
Setelah mendapatkan kebijaksanaan dari Buku Kebijaksanaan dan Maha Siluman, Jason dan Maya merasa lebih siap untuk menghadapi pertempuran melawan makhluk jahat yang bernama Maha Siluman. Mereka yakin bahwa dengan kekuatan cahaya dan kebijaksanaan yang mereka miliki, mereka bisa menghadapi tantangan ini dengan percaya diri.
Dalam perjalanan menuju pertempuran, mereka bertemu dengan sekutu baru, sekelompok prajurit yang telah lama berusaha melawan Maha Siluman. Prajurit-prajurit ini telah menyaksikan bagaimana kekuatan gelap Maha Siluman telah menyakiti orang-orang yang mereka cintai, dan mereka bersedia bergabung dengan Jason dan Maya untuk mengalahkan makhluk jahat tersebut.
Dengan kekuatan gabungan, mereka tiba di tempat di mana Maha Siluman bermarkas. Mereka melihat kegelapan menyelimuti wilayah itu dan merasakan betapa kuatnya kekuatan gelap Maha Siluman.
"Tugas kita adalah untuk menghadapi Maha Siluman dengan cahaya kebaikan dari Batu Cahaya. Kita harus menyatukan kekuatan kita dan menghadapinya dengan keberanian dan keteguhan hati," kata Jason kepada para prajurit dan Maya.
Mereka pun bersiap untuk pertempuran. Cahaya keemasan dari Batu Cahaya bersinar terang, menyinari kegelapan di sekitarnya. Maha Siluman muncul di hadapan mereka, bersiap untuk menghadang mereka.
Pertempuran itu berlangsung sengit dan menegangkan. Maha Siluman menggunakan segala kekuatannya untuk mencoba mengalahkan mereka, tetapi mereka bertahan dengan kekuatan cahaya dan kebijaksanaan yang mereka miliki.
Selama pertempuran, Jason dan Maya merasa bahwa kekuatan cahaya dari Batu Cahaya semakin kuat dengan keberanian dan cinta yang mereka tunjukkan. Cahaya keemasan itu menunjukkan kekuatan dari ketulusan hati dan kebijaksanaan yang mereka bawa.
Tak lama kemudian, prajurit-prajurit yang bergabung dengan mereka juga menunjukkan keberanian dan kekuatan mereka. Mereka menyatukan cahaya kebaikan dari hati mereka dengan Batu Cahaya, membantu memperkuat kekuatan melawan Maha Siluman.
Akhirnya, dengan kebijaksanaan dan cinta yang tulus, Jason dan Maya berhasil mengalahkan Maha Siluman. Cahaya kebaikan menyelimuti tubuh Maha Siluman, dan makhluk jahat itu merasakan kekuatan cinta dan pengampunan.
"Saya telah kehilangan diri saya dalam kegelapan, tetapi kalian telah membawa cahaya kembali ke dalam hati saya. Terima kasih," ucap Maha Siluman dengan suara lembut.
Maha Siluman menyesali perbuatannya dan berjanji untuk hidup dalam kebaikan dan membantu melindungi Negeri Antah Berantah. Dengan kekuatan cahaya dan kebijaksanaan yang baru ditemukan, mereka menyatukan kekuatan mereka untuk membawa kedamaian dan kebahagiaan kembali ke negeri ini.
__ADS_1
Prajurit-prajurit yang bergabung dengan mereka juga merasa terharu dan berterima kasih kepada Jason dan Maya. Mereka menyadari bahwa keberanian dan kekuatan cahaya adalah kunci untuk mengatasi kegelapan.
Setelah pertempuran berakhir, Negeri Antah Berantah kembali diselimuti cahaya kebaikan. Orang-orang yang telah lama hidup dalam kegelapan merasa bahagia dan bersyukur atas kedatangan pemegang Batu Cahaya yang membawa cahaya dan kebijaksanaan ke dalam kehidupan mereka.
.............................................
Setelah mengalahkan Maha Siluman dan membawa kembali cahaya kebaikan ke Negeri Antah Berantah, Jason dan Maya merasa senang karena berhasil melindungi negeri ini dari ancaman kegelapan. Namun, mereka tahu bahwa misi mereka sebagai pemegang Batu Cahaya belum berakhir.
