
Dalam bab ini, Jason dan Maya terus menjelajahi Negeri Antah Berantah, menemukan keajaiban dalam terang dan kegelapan, serta mengembangkan kebijaksanaan mereka sebagai pemegang Batu Cahaya. Namun, di tengah perjalanan mereka, mereka mendapatkan berita yang mengkhawatirkan.
Penduduk asli Negeri Antah Berantah memberi tahu mereka bahwa kekuatan gelap kembali bangkit dan mulai menyebar di seluruh negeri. Kekelaman itu menjadi lebih kuat dan meresahkan, mengancam kedamaian yang baru saja mereka pulihkan.
"Mungkinkah Raja Bayang telah kembali?" tanya Jason dengan hati-hati.
"Tidak, Raja Bayang telah berubah dan kini berdamai dengan negeri ini. Tapi ada kekuatan lain yang mencoba untuk menguasai Negeri Antah Berantah," jawab seorang penduduk.
Jason dan Maya merasa bertanggung jawab untuk melindungi negeri ini dan memastikan bahwa kekuatan gelap tersebut tidak menguasai Batu Cahaya atau mengancam kedamaian yang mereka upayakan. Mereka memutuskan untuk mencari tahu lebih lanjut tentang kekuatan gelap itu dan menghadapinya dengan keberanian.
Dalam perjalanan mereka, mereka bertemu dengan makhluk ajaib yang mengatakan bahwa kekuatan gelap itu berasal dari "Sang Penguasa Gelap." Sang Penguasa Gelap adalah makhluk jahat yang dulu pernah mencoba menguasai Negeri Antah Berantah dan menggunakan kekuatannya untuk tujuan jahat.
"Sang Penguasa Gelap telah kembali dengan niat yang sama - ingin menguasai Batu Cahaya dan menggunakan kekuatannya untuk tujuan jahatnya," kata makhluk ajaib tersebut.
Jason dan Maya merasa semakin bertekad untuk menghadapi Sang Penguasa Gelap dan menghentikan ambisinya yang jahat. Mereka menyusun rencana untuk mendekati istana kegelapan tempat Sang Penguasa Gelap berdiam.
__ADS_1
Perjalanan menuju istana kegelapan itu tidak mudah. Mereka harus melewati wilayah-wilayah yang dipenuhi dengan kegelapan dan perangkap yang mematikan. Tetapi dengan bantuan Batu Cahaya dan kemampuan serta keberanian mereka, mereka berhasil mengatasi setiap rintangan.
Setelah melewati serangkaian cobaan yang menegangkan, akhirnya mereka tiba di depan pintu besar istana kegelapan. Pintu itu terbuat dari batu hitam pekat, dengan simbol-simbol aneh yang melingkar di sekelilingnya.
"Mari kita masuk," kata Jason dengan tekad.
Mereka memasuki istana dengan hati-hati, dan di dalamnya, mereka bertemu dengan Sang Penguasa Gelap. Makhluk itu tinggi dan menakutkan, dengan mata merah menyala yang memancarkan kegelapan.
"Kalian berdua adalah pemegang Batu Cahaya, bukan?" tanya Sang Penguasa Gelap dengan suara mengancam.
Jason dan Maya mengangguk, "Kami adalah pemegang Batu Cahaya, dan kami datang untuk menghentikan ambisimu yang jahat."
Mereka mengeluarkan Batu Cahaya dan membiarkan cahaya keemasannya bersinar terang. Namun, Sang Penguasa Gelap merintih kesakitan dan melepaskan serangan gelapnya.
Pertarungan pun dimulai. Jason dan Maya harus menggunakan keberanian dan kebijaksanaan mereka untuk menghadapi serangan-serangan kegelapan yang mematikan. Mereka saling melindungi satu sama lain dan mencoba mencari celah untuk menyerang Sang Penguasa Gelap.
__ADS_1
Setelah pertarungan yang sengit, akhirnya mereka berhasil mengeluarkan serangan yang kuat dengan bantuan Batu Cahaya. Cahaya keemasan itu menembus kegelapan di dalam diri Sang Penguasa Gelap, mengungkapkan kebingungan dan kesedihannya.
"Tolong... bebaskan aku dari kegelapan ini," pinta Sang Penguasa Gelap dengan lemah.
Jason dan Maya merasa belas kasihan pada makhluk itu. Mereka menyadari bahwa kegelapan dalam diri Sang Penguasa Gelap muncul karena rasa cemas dan ketakutan yang dalam.
Mereka memutuskan untuk memberikan pertolongan pada Sang Penguasa Gelap. Dengan bantuan Batu Cahaya, mereka mengisi hatinya dengan cahaya kebijaksanaan dan cinta. Kekuatan gelap itu perlahan menghilang, dan Sang Penguasa Gelap berubah menjadi makhluk yang berbeda.
"Sekarang, kau telah dibebaskan dari kegelapan," kata Jason dengan lembut.
Sang Penguasa Gelap merasa terharu, "Terima kasih, kalian telah membantu aku menemukan terang dalam diriku yang gelap."
Makhluk itu berterima kasih kepada Jason dan Maya dan meninggalkan istana kegelapan. Negeri Antah Berantah kembali ke dalam kedamaian, dan kekuatan gelap itu hilang.
Jason dan Maya merasa lega dan bahagia bahwa mereka telah berhasil menghentikan ambisi jahat Sang Penguasa Gelap dan mengubah kegelapan menjadi cah
__ADS_1
aya. Mereka menyadari bahwa kebaikan dan kebijaksanaan ada di dalam setiap makhluk, termasuk Sang Penguasa Gelap.
Di bab ini, mereka belajar bahwa keberanian dan kebijaksanaan mereka bisa mengubah nasib dan membawa kedamaian bagi Negeri Antah Berantah. Perjalanan mereka sebagai pemegang Batu Cahaya terus berlanjut, dan mereka siap menghadapi setiap petualangan yang menantang di depan.