
Setelah kejadian itu jimin dan Suga semakin mesra dan keluarga kecil mereka semakin harmonis seperti perhatian perhatian kecil yang di tunjukan Suga ke Jimin seperti selalu memberikan bunga saat pulang kantor dan selalu memperhatikan satu sama lain apalagi sekarang Jimin sedang hamil Suga jadi semakin memperhatikan Jimin lebih intens
Bulan bulan pun berlalu dan kandungan Jimin juga sudah semakin besar sekitar sudah 8 bulanan ,Suga sama sekali tidak ingin meninggalkan Jimin sendirian dia selalu berada di samping istrinya ia takut istrinya kenapa Napa apalagi sekarang Jimin sedang berbadan dua
kini di sore hari Jimin dan Suga sedang menikmati pemandangan kota Seoul yang sangat indah di atap rumahnya sambil berbaring dengan Suga yang memeluk Jimin
Suga:" senja itu sangat indah bukan sayang" ucapnya sambil memandang langit sore
Jimin:" Hem sangat indah" ucapnya sambil tersenyum
Suga:" bukankah senja itu seperti dirimu sayang dia sangat cantik dan menawan" ucapnya sambil memandang istrinya dengan tatapan yang sangat tulus Jimin pun tersenyum mendengarnya
Jimin;" tapi senja membutuhkan laut untuk bisa terlihat semakin sempurna dan itu adalah kau kau seperti laut yang menenggelamkan ku ke dalam cintamu yang sangat indah" ucapnya sambil tersenyum menatap Suga dengan tatapan penuh dengan rasa cinta dan ketulusan
Suga:" saya Banga memiliki kamu sebagai istri saya trimakasi sudah mau menjadi istri yang terbaik untuk ku" ucapnya sambil mencium pucuk kepala Jimin
Jimin:" aku juga Banga memiliki suami sepertimu yang selalu sabar menghadapi sifatku yang nakal dan tidak bisa melakukan apapun trimakasi sudah menjadi suami yang sangat baik untukku" ucapnya Suga pun hanya mengangguk sambil tersenyum lalu Suga pun memeluk Jimin dengan mesra di temani senja yang semakin menghilang
Skip
Kini adalah hari di mana Jimin melahirkan Suga yang sentiasa menemani istrinya yang berjuang melahirkan anaknya Suga menemani istrinya sambil menangis dia tidak tega melihat istrinya kesakitan begitu dan pada akhirnya Jimin pun melahirkan seorang anak laki laki yang sangat tampan dengan cepat Suga langsung memeluk Jimin dengan erat sambil menangis
Suga:" trimakasi trimakasi sudah melahirkan buah hati kita trimakasi kau hebat kau sangat hebat sayang trimakasi" ucapnya sambil menangis lalu mencium kening Jimin dan mengusap wajah istrinya Jimin terlihat tersenyum melihat suaminya sangat khawatir dengannya
Jimin:" lihat dulu anakmu sayang" ucapnya sambil memandang anak mereka yang sedang di bedong
Suga:" baiklah aku akan membawanya kemari ya" ucapnya lalu diapun mengendong anaknya dengan hati hati lalu menaruhnya di sebelah Jimin dan semua keluarga pun masuk kedalam ruangan itu ibu Jimin langsung memeluk anaknya dengan haru
Irene:" kamu hebat sayang" ucaonya sambil mencium segala inci wajah anaknya Jimin pun hanya mengangguk dan tersenyum
Mina:" sayang selamat ya kamu melahirkan anak lelaki yang sangat tampan" ucapnya sambil tersenyum memeluk Jimin
Sehun:"selamat ya menantuku yang cantik sekarang sudah menjadi ibu" ucapnya sambil mengelus pundak Jimin
Jimin:" iya ayah trimakasi" ucapnya sambil tersenyum
jungkook:" kakak astaga aku bahagia sekali selamat ya kakak anakku jadi punya teman untuk bermain sekarang" ucapnya sambil tersenyum
Jimin:" iya makasi Jungkook , kau benar angkasa pasti senang mendapatkan teman" ucapnya sambil tertawa
Taehyung:" selamat ya kak semoga saja anakmu tampan sepertiku" ucapnya sambil berpose
Suga:" yakk ayahnya aku kenapa harus mirip denganmu" ucapnya bersendekap dada
Taehyung:" jangan sepertimu nanti dia sangat menyebalkan sepertimu kakak" ucapnya sambil tertawa
Suga:" padahal kau yang menyebalkan" ucapnya tak terima
Jimin:" sudah sudah kalian ini sudah tua dan sudah punya anak juga kenapa harus bertengkar terus seperti anak kecil" ucapnya sambil tertawa Jungkook pun ikut tertawa di sana
Jhope:" Jimin ibu ikut bahagia melihat kau sudah menjadi seorang ibu selamat ya sayang" ucapnya sambil mengelus pipi anak Jimin
Jimin:" Hem trimakasi" ucapnya Jimin menengok kesana kemari seperti sedang mencari seseorang
Suga:" kenapa sayang?" tanyanya
Jimin:" ayah mana?"
