10 HARI

10 HARI
Ep. 2 - Keanehan Nayla


__ADS_3

Dengan wajah dongkol Nayla menghempaskan tubuhnya di atas sofa ruang tamu, disana ada ibu Nayla yang sedang bersantai dengan tontonan telenovela nya.


Menghela nafas lalu membuangnya kasar, Nayla begitu kesal dengan murid baru yang dingin itu. ibu yang sedang menonton tv pun merasa aneh dengan anak gadis nya yang terlihat sangat kesal


"Sayangnya ibu kenapa, ko muka nya kusut gitu?" Tanya ibu yang sedang memindahkan Chanel TV


Nayla menoleh lalu merubah posisinya menjadi duduk disebelah ibu nya, "Bu, aku cantik engga sih?" Tanya Nayla yang mulai hilang kepercayaan dirinya gara-gara anak baru yang bernama rayyan itu.


"Kenapa nanya gitu, anak ibu cantik banget malah" Jawab ibu


"Disekolah ada anak baru,Bu. pindahan dari Bandung"


"Laki-laki atau perempuan?"


"Laki-laki"


"Ganteng?"


"Banget!" Sahutnya cepat, "Tapi dia nyuekin aku, buuu" Imbuhnya yang membuat ibu tertawa melihat wajah anak gadisnya yang merengek kesal.


"Dia dingin banget bu kayak kulkas tau gak" Sambungnya dengan kesal, "Ayumi harus gimana bu, dia itu tipe Ayumi banget" Rengeknya manja


"Kan baru kenal sayang, wajar dia masih cuek. mungkin masih malu sama lingkungan baru nya, jangan pesimis gitu dong, anak ibu cantik jadi pasti dia juga suka sama kamu" Jelas ibu pada Nayla


"Ibu memang the best, selalu bikin hati Ayumi tenang" Mencium pipi kiri ibu, "Sayang banget sama ibu" Memeluk erat tubuh ibu.


Fyi : Ibu Nayla memang lebih suka memanggil nama Ayumi dari pada Nayla, jadi jangan aneh ya kalau percakapan bersama ibu Nayla lebih sering menyebut namanya Ayumi.


Menepuk lembut punggung putri nya, "Makan dulu yuk, ibu udah masakin makanan kesukaan kamu"


Seketika mata Nayla berbinar senang, "Wah, makasih ibu"


_____


Setelah mandi Nayla sudah rapi dengan baju piyama nya, dia turun ke bawah untuk menghampiri ibu nya yang sedang ada di dapur sedang membuat kue.


Nayla memeluk ibu nya dari belakang, entah kenapa hari ini ibu merasa aneh dengan sikap Nayla yang menurutnya lebih manja dari biasanya.


"Anak ibu manja banget, ada mau nya engga nih?" Ucap ibu bertanya, perempuan asli Korea itu masih fokus membuat adonan kue

__ADS_1


"Ih ibu ko gitu sih, Ayumi lagi kangen aja sama ibu" Sahut nayla seraya melepaskan pelukannya dan duduk di meja pantry yang berada didapur


"Tiap hari kan ketemu, masih kangen juga?" Tanya ibu aneh. Tidak biasanya Nayla seperti itu


"Aku juga engga tau Bu, aku takut aja" Sahut nayla lesu, ia tertunduk memainkan jemari nya


Ibu yang melihat Nayla seperti itu berhenti sejenak dengan aktifitasnya, lalu menghampiri Nayla "Takut kenapa sayang?"


"Aku takut gak bisa ketemu ibu lagi"


Deg!


Ibu diam, tubuhnya mematung mendengar kalimat yang Nayla ucapkan tadi, "Kamu ngomong apa sih, sayang. Kamu masih muda, kamu akan terus temani ibu sampai ibu tua nanti" Ucap ibu, sesungguhnya ibu tidak suka dengan kata-kata Nayla tadi


"Iya ibu" Menyenderkan kepalanya pada dada ibu yang berdiri disampingnya


"Jodoh, maut, rezeki itu di tangan Tuhan sayang. Kamu jangan ngomong kayak gitu lagi ya"


"Maafin ayumi, Bu"


ibu membawa Nayla kedalam pelukannya, entah kenapa kata-kata Nayla tadi berputar terus dalam otaknya, ibu merasa takut dengan apa yang dikatakan Nayla tadi.


