Yoonmin

Yoonmin
ADIK?


__ADS_3

Kini mereka sedang berbincang bincang bersama dan kini malam pun sudah semakin larut mereka pun berpamitan pulang setelah mereka semua pulang Jimin dan Suga pun langsung tidur


Skip


Kini pagi pun tiba hari ini adalah hari libur sekolah Jimin


Suga:" hari ini kau libur sayang?" ucapnya sambil memeluk Jimin dari belakang yang sedang merapikan pakaiannya


Jimin:" hem aku libur hari ini kenapa Hem" ucapnya sambil mengelus surai suaminya


Suga:" tidak aku hanya tanya saja aku juga libur hari ini aku ingin bersamamu seharian" ucapnya sambil masih memeluk Jimin


Jimin:" way kenapa libur huh bukannya kau ada rapat penting sayang?" tanyanya sambil membalikan badan menghadap suaminya


Suga:" semua itu namjon dan KAI yang akan mengurus semuanya sayang kau tidak perlu khawatir hari ini adalah harimu sayang Hem" ucapnya sambil mencium kening Jimin


Jimin:" baiklah ayo turun dan sarapan bersama ayo" ucapnya lalu Suga pun mengangguk dan mereka pun langsung menuju ke bawah sambil bergandengan sambil bertukar cerita sesekali juga tersenyum karena gombalan garing suaminya itu


Lalu mereka pun makan di ruang makan dengan tenang lalu setelah makan mereka duduk di ruang keluarga dengan menyalakan tv Jimin yang berbaring di sofa dengan kepala yang ia taro di pangkuan Suga


Suga:" sayang bagaimana kalau kita ke rumah ayah Sehun Hem" ucapnya sambil mengelus surai Jimin


Jimin yang awalnya memandang televisi ia pun langsung beralih menatap suaminya


Jimin:" kenapa sayang kau merindukan ayah ya? Kalu begitu ayo kita ke sana" ucap Jimin lalu beranjak bangun


Suga:" tidak sayang hanya saja saya ingin menemui mereka sudah lama rasanya saya tidak bertemu dengan mereka" ucapnya


Jimin:" ya sudah ayo aku akan Menganti pakaianku dulu ya tunggu sebentar" ucapnya lalu beranjak dari tempatnya sambil berlari kecil dia menuju ke kamarnya Suga terlihat terkekeh di sana karena istrinya itu sangat mengemaskan


Lalu Suga pun langsung menelpon seseorang


Suga๐Ÿ“ž:" segera siapkan segalanya saya akan segera ke sana" ucapnya


?๐Ÿ“ž:"........


Suga ๐Ÿ“ž:" baiklah" ucapnya lalu mematikan telponnya secara sepihak


Lalu tak selang berapa lama Jimin pun datang


Pakaian yang di kenakan Jimin



Jimin dengan senyuman manisnya turun dari tanga


Jimin:" ayo aku sudah siap" ucapnya menghampiri suaminya


Suga:" jangan terlalu cantik seperti ini sayang saya takut ayah akan berpaling dari ibu nanti" ucapnya sambil tertawa


Jimin:" jangan menggombal terus atau ku cubit kau huh" ucapnya sambil tersenyum


Suga:" baiklah tuan putri maaf kalau begitu mari" ucapnya sambil mengulurkan tangannya bak seorang pangeran ingin mengandeng putri


Jimin terkekeh pelan lalu menerima uluran tangan Suga lalu mereka pun berjalan menuju mobil mewah milik mereka lalu mereka pun melajukan mobilnya sesekali mereka berbincang bincang tak selang berapa lama mereka pun sampai


Saat mereka sampai para maid dan para bodyguard ayah Suga berjejer menunduk hormat dan membukakan pintu mobil milik Suga dan juga Jimin


Lalu mereka pun memasuki rumah mewah itu dengan Suga melingkarkan tangannya di pinggang Jimin dengan mesra mereka langsung menuju ruang keluarga terlihat di sana ramai ada taehyung Jungkook Sehun Mina jhope eunwo dan juga Irene


Jimin:" mereka" ucapnya sambil menatap suaminya


Suga:" iya mereka sedang berkumpul di sini sayang makanya saya membawamu kemari" ucapnya sambil mengelus surai Jimin Jimin pun tersenyum ke arah suaminya


Jimin:" ibu Mina" ucapnya memeluk ibu mertuanya lalu ke ayah mertuanya Sehun langsung merangkul menantunya itu


