
Kini malam pun tiba Jimin sudah berdandan dengan rapi tapi Suga belum juga pulang
dia berdandan dengan sangat cantik
Dia mengamati dirinya sendiri di depan kaca
Jimin:" ok Jimin kita selesaikan hari ini juga Hem" ucapnya menyemangati dirinya sendiri sambil mengelus perutnya yang masih rata itu dengan lembut
Lalu tiba tiba pintu kamarnya pun terbuka menampilkan seorang pria tampan dengan jas hitam yang ia kenakan dia adalah Suga benar siapa lagi kalau bukan Suga
Suga yang melihat istrinya sudah berpenampilan rapi ia pun langsung menghampiri istrinya
Suga:" kau sudah siap sayang Hem" ucapnya sambil mengelus surai istrinya Jimin pun hanya mengangguk saja
Suga:" ya sudah ayo" ucapnya lalu Jimin dan juga Suga pun langsung turun ke bawah lalu melajukan mobilnya menuju suatu tempat saat di dalam mobil mereka sama sekali tidak berbicara mereka hanya diam Suga berusaha mencairkan suasana tapi Jimin tidak pernah mau menjawab ataupun mendengar perkataannya alhasil di dalam mobil hanya ada keheningan saja
Setelah sampai Suga langsung membukakan pintu mobil untuk istrinya lalu mengandeng ya menuju pantai benar Suga membawa Jimin ke pantai terlihat di pantai itu di hiasi oleh bunga bunga dan juga lampu lampu yang indah dan juga lilin yang berbentuk hati
Jimin hanya menatapnya dengan datar
Suga:" ayo sayang" ucapnya sambil mengandeng Jimin menuju meja diner yang sudah di siapkan dengan begitu indah di pinggir laut
Suga langsung mempersilahkan istrinya duduk lalu ia pun ikut duduk di kursi sebelah Suga tatap wajah cantik istrinya dengan lekat lalu berkata
Suga:" sayang apa kau suka dengan kejutanku?" tanaynya
Jimin:" Hem trimakasi " ucapnya
Suga:" saya masih ada kejutan lainnya sayang" ucapnya
Jimin:" tunggu, tapi sebelum itu aku mempunyai kejutan juga untukmu juga" ucapnya itu membuat Suga penasaran
Suga:" kejutan apa itu sayang?" tanyanya Jimin pun langsung membuka tasnya dan memberikan amplop berukuran sedang pada Suga
Suga;" apa ini sayang?" tanyanya
Jimin:" bukalah" ucapnya dengan wajah datar
Lalu Suga pun dengan semangat membuka amplop itu yang pertama ia lihat adalah gambar gambar dirinya dengan perempuan lain yang sudah Jimin cetak
__ADS_1
Jimin:" aku rasa itu sudah menjawab semuanya jadi aku permisi" ucapnya ingin beranjak pergi lalu dengan cepat Suga langsung menghentikan Jimin
Suga:" dengarkan saya dulu ini bukan seperti apa yang kau pikirkan Sayang " ucapnya Jimin pun langsung menepis tangan Suga
Jimin:" apa apa yang akan kau jelaskan ini sudah jelas kau diner dengannya kau bercanda ria dengannya kau membelikan cincin untuknya apa kau pikir aku tidak tau huh" ucapnya sambil menitihkan air matanya
Suga:" kamu salah faham sayang ini bukan seperti yang kau bayangkan " ucapnya mencoba membuat Jimin bisa mendengarkannya
Jimin:" salah faham apanya jelas jelas kau mesra begitu dengannya kau saja memangilnya ay heh sudah sejauh itukah hubunganmu" ucapnya
Suga:" astaga sayang dia adalah orang suruhanku dia namanya Aya bukannya saya memangilnya ay " ucapnya
Jimin:" mana ada orang suruhan di ajak diner romantis begitu hiks kau mengkhianati ku Suga si" ucapnya lalu ia pun mulai berlari menjauhi Suga Suga dengan cepat mengikuti Jimin dan langsung menggenggam tangan Jimin
Jimin:" lepaskan aku aku tidak ingin bersamamu lagi pergilah bersama perempuanmu itu pergi sana makan malam lah bersamanya" ucapnya sambil menangis memberontak mencoba melepaskan genggaman tangan Suga dari tangannya
Suga:" DIAM PARK JIMIN DAN DENGARKAN SAYA!!" ucapnya dengan nada tinggi Jimin seketika langsung terdiam mendengarnya Suga dengan cepat mengandeng Jimin menuju tempat semula lalu ia mendudukkan Jimin di kursi semula dan dia berjongkok di hadapan Jimin
