"30"HARI MENJADI KARYAWAN

"30"HARI MENJADI KARYAWAN
senjata makan tuan...


__ADS_3

Clara yang baru keluar dari toilet menghampiri agler clara dapat melihat wajah marah agler membuat dia sedikit ketakutan.


"Hey ada apa?kenapa masih berdiri disana apa kamu tidak mau tidur?"ucap agler yang melihat clara yang masih berdiri tanpa suara.


"I...ya."ucap Clara menahan ketakutannya.


Iya meskipun agler teman masa kecilnya dan Clara cukup berani berdebat dengannya tapi sisi yang ditakuti Clara yaitu saat agler marah seperti saat ini.


Agler yang dapat melihat bahwa Clara ketakutan dengan wajah marahnya menarik nafas lalu membuangnya dan tersenyum sambil mendekati Clara.


"Sayang maaf,sudah membuat kamu takut."ucap agler dan mencium pucuk kepala clara dan membawa clara kedalam pelukannya.


"Ka..mu marah,a..pa kerna tidak..bisa malam pertama kita."ucap clara gugup.


Agler tersenyum mendengar penuturan clara


"Bukan kerna itu,ayo duduk dulu biar suami kamu ini jelaskan."ucap agler sambil mengangkat wajah clara dan menggodanya.


"Apaan sih."ucap clara jutek padahal dalam hatinya berbunga-bunga.

__ADS_1


Kini clara dan agler sudah berada diatas kasur,agler mulai menceritakan semua kepada clara sebab marahnya agler,clara yang paham dengan ucapan suaminya hanya mengangguk-anggukan kepalanya dan mencoba untuk menahan kantuknya kerna clara memang sudah mengantuk.


Agler yang melihat clara menahan kantuknya meraih tubuh clara dibawanya kedekapannya dan juga mencium ubun-ubun kepala clara.


"Tidurlah!"ucap agler hanya dianggukin clara tak berapa lama clarapun tertidur pulas didalam dekapan agler.


"Terimakasih sudah menemani gue dan setia mendengar cerita gue."guman agler dan mencium kepala clara berkali-kali.


Tidak menunggu waktu lama aglerpun menyusul alam mimpi.


Dipagi hari clara dan agler yang masih tidur dengan saling berpelukan terusik dengan suara pintu yang dari tadi diketok-ketok.


Agler yang merasa terusik segera membuka matanya dan melepaskan pelukannya dari tubuh clara dengan hati-hati agar clara tidak terusik dengan tidurnya,dengan malas agler berjalan kearah pintu dan membukakan pintu kamar mereka terlihat lah seorang pria gagah yang sudah berumur yang tak lain papinya.


"Papi agler ingat kok,agler juga pasti akan kesana lagian itu juga perusahaan agler."ucap agler didepan pintu dengan suara khas bangun tidur,wira yang mendengar ucapan agler cukup kaget.


"Perusahaan kamu maksudnya?"tanya wira.


"Nanti aja dibawah agler cerita,agler mau bersih-bersih dulu!"ucap agler yang dianggukin wira dan berlalu pergi.

__ADS_1


"Siapa sayang?"tanya clara dengan khas bangun tidur yang terusik tidurnya.


"kamu sudah bangun,papi tadi."ucap agler.


"Astaga,kamukan hari ini berangkat keamerika jam 10,what ini udah jam 9."ucap clara panik saat tau jarum jam menunjukkan angka 9.


"Udah gak usah panik,tiketnya udah dinganti penerbangan jam 13:00."ucap agler dan terlihat clara bernafas lega.


"Yaudah mandi gih sana!"ucap agler.


"Kamu ajadeh duluan yang mandi."ucap clara sambil merebahkan tubuhnya kembali.


Agler geleng-geleng kepala melihat istrinya itu kembali tidur lagi,aglerpun beranjak dari duduknya dan pergi untuk mandi,tidak memakan banyak waktu agler selesai mendi agler keluar dengan handuk meliliti pinggangnya dan rambut yang basah.


Agler berjalan menuju kopernya namun matanya tertuju kearah clara yang masih terlelap muncul pikiran jahilnya untuk istrinya itu.


Agler berjalan menghampiri clara dan duduk disebelah clara dan mulai dia melakukan aksinya,agler memulai mencium dari kening clara pipi kiri kanan dan turun kebibir clara namun clara sama sekali tidak terusik dengan kelakuan agler.


Agler pun kembali mencium bibir clara tapi kali ini agler memperdalam ciumannya sampai lidah mereka saling beradu,clara yang dapat serangan dari agler langsung membuka matanya dan ingin mengakhiri ciuman agler namun agler sudah menahan tangan clara dan semangkin memperdalam ciumannya kini turun ke leher jenjang clara agler meninggalkan bekas merah dileher clara cukup banyak.

__ADS_1


Agler merasakan ada yang bangkit dari dalam handuknya segera mengakhiri kegiatannya kerna mengingat clara masih dalam bulanannya.


"Sial,malah gue yang kenak."umpat agler frustasi.


__ADS_2