101 Hari Menaklukkan Hati Pria Dingin

101 Hari Menaklukkan Hati Pria Dingin
eps~21


__ADS_3

~Cafe


Nampak seorang laki-laki sedang buru-buru


Brukk . . .


Seorang gadis menabraknya dