[M] EGALODON

[M] EGALODON
[M] egalodon 6


__ADS_3

"Aduhh enak" Gumam ara saat merebahkan dirinya, dia mengambil hpnya di meja belajar.


Dia mencari kontak megan untuk mengucapkan makasih. Entah mungkin kalau bukan megan yang membawanya, ara sudah tak perawan.


Membayangkannya saja ara sudah ngeri.


Ara


|megan


|sayang 


|woy! 


|hay baby


^^^Megan^^^


^^^Berisik|^^^


^^^? |^^^


Ara


|tadi malem makasih


^^^Megan^^^


^^^Hm|^^^


Ara


|tadi malem gua cerita aneh ga?


^^^Megan^^^


^^^Banyak|^^^


Ara


|aw jadi malu


[Read]


Ara menaruh hpnya kembali, lalu ia bangkit dari ranjang dan berjalan masuk kedalam kamar mandi.


20 menit berlalu, ara keluar dari dalam kamar mandi dan sudah mengganti bajunya. Dia mengeringkan rambutnya di depan kipas angin.


Ping! 


Ping! 


Ping!


Bunyi notifikasi membuat HP ara berdering, ara pun mengambil hpnya dan melihat chat room dari temannya.


...Megan lope ara...


...Rega mengubah nama grup menjadi 'megan lope ara'...


...Henry baru saja menambahkan nadin...


...Henry baru saja menambahkan anda...


Henry


|goodmorning sunshine


Nadin


|huek.


Rega


|lah nadin hamil sama siapa?!


Henry


|astaga nadin hamil


|oh my god


Nadin


|bacot.


^^^Ara^^^


^^^Buset nama grupnya elit|^^^


Jay


|hay sayang


|ara, i lope you


^^^Ara^^^


^^^Too|^^^


Rega


|hati² di gaplok sama pawangnya Jay


Jay

__ADS_1


|emang ara udah punya pawang?


^^^Ara^^^


^^^Udah dong, pak arif pawang| ^^^


^^^aing^^^


Jay


|mending sama gua ra


|dijamin bikin nyaman


Megan


|buaya


Rega


|uwow pawangnya datang


Henry


|gelo si Jay nyari mati


Megan


|brisik


^^^Ara^^^


^^^Hay bebeh|^^^


Henry


| minggu mau ikut nonton basket ga? @ara @nadin


^^^Ara^^^


^^^mau! @nadin ikut ya plis|^^^


Nadin


| ya


^^^Ara^^^


^^^hore! Nadin terbaik lah|^^^


Henry


| ok karna kalian ikut, jadi acaranya minggu jam 8 pagi udah stay di sekolah


Megan


^^^Ara^^^


^^^siap kapten!!|^^^


Nadin 


| anak kucing tumben nurut


Baru saja ingin membalas, pintu kamar ara di ketuk orang. Mungkin Devin? Or papanya?


Tok tok


"Kak" Panggil devin dari luar.


Ara pun menaruh hpnya dan berjalan membuka pintu kamarnya. Ara melihat Devin yang sudah rapih dengan pakaian basketnya, sepatu dan tas berisi bola.


"Lo mau kemana?" Ara bertanya.


"Mau latihan basket sama temen gua, lo mau ikut?" Ajak devin. Sebenarnya ia ingin menghibur kakaknya agar melupakan kejadian tadi malam.


"Mau" Jawab ara. Dia menutup pintu kamar.


"tungguin! " Ujar ara, lalu dia berlari ke lemari dan mengambil hoodie ungu.


Dia pun mengganti baju nya dengan hoodie ungu kesayangannya dan dia memakai sepatu bermerek nike.


Ara membuka pintu kamarnya. "Udah ayok"


Seperti biasa ara dan devin bergandengan tangan. Tinggi devin yang melebihi ara membuat devin terlihat seperti abang dan ara adalah adik.


Saat menuruni tangga, ara dan devin melihat papanya sedang membaca koran dan mamanya sedang menonton TV.


Ara mengeratkan tangannya, ia takut papanya akan berulah lagi. Menyadari kehadiran kedua anaknya, putri pun tersenyum hangat.


"Hay kids goodmorning" Sapa putri, selaku mama ara dan devin.


"Goodmorning too moms" Sapa balik ara dan devin.


"Kalian mau kemana?" Tanya reza menatap kedua anaknya yang sudah rapih.


"Mau main basket" Jawab devin.


Reza mengangguk, ia kembali membaca koran.


"Kalian udah sarapan?" Putri bertanya, memastikan kedua anaknya sudah sarapan.