Suga:" tunggu sebentar" ucapnya lalu keluar dari ruangan itu terlihat eunwo sedang duduk di depan ruangan itu sambil menunduk Suga pun langsung menghampiri ayah mertuanya itu dan duduk di sampingnya
Suga:" ayah, ayah kenapa tidak masuk Jimin mencarimu ayah" ucapnya sambil memegang pundak ayah mertuanya
__ADS_1
eunwo:" ayah malu Suga ayah tidak bisa jadi ayah yang baik untuk anak ayah ayah ingat dulu waktu Jimin lahir ayah tidak berada di sampingnya ayah merasa bersalah" ucapnya sambil menutupi wajahnya Suga pun menghela nafas panjang lalu berkata
Suga:" itu dulu ayah sekarang kan ayah sudah memperbaiki semuanya sudah ayah Jagan menangis ayo masuk cucu ayah ingin bertemu dengan ayah ayo" ucapnya eunwo pun menatap menantunya dengan tatapan sulit di artikan
Eunwo:" trimakasi sudah menjadi suami yang baik untuk anakku saya berterimakasih sekali denganmu" ucapnya sambil menepuk bahu Suga Suga pun hanya tersenyum lalu mempersilahkan eunwo untuk masuk saat eunwo masuk Jimin pun langsung tersenyum
Jimin:" ayah " ucapnya saat melihat ayahnya masuk eunwo langsung menghampiri anaknya dengan langkah jenjangnya lalu mencium kening anaknya sangat lama
Eunwo:" jadilah ibu yang baik dan jadilah istri yang baik Hem ayah Banga memiliki putri sekuat dirimu ayah sangat menyayangimu" ucapnya sambil memeluk anaknya dengan haru Jimin pun mengelus punggung ayahnya dengan halus
Eunwo:" putri kecilku sudah dewasa , maafkan ayah yang belum bisa menjadi ayah yang baik untukmu" ucapnya sambil mengelus surai anaknya
Jimin:" setidaknya jika tidak bisa menjadi ayah yang baik ayah harus menjadi kakek yang baik untuk cucu cucu ayah" ucapnya sambil tersenyum
Irene:" benar yang di bilang Jimin jadilah kakek yang baik untuk cucu cucumu" ucapnya tepat di samping Jimin seketika eunwo langsung menatap Irene dengan tatapan sendu tatapan rindu sangat rindu
Eunwo pun langsung tersenyum menatap mantan istrinya itu Irene pun juga menatap eunwo dengan tatapan yang sama
Mereka hari ini sangat bahagia karena kedatangan cucu kedua mereka semua orang merayakannya dengan sangat gembira tapi tiba tiba taehyung nyeletuk
taehyung:" eh tunggu dulu apa kalian sudah menamai bayi manis dan mengemaskan ini" ucapnya sambil menatap Jimin dan Suga bergantian
Mina:" iya benar kalian beri nama apa cucuku yang tampan ini" ucapnya
Suga:" kami sudah menyiapkannya ibu kami memberi nama dia #Min Argantara Bumantara# " ucapnya
Jungkook:" nama panggilannya apa kak" tanyanya
Jimin:" argantara nama ini Suga sendiri yang memilihnya bagus bukan" ucapnya
Jungkook:" bagus nama yang sangat menawan" ucapnya sambil tersenyum semua orang pun menyetujui nama itu
Kini sejak kedatangan argantara keluarga kecil Jimin dan Suga semakin harmonis dan juga lebih bahagia dari sebelumnya setiap hari setiap saat mereka selalu bahagia dan juga harmonis
Suga dan jimin selalu menemani masa pertumbuhan argantara dari dia masih kecil dan sampai sekarang saat argantara sudah besar
Suga yang selalu menyempatkan waktu untuk liburan bersama saat masa masa sibuknya dan juga dia selalu mencintai dan menyayangi Jimin seperti halnya pertama kali ia bertemu dengan Jimin dia tidka pernah absen satu kali pun untuk tidak membelikan Jimin bunga dia selalu membelikan Jimin bunga mawar putih kesukaan Jimin setiap hari bisa di garis bawahi setiap hari
Kini pagi hari yang cerah Jimin dan juga Suga sedang menikmati secangkir teh di halaman belakang sedang berbincang bincang sesekali tersenyum karena lelucon satu sama lain , mereka saling menggenggam tangan satu sama lain dan tersenyum menatap mata pasangannya saat mereka saling menatap satu sama lain tiba tiba dari belakang ada seseorang yang memangil mereka
?:" ehem ehem pagi pagi sudah tatap tatapan mesra begini" ucapnya sambil tersenyum menatap mereka berdua sambil membawa tas sekolahnya seketika Jimin dan Suga pun menoleh dan langsung tersenyum
Suga:" ayah tidak akan pernah melewatkan satu haripun untuk tidak menatap ibumu aganta" ucapnya sambil tersenyum kearah aganta aganta adalah panggilan sayang Jimin dan juga Suga dia selalu di panggil aganta
