101 Hari Menaklukkan Hati Pria Dingin

101 Hari Menaklukkan Hati Pria Dingin
eps~9


__ADS_3

"Udah sampai rumah aja,oppa aku masuk dulu ya" ucap fayra


"Fay tunggu" ha joon menahan tangan fayra


"iya oppa,kenapa?


Ha joon mendekati fayra


"Oppa mau ngapain?"


Ha joon semakin dekat


cup ha joon mengecup bibir fayra


"astaga jantung gw" batin fayra


"Terima kasih buat hari ini,aku pamit dulu"


"Hati-hati" fayla melambaikan tangang


Kreeek ...pintu dibuka


"Waw bagus ya pulang malam bersama laki-laki,begini ni kalau anak tidak pernah diajarin oleh orang tuanya"


"Jaga ucapan tante! ga usah ngurusin hidup orang lain"


"Tante tidak salah kan?"


"Lebih baik tante diam!"


~Kamar


"Ih dasar wanita ular"


Hari semakin malam tapi mata gadis itu enggan terpejam


"Ah oppa sweet sekali" senyum-senyum sendiri


"hari ini hari ke 101 aku mengenalmu dan akhirnya aku mampu meruntuhkan gunung es itu" batin fayra


Hoaaaam..


"Astaga mata pliss merem kek tolong kerja samanya,padahal gw ngantuk banget"


Cahaya matahari masuk lewat sela-sela jendela kamar,fayra yang sedang sibuk dengan novelnya blum menyadari kalau hari sudah pagi ia dikagetkan dengan suara alarm.


Tit..tit..tit...


"Astgaaa udah pagi ternyata,waktunya kerjaa"


Fayra bersiap-siap


Setibanya dikantor tiba-tiba kepala fayra terasa sangat berat


"Awww kepalaku"

__ADS_1


Bruk...


"Fayraaaaaaaaaa" teriak nayla


"Fay bangun fayra"


Nayla mengeluarkan handphone dari tas ia menelpon angga


"Hallo,lo dimana? udah berangkat? susul gw kerumah sakit sekarang,fayra pingsan"


~Rumah sakit


"dokter...dokter tolong teman saya"


"Mba silakan tunggu diluar"


"Tapi dok"


~Ruang tunggu


Nayla mondar mandir seperti setrikaan tubuhnya bergetar


"Lo kenapa sih fay?" hiks..hiks


Angga berlari menyusuri lorong rumah sakit


"Suster apa ada pasien yang bernama fayra"


"Bentar ya mas saya cek dulu"


"Kelamaan saya cari sendiri saja"


"Angga" hiks hiks


Angga memeluk nayla


"Nay fayra kenapa?"


"gw juga ga tau,kenapa fayra belum sadar juga"


"Tenang ya nay"


~Kantor


Kantor terasa sangat sepi karna tidak ada geng ulat bulu situkang heboh tidak ada yang tau mereka pergi kemana


"Hallo,nay kamu dimana kok tidak ada dikantor fayra sama angga juga tidak ada,kita hari ini ada meeting yang sangat penting"


"Apa!!!"


Ha joon nampak khawatir


"Kamu kenapa sih fay ,aisss aku tidak mungkin ninggalin meeting" batin ha joon


~Rumah sakit

__ADS_1


"Angga nayla" sapa ha joon


"Pak joon" angga


"Gimana keadaan fayra?"


"Fayra sampai sekarang blum sadar pak"


"Ku harap kamu baik-baik saja fay" batin ha joo


30 mnt kemudian


Kreeek...pintu dibuka


"dok bagaimana keadaan fayra?" tanya ha joon


"Mba fayra sudah siuman tapi keadaanya masih sangat lemah"


" dok fayra kenapa?" nayla


"Dia hanya kecapekan"


"Boleh kami masuk dok?" tanya angga


dokter hanya menganggut


Kreeek...


Nayla duduk disamping fayra


"Fay lo kenapa sih? bangun dong jangan buat gw khawatir"


Nayla mengelus kepala fayra


Ha joon memandang fayra sangat lekat


"Fay bangun plis" ucapnya pelan


Malam semakin larut,jari fayra bergerak dan matanya perlahan terbuka


"gw dimana? ahh kepalaku sangat sakit"


Fayra mengelus kepala nayla yang sedang tertidur disampingnya ha joon dan angga tertidur disofa


"Nay" ucap fayra lirih


"Fayra"


"Nay gw dimana?"


"lo dirumah sakit fay tadi pagi lo pingsan,gimana keadaan lo?"


"Kepala gw agak sakit nay,ha joon dan angga juga disini?"


"Iya fay, lo istirahat fay biar cepet pulih"

__ADS_1


"lo juga istirahat nay btw makasih ya karna selalu ada buat gw"


Nayla memeluk fayra


__ADS_2