
"Akhirnya kita bebas juga dari kejaran mereka."ucap Alex.
"Tolong beritahu saya,siapa yang menyuruh kamu?"tanya Gery kepad Alex dengan serpihan kaca yang diarahkan keleher Alex.
"Sabar dulu dong bro,elo udah gue bantu malah mau melukai gue Lo."ucap Alex.
"Cepat katakan siapa yang menyuruh Lo bebasin gue?"tanya Gery tanpa menghiraukan perkataan Alex.
"Untuk sekarang gue belum bisa kasitau Lo sebelum waktunya,tapi Lo tenang saja yang membantu Lo orang yang Lo kenal kok."ucap Alex,membuat Alex berpikir dan melepaskan Alex.
"Uhhhh...hampir aja nyawa gue."ucap lirih Alex.
"Sekarang Lo ikut dulu keapertemen gue!"ucap alex yang tidak dapat respon dari Gery.
Di pagi hari seperti biasanya Clara pergi kekantor diantar sopir pribadinya,agler yang masih mencurigai Clara terus memperhatikan gerak gerik Clara.
__ADS_1
Seperti yang diperintahkan sita Clara selalu melakukan apa yang sita mau,seperti saat ini Clara diam-diam memasuki ruangan Akmal untuk mencari berkas yang sita inginkan.
Agler,yang tanpa sengaja melihat Clara diruangannya hanya memperhatikan Clara dari balik pintu ruangannya.
"Dasar wanita tak tau diri dia kira dia siapa,bisa-bisanya dia memperintah gue lihat aja setelah semuanya kebongkar gue jamin hidup Lo bakalan menderita."umpat Clara kesal.
Agler yang mendengar samar-samar Clara berbicara membuatnya bingung.
"Ketemu juga ni berkas."ucap Clara masih didengar Agler.
"Ini...berkasnya palsu."guman Clara.
Agler yang masih ditempat persembunyiannya merasa bingung dengan ucapan Clara,Agler tidak pernah berpikir bahwa Clara berbicara seperti yang dia dengar.
Clara yang menemui sita ditempat yang mereka janjikan yaitu digudang.
__ADS_1
"Ini buk,saya sudah mengambil berkas yang seperti ibuk bilang."ucap Clara.
"Kerja bagus,kamu memang bisa diandalkan dan ambil ini,kamu harus pergi meninggalkan kota ini kalau perlu keluar negri."ucap sita sambil memberikan sebuah amplop coklat yang tebal.
"I..ni,buk."ucap Clara.
"Saya bilang kamu harus pergi,atau kamu mau saya berbuat nekad?"ancam sita.
"Baiklah saya akan pergi sejauh mungkin seperti yang ibuk pinta."ucap Clara.
"Kamu bisa pergi sekarang!"ucap sita hanya diangguin Clara.
Seperti yang dipinta sita kelara langsung keluar dari kantornya dan pulang menuju rumahnya,dia tidak merasa khawatir lagi kerna bukti untuk membersihkan nama baik mereka sudah didapatkan hanya meninggal waktu dan kedatangan Alex dan Gery.
Ya sebelumnya Clara sudah menelpon Alex untuk segera keindonesia bersama Gery kerna dalam 2 hari lagi mereka akan membuat permainan yang seru.
__ADS_1
***HALO ALL....
TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR KENOVEL AKU DAN TERIMAKASIH LIKENYA DAN JANGAN LUPA VOTENYA YA***....