Lalu Jimin pun langsung menuju ibunya Irene


Jimin:" ibu" ucapnya lalu memeluk ibunya


Irene:" bagaimana kabarmu sayang Hem?" tanyanya pada anak satu satunya itu


Jimin:" baik ibu" ucapnya lalu mereka semua pun duduk


Mereka berbincang bincang sesekali tertawa bersama


terlihat taehyung dan Suga melirik satu sama lain memberi kode entah apa yang di rencanakan kakak beradik itu


Jungkook:" em aku ke kamar mandi dulu ya semuanya, sayang " ucapnya berpamitan ingin ingin ke kamar mandi

__ADS_1


taehyung:" iya sayang hati hati ne apa perlu ku antar" ucapnya tapi Jungkook menolak


Mina:" biar ibu yang mengantarnya ayo sayang" ucapnya lalu mengantar Jungkook


Lalu mereka melanjutkan berbincang bincang tiba tiba telpon Jimin berdering


Suga:" siapa sayang?" tanaynya pada istrinya


Jimin,:" ibu kenapa menelpon" ucapnya lalu mengangkat telpon ibu mertuanya itu


Mina๐Ÿ“ž:" Jimin sayang bisa tidak kemari sebentar ibu perlu bantuanmu" ucapnya dalam telpon


Jimin๐Ÿ“ž:" kenapa ibu apa ada yang terluka huh?" tanyanya sedikit khawatir


Mina๐Ÿ“ž:" tidak ibu hanya ingin meminta bantuanmu mengambilkan tisu untuk Jungkook saja ibu kan sedang menunggunya tidak mungkin kan ibu meninggalkannya sendirian sayang" ucapnya


Jimin๐Ÿ“ž:" ouw baiklah ibu tunggu sebentar Jimin akan segera ke sana" ucapnya


Jimin:" sayang aku akan mengambilkan tisu dulu untuk ibu ya" ucapnya


Suga:" baiklah hati hati" ucapnya


Terlihat semua orang tersenyum. Di sana seperti merencanakan sesuatu mereka terlihat bersekongkol


Jimin yang sedang membawa tisu berjalan santai menuju kamar mandi tiba tiba ada yang mendorongnya ke ruangan dan pintunya terkunci dari luar


Jimin:" ahhhh" triaknya kaget lalu menggedor pintu itu


Jimin:" sialan siapa yang mendorongku tadi" ucapnya marah


Kalu berbalik melihat ke belakang ternyata di sana ada Jungkook yang sedang duduk di kasur memandang Jimin


Jimin:" Jungkook kau ada di sini bukanya kau ada di kamar mandi bersama ibu?" tanyanya


Jungkook:" aku tidak tau kenapa aku tiba tiba ada di sini tadi ada yang mendorongku kemari" ucapnya


Lalu Jimin pun mulai mencari hpnya tapi sialnya tidak ada dia meninggalkan hpnya di meja


Jimin:" sial hp ku ketinggalan" ucapnya geram sambil membuang tisu yang ia bawa sedari tadi


Jimin:" apa kau membawa hp mu?" tanyanya pada Jungkook


Jimin:" sialan gimana ini" ucapnya sambil duduk di sebelah Jungkook agak jauh


Mereka diam Diaman sangat lama tidak ada yang berbicara sama sekali


Jungkook:" kakak tenang saja pasti mereka sebentar lagi akan mencari kita kan" ucapnya semakin merapatkan duduknya dengan Jimin


Jimin:" hais kenapa aku terjebak di sini bersamamu" ucapnya mengusak surai nya kasar


Jungkook:" kakak kenapa kakak tiska suka padaku kakak?" tanyanya pada Jimin


Jimin:" karena ibumu adalah alasan ayah dan ibu bercerai ibumu MERENGGUT semuanya milik ibuku" ucapnya dengan nada datar nan dingin


Jungkook:" iya aku tau ibuku salah kak tapi tidak bisakah kita berbaikan seperti layaknya adik kakak yang saling menjaga kakak?" tanyanya


Jimin:" tidak" ucapnya singkat


Jungkook:" kakak meskipun kau membenciku aku tetap menyayangimu kau adalah kakak yang terbaik menurutku kau adalah kakak ku" ucapnya sambil tersenyum memandang Jimin sedangkan Jimin dia hanya menatap datar lurus ke depan


