
"JANGAN SEBUT AKU KAKAK LAGI JIKA KAU TIDAK BISA MENGHORMATI JIMIN SEBAGAI ISTRIKU" ucapan itu selalu terngiang Giang di kepala taehyung dia takut kakaknya tidak lagi menganggapnya adik lagi dia mengusak rambutnya dengan kasar Jungkook yang melihat taehyung gelisah pun dia langsung menghampiri suaminya
Jungkook:" kenapa sayang Hem kau lagi memikirkan ucapan kakak Suga ya?" tanyanya dengan halus sambil mengusap urai taehyung dengan halus
Taehyung:" entahlah aku takut kakak tidak menganggap ku adik lagi " ucapnya dengan wajah frustasi
Jungkook:" jangan berfikir aneh aneh kakak pasti tadi dia terlalu marah makannya dia ngomong begitu udah ya ngak usah di pikirin nanti kita ngomong sama Kakak Suga ya sekarang kita masuk dulu ke dalem soalnya persidangannya akan di mulai sebentar lagi ayo" ucapnya lalu taehyung pun mengangguk lalu mereka pun masuk
Kini pengadilan sudah di mulai dan mereka pun sudah duduk di masing masing kursi mereka
Hakim:" nyonya Irene dan tuan eunwo silahkan duduk di depan" ucap hakim lalu Irene dan eunwo pun duduk di depan
Hakim:" saya sudah memutuskan tentang masalah ini jadi saya ingin bertanya seklai lagi kepada nyonya Irene , nyonya Irene apakah anda yakin ingin berpisah dengan tuan eunwo?" tanyanya dengan tegas kepada Irene
Irene:" s saya yakin yang mulia hakim" ucapnya agak sedikit ragu seketika eunwo pun menatap Irene dengan sendu
hakim:" saya tanya sekali lagi apakah anda yakin ingin berpisah dengan tuan eunwo?" tanya hakim sekali lagi
Irene:" saya yakin yang mulia hakim" ucapnya dengan suara bergetar
Hakim:" saya tanya sekali lagi nyonya Irene apakah anda yakin ingin berpisah dengan tuan eunwo?" tanyanya sekali lagi
Irene:" saya yakin yang mulia hakim" ucapnya sambil menitihkan air matanya lalu dengan cepat ia menyekat air matanya dengan kasar
Hakim:" kenapa anda menangis nyonya Irene?" tanya hakim
Irene:" saya menangis karena saya sudah terlepas dari rasa sakit saya hakim" ucapnya memandang lurus ke depan sedangkan eunwo sedaritadi menatap Irene dengan lekat
Hakim:" baiklah saya tanya kepada anda tuan eunwo apakah anda menerima gugatan cerai ini?" tanya hakim pada eunwo dengan tegas
Eunwo terdiam sebentar lalu menoleh menatap Irene yang memandang ke depan
Hakim:" tuan eunwo saya sedang bertanya dengan anda kenapa anda diam saja" ucapnya pada eunwo jhope yang duduk di belakang pun dia khawatir kenapa suaminya diam saja sedangkan Jimin dia menatap ayahnya dengan tatapan yang sulit di artikan
Hakim:" saya bertanya sekali lagi pada anda apakah anda menerima gugatan cerai ini tuan eunwo?" tanyanya sekali lagi eunwo terdiam sebentar lalu berucap
Eunwo:" saya menerimanya yang mulia turuti semua permintaanya yang mulia hakim" ucapnya sambil menatap Irene dengan sendu
Hakim:" baiklah jadi kalian sepakat akan berpisah dengan baik baik?" tanya hakim pada mereka berdua
Irene eunwo:" iya " ucap mereka bersamaan
Hakim:" baiklah dengan ini saya menyatakan_"
Jimin:" tunggu yang mulia hakim" ucapnya sambil berdiri seketika semua orang pun menatap Jimin
Suga:" ada apa sayang?" tanyanya namun tidak di gubris sama sekali sama Jimin
pengacara:" kenapa anda berteriak saat hakim akan memutuskan keputusannya anda jangan berisik silahkan duduk" ucap pengacara milik ayahnya
Jimin:" tapi saya ingin bicara " ucapnya kekeh
Pengacara:" tap_"
Hakim:" biarkan dia bicara silahkan bicara di tempat saksi nyonya Jimin" ucapnya mempersilahkan Jimin lalu Jimin pun berjalan dengan santai menuju tempat saksi
