
Setelah menyelamatkan Ratu Negeri Antah Berantah, Jason dan Maya kembali ke istana kerajaan dengan harapan bahwa kedamaian dan kebahagiaan akan kembali mengisi negeri ini. Namun, di balik tampilan yang tenang, ada rahasia gelap yang mulai terungkap.
Saat mereka tiba di istana, mereka disambut dengan penuh kebahagiaan oleh rakyat dan para pejabat kerajaan. Semua orang berterima kasih kepada Jason dan Maya atas penyelamatan Ratu, dan mereka dipuji sebagai pahlawan negeri.
Namun, di balik layar, ada seorang pejabat istana yang mulai merasa iri dan cemburu dengan kepopuleran Jason dan Maya. Pejabat itu adalah Jenderal Malic, seorang pejabat tinggi yang selalu merasa dirinya lebih pantas menjadi pemimpin Negeri Antah Berantah.
Jenderal Malic merencanakan pengkhianatan untuk mencopot kepopuleran dan kepercayaan rakyat terhadap Jason dan Maya. Dia menyusun rencana untuk mencuri Batu Cahaya dan menuduh mereka sebagai pengkhianat yang berbahaya.
Malam itu, ketika Jason dan Maya sedang tertidur, Jenderal Malic dengan diam-diam masuk ke kamar mereka. Dia mencari-cari Batu Cahaya, tetapi ternyata Batu Cahaya dilindungi oleh kekuatan magis yang tak bisa dijangkau oleh siapa pun selain pemegangnya.
Namun, Jenderal Malic tidak putus asa. Dia merencanakan aksi yang lebih berbahaya. Dia menyusup ke ruang pertemuan para pejabat istana dan menyebarkan desas-desus palsu tentang Jason dan Maya yang berencana mengkhianati Ratu dan menguasai negeri ini.
Keesokan harinya, ketika berita palsu itu menyebar ke seluruh negeri, rakyat menjadi bingung dan khawatir. Mereka yang sebelumnya memuja Jason dan Maya, kini merasa ragu dan mulai mencurigai niat mereka.
Jason dan Maya terkejut dan sedih mendengar berita palsu itu. Mereka merasa tak percaya bahwa ada yang berusaha mencemarkan nama baik mereka dan menciptakan fitnah palsu.
Dalam keputusasaan, mereka mencari Nenek Pemimpin Suku dan Ratu untuk memberi tahu tentang berita palsu yang menyebar.
Nenek Pemimpin Suku dan Ratu menyatakan kepercayaan penuh pada Jason dan Maya. Mereka tahu bahwa itu adalah perbuatan pengkhianatan dari seseorang yang iri dengan keberhasilan mereka.
"Dengarkan, jangan biarkan berita palsu itu mengalahkanmu. Kalian adalah pemegang Batu Cahaya, dan hati kalian bersih dari niat jahat. Biarkan kebijaksanaan dan keberanian kalian membuktikan kebenaran," kata Nenek Pemimpin Suku dengan tegas.
Jason dan Maya merasa terhormat karena mendapatkan dukungan dari Nenek Pemimpin Suku dan Ratu. Mereka tahu bahwa mereka harus membuktikan kebenaran dan menghentikan rencana jahat Jenderal Malic.
Dengan bantuan dari para prajurit dan rakyat yang tetap setia, mereka menghadapi Jenderal Malic dan mengungkapkan rencananya yang jahat. Jenderal Malic akhirnya mengakui kejahatannya, dan dia dijatuhi hukuman yang setimpal atas pengkhianatannya.
__ADS_1
Rakyat pun menyadari bahwa berita palsu itu adalah upaya untuk mencemarkan nama baik Jason dan Maya. Mereka kembali percaya pada pahlawan negeri mereka dan bersatu dalam menghadapi tantangan masa depan.
Jason dan Maya menghadapi pengkhianatan dari Jenderal Malic yang mencoba mencemarkan nama baik mereka dengan berita palsu. Namun, dengan kebijaksanaan dan keberanian mereka, mereka berhasil mengungkapkan kebenaran dan membuktikan bahwa mereka adalah pahlawan yang setia melindungi Negeri Antah Berantah. Perjalanan mereka sebagai pemegang Batu Cahaya terus berlanjut, dan mereka siap untuk menghadapi setiap penghalang yang mungkin menghadang dengan tekad yang bulat.
.........................................
Setelah menghadapi pengkhianatan dari Jenderal Malic dan berhasil mengungkapkan kebenarannya, Jason dan Maya merasa semakin kuat dan siap untuk menghadapi misi terakhir mereka sebagai pemegang Batu Cahaya. Mereka tahu bahwa kegelapan masih mengancam Negeri Antah Berantah, dan tugas mereka adalah untuk menghadapinya dengan kebijaksanaan dan keberanian.
Setelah mendapatkan dukungan dari para prajurit dan rakyat yang setia, Jason dan Maya mempersiapkan diri untuk pertempuran akhir melawan kegelapan. Mereka tahu bahwa Maha Siluman mungkin telah menemukan cara baru untuk mencari kekuatan gelap yang kuat.
Dalam sebuah pertemuan dengan Nenek Pemimpin Suku dan Ratu, mereka mengetahui tentang legenda kuno tentang Artefak Cahaya, artefak magis yang konon memiliki kekuatan untuk mengalahkan kegelapan dan membawa kedamaian kembali ke negeri ini.
"Artefak Cahaya adalah kunci untuk mengalahkan Maha Siluman dan mengembalikan cahaya ke Negeri Antah Berantah. Namun, lokasinya tidak diketahui karena telah disembunyikan oleh para bijak zaman dulu," kata Nenek Pemimpin Suku dengan serius.
