
Setelah satu jam terkena macet akhirnya mereka sampai di bandara dan terlihat Clara dan Agler berjalan sambil bergandengan tangan membuat semua orang memandang kearah mereka berdua bukan kerna mereka saling bergandengan tangan namun kerna ketampanan Agler juga kecantikan Clara membuat mereka iri.
"Uhhhh...emang ya kalau orang cantik dan tampan berjalan bersama pasti jadi perhatian."ucap Clara membuat Agler tersenyum mendengar ucapannya.
"Puas-puasin deh mesra-mesraannya!setelah ini kan kalian tidak bisa bermesraan lagi."ucap wira meledek anak menantunya.
"Papi sengaja ya?"tanya Agler kesal.
"Bagaimana mungkin,lagian kamu tau sendiri dan kamu juga bilang kalau itu perusahaan kamu."ucap wira sambil menaikan bahunya.
"Iya,tapi kan bisa Clara pergi bersama Agler."ucap Agler.
"Emang kamu mau menanggung resikonya?"tanya wira.
"Resiko apa pi?"tanya Runa.
__ADS_1
Namun disaat Wira mau menjawab terdengan pemberitahuan dari salah satu pramugari bahwa pesawat yang akan Agler tumpangi akan berangkat 15 menit lagi.
"Nak kamu hati-hati ya disana!"ucap Ranti kepada menantunya.
"Iya ma."ucap Agler.
"Ingat jangan bertingkah disana ya!"ucap Wira.
"Siap papi."ucap Agler.
"Sayang jaga diri baik-baik,ingat jangan terlalu capek oke!"ucap Agler sambil mengecup kening Clara.
"Iya sayang kamu juga jangan lupa jaga kesehatan disana yang lebih penting jangan sok kecakepan disana okey!"ucap clara membuat Agler tersenyum dan mengacak rambutnya.
"Yaudah gue permisi dulu,ayo Zidan!"ucap Agler pamit.
__ADS_1
"Tuan besar,nyonya besar dan nyonya ranti saya permisi dan nona Clara."ucap Zidan.
"Iya hati-hati ya kalian disana kalau ada apa-apa telpon kesini!"ucap wira.
"Siap tuan."ucap Zidan dan pergi menyusul Agler yang sudah deluan.
Setalah Agler dan Zidan memasuki pesawat Clara tidak mengubah pandangan matanya,Clara terus menatap kearah pesawat yang perlahan berjalan dimana Agler tumpangin sampai pesawat itu terbang keangkasa Clara masih menatapnya.
"SETELAH SEKIAN TAHUN AKU MENUNGGUMU DAN AKHIRNYA AKU MENDAPATKAN MU NAMUN PERPISAHAN INI TERULANG KEMBALI,TAPI SETIDAKNYA KALI INI AKU TAU BAHWA KAMU SANGAT MENCINTAIKU AGLER ANDRIAN."guman Clara sambil tersenyum.
Ranti merangkul anak semata wayangnya memberikan semangat kepada Clara dan juga diikuti Runa dan Wira Clara merasa bahagia setidaknya masih ada orang yang selalu melindungi dan memberikan kehangatan untuknya.
Clara tersenyum kepada ketiga orang tua itu dan Clara memeluk pingga Ranti dan Runa berjalan meninggalkan bandara dan diikuti Wira dari belakang.
***SETIDAKNYA GUE BAHAGIA KERNA DI SISI GUE MASIH ADA ORANG YANG MENYAYANGIKU DENGAN TULUS.
__ADS_1
END***.......