Hakim:" silahkan bicara nyonya Jimin" ucapnya mempersilahkan Jimin bicara
Jimin:" saya ingin keadilan untuk ibu saya yang mulia" ucapnya sambil menatap hakim dengan datar
Hakim:" keadilan? Keadilan apa yang anda maksud nyonya Jimin?" tanyanya pada Jimin dengan bingung
Jimin:" keadilan untuk ibuku ,yang mulia saya ingin tuan park eunwo meminta maaf kepada ibu saya dengan bersujud di kaki ibu saya sampai ibu saya memaafkan dia dan juga berikan dia sepuluh cambukan sebagai balasan akan tindakannya" ucapnya dengan lantang sontak semua orang yang berada di ruangan pun terkejut
__ADS_1
Hakim:" saya cukup kaget mendengarnya nyonya Jimin , saya ingin bertanya kepada ada apa alasan anda sangat ingin ayah anda meminta maaf dengan bersujud di kaki ibu anda dan juga kenapa anda ingin ayah anda di cambuk berikan saya jawaban ?" tanyanya pada Jimin
Jimin:" saya berdiri di sini bukan sebagai anak dari park eunwo yang mulia tapi saya berdiri di sini sebagai seorang anak yang menginginkan keadilan untuk ibu saya, saya cukup sakit hati dengan kelakuan park eunwo yang sudah memukul ibuku dan menghianati ibuku apakah pantas jika seorang seperti itu di biarkan begitu saja yang mulia hakim?" ucapnya dengan tegas
Pengacara:" ijin berbicara yang mulia hakim" ucap pengacara ayah Jimin
Hakim:" silahkan"
Pengacara:" tapi nyonya Jimin bukankah tidak benar jika kau melakukan ini pada ayahmu sedangkan ayahmu sudah meminta maaf kepada ibumu dan ibu mu pun tidak menginginkan itu kenapa kau harus ikut campur dengan urusan mereka" ucap pengacara ayahnya
Jimin:" lalu siapa anda di keluarga saya kenapa anda harus ikut campur urusan saya ini mulut saya saya bebas mengatakan apapun keinginan saya , dan aku tidak pernah melihat park eunwo meminta maaf secara langsung kepada ibuku lalu meminta maaf apa yang kau bicarakan pengacara" ucapnya dengan tegas Tampa takut
Pengacara:" saya pengacara tuan eunwo jadi saya berhak memberi komentar apapun itu saat menyangkut tentang klien saya" ucapnya pada Jimin
Jimin:" heh itu saja jawabanmu lalu dengan. Pertanyaanku yang satunya tentang maaf kau tidak ingin menjawabnya pengacara " ucapnya sambil menatap pengacara itu dengan nyala
Pengacara:" saya kira ini tidak perlu di lakukan yang mulia hakim karena kejadian itu juga sudah lama kenapa harus di ungkit lagi lagian klien saya dan ibu Irene sudah saling berbaikan dan ingin bercerai dengan baik baik bukan dan klien saya pun sudah meminta maaf pada ibu Irene lagian kita juga tidak tau saat itu yang salah nyonya Irene yang tidak bisa mengurus klien saya dengan baik atau tuan eunwo kan tidak ada yang tau yang mulia hakim" ucapnya tidka menggubris pertanyaan Jimin
Pengacara:" saya rasa nyonya Jimin mempunyai dendam tersendiri dengan klien saya karena dia sangat membenci ayahnya" ucapnya pada hakim
Jimin:" diam jangan terlalu banyak bicara ,kau terlihat begitu bodoh saat berbicara kebohongan saya pikir anda cukup pintar tapi nyatanya sangat berbanding terbalik, jangan berbicara terlalu jauh tuan Lee saya di sini anaknya saya yang lebih tau tentang mereka jadi tutup mulutmu sebelum ku robek paksa" ucapnya dengan ketus dan tajam seketika pengacara Lee pun terbungkam
Hakim:" sudah cukup cukup diam" ucapnya melerai jimin
Hakim:" baiklah saya putuskan menerima permintaan anda " ucapnya lalu mengetuk palu sebanyak tiga kali
TOK TOK TOK
