
Waktu berlalu dengan damai di Negeri Antah Berantah, tetapi suatu hari, sebuah insiden tak terduga mengguncang kedamaian yang telah dijalani oleh Jason dan Maya selama bertahun-tahun.
Saat tengah berkumpul dengan rakyat di taman kerajaan, mereka mendengar kabar tentang adanya kekacauan di bagian terpencil negeri ini. Beberapa desa dilaporkan menghilang secara misterius dan tidak ada yang tahu apa yang telah terjadi pada penduduknya.
Jason dan Maya merasa prihatin dan memutuskan untuk menyelidiki kejadian itu sendiri. Mereka merasa bahwa ini adalah tanggung jawab mereka sebagai pemegang Batu Cahaya dan pemilik Artefak Cahaya untuk melindungi negeri ini dari segala ancaman.
Bersama-sama dengan prajurit terbaik dan panduan dari Nenek Pemimpin Suku, Jason dan Maya memulai perjalanan mereka untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di desa-desa yang hilang tersebut.
Perjalanan mereka membawa mereka ke wilayah yang jauh dari pusat kerajaan, di mana medan yang sulit dan misteri yang menyelimuti. Di tengah hutan lebat, mereka menemukan reruntuhan desa pertama yang hilang.
"Sepertinya ada kekuatan gelap yang telah menyapu desa ini," ucap Maya dengan hati-hati.
__ADS_1
Jason mengamati sekitar dengan serius, "Ya, tapi pertanyaannya adalah, siapa yang bertanggung jawab dan apa tujuannya?"
Saat mereka melanjutkan pencarian mereka, mereka menemukan petunjuk-petunjuk kecil yang mengarah ke arah yang lebih gelap dan misterius. Ada jejak-jejak magis yang menunjukkan bahwa ada seseorang atau sesuatu yang kuat di balik kekacauan ini.
Setelah berhari-hari menyelidiki, mereka akhirnya menemukan sebuah gua besar yang tersembunyi di dalam hutan. Di dalam gua itu, mereka menemukan sumber kekuatan gelap yang luar biasa.
Sebuah makhluk jahat dengan kekuatan magis yang kuat ternyata bertanggung jawab atas kekacauan tersebut. Makhluk ini bernama Malakar, dan dia berusaha menguasai seluruh negeri dengan kekuatannya yang mengerikan.
Jason dan Maya berhadapan dengan Malakar dalam pertempuran epik yang berlangsung dengan sengit. Malakar menguasai sihir gelap yang kuat, tetapi Jason dan Maya bersatu dengan kekuatan cinta dan kebijaksanaan mereka untuk melawannya.
"Sudah lama aku hidup dalam kebencian dan kegelapan. Kalian telah membuktikan bahwa cinta dan kebaikan selalu mengalahkan kekuatan gelap," ucap Malakar dengan rasa penyesalan.
__ADS_1
Jason dan Maya menyadari bahwa Malakar adalah korban dari kebencian dan kegelapan. Mereka memutuskan untuk memberikan kesempatan kedua kepada makhluk itu untuk hidup dalam kebaikan.
Dengan niat baik, mereka mengizinkan Malakar pergi dan menjanjikan bahwa dia akan menemukan kedamaian dan kebahagiaan dalam kebaikan.
Setelah mengalahkan Malakar, mereka mengumpulkan seluruh penduduk desa yang hilang dan membawa mereka kembali ke rumah masing-masing. Rakyat Negeri Antah Berantah bersatu dalam rasa syukur atas keberhasilan Jason dan Maya dalam menyelamatkan desa-desa itu.
Kembali di istana kerajaan, Ratu dan Nenek Pemimpin Suku dengan bangga melihat perjalanan Jason dan Maya yang tak kenal lelah untuk melindungi negeri ini.
"Kalian berdua adalah cahaya dan kebijaksanaan yang membimbing negeri ini menuju kedamaian. Kita berhutang banyak pada kalian," ucap Ratu dengan tulus.
"Negeri ini telah mengalami banyak hal berkat keberanian dan kebaikan kalian. Kalian adalah harapan dan inspirasi bagi kita semua," sambung Nenek Pemimpin Suku.
__ADS_1
Jason dan Maya merasa terharu mendengar ucapan dari pemimpin negeri ini. Mereka tahu bahwa perjuangan mereka belum berakhir, tetapi dengan cinta dan kebijaksanaan, mereka bersama-sama dengan seluruh negeri siap menghadapi masa depan dengan penuh optimisme.
Di bab ini, Jason dan Maya menyelidiki kekacauan di desa-desa terpencil dan menemukan makhluk jahat yang bertanggung jawab atas segala ini. Dengan kekuatan cinta dan kebijaksanaan, mereka berhasil mengalahkan makhluk jahat tersebut dan membawa kembali kedamaian bagi rakyat Negeri Antah Berantah. Pengalaman ini mengajarkan kepada mereka tentang pentingnya menghadapi kegelapan dengan cahaya kebaikan dan memahami bahwa beberapa makhluk jahat pun bisa mendapatkan kesempatan kedua untuk kembali kepada cahaya dan kebaikan.