
Kinijam menunjukan pukul jam 3 sore Jimin sedang menghubungi ibunya agar bisa membantunya memasak untuk suaminya jujur saja Jimin belum bisa memasak jadi dia menelpon ibunya agar datang dan membantu Jimin memasak
Jimin📞:" hallo ibu apa kabar?" tanyanya
Irene📞:" ouwh jiminaaa ,ibu baik sayang bagaimana dengan kabarmu Suga dan aganta?" tanyanya dengan gembira Jimin pun terkekeh mendengar nada bicara ibunya
Jimin📞:" baik kita semua baik ibu kenapa ibu bertanya seolah olah kita tidak pernah bertemu ibu padahal seminggu lalu kita sudah bertemu" ucapnya sambil terkekeh pelan
Irene📞:" apapun bisa terjadi dalam seminggu anakku sayang hhhhhhh" ucapnya sambil tertawa di balik telpon itu Jimin pun ikut tertawa karenanya
Jimin📞:" ouw iya ibu apa ibu bisa kemari membantuku memasak ibu" ucapnya
Irene📞:" ouw tentu saja bisa kenapa tiba tiba anak ku ini ingin memasak Hem?" tanyanya
Jimin📞:" itu ibu Suga ingin memakan masakanku jadi aku ingin membuatkannya makanan kesukaannya tapi aku tidak bisa caranya memasak jadi aku putuskan untuk menelpon ibu daripada dapur kacau balau kan" ucapnya sambil tertawa riang Irene yang berada di sebrang pun ikut tertawa mendengarnya
Irene📞:" ouw astaga baiklah ibu akan segera kesana sebentar lagi" ucapnya
Jimin📞:" baiklah ibu aku tunggu segeralah datang" ucapnya lalu mematikan panggilannya
setelah menelpon ibunya dia langsung memencet nomer suaminya entahlah dia akhir akhir ini tidak ingin jauh dari suaminya
Jimin📞:" hallo sayang kau ada di mana?" tanyanya sambil memakan makanan ringan
Suga 📞:" saya sedang berada di kantor bawah tanah sayang kenapa Hem?" tanaynya
Jimin📞:" tidak ada aku hanya merindukanmu apa kau sudah makan siang tadi?" tanyanya Suga terdengar terkekeh di sebrang sana
Suga📞:" sudah saya sudah makan siang tadi, jadi apa istriku yang cantik ini sedang merindukan suaminya yang tampan ini huh?" ucapnya sambil terkekeh
Jimin📞:" huh PD sekali kelihatannya" ucapnya sambil tertawa
Suga, 📞:" hhhhh tapi benar bukan kau merindukan suamimu yang tampan ini" ucapnya
Jimin 📞:" iya iya sudah sudah sana lanjutkan pekerjaanmu " ucapnya sambil terkekeh
Suga 📞:" baiklah baiklah saya sebentar lagi akan pulang kalau begitu sampai jumpa sayang i love you"
Jimin 📞:" Hem i love you too " ucapnya lalu sambungan telpon pun terputus setelah panggilan itu terputus terlihat Jimin tersenyum menatap layar ponsel miliknya saat dia asik senyum senyum tiba tiba saja bell rumahnya berbunyi
DING DONG
Jimin dengan cepat langsung berlari menuju pintu utama rumahnya ternyata pintunya sudah di bukakan oleh para maid terlihat di sana ibunya membawa sayuran untuk di masak
Jimin:" ibu kau sudah datangan" ucapnya
Irene:" iya di mana aganta ?" tanyanya
Jimin:" aganta masih sekolah belum pulang ibu sebentar lagi dia pasti aka pulang ayo ibu kita harus segera masak sebentar lagi aganta dan juga Suga akan pulang" ucapnya tidka sabar
Irene:" iya iya sabar sayang" ucapnya
lalu mereka pun masak bersama dengan telaten Irene mengajari anaknya memasak
Di sisi lain argantara yang berada di sekolahnya sedang ngumpul bersama teman temannya yaitu ALEX ANAK DARI LISSA DAN KAI , AKSA ANAK DARI SEOKJIN DAN NAMJON , BINTANG ANAK DARI SEULGI DAN YEONJUN