hakim:" tuan eunwo silahkan anda berdiri di depan" ucapnya lalu eunwo pun berdiri tepat di depan hakim lalu berbalik menatap Irene Irene pun memalingkan wajahnya
Hakim:" algojo silahkan cambuk dia" ucapnya lalu algojo pun mulai mencambuk eunwo
jhope di sana pun berteriak ingin menghampiri suaminya tapi di tahan oleh polisi
CETARRR
suara cambukan itu terdengar begitu nyaring di ruangan itu
Jimin sebenarnya tidak tahan melihat ayahnya begitu tapi ini adalah hukuman yang pantas untuk ayahnya
Sedangkan Jungkook dia nangis sejadi jadinya sambil memeluk ibunya dia tidak kuat melihat ayahnya di cambuk begitu keras sedangkan taehyung dia memeluk ibu mertuanya dan juga istrinya
CETAR CETAR CETAR
Eunwo:" akkkk" des4hnya kesakitan sambil menatap Irene dengan sendu Irene tiska kuat melihat orang yang dulu ia cintai kesakitan dia menangis di sana dia tidak bisa berbuat apa apa
Lalu kini cambukan terakhir yang di luncurkan ke badan eunwo
CETAR
Akkk.... seketika tubuh eunwo ambruk jhope di sana semakin berteriak histeris sedangkan Jimin dia hanya menatap ayahnya datar sambil menitihkan air matanya dan beberapa kali mengusapnya dengan kasar
Lalu eunwo pun berdiri dengan segala kekuatannya
Hakim:" minta maaflah kenapa istrimu yang sebentar lagi akan menjadi mantan istrimu tuan eunwo" seketika dadanya sakit saat mendengar itu bahkan cambukan tadi tidak ada apa apanya di banding ucapan ini
Lalu Tampa protes eunwo pun langsung menghampiri Irene dengan langkah yang bergetar menahan sakit Irene menitihkan air matanya saat melihat eunwo kesakitan
Lalu kini eunwo sudah berada tepat di depan Irene lalu ia pun berjongkok tepat berada di depan Irene dia pandang wajah Irene yang berlinangan air mata wajah orang yang ia cintai dan ia sayangi dia batu sadar bahwa istrinya ini begitu tulus dan begitu ia cintai kenapa ia bodoh menyia nyiakannya
sedangkan Irene dia menatap eunwo dengan tatapan sendu dia tatap wajah yang sedari dulu tidak berubah sama sekali wajah yang masih sama seperti awal pertama ia meninggalkan rumah sungguh dia masih mencintai lelaki ini
Saat eunwo akan bersujud di kaki Irene dengan cepat Irene langsung ikut berjongkok lalu memeluk eunwo dengan erat
__ADS_1
Irene:" jangan lakukan itu jangan ,aku sudah memaafkan mu jangan lakukan itu aku mohon" ucapnya sambil menangis eunwo di situ juga ikut menangis dan memeluk Irene dengan erat dia sangat rindu dengan pelukan itu dia sembunyikan wajahnya di ceruk leher Irene sambil menangis saat di di peluk Irene seketika rasa sakit di badannya hilang begitu saja
Jhope yang melihat itu pun dia hanya bisa menatap keduanya dengan perasaan yang campur aduk begitu juga dengan Jungkook sedangkan Jimin di Sana dia hanya menatap keduanya dengan nanar
Jimin:" tida ada penyesalan berada di awal ayah semua penyesalan pasti ada di akhir" ucapnya di dalam hati
eunwo:" maafkan aku rere maafkan aku aku telah melukai fisik dan juga batin mu maafkan aku rere maafkan aku, aku sungguh menyayangimu" ucapnya sambil menangis memeluk Irene panggilan itu " Rere" pagilan yang dulunya sering ia gunakan untuk memangil Irene sudah lama rasanya dia tidka pernah memangil Irene dengan sebutan itu
Irene:" aku sudah memaafkanmu jangan meminta maaf seperti ini eunwo" ucapnya masih memeluk eunwo
Irene:" ayo berdiri jangan duduk di sini" ucapannya lalu membantu eunwo berdiri
