:" LEPASKAN AKU DIA HARUS DI HUKUM ATAS TINDAKANNYA AKU TIDAK TERIMA!!" triaknya kencang
Jimin:" dengarkan aku park eunwo sekarang yang berada di depanmu bukan anakmu tapi yang sekarang berada di depanmu adalah seorang anak yang meminta keadilan untuk ibunya aku ingin keadilan" ucapnya dengan nada tegas nan dingin
Eunwo:" apa yang kau inginkan Jimin"
Jimin:" keadilan dan hukuman untukmu" ucapnya sambil menatap eunwo tajam
Jimin:" kau tidak akan pernah tau bagaimana ibuku menahan rasa sakitnya selama bertahun tahun hanya karena mu lelaki brengsek yang menghancurkan hidupnya kau bukanlah ayah yang baik dan kau juga bukan suami yang baik pantasnya kau di sebut sebagai apa prak eunwo sebagai sampah atau bajingan yang tidak berguna park eunwo" ucapnya sambil berteriak
PLAKKK ( tamparan keras mendarat di pipi mulus Jimin) Suga langsung menangkap tubuh istrinya yang terhuyung karena tamparan keras itu seketika tangannya mengepal keras dan mengeratkan rahangnya menahan amarah
Siapa pelakunya? Kalian Tika akan menduganya pelakunya adalah jhope
Jhope:" jangan mengatakan itu pada suamiku seburuk buruknya dia dia tetap ayahmu Jimin" ucapnya berteriak pada Jimin
Irene:" berani beraninya kau menampar anakku bajingan kaparat kau aku sudah cukup diam dan mengalah padamu tapi apa ini kau menampar anakku tepat di hadapanku , bajingan kau apa kau tidak terima suamimu di triaki fakta huh apakah kau kebanjiran fakta huh?"triaknya dengan kencang tepat berada di hadapan jhope dengan mata yang memerah karena marah semua orang kaget melihatnya termasuk Jimin dia baru lihat betapa menyeramkan ya ibunya saat marah
Suga:" apa kau tidak apa apa sayang" ucapnya dengan wajah marah
Jimin:" kendalikan dirimu jangan marah" ucapnya sambil mengelus wajah Suga dan juga dada suga seketika Suga pun luluh tapi di masih menahan amarahnya
seketika jhope langsung terdiam dan mulai merutuki kesalahannya kenapa dia harus memukul Jimin
Eunwo:" sudah Irene sudah " ucapnya sambil menopang tubuh jhope karena terhuyun sebab tamparan keras dari Irene
Irene:" cukup kau bilang dia menampar anakku ,dengarkan aku baik baik jhope jangan pernah menyentuh anakku atau kau akan berhadapan denganku , sudah cukup kau melukaiku saja jangan anakku" ucapnya sambil menunjuk wajah jhope
jhope:" sudahlah Irene lupakan yang sudah lalu itu kan masalah sudah sangat lalu lupakan saja" ucapnya
Irene:" lupakan kau bilang hah saya tidak kan pernah bisa lupa rasanya bagaimana gemetarnya tubuhku pas hari itu dan bagaimana aku menangis dan berteriak sampai tenagaku hampir habis aku tidak akan pernah bisa lupa bagaimana suamiku ini memperlakukanku seperti ****** di rumahku sendiri" ucapnya sambil menitihkan air mata Tampa ekspresi apapun dengan badan yang bergetar
Eunwo:" i i Irene" ucapnya akan mendekati Irene tapi Jimin langsung menarik ibunya dalam pelukannya
Jimin:" Suga si bawa ibuku keluar " ucapnya pada Suga
Suga:" tapi dirimu"
Jimin:" bawa dia keluar cepat" ucapnya dengan wajah datar lalu Suga pun langsung membawa Irene pergi dari sana
__ADS_1
Lalu Jimin pun langsung mendekati ayahnya
Jimin:" aku akan meminta keadilan untuk ibuku park eunwo saya akan meminta kau bersujud di kaki ibuku dan meminta maaf padanya ingat kata kataku ini" ucapnya lalu ia pun mendekati jhope
Jimin:" tamparanmu ini tidak berarti apa apa untukku nyonya jhope si kau pikir dengan tamparanmu nyaliku jadi ciut. Heh tidak sama sekali malah aku semakin MEMBENCIMU dengarkan aku nyonya jhope seorang perebut suami orang hidupnya tidak akan selamanya bahagia cam kan ucapanku ini" ucapnya lalu pergi sambil melirik Jungkook dan taehyung yang terlihat taehyung menahan amarahnya Jimin hanya tersenyum kecut melihatnya
Saat di luar Jimin langsung berlari menuju ibunya
Jimin:" ibu " ucapnya berjongkok menyetarakan tubuhnya dengan tubuh ibunya yang sedang duduk di kursi sambil mengelus surai ibunya
Irene:" kau tidak apa apa apa mereka menyakitimu nak" ucapnya
