
"Oh iya,jangan terlalu menangis ntar wajah kamu kayak badut."ucap zidan sambil menahan tawanya.
"Ah.."falensia hanya melotot mendengar ucapan zidan.
Agler dan Clara sampai dikediaman agler membuat clara kebingungan sebulumnya Clara belum pernah berkunjuk kerumah agler.
"I..ni dimana?"ucap clara.
"Ini dirumah mami papi,ayo turun!"ucap agler.
Clara pun turun dari mobil dan takjub dengan rumah mami papi agler yang mewah bukan hanya mewah saja tapi desain nya yang elegan dan taman yang terjaga menambahkan keindahan,sudah banyak Clara melihat bangunan mewah dan juga rumahnya juga cukup mewah tapi rumah mami dan papi nya andrean membuat di kagum,Andrean menyadari bahwa clara mengagumi rumah papi dan maminya menyimpulkan seyum.
"Ada apa,apa kamu menyukainya?"bisik agler keteliga clara membuat clara merinding kerna deru nafasnya.
"G..ue."ucap clara gugup.
"Sudahlah ayok masuk,mami dan papi juga tante ranti sudah menunggu didalam!"ucap agler.
"Ha,mama gue juga disini?"tanya clara yang diangguki agler.
Merekapun masuk dan clara tak henti-henti kagum melihat didalam ruangan yang dia masuki,runa wira dan ranti melihat kedatangan mereka dengan bergandengan tangan tersenyum bahagia.
__ADS_1
Iya agler menggandeng tangan clara dari memasuki rumah maminya dan clara tidak menolaknya sama sekali.
"Ehkm.."dehem wira.
"Papi mami tante."sapa agler.
"Aduh calon menantu mami sudah datang sini nak!"ajak runa duduk disampingnya clara memandang agler,agler hanya tersenyum.
"Ah..iya mami."ucap clara dan duduk diantara runa dan ranti.
"Mami,papi,tante runa,Agler mau menikahi clara secepatnya."ucap agler membuat semuanya terkejut begitu juga dengan clara.
"Agler akan menikahi Clara lusa."ucap agler membuat clara semangkit terkejut begitu juga dan lainnya.
"Iya mi."ucap agler.
"Hahahhaa,bagus biar mami cepat punya cucu,iya gak ran?."ucap runa bahagia.
"Iya benar kita akan bermain sama si kecil."ucap ranti bahagia.
"Tidak bisa seperti itu dong,itu terlalu mendadak sekali."ucap clara tidak terima.
__ADS_1
"Sayang apa kamu mau nanti kalau calon suami tampanmu ini diambil cewek lain."goda agler.
"Dasar narsis,emang cewek mana yang mau sama cowok kayak lo?"ucap clara sambil memiringkan bibirnya.
"Tapi ada syaratnya kalau mau menikah lusa."ucap wira.
"Pi kenapa ada syarat sih bukannya papi juga yang setuju dengan perjodohan ini."ucap agler.
"Iya papi setuju,tapi tidak secepat itu kerna ada hal yang harus kamu selidiki."ucap wira membuat agler mengerutkan dahinya.
"Oke,agler janji kalau agler nikah lusa sama clara agler terima syarat dari papi."ucap agler setuju.
"Baiklah pertama kalian menikah secara sederhana saja untuk sementara,kedua setelah selesai acara menikah besoknya kamu harus pergi keamerika untuk menyelidiki penyebab barang produk yang hilang di perusahaan ying Grup dan ketiga Clara tetap disini."ucap wira.
"Gak bisa gitu dong papi masa iya clara ditinggal setelah nikah kan gak adil."ucap clara tidak terima.
"Itu syaratnya jika tidak mau ya gak apa,kalian menikah setelah kasus itu selesai."ucap wira sambil mengangkat bahunya.
"Berapa lama pi?"tanya agler.
"Kita lihat kemampuan kamu,jika dalam satu bulan semuanya terbongkar kamu bisa kembali menemui istrimu."ucap wira.
__ADS_1
"Baik agler terima."ucap agler Clara hanya melihat agler dengan rasa kesal.
"Deal."ucap wira sambil berjabatan tangan dengan agler.