Jimin:" jangan memegang ku" ucapnya menepis tangan Jungkook


Jungkook:" apa kau ingat kakak saat aku masih kecil saat aku terjatuh kakak menggendongku dan mengobati lukaku apa kakak ingat aku sangat rindu dengan masa masa itu kakak" ucapnya sambil tersenyum sedangkan Jimin hanya diam


Jungkook:" aku tau kau pasti menyayangiku kan kakak meskipun itu sedikit pasti kau menyayangiku kan buktinya saat pernikahanku kau datang padahal kau dulu bilang kalau pernikahanku di laksanakan kau tidak akan datang" ucapnya sambil tersenyum


Jimin:" sebenarnya apa maumu huh bisa diam tidak kita ini sedang terkunci di ruangan sialan ini kenapa kau malah mengoceh kemana mana" ucapnya dingin


Jungkook :" hihihihi" tawanya


Jimin:" kau gila huh kenapa tertawa di saat begini seharusnya kau memikirkan bagaimana caranya keluar bukannya tertawa dan mengoceh trus" ucapnya


Jungkook:" aku tidak khawatir terjebak di sini sampai berhari hari karena ada kakak yang pastinya akan melindungi ku dalam keadaan apapun " ucapnya sambil tersenyum


Jimin:" terserah kau saja lah" ucapnya sedikit kesal


Jungkook beranjak dari duduknya dengan susah payah dia berjalan menuju lemari


Jimin:" kau mau kemana sialan" tanyanya

__ADS_1


Jungkook:" ouw aku ingin mencari makanan untuk di makan pasti ada di sini apa kakak tiska lapar?" tanaynya


Jimin:" kau duduk sana diam ku tiska lihat perutmu mulai besar biar aku saja" ucapnya dengan nada cuek Nan dingin Jungkook terlihat tersenyum di sana lalu ia pun duduk dan Jimin memeriksa semua lemari mencari makanan di sana dan ternyata ada ia lihat lihat makanan itu apakah sudah expired atau mebul terlihat di sana juga ada minuman botolan


Jimin:" ini makanlah" ucapnya cuek memberi makanan untuk Jungkook dan Jimin hanya meminum minuman saja


Jungkook:" kakak ini makanlah" ucapnya memberi jajanan untuk Jimin


Jimin:" tidak " singkat padat jelas


Jungkook:" ayo lah kakak ini" ucapnya berdiri menghampiri Jimin dengan susah payah


Jimin:" sudah ku bilang kan Jagan bergerak jika kau terjadi apa apa aku yang repot sedangkan kita berada di ruangan ini tidak bisa keluar kalau terjadi apa apa pada anakmu bagaimana bodoh" ucapnya marah Jungkook tidak takut malah tersenyum di sana


Jungkook:" apa kakak menghawatirkan ku Hem?" tanyanya Jimin terlihat menelan ludahnya kasar dan terdiam menelaah apa yang barusan ia katakan


Jimin:" sudahlah Jungkook diam kau membuatku pusing saja" ucapnya memalingkan wajah dari Jungkook sambil memegang dagunya menunduk ke bawah Hinga rambutnya yang tergerai itu menjulur ke bawah


Jungkook dengan tangan lentiknya mengelus surai kakaknya merapikannya Jimin terlihat menatap Jungkook kebingungan


Jungkook:" entah apa yang akan terjadi padaku kalau saja kakak tidak ada di sisi ku aku suka marah mu aku suka cuek mu kakak karena di balik sikapmu itu kau adalah sosok yang hangat dan peduli , ternyata kalau kakak di pandang secara dekat kakak semakin terlihat cantik ya aku beruntung memiliki kakak seperti mu kak" ucapnya sambil menatap Jimin lekat tatapan yang sangat teduh Jimin seketika tersentak akan ucapan Jungkook tatapan Jimin yang awalnya tajam kini berbalik menjadi tatapan hangat seorang kakak


Jimin:" kenapa kau sangat Banga memiliki kakak sepertiku padahal aku tidak pernah menganggap mu adik aku hanya kakak tiri mu aku bukan kakak kandungmu" ucapnya


Jungkook:" karena kakak berani melawan apapun yang menurut kakak benar kakak orang yang sangat bijak dan kakak adalah kakak kandungku tidak ada yang bisa mengusiknya kakak adalah kakakku hanya kakakku , terkadang aku iri dengan Tae Hyung dia mendapat kasih sayangmu tapi tidak apa apa kau tetap kakak ku kakak tercantik ku" ucapnya sambil tersenyum manis ke arah Jimin sambil menitihkan air matanya Jimin hanya memandang Jungkook dengan perasaan campur aduk