Jimin dan teman temannya masih berhubungan baik sampai sampai anak anak mereka berteman akrap seperti sekarang
Alex:" sa Lo kan abis menang balapan traktir kita la" ucapnya pada Aksa yang memang semalam baru saja menang tanding balap motor
Argantara:" Lo semalem abis balapan kenapa ngak ada bilang ke kita kita?" tanyanya
Aksa:" gw di tantang buat datang sendiri makanya itu gw ngak bilang ke kalian" ucapnya
Bintang:" terus kenapa Alex bisa tau Lo balapan?" tanyanya
Aksa:" semalem dia ketemu gw di jalan jadinya gw cerita deh sama dia sorry ya gw ngak bilang ke kalian soalnya ini tantangan aganta bintang" ucapnya
__ADS_1
Argantara:" ouw yaudah lain kali jangan nekat pergi sendirian mereka itu licik bisa aja Lo di kibulin Ama mereka dan malah di serang rame rame" ucapnya sambil memakan ciki cikian yang berada di mejanya
Alex:" jadi kapan ini di traktir bangsat daritadi juga gw tungguin" ucapnya tak sabar
Aksa:" iya sabar la anjing sekalian titip kita kalo gw samain aja sama lo " ucapnya
Alex:" ok kalo kalian mau apa sekalian buat gw pesenin pesen yang banyak mumpung di traktir sama Aksa" ucapnya tengil
Bintang:" samain aja sama Lo " ucapnya
Alex:" kalo Lo aganta?" tanaynya namun tidak di gubris oleh aganta sama sekali terlihat aganta melamun
Aksa:" woy aganta Lo kenapa malah bengong begini Lo kenapa?" tanyanya
Argantara:" eh engak kok gw cuma ngantuk aja si" ucapnya berbohong padahal sedaritadi perasaanya tidak enak
Alex:".jadi Lo pesen apa aganta?" tanyanya
Argantara':" samain aja sama Lo" ucapnya
Alex,:" ok gw pesenin dulu" ucapnya lalu berjalan memesan pesanan mereka
Bintang:" Lo beneran ngak papa aganta ngak biasanya Lo kayak gini bangsat kalo ada masalah cerita aja ke kita" ucapnya sambil menepuk bahu argantara pelan
Argantara:" ngak tau kenapa perasaan gw ngak enak aja gitu gw ngerasa kayak khawatir banget tapi ngak tau apa yang gw khawatirin" ucapnya sambil bersandar di bangku kantin itu
Aksa:" udah ngak usah di pikirin itu mungkin hanya perasaan Lo aja kali udah Lo minum aja dulu biar tenang" ucapnya
Bintang:" Benr tu ni minum dulu" ucapnya memberikan minum ke argantara lalu argantara pun mulai meminumnya
tak selang berapa lama pun Alex datang dengan membawa banyak makanan dan langsung menaruhnya di meja
Alex:" mati kita makan" ucapnya baru saja mereka akan memakan makanannya tiba tiba angkasa datang dengan tergesa gesa menuju argantara sampai menyenggol semua orang dan beberapa kursi sampai jatuh karenanya
Argantara dan teman temannya pun langsung berdiri melihat angkasa seperti itu
Argantara :" kenapa ada apa?" tanyanya
Angkasa:" ayah ayah Suga" ucapnya
Argantara:" ayah ayah kenapa jangan membuatku cemas kak" ucapnya
Angkasa:" ayah Suga kecelakaan" ucapnya seketika argantara pun lemas kakinya tidak bisa lagi menopang tubuhnya dia ambruk seketika angkasa langsung menangkap tubuh adiknya itu Aksa bintang Alex langsung membantu argantara bangun
Aksa:" aganta aganta" ucapnya sambil menopang tubuh temannya
Alex:" tenangin diri Lo aganta" ucapnya
Angkasa:" tenangin diri Lo dulu jangan kayak gini Lo harus tenang kita langsung ke rumah sakit buat lihat ayah Suga kalo Lo udah bener benar tenang" ucapnya