Irene:" saya sudah memaafkannya yang mulia hakim jadi jangan biarkan dia bersujud di kaki saya walaupun dia mempunyai salah pada saya tapi dia dulu adalah suamiku dia juga ayah dari anakku aku tidak ingin dia meminta maaf dengan cara begitu sudah cukup dia di cambuk sudah cukup yang mulia hakim" ucapnya tepat berada di depan hakim
Hakim:" baiklah nyonya Irene tapi saya ingin bertanya pada anda jadi tenangkan dulu diri anda" ucapnya
Hakim:" apakah anda masih yakin ingin berpisah dengan suami anda saya lihat kalian berdua masih menginginkan satu sama lain?" ucapnya lalu Irene pun terdiam sebentar lalu berkata
Irene:" saya memang sudah memaafkannya yang mulia hakim tapi saya akan tetap ingin bercerai dengannya", ucapnya tampa ragu
Lalu hakim pun mengangguk
Hakim:" baiklah kalau itu memang keputusan anda jad saya nyatakan kalian resmi berpisah" ucapnya lalu mengetuk palu sebanyak tiga kali
TOK TOK TOK
lalu hakim pun meninggalkan tempat duduknya dan pergi
Lalu jhope dengan cepat menghampiri suaminya di ikuti Jungkook dan juga taehyung suga pun juga ikut Jimin? Dia tentu saja menghampiri ibunya
Jimin:" ibu tidak apa apa Hem?" tanyanya pada ibunya
Irene:" kenapa kau melakukan itu sayang dia ayahmu Jimin" ucapnya sambil memegang bahu Jimin
Jimin:" bukankah Jimin sudah janji dengan ibu kalau aku akan meminta keadilan untuk ,ibu sudahlah Bu itu pantas untuknya" ucapnya sambil menyekat air mata ibunya dengan lembut
jhope:" sayang" ucapnya lalu memeluk suaminya dengan erat
Jungkook:" ayahhh" ucapnya ikut memeluk ayahnya sedangkan taehyung dia hanya mengelus punggung istrinya eunwo masih menatap Irene dengan sendu
Jhope:" sayang apa ini sakit" ucapnya sambil sesenggukan
Eunwo:" tidak ini pantas ku dapatkan jhope" ucapnya pada jhope
Jungkook:" tapi ayah ini keterlaluan ini pasti sakit" ucapnya sambil mengelus tangan ayahnya yang memburu akibat cambukan tadi
Eunwo:" ayah memang pantas mendapatkan ini Jungkook ini tidak apa apanya dengan rasa sakit yang ku berikan pada Irene" ucapnya
Jhope':" kemari duduklah biar ku obati" ucapnya menyuruh eunwo duduk lalu mengobati eunwo lalu Jimin pun menghampiri eunwo bersama Irene dan Suga di sampingnya
Jimin:" maaf biar aku yang mengobatinya" ucapnya mengambil alih obat yang di bawa jhope dengan sopan lalu mengobati ayahnya Tampa mengatakan apapun
Eunwo:" maafkan ayah telah membuatmu dan ibumu seperti ini" ucapnya sambil memegang tangan anaknya
Jimin:" seburuk buruknya kau kau tetap ayahku , aku ingat dulu kau dengan wajah datar dan marah mengobati lukaku maka kali ini biarkan aku mengobati lukamu " ucapnya dengan muka datar lalu mengobati ayahnya Tampa ia sadari ia pun menangis di sana
Jimin:" aku benci padamu ayah tapi aku juga menyayangimu aku juga tidak tega melihatmu terluka seperti ini tapi ini caraku agar kau mendapatkan hukuman yang setimpal dengan apa yang kau perbuat ayah" ucapnya sambil masih mengobati luka ayahnya dengan tangisan eunwo yang melihat anaknya menangis pun dia langsung memeluk anaknya dengan haru
Eunwo:" maafkan ayah ayah memang jahat ayah bukan ayah yang baik Jimin maafkan ayah" ucapnya sambil mengelus surai anaknya baru kali ini Jimin merasakan pelukan sang ayah ,pas masih kecil pernah si bahkan sampai bisa di hitung dengan jari mungkin satu atau dua kali
Jimin:" aku sudah memaafkanmu ayah walau bagaimanapun kau kau tetap ayahku kan" ucapnya lalu tersenyum kearah ayahnya baru kali ini eunwo melihat senyum manis anaknya senyuman yang sangat mirip dengan mantan istrinya Irene senyuman itu membuat hatinya tenang
OK SEGITU DULU YA GYS KAPAN KAPAN LAGI PAPAY
__ADS_1
BORAHE 💜