101 Hari Menaklukkan Hati Pria Dingin

101 Hari Menaklukkan Hati Pria Dingin
eps~10


__ADS_3

Dirumah sakit tinggal ha joon,angga dan nayla sudah pulang duluan


Ha joon mengelus kepala fayra


"Fay kamu tidak capek tiduran terus?"


Fayra merasakan seperti ada yang mengelus kepalanya


"Oppa"


"Fay mana yang sakit?"


"Kepalaku agak terasa sakit"


"Sebentar ya aku panggilkan dokter dulu"


~Kediaman roy


Kriiing..kriiing telpon rumah berbunyi


"Hallo dengan kediaman bapak roy"


"Bi...fayra ada dirumah?"


"Tuan,non fayra tidak ada dirumah"


Roy menutup telpon


"non kamu dimana?" batin bi ija


"Hem siapa yang nelpon bi? tanya anna


"Tuan nyonya nanyain non fayra"


~Rumah sakit


"Mba saya periksa dulu ya"


Fayra menganggut


"Saya kenapa dok?"


"Kamu hanya kecapekan dan kurang istirahat"


"Makasih dok"


"Saya permisi dulu"


Ha joon mendekati fayra


"Fay kamu lagi ada masalah? kamu bisa cerita sama aku"


"Aku gpp kok"


Ha joon menggenggam tangan fayra


Dag Dig Dug suara jantung fayra berdetak sangat cepat


"Astaga kenapa lagi ni jantung gw?" batin fayra


"Fay are you oke?"


"Oppa,boleh kah aku memelukmu?" ucapnya lirih

__ADS_1


"Boleh"


Fayra memeluk ha joon


Hiks..hiks..


"Fay kamu kenapa?"


"Aku capek oppa denga hidupku sekarang" hiks hiks


Ha joon memeluk erat fayra


"Fay you will marry me?"


Fayra melepaskan pelukkan nya


"What???? maaf oppa bukan aku menolak tapi kan kita baru kenal"


"Aku akan nunggu kamu"


"Busett baru juga kenal udah ngajakin nikah aja mau dikasih makan apa anak orang haha" batin fayra


Tok tok tok


Kreek....


"Fay gimana kabar lo"


"Nay anggun manjalita kangennnnnn"


"Gaes aku pulang dulu ya" ucap ha joon


"Kok buru-buru banget oppa" tanya angga


"Aku tiba-tiba ada kerjaan,fay aku pulang dulu ya kamu jangan lupa istirahat"


"Iya oppa terima kasih ya"


Selama diperjalanan ha joon nampak memikirkan sesuatu


"Apa aku terlalu cepet ya bilang begitu"


~


1 bulan kemudian


jgeeer...


Langit tampak gelap sepertinya akan turun hujan


Tik..tik...


"Sudah satu bulan ini ha joon menghindar dari gw,apa dia marah karna udah gw tolak aah" fayra mengacak-ngacak rambutnya


I want you to be your light, baby you should be your light . handphone fayra bersering


GUNUNG ES mamanggil..


"Hallo" suara dari seberang sana


"Iya"


"Mba ini teman mba tidak sadarkan diri karna kebanyakan minum"

__ADS_1


"Saya akan menjemputnya share loc alamatnya mas"


"Oke mba"


Tut..tut. tut. telpon terputus


30 mnt kemudian fayra samapi dilokasi


"Tempat apaan ini? kenapa perempuan disini pake baju kek kurang kain gitu " ucap fayra


Fayra masuk ketempat tersebut ia mencari keberadaan ha joon


"Dia dimana?"


"Mas permisi numpang tanya apa mas melihat teman saya dia itu seperti oppa oppa korea"


"Ohhh ini mba yang saya telpon tadi bukan?"


"Eh iya mas,teman saya dimana?"


Waiters menunjukan keberadaan ha joon yang sedang mabuk.


Fayra meraih tangan ha jon


"Oppa,oppa pulang yuk jangan kebayakan minum"


"Kamu siapa?"


Fayra membantu ha joon berdiri


"Aah kepala ku" ha joon memegang kepalanya


Bruk


"Oppa! tolong"


Fayra mengatar ha joon ke apartemenya


"Mewah sekali,apa dia tinggal sendirian disini" batin fayra


Apartemen ha joon terlihat sangat elegan dengan nuansa hitam putih


Fayra memopong ha joon menuju ke kamar


Kreek ...


Ia menidurkan ha joon ke tempat tidur bau alkohol sangat meyengat


"Astaga ini orang belum sadar juga"


Fayra melepaskan sepatu ha joon


"Oppa aku pulang dulu ini sudah malam"


Saat fayra beranjak pergi tiba-tiba tangannya ditarik seseorang


Bruk...


Fayra jatuh diatas tubuh ha joon


"Jangan pergi" ucap ha joon dengan suara berat


"Astaga jantung gw" batin fayra

__ADS_1


Fayra menatap ha joon sangat lekat


"Mata ketutup aja ganteng" ucapnya pelan


__ADS_2