Tampa mengatakan apapun argantara langsung berlari kelimpungan menuju mobilnya angkasa Alex Aksa dan bintang langsung menyusul argantara
Angkasa:" biar gw yg nyetir keadaan Lo lagi kayak gini gw ngak akan biarin Lo nyetir sendirian" ucapnya sambil mengambil alih kemudi
Lalu mereka pun menancapkan gas menuju rumah sakit
Setelah sampai argantara angkasa DNA yang lainnya pun ikut masuk ke dalam yang pertama kali argantara lihat adalah paman taehyung ibu Jungkook nenek Mina nenek kakek Sehun nenek jhope dan kakek eunwo di sana sama sekali tidak ada ibunya dan nenek irene
Dengan langkah gontai dan badan bergetar argantara langsung menghampiri taehyung yang sedang menangis tersedu sedu
Argantara:" ayah taehyung bagaimana keadaan ayah ?" tanyanya sambil menangis dengan Tampa ekspresi taehyung pandang wajah keponakannya dengan tatapan sendu lalu memeluknya dengan erat Jungkook tidka bisa berkata apa apa lagi
taehyung:" anakku astaga maafkan ayah taehyung ayah taehyung terlambat menyelamatkan ayahmu nak ayahmu sudah tiada" ucapnya sambil menangis di dalam dekapan argantara argantara serasa di sambar pentir di sing bolong rasanya seperti hampir mati mendengarnya
Argantara:" ayah taehyung pasti berbohong bukan ayahku pasti hanya tergores luka kecil kan ayah ku mohon jangan berbicara seperti itu ayah ku mohon" ucapnya sambil bersimpuh di hadapan taehyung sambil menangis seketika taehyung langsung memeluk tubuh angkasa yang bergetar hebat karena menangis
taehyung:" berdirilah nak temui ayahmu untuk yang terakhir kalinya temui dia cium wajahnya untuk yang terakhir kalinya ayo" ucapnya sambil membantu argantara bangun dengan di bantu oleh angkasa angkasa sedaritadi menahan tangisnya berusaha menguatkan argantara
__ADS_1
Saat argantara sudah berada di dalam ruangan itu argantara langsung memeluk jasat ayahnya
Argantara:" ayah, ayah , ayah kenapa meningalkanku ayah bagaimana dengan ibu ayah bagaimana aku harus memberitahunya ayah hiks ibu pasti akan hancur ayah bagaimana aku bisa menguatkannya ayah Bagun ayah aganta masih membutuhkan ayah bangun ayah" ucapnya sambil menangis tersedu sedu sambil menciumi wajah sang ayah yang terlihat begitu tampan meskipun sudah tua
Angkasa yang melihat itu pun dia tidka bisa membendung air matanya lagi dia menangis sejadi jadinya di pelukan ayahnya
Jungkook langsung menghampiri argantara dan memegang bahunya
Jungkook:" aganta sayang ikhlaskan ayahmu ya" ucapnya lalu memeluk argantara
Jungkook:" anakku , anakku , anakku dengarkan ibu Jungkook sayang ayahmu sangat menyayangimu dan juga ibumu dia tidak pergi dia ada di dalam hatimu Hem kau harus kuat demi ibumu kau harus bisa kuat untuk ibumu Hem" ucapnya sambil mengelus surai argantara dengan lembut
Argantara:" bagaimana aku harus berbicara dengan ibuku aku tidak bisa aku tidak bisa melihat ibuku hancur ibu Jungkook aku juga hancur " ucapnya dengan lirih
Jungkook:" anakku " ucapnya sambil memeluk angkasa dengan erat lagi dia berusaha menyalurkan rasa sayangnya agar argantara lebih tenang
Taehyung:" mati keluar kita akan membawa ayahmu pulang ke rumah Hem" ucapnya sambil merangkul argantara