Jimin:" Jimin tidak apa apa ibu ibu tidak perlu khawatir Hem" ucapnya lalu memeluk ibunya dengan erat sambil melirik suaminya sekilas lalu ia pun menggenggam tangan Suga yang terlihat raut wajahnya memerah karena marah Suga langsung menepis tangan Jimin lalu pergi dari sana Jimin hanya memandang kepergian Suga dengan nanar
Jimin:" ibu sebentar lagi persidangan akan di mulai lagi tenangkan dirimu Hem jangan khawatir aku akan selalu ada di sampingmu maaf tadi aku memarahimu ibu" ucapnya pada ibunya lalu namjon pun datang
namjon:" Jimin di mana Suga Hyung?" tanyanya
Jimin:" em Jon temani ibuku dulu aku akan mencari Suga" ucapnya
Namjon:" baiklah aku akan menjaga ibumu " ucapnya lalu Jimin pun berlari mencari Suga Ternyata dia sedang menemui ayah Jimin
Eunwo:" ada apa nak Suga?" tanya eunwo
Suga:" aku hanya ingin berbicara dengan ibu jhope apa boleh?" tanya Suga dengan sopan
Jhope:" iya bicaralah"
Suga:" saya tidak terima anda menampar istri saya saya sudah cukup diam dan menahan amarah saya sedari tadi anda tidak perlu menampar istri saya seperti itu kita bisa kan membicarakan ini dengan baik baik kenapa harus menampar istri saya" ucapnya masih sopan dengan jhope Jimin hanya mendengarkan suaminya di balik pintu
Jhope:" saya benar benar minta maaf nak Suga karena saya reflek tidak tau kenapa tiba tiba saya menampar Jimin saya salah seharusnya saya tidak begitu padannya" ucapnya merasa bersalah
taehyung:" kenap kau membela istrimu itu Hyung dia tidak sopan pada ibu jhope dan kau membela nya kali ini ibu jhope benar sesekali dia harus di beri peringatan" ucapnya
Suga:" maksudmu istriku tidak punya sopan santun begitu maksudmu taehyung? dimana letak ketidak sopan nya pada ibu jhope Hem?" tanyanya pada taehyung
taehyung:" apa kau tidak lihat dia meneriaki ibu jhope" ucapnya marah
Suga:" benarkah bukankah dia berteriak pada ayah eunwo bukan ibu jhope dia selalu melembutkan suaranya di hadapan ibu jhope taehyung meskipun dia sangat membenci ibu jhope tapi dia masih memiliki hormat padannya dan jika saja istriku memang melakukan kesalahan kalian tidak perlu menghakiminya dan tidak perlu menamparnya kalian cukup bilang kepadaku aku akan mengatasinya kalian tidak perlu mendaratkan tangan kotor kalian ke kulit istriku" ucapnya dengan nada yang berat nan dingin
Taehyung:" lalu apakah dia benar dengan berteriak di hadapan ayahnya?" tanya taehyung dengan nada tinggi
Suga:" aku memang tidak bilang bahwa istriku benar dia hanya ingin ibunya mendapatkan keadilan dia adalah seorang anak yang ingin memperjuangkan hak ibunya maka dari itu dia marah lalu taehyung aku ingin bertanya padamu apakah ayah cukup benar dengan kelakuannya?" tanya Suga dengan serius sambil mendekati taehyung dia sangat marah sekarang Jimin yang melihat itu dia langsung menarik Suga
Jimin:" Suga sudah jangan bertengkar dengan adikmu " ucapnya sambil menggenggam tangan Suga dengan erat sambil mengelus tangan Suga agar Suga lebih tenang
Taehyung:" kau dalang dari segalanya kenapa kau sok bilang begitu Jimin kau selalu membuat kami bertengkar " ucapnya lantang seketika Jungkook langsung menarik suaminya
Jungkook:" jangan begitu sudah " ucapnya
Suga:" apa yang kau bilang bajingan" ucapnya marah
Eunwo:" sudah kalian jangan bertengkar kenapa jadi begini sudah " ucapnya melerai merek
Suga:"aku tidak akan bertengkar padamu jika kau bisa menjaga ucapanmu dan berfikir lebih matang tentang masalah jangan menyalahkan seseorang introspeksi dirimu sendiri jangan pernah datang ke hadapanku lagi jika kau belum bisa menjaga ucapanmu!! Jangan Sebut aku kakak lagi jika kau tidak bisa menghormati Jimin sebagai istriku!!" ucapnya lantang lalu pergi dari sana begitu saja seketika taehyung tersentak atas ucapan kakaknya " jangan sebut aku kakak lagi jika kau tidak bisa menghormati Jimin sebagai istriku" kata kata itu yang selalu terngiang di kepalannya dia merasa bersalah telah berteriak seperti itu
__ADS_1
OK SEGITU DULU YA GYS KAPAN KAPAN LAGI PAPAY
BORAHE 💜 APOBANGPO 💜