Jimin:" jangan dengarkan ayahmu dia selalu mengombal seperti itu aganta " ucapnya lalu berdiri menghampiri anaknya yang sudah remaja
Argantara:" aganta ikut senang kok melihat kalian mesra mesraan begitu adem aja liatnya" ucapnya sambil menatap kedua orang tuanya
Jimin:" anak ini sudah sudah apa kau akan pergi ke sekolah sayang?" tanyanya sambil memperbaiki penampilan argantara
Argantara:" benar ibu aku menunggu kak angkasa karena katanya pengen berangkat bareng katanya" ucapnya
Jimin:" ouw angkasa itu memang selalu menempel denganmu anganta dia sangat menyayangimu" ucapnya sambil tersenyum
Suga:" seperti ayahnya ayahnya juga selalu menempel dengan ayah" ucapnya sambil tertawa
Argantara:" Hem benar dia selalu menempel denganku kalau aku tidak mau ikut bareng dengannya pasti mobilku di rusakkan olehnya sungguh dia sangat menyebalkan ibu" ucapnya manja pada ibunya
Jimin:" hhhhh angkasa memang nakal tapi kau jangan galak galak padanya aganta dia begitu karena ingin selalu dekat denganmu Hem" ucapnya sambil tertawa
Suga:" ouw itu orangnya baru saja di bahas susah datang" ucapnya sambil menatap angkasa yang berjalan santai menuju mereka
__ADS_1
Angkasa:" hallo adikku yang baik dan tidak sombong apa kau sudah siap naik mobilku pasti kau sudah tidak sabar ya" ucapnya sambil merangkul argantara
Argantara:" jika saja mobilku tidka kau rusak mungkin aku tidak akan mau berangkat bersamamu" ucapnya sambil mencubit pinggang angkasa
angkasa:" awww adik kecil marah jangan marah marah aganta nanti kau cepat tua" ucapnya sambil tertawa Jimin dan Suga pun ikut tertawa kerana tingkah mereka
Suga:" sudah sudah berangkat sana nanti kesiangan lo" ucapnya
Argantara:" ya sudah kalau begitu aku berangkat dulu ya ayah ibu" ucapnya lalu mencium pipi ibu dns ayahnya
Jimin:" hati hati ya sayang" ucapnya lalu mencium kening argantara
Angkasa:" ibu Jimin aku juga mau" ucapnya .Jimin pun terkekeh lalu mencium kening angkasa
Jimin:" jangan nakal nakal ya" ucapnya
Angkasa:" baiklah ibu paman aku titip ibu Jimin ya" ucapnya sambil berjalan keluar argantara pun menjitak pelan kepala angkasa
Suga dan Jimin pun Hanay tertawa di sana
Jimin:" kenapa anak itu sangat mirip dengan taehyung dulu" ucapnya sambil tertawa
Suga:" benar argantara yang cuek dan angkasa yang tengil dan ceria sungguh perbedaan yang sangat jauh" ucapnya sambil tertawa
Jimin:" sudah jangan tertawa terus berangkat kerja sana katanya ada kerja yang harus kau kerjakan sayang" ucapnya sambil membenarkan dasi suaminya
Suga:" sayang jika saya tidak kembali apa yang akan kau lakukan" ucapnya tiba tiba
Jimin:" aku akan menunggumu lagian mana bisa kau meninggalkan istrimu yang cantik dan seksi ini huh" ucapnya sambil tertawa Suga pun ikut tertawa karenanya
Jimin:" memangnya mau kemana si kan cuma ke kantor saja kenapa bilang begitu" ucapnya sambil membenarkan rambut suaminya
Suga:" tidak saya hanya ingin bertanya saja apa yang ada di kepalak" ucapnya sambil melingkarkan tangannya di pinggang ramping istrinya
Jimin:" ya sudah berangkat sana Hem nanti terlambat nanti pulanglah yang tepat ya aku rasanya ingin berada di sampingmu terus tidak tau kenapa" ucapnya sambil memeluk suaminya
Suga:" iya nanti aku pasti pulang ,masakkan makanan ke kesukaanku ya sayang aku rindu masakanmu " ucapnya sambil mengelus kepala istrinya dengan lembut
Jimin:" tumben apa kau kangen dengan masakanku sayang?" tanaynya
Suga:" Hem aku pengen sekali makan makan masakanmu rasa masakanmu itu sangat lezat lebih lezat dari apapun yang pernah ku makan" ucapnya sambil tersenyum
Jimin:" jangan mengombal terus sayang nanti kau tidak berangkat berangkat nantinya" ucapnya sambil melepas pelukannya
Suga:" baiklah aku berangkat dulu ya sayang" ucapnya sambil mencium setiap inci wajah Jimin berkali kali
Jimin:" cepatlah pulang dan icipi masakanku nanti ya sayang " ucapnya sambil melambaikan tangan pada Suga yang sudah melajukan mobilnya Suga pun tersenyum di balik kaca mobilnya
OK SEGITU DULU YA GYS KAPAN KAPAN LAGI PAPAY
BORAHE 💜 APOBANGPO 💜
VISUAL ANGKASA
VISUAL ARGANTARA
__ADS_1