Devin menganggukan kepalanya sedangkan ara menggelengkan kepalanya.


Putri tersenyum. "Ara mau sarapan apa? Nanti mama bikinin"

__ADS_1


"Umm gak usah mom nanti ara beli bubur aja" Ujar ara.


Putri mengangguk paham. "Yaudah kalian hati-hati, ara jaga devin ya"


"Iya mom"


Ara dan devin kembali berjalan, baru saja ingin membuka pintu. Reza kembali memanggil ara.


"Ara nanti pulang papa mau ngomong sama kamu" Ucap reza.


"Iya pah" Jawab ara pelan.


Ara menarik devin cepat, jantung dia berdegup kencang. Dia takut papanya akan memaksa nya untuk perjodohan.


"Jangan takut" Ujar devin sambil memakaikan ara helm bogo.


Ara tersenyum. "Adek gua sweet banget, lo udah punya pacar ya?"


"Kerja dulu"


"Aih pinter banget lo" Ara berjinjit dan mengacak rambut devin.


"Gc naek" Ujar devin, lalu ara pun menaiki motor dan devin menjalankan motornya ke tempat latihan basket.


Selama perjalanan ara menyanyikan lagu off the table dari ariana grande yang berduet dengan the weeknd.


Devin tersenyum saat mendengar suara ara walaupun samar karna berisiknya suara kendaraan lain, tapi suara lembut ara tetap terdengar.


Tak terasa, akhirnya mereka sampai di lapangan basket. Ara melihat sekeliling, banyak anak cowo seumuran dengan adiknya dan tak ada cewe?


'Aw pasti gua auto di gombalin'


Ara melepas helmnya dan menaruhnya di cantolan motor. Dia dan devin berjalan memasuki lapangan, banyak cowo yang mengalihkan tatapannya ke ara.


Mereka terpana oleh kecantikan ara.


"Woy bro" Devin dan temannya salaman ala cowo macho.


"Dia.. Pacar lo vin?" Tanya salah satu teman devin.


"Dia kakak gua" Jawab devin, ia menaruh membuka tasnya dan melempar bola basket ke temannya.


Dengan iseng, ara mengedipkan matanya sambil tersenyum. Membuat teman devin berteriak histeris.


Tuk!!


Devin menjitak pelan kepala ara membuat ara mengelus lembut agar sakitnya hilang.


"Jangan genit!" Ujar devin. Ia pun mengusir temannya dan memulai latihan basket.


Ara yang bosan pun mengobrak-abrik tas devin. Melihat HP milik devin, ara langsung mengambilnya dan membuka.


Dia terkekeh melihat wallpaper HP milik devin. Foto dengan wajah konyol devin dan dirinya.


Ara membuka instagram, ia melihat satu persatu dm dari orang-orang. Ara dibuat tertawa lagi, banyak sekali cewe yang meminta kenalan tapi devin abaikan.


Ara membaca dari,


@it***


|hay devin 


|boleh kenalan?


@mar**


|devin folback ya ;)


Dan masih banyak dm yang membuat ara tertawa. Mereka tidak menyerah untuk mendapatkan Hai dari devin?


Ara pun menggeser nya menjadi kamera, ia memfoto dirinya dan memposting nya di status.


Baru saja memposting, banyak sekali dm yang masuk. Mereka menanyakan tentang foto dan curhatan hati mereka.


'Devin itu serius?'


'Dev gak mungkin kan?'


'Yah potek'


"Batang kali ah" Gumam ara.


Dia pun beralih ke whatsapp, seperti tadi ara kembali memposting fotonya di status.


Dan banyak sekali chat dari orang-orang yang sama menanyakan foto itu.


Ara Ingin membalas pesan-pesan tersebut, namun hpnya di rebut oleh devin.


Devin dan teman-temannya berhenti bermain basket, mereka duduk sambil menyekat bulir keringat yang meluncur.


Ara mengerucutkan bibirnya. "Kok lu udah selesai?! Kan tadi baru mulai" Protesnya.


"Istirahat" Ucap devin, "lu perkosa HP gua ya?"


"Cuma posting muka gua doang serius"


Devin melihat instagram dan whatsapp-nya yang ramai notifikasi.


"Pawang lo banyak" Kata ara.


"Orang ganteng" Ucap Devin dengan tingkat pedenya yang tinggi.


Ya emang ganteng sih.


"Vin mpok lo buat gua ya?" Celetuk teman devin.

__ADS_1


Devin mengangguk setuju, "silahkan"



__ADS_2