Jason dan Maya merasa penasaran dan bertanya, "Bagaimana cara menemukan Artefak Cahaya?"
"Misi terakhir kalian adalah mencari petunjuk di ketiga tempat suci itu. Jika kalian berhasil menggabungkan petunjuk-petunjuk tersebut, kalian akan menemukan lokasi Artefak Cahaya," lanjut Nenek Pemimpin Suku.
Jason dan Maya merasa tertantang dan siap untuk menjalani misi terakhir ini. Dengan penuh semangat, mereka memulai perjalanan menuju Hutan Peri, tempat suci pertama yang harus mereka jelajahi.
Di Hutan Peri, mereka bertemu dengan makhluk ajaib yang ramah, yang memberikan petunjuk pertama tentang lokasi Artefak Cahaya. Petunjuk itu berbunyi, "Di Gunung Api Suci, di atas puncak tertinggi, terdapat cahaya yang memancarkan kebijaksanaan tertinggi."
Jason dan Maya merasa bersemangat dengan petunjuk pertama itu. Mereka segera melanjutkan perjalanan ke Gunung Api Suci, tempat suci kedua.
Di Gunung Api Suci, mereka harus menghadapi suhu panas yang ekstrem dan bahaya dari aliran lava yang mematikan. Namun, dengan kekuatan Batu Cahaya, mereka berhasil mencapai puncak tertinggi gunung.
__ADS_1
Di sana, mereka menemukan batu besar yang memancarkan cahaya keemasan. Saat mereka mengamati lebih dekat, mereka menemukan petunjuk kedua terukir di atas batu itu, "Di Danau Kristal, di dalam kedalaman air, terdapat kebijaksanaan sejati yang tersembunyi."
Jason dan Maya merasa semakin dekat dengan Artefak Cahaya. Mereka segera bergegas ke Danau Kristal, tempat suci terakhir yang harus mereka kunjungi.
Di Danau Kristal, mereka harus berenang dalam kedalaman air dan menghadapi makhluk ajaib yang menjaga danau itu. Setelah melalui banyak rintangan, mereka akhirnya menemukan bongkahan kristal yang memancarkan cahaya kebiru-biruan.
Petunjuk terakhir terukir di dalam kristal itu, "Di Taman Tersembunyi, di bawah pohon tua yang kuat, terdapat kebijaksanaan yang abadi."
Jason dan Maya merasa gembira karena mereka telah berhasil mengumpulkan ketiga petunjuk. Mereka tahu bahwa Taman Tersembunyi adalah tempat yang spesial dan tersembunyi, mungkin tempat terakhir untuk menemukan Artefak Cahaya.
Dengan petunjuk yang mereka miliki, Jason dan Maya mencari Taman Tersembunyi dengan teliti. Setelah berhari-hari berjalan, mereka akhirnya menemukan tempat itu, dan di bawah pohon tua yang kuat, mereka menemukan sebuah peti tua yang terbungkus dalam cahaya keemasan.
Jason dan Maya dengan hati-hati membuka peti itu, dan di dalamnya, mereka menemukan Artefak Cahaya yang bersinar terang. Artefak itu adalah mahkota indah yang berhiaskan berlian dan batu permata langka.
Dengan hati penuh kebahagiaan, mereka memegang Artefak Cahaya dan merasakan kekuatan magis yang luar biasa darinya. Mereka tahu bahwa ini adalah kunci untuk menghadapi Maha Siluman dan
mengalahkan kegelapan.
Kembali ke istana kerajaan, Jason dan Maya bersiap untuk pertempuran akhir melawan Maha Siluman. Mereka mengumpulkan para prajurit, rakyat, dan para pejabat istana untuk bersatu dalam menghadapi kegelapan yang mengancam negeri ini.
Maha Siluman muncul di hadapan mereka, menghadapi keberanian dan kekuatan cahaya dari Jason, Maya, dan Artefak Cahaya. Pertempuran itu berlangsung sengit, tetapi kali ini, dengan kekuatan Artefak Cahaya, Jason dan Maya merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan.
Dengan kebijaksanaan, keberanian, dan cinta yang tulus, Jason dan Maya berhasil mengalahkan Maha Siluman. Cahaya kebaikan dari Artefak Cahaya menyelimuti tubuh Maha Siluman, dan makhluk jahat itu merasakan kekuatan cinta dan pengampunan.
"Saya telah terjebak dalam kegelapan selama bertahun-tahun, tetapi kalian telah membawa cahaya dan kebijaksanaan ke dalam hati saya. Terima kasih," ucap Maha Siluman dengan suara lembut.
__ADS_1
Maha Siluman menyesali perbuatannya dan berjanji untuk hidup dalam kebaikan dan membantu melindungi Negeri Antah Berantah. Dengan kekuatan Artefak Cahaya dan kebijaksanaan yang baru ditemukan, mereka menyatukan kekuatan mereka untuk membawa kedamaian dan kebahagiaan kembali ke negeri ini.
Di bab ini, Jason dan Maya menjalani misi terakhir mereka untuk menemukan Artefak Cahaya. Dengan keberanian dan kebijaksanaan, mereka berhasil menemukan mahkota indah yang merupakan kunci untuk mengalahkan Maha Siluman. Pertempuran akhir melawan kegelapan berlangsung dengan sengit, tetapi dengan kekuatan dari Artefak Cahaya dan kekuatan cinta yang tulus, mereka berhasil mengalahkan Maha Siluman dan membawa kembali kedamaian ke Negeri Antah Berantah.