Malam semakin dingin terasa menyentuh kulit, Nayla sedang duduk di kursi yang ada dibalkon kamarnya. Entah sejak kapan Nayla suka menulis sampai semua kegiatan yang di lewati hari demi hari ia tulis dalam buku.


Jakarta


Hai, udah seminggu ini aku suka banget nulis disini. entah kenapa rasanya seneng aja bisa nyeritain kejadian yang aku lakuin hari ini. Malam tadi aku kaget banget, aku mimpi almarhum kakek ngajak aku buat ikut sama dia, tengah malam aku bangun dan gak bisa tidur lagi sampe jam 3 pagi, makanya aku telat bangun.


Hai diary, disekolah ku ada murid baru! tebak dia perempuan atau laki-laki? Yapp dia laki-laki, sangat tampan! Tapi sayangnya dia dingin banget sama aku, baru kali ini ada laki-laki yang cuek sama aku tapi anehnya aku suka. dia bikin aku penasaran makanya aku bertekad mau bikin dia jatuh cinta sama aku .. tapi kayaknya engga akan mudah deh hmm


_____


Baru pukul 5 pagi Nayla tidak seperti biasanya dia sudah bangun, wajahnya sedikit pucat dan kepalanya sedikit pusing. Mungkin karena banyaknya tugas dari sekolah yang membuat kesehatan Nayla terganggu akhir-akhir ini


Nayla keluar dari kamarnya, ia berjalan menuruni anak tangga didapur ibu sedang membuat sarapan untuk Nayla dan juga suaminya


Ibu kaget saat melihat Nayla duduk di meja pantry dengan memperhatikannya sedang memasak, "Sayang tumben udah bangun?" Tanya ibu aneh karena biasanya Nayla susah sekali untuk dibangunkan


"Harusnya itu ibu bersyukur karena gak usah cape gedor-gedor pintu kamar aku" Sahutnya sebal karena ibu seperti menyindirnya

__ADS_1


"Iya iya sayang, anak ibu emang banyak berubah akhir-akhir ini" Ucapnya bangga


Nayla hanya tersenyum, "Ayah mana, Bu?" Tanya nya kemudian


"Masih dikamar, lagi mandi kayaknya. Ada apa?"


"Gak apa-apa"


Setelah selesai memasak ibu memperhatikan Nayla yang sedang duduk menyanggah dagunya, ia nampak melamun dengan tatapan kosong dan saat itu juga ibu kaget saat melihat darah mengalir dari dalam hidung nayla


"Ayumi!" Teriak ibu kaget, ibu sedikit berlari ke arah Nayla yang belum menyadari, "Hidung kamu berdarah sayang!" Ucap ibu panik


"Hah?"


Nayla menyentuh hidungnya dan, darah? Baru kali ini Nayla mengalami kejadian seperti ini.


Ibu segera mengambil tissue dan mengelap hidung nayla yang terus mengeluarkan darah, "Ayaaaahhhh!" Teriak ibu semakin panik meilhat Nayla hanya diam saja bahkan wajahnya sangat pucat.


"Ayaaahhhh!"


Ayah segera berlari dari kamarnya saat ibu memanggilnya, "Ada apa, sayang? kenapa teriak-teriak?"


Belum sempat ibu menjawab, ayah langsung panik melihat tissue yang dipegang ibu penuh dengan darah


"Ayumi!" Teriak ayah tak kalah panik melihat hidung nayla berdarah. Ayah berlari menghampiri Nayla dan membawanya kedalam pelukannya


"Kalian jangan panik gini, aku cuma gak enak badan aja Bu, yah" Ucap Nayla setelah ayah melepaskan pelukannya


Ibu masih membersihkan sisa-sisa darah yang masih keluar dari hidung nayla, "Kita ke dokter!"


"No, aku udah gak apa-apa Bu. sumpah!"


"Tapi...."


"Ma'am, trust me" Sela Nayla meyakinkan ibu yang masih terlihat khawatir


"OK" Ucapnya pasrah.


_____

__ADS_1


TBC


__ADS_2