Suga:" sayang saya tadi tidak bermaksud membentak mu tapi saya sudah kehilangan akal karena melihatmu menangis tadi maafkan saya saya tidak ada apa apa dengan wanita itu dia hanyalah karyawan saya yang saya suruh untuk mengurus kejutan untukmu sayang kejutan ini hari ini hari ulang tahunmu makannya aku menyuruh orang untuk mengurus segalanya sayang dan saat kau melihat saya diner di restoran itu saya sedang membicarakan rencana ini pasti kau melihat saya dan wanita itu tertawa ya karena saya menceritakan betapa mengemaskan ya dirimu sayang soal kopi yang tumpah itu dia tidka sengaja menumpahkannya sayang dia mendatangi ku saat itu ingin membicarakan tentang apa yang kau suka dan apa yang tidak kau suka sayang" ucapnya panjang lebar
Seketika Jimin pun mulai tenang dan bisa memproses segalanya
Suga:" astaga sayang cincin ini yang kau maksud Hem?" tanaynya Jimin pun mengangguk
Suga:" cincin ini saya beli untukmu sayang bukan untuk Aya saya mengajaknya karena dia seorang wanita jadi saya memintanya untuk memilihkannya untukmu sayang saya bersumpah saya tidak pernah berfikir untuk berselingkuh darimu sayang tolong percayalah" ucapnya sambil menggenggam tangan istrinya dengan erat lalu mengusap air mata istrinya dengan lembut
Suga:" jangan menangis kau membuat saya terluka dengan melihatmu menangis" ucapnya
Jimin:" jadi kau dan perempuan itu tidak ada apa apa" ucapnya sambil menatap suaminya
Suga:" saya dan Aya tidak ada hubungan apa apa sayang dia hanya membantu saya memberikan kejutan untukmu Hem" ucapnya
Suga:" sudah sekarang jangan menangis lagi Hem maafkan saya sudah membuatmu salah faham dan menangis seperti ini Hem" ucapnya sambil mengelus kepala Jimin dengan halus
Jimin:" sebenarnya aku yang salah aku yang terlalu cemburuan dan tidak percaya padamu maafkan aku sudah berfikir macam macam padamu " ucapnya sambil menunduk
Suga:" tidak apa apa cemburu itu wajar sayang tidak apa apa itu tandanya kau sangat mencintai saya" ucapnya lalu memeluk Jimin dengan erat
Jimin:" jangan tinggalkan aku" ucap Jimin
Suga:" saya selalu ada di hatimu sayang" ucapnya sambil memeluk Jimin dengan erat
__ADS_1
Suga:" kemari kan jarimu" ucapnya lalu Jimin pun memberikan tangannya
Suga:" sangat cantik seperti orang yang memakainya" ucapnya sambil menatap lekat istrinya
Jimin:" trimakasi" ucapnya sambil tersenyum manis
Suga:" iya sayang bagaimana kalau kita menup lilin dan juga memotong kuenya Hem" ucapnya saat kuenya datang yang di bawakan oleh pelayan
jimin:" baiklah ayo" ucapnya lalu mereka pun bernyanyi happy birthday to you bersama sama lalu Jimin pun meniup lilin dan juga memotong kuenya
Suga:" apa kau senang sayang?" tanyanya sambil memeluk Jimin
Jimin:" Hem sangat senang trimakasi kau sudah berusaha keras membuat pesta ini " ucapnya lalu mencium pipi Suga
Suga:" selagi kau senang saya juga akan ikut senang" ucapnya
Jimin:" oh tunggu aku belum memberitahumu sesuatu yang penting" ucapnya sdikit menjauh ke Suga
Suga:" apa itu sayang?" tanyanya penasaran
Jimin':" tunggu lihat ini" ucapnya memberikan respek kehamilan pada Suga
Suga yang melihat itu pun dia serasa tidak percaya dia sangat syok rasanya sangat bahagia sekali Suga menatap istrinya sebentar lalu memeluk Jimin dengan erat
Suga:" trimakasi trimakasi banyak trimakasi astaga aku sangat bahagia sekali hiks trimakasi sayang trimakasi" ucapnya tak henti hentinya berterimakasih pada sang istri sambil menangis
Jimin:" astaga jangan menangis kau membuatku ingin menangis juga" ucapnya sambil mengelus surai suaminya dengan lembut
Suga:" sudah berapa hari?" tanyanya
Jimin:" sudah dua bulan " ucapnya lalu Suga pun berjongkok menyetarakan tubuhnya dengan perut Jimin lalu mencium perut Jimin
Suga:" anak ayah baik baik ya di sana ayah sangat menyayangi mu dan juga ibumu muac" ucapnya Jimin terlihat tersenyum melihat Suga yang berbicara sendiri dengan perutnya
Jimin:" aku harap anak ini bisa membuat keluarga kita lebih bahagia lagi dari sebelumnya" ucapnya lalu mereka pun berpelukan bersama
Suga:" saya sangat menyayangimu sangat sangat mencintaimu" ucapnya Jimin pun tersenyum mendengarnya
OK SEGITU DULU YA GYS KAPAN KAPAN LAGI PAPAY
BORAHE 💜 APOBANGPO 💜
__ADS_1