"30"HARI MENJADI KARYAWAN

"30"HARI MENJADI KARYAWAN
pengakuan....


__ADS_3

"B..ukanya kamu menyukai alex?"tanya sania ragu-ragu.


"What siapa bilang aku menyukai alex?"tanya Clara yang kaget dengan ucapan sania.


"Ja...di,kamu tidak menyukai alex?"tanya sania.


"Iya gak lah."ucap clara.


"Lalu...ka..lia?"ucap sania.


"Alex itu sahabat aku diamerika,meskipun kita selalu bersama tapi kita tidak pernah memiliki perasaan apa-apa."ucap clara.


"Benar lagian bagaimana mungkin gue suka sama cewek bodoh kayak dia."timpal Alex sambil menunjuk kearah Clara.


"Siapa yang lo bilang bodoh?"ucap clara sambil mengangkat tangannya hendak memukul alex.


"Agler yang bilang lo bodoh."ucap alex.


"Dasar sipria busuk itu,tidak pernah berhenti menghina gue."umpat Clara mereka semua hanya tersenyum melihat tingkah clara.

__ADS_1


"Apa lo menyukai orang itu Clar?"tanya sania membuat clara gugup.


"Ehm...."ucap clara ragu dan menunduk.


Agler yang juga ingin serapan dikantin tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka dari tadi,Clara pun tidak menyadari bahwa agler dibelakangnya.


Alex yang melihat agler dibelakang Clara tersenyum jahil.


"Ehm...bagaimana mungkin clara menyukai Agler yang memiliki sifat dingin kayak es."ucap alex,agler yang mendengar ucapan alex mengepal tangannya.


"Benar apa yang dibilang tuan alex clar,tuan muda agler dingin bagaimana jadinya nanti kalau lo bersamanya."timpal prilly.


"Sipria busuk itu memang suka menghina gue bilang gue bodoh,padahal dia sendiri yang selalu tidak terima dengan keahlian dan kepintaran gue dia itu nyebelin dan gilak."ucap clara dengan bersemangat,agler yang mendengar ucapan clara segera menghampiri clara tapi langkahnya terhenti saat mendengar pengakuan clara.


"Katakan sekali lagi kalau kamu menyukai gue!"pinta agler sambil membalikkan tubuh clara untuk berhadapan dengannya.


Mereka semua yang melihat aksi agler kaget tidak dengan alex.


"Ka...takan apa?"ucap clara gugup.

__ADS_1


"Feristika,gue dengar apa yang kamu bilang tadi gue mau kamu mengulanginya lagi dihadapan gue."ucap agler.


"Ih,kamu ini selalu saja tidak benar menyebut nama belakang gue."ucap clara kesal dan melepaskan ngenggaman tangan agler.


"Maaf,mungkin nanti elo harus mengajari gue untuk menyebut nama belakang lo dengan benar."ucap agler sambil tersenyum.


"Lo ngapain kesini?"tanya clara jutek.


"Kenapa,kalau gue tidak kesini gue tidak akan tau perasaan lo ke gue dasar bodoh."ucap agler sambil tersenyum.


"Gue tidak bodohhhhh,gue hanya bodoh menyukai orang seperti lo."ucap clara kesal.


"Gadis pintar kata itu yang gue inginkan selama ini."ucap agler sambil membelai lembut kepala Clara.


Clara yang mendengar ucapan Agler tidak mengerti maksud dari ucapan agler begitu juga yang lainnya tidak dengan alex yang sudah tau maksud dari ucapan agler.


"Apa maksudnya?"tanya clara.


"Pantas saja Agler selalu memanggil lo bodoh clar ternyata kamu tidak cukup peka dengan ucapannya dan perlakuannya kepada lo."ucap alex sambil berpura-pura melihat ke sekeliling.

__ADS_1


"Apa maksudnya selama ini agler hanya mengiginkan gue yang selalu peka dengan perasaannya."guman Clara.


"Ja...di lo selama ini menyebut gue bodoh kerna gue tidak mengerti lo?"tanya clara ragu.


__ADS_2