Argantara:" biarkan aku mencium ayahku untuk yang terakhir kalinya" ucapnya taehyung pun mengangguk lalu argantara pun langsung menghampiri jasat ayahnya kali ini dia menghampiri jasat ayahnya dengan menahan tangisnya lalu mencium setiap inci wajah ayahnya lalu berbisik kepada ayahnya
Argantara:" aganta akan menjaga ibu ayah aganta janji hiks ayah yang tenang ya di sana aganta sangat sangat menyayangi ayah doakan aganta agar bisa menguatkan ibu doakan aku ayah" ucapnya sambil memeluk jasat ayahnya lalu ia pun keluar dari ruangan itu di sana sekarang hanya ada angkasa
Angkasa:" ayah Suga kau sudah ku anggap sebagai ayahku sendiri kau adalah segalanya bagiku hatiku hancur mendengar kau sudah tiada entah bagaimana dengan ibu Jimin saat mendengarnya nanti aku akan menjaganya ayah aku akan menjaga ibu Jimin bersama argantara aku janji" ucapnya lalu pergi dari sana menyusul ayahnya dan juga ibunya
Eunwo:" cucuku" ucapnya lalu memeluk argantara dengan erat
Argantara:" kakek " ucapnya memeluk eunwo dengan erat
Argantara:" apa ibu sudah tau tentang ini kakek ?" tanyanya
Sehun:" ibumu belum tau tentang ini kami bingung mau memberitahunya bagaimana"ucapnya sambil memegang bahu cucunya itu
argantara:" jangan beritahu ibu dulu kakek aku akan menelpon nenek agar menemani ibu dulu" ucapnya semua orang pun menangkup lalu argantara pun menelpon neneknya
Argantara📞:" hallo nenek" ucapnya dengan suara lemah
Irene📞:" ouw hallo sayang ada apa tiba tiba menelpon nenek cepatlah pulang nenek berada di rumahmu sayang" ucapnya
Argantara📞:" nenek berada di rumah bersama ibu ?" tanyanya
Irene📞:" iya sayang kenapa kaget begitu" ucapnya
Argantara📞:" apa nenek bisa menjauh sedikit dengan ibu aku ingin berbicara hal penting denganmu nek" ucapnya menahan tangis
Irene 📞:" ouw baiklah tunggu sebentar , ada apa memangnya" ucapnya sambil berjalan menjauh dari Jimin
Argantara 📞:" nenek harus tenang ya saat mendengar kabar ini dan jangan bilang dulu ke ibu " ucapnya Irene pun mendengarkannya dngn seksama
Argantara 📞:" nenek ayah kecelakaan dan " ucapnya terhenti menahan tangis
Irene 📞:" ayahmu kecelakaan bagaimana aganta kenapa? bagaimana keadaanya ?" tanyanya berturut turut
Argantara 📞:" ayah nenek ayah meninggalkan kita semua dia meningal" ucapnya sambil menangis seketika Irene pun langsung lemas hp yang semua ia pegang kini melorot jatuh entahlah dia sangat syok Tampa menghiraukan handphone nya yang jatuh Irene langsung menghapus air matanya dan langsung berlari menuju Jimin yang berada di dapur sedang menyiapkan makanan untuk Suga dengan bahagia
Irene langsung memeluk Jimin dengan erat
Jimin:" ibu ibu kenapa?" tanyanya
Irene:" tidak ada ibu hanya ingin memelukmu biarkan seperti ini dulu Hem" ucapnya menahan tangis
Jimin:" apa ibu ingin di manja olehku Hem?" tanyanya sambil terkekeh pelan
Irene:" Hem " ucapnya singkat lalu ia pun melepas pelukannya
Jimin:" sudah ibu aku harus menyiapkan segalanya sebentar lagi Suga akan pulang" ucapnya saat Irene mendengar itu seketika hatinya hancur
Irene:" bagaimana nanti hancurnya hatimu saat kau tau suami yang kau tunggu kedatangannya hari ini akan datang hanya dengan jasadnya saja" ucapnya dalam hati
__ADS_1
OK SEGITU DULU YA GYS KAPAN KAPAN LAGI PAPAY