Dalam tidur mereka malam itu, Jason mendapatkan sebuah mimpi aneh. Dia melihat seorang wanita yang cantik dan anggun terperangkap dalam jurang gelap. Wanita itu tampak lemah dan membutuhkan pertolongan.
Keesokan harinya, Jason menceritakan mimpinya kepada Maya. "Maya, aku melihat seorang wanita cantik terperangkap dalam jurang gelap dalam mimpiku. Aku merasa bahwa dia adalah seseorang yang penting, mungkin seorang pemimpin di negeri ini," ucap Jason khawatir.
Mereka berdua bergegas untuk bertemu dengan Nenek Pemimpin Suku, yang mereka tahu memiliki pengetahuan tentang sejarah dan peristiwa di negeri ini.
"Nenek, kami perlu bantuanmu. Jason melihat seorang wanita cantik terperangkap dalam jurang gelap dalam mimpinya. Kami khawatir itu adalah Ratu Negeri Antah Berantah," kata Maya khawatir.
Nenek Pemimpin Suku mendengarkan cerita mereka dengan serius dan berkata, "Wanita itu adalah Ratu Negeri Antah Berantah. Maha Siluman mungkin telah mencoba menyakiti atau menculiknya selama kami sibuk menghadapi kegelapan. Kalian harus menyelamatkannya sebelum terlambat."
Jason dan Maya merasa semakin bertekad untuk menyelamatkan Ratu. Mereka mengetahui bahwa Maha Siluman mungkin masih memiliki pengikut yang loyal dan berbahaya.
Dengan petunjuk dari Nenek Pemimpin Suku, mereka mengikuti jejak-jejak yang ditinggalkan Maha Siluman dan pengikutnya. Mereka berdua masuk ke wilayah terlarang yang dikelilingi oleh hutan lebat dan jurang gelap.
__ADS_1
Perjalanan mereka menuju ke pusat wilayah itu berlangsung menegangkan. Mereka harus menghadapi berbagai macam rintangan, mulai dari jebakan yang mematikan hingga pengikut Maha Siluman yang menyerang mereka dengan kekuatan gelap.
Namun, mereka tidak gentar. Dengan kebijaksanaan dan kekuatan cahaya dari Batu Cahaya, mereka berhasil mengatasi setiap rintangan dengan sukses.
Akhirnya, mereka tiba di tempat yang dalam mimpi Jason. Di tengah jurang gelap itu, mereka menemukan Ratu Negeri Antah Berantah yang terperangkap.
Ratu itu tampak lemah dan penuh ketakutan. Dia merasa senang ketika melihat Jason dan Maya datang menyelamatkannya.
"Terima kasih, kalian datang menyelamatkan saya. Maha Siluman menculik saya dan ingin menggunakan kekuatanku untuk tujuan jahat," ucap Ratu dengan suara lemah.
Jason dan Maya segera bertindak untuk melepaskan Ratu dari ikatan gelap itu. Dengan kekuatan cahaya dan kebijaksanaan, mereka berhasil membawa Ratu keluar dari jurang gelap dan membawanya ke tempat yang aman.
Ratu sangat berterima kasih atas penyelamatan mereka. Dia merasa bersyukur karena memiliki pahlawan seperti Jason dan Maya yang bersedia membantunya.
Setelah menyelamatkan Ratu, Jason dan Maya kembali ke Nenek Pemimpin Suku untuk memberitahukan keberhasilan mereka.
"Terima kasih kalian telah menyelamatkan Ratu Negeri Antah Berantah. Kalian telah menunjukkan keberanian dan kebijaksanaan yang luar biasa," kata Nenek Pemimpin Suku dengan bangga.
Jason dan Maya merasa bahagia karena misi mereka berhasil. Mereka tahu bahwa tugas mereka sebagai pemegang Batu Cahaya adalah untuk melindungi dan membawa kedamaian bagi Negeri Antah Berantah.
Di bab ini, Jason dan Maya menyadari tentang ancaman terhadap Ratu Negeri Antah Berantah dan menyelamatkannya dari jurang gelap. Dengan kebijaksanaan dan keberanian mereka, mereka berhasil membawa kedamaian kembali ke negeri ini dan merasa semakin siap untuk menghadapi misi-misi mendatang.
__ADS_1