Jungkook:" maaf kalau aku pernah menyakiti hatimu kakak maaf kalau aku merenggut kasih sayang ayah darimu aku tidak bermaksud begitu aku juga ingin kakak di sayang banyak orang kakak maaf ya kalau ibuku yang membuat kakak begini maaf" ucapnya menunduk meminta maaf sambil berjongkok menaruh kepalanya di paha Jimin


Jimin:" angkat kepalamu " ucapnya lalu Jungkook pun mengangkat kepalanya


Jimin:" berdirilah duduk jangan begitu kau sedang mengandung apa kau tidak kasihan dengan anakmu huh" ucapnya sambil mendudukkan Jungkook secara perlahan


Jimin:" aku sejak dulu memang sudah menjadi kakak mu maaf kalau aku terlalu kasar padamu aku sudah memaafkanmu jadi jangan menangis" ucapnya sambil tersenyum tipis


Jungkook:" apakah kakak sudah menerimaku sebagai adikmu kakak" ucapnya berbinar


Jimin:" mungkin begitu" ucapnya sambil tersenyum tipis Jungkook pun langsung memeluk kakaknya dengan erat


Jungkook:" aku menyayangimu kakak aku sangat sangat ingin pelukan darimu ini kakak trimakasi sudah menerimaku sebagai adikmu kakak makasi" ucapnya bahagia tangan Jimin pun terulur untuk memeluk Jungkook


Namun tiba tiba Jungkook merasakan nyeri di perutnya


Jungkook:" sssss aduh perutku" ucapnya sambil memegangi perutnya


Jimin:" way way kenapa ada apa dengan perutmu?" tanyanya khawatir


Jungkook:" tidak tau perutku sakit sekali akkkkk huuuuhh sakit sekali " ucapnya ingin tumbang tapi dengan sigap Jimin langsung menangkap Jungkook


Jungkook:" sakit kakak"


Jimin :" Jungkook jangan begini astaga bagaimana ini Jungkook tenang dulu ku di sini aku akan mencoba mendobrak pintunya" ucapnya membaringkan Jungkook lalu berusaha mendobrak pintunya tapi kekuatannya sangat kecil dia tidka bisa mendobraknya


Jimin:" kau harus bertahan Jungkook" ucapnya sambil menangis memeluk Jungkook


Jungkook:" kakakk a a ambil hp milikku h hp ku masih bisa di gunakan" ucapnya dalam pelukan Jimin dengan cepat Jimin langsung meraih hp milik Jungkook menelpon nomer taehyung


Jimin:" h h h hallo taehyung hik cepat kemari bantu aku hiks Jungkook kesakitan cepat" ucapnya lalu dengan cepat terdengar taehyung berlari menuju mereka


Jimin:" tenanglah Jungkook mereka akan segara kemari jangan khawatir aku ada di sini kau boleh gigit tangan ku jika kau tidak tahan rasa sakitnya " ucapnya sambil mengusap air matanya


Jungkook:" kakak. J jngn menangis akkk" ucapnya


Jimin:" perhatikan dirimu jangan mengurusi ku bodoh" ucapnya sambil mengisi lalu tiba tiba pintu terbuka terlihat semua orang masuk ke ruangan itu lalu taehyung pun langsung mengendong Jungkook dan langsung berlari membawa Jungkook menuju rumah sakit


Sedangkan Jimin Suga langsung mengandeng Jimin yang terlihat menangis Suga dan Jimin langsung menyusul mereka


Suga lihat istrinya trus menangis lalu ia hentikan mobilnya terlebih dahulu


Jimin:"kenapa berhenti ayo cepat Jungkook pasti kesakitan" ucapnya sambil menangis tanpa mengatakan apapun Suga langsung memeluk istrinya dengan hangat


Suga:" tenangkan dirimu dulu sayang Jungkook pasti tidak apa apa Hem", ucapnya sambil mengelus punggung Jimin dengan halus lalu saat Jimin mulai tenang dia Suga langsung melepas pelukannya


Suga:" sudah tenang sayang kalau sudah kita lanjutkan perjalanannya Hem" ucapnya


Jimin:" udah kok ayo cepetan" ucapnya lalu Suga pun mengelus surai Jimin dan langsung menancapkan gas menuju rumah sakit


OK SEGITU DULU YA GYS KAPAN KAPAN LAGI PAPAY


BORAHE ๐Ÿ’œ APOBANGPO ๐Ÿ’œ

__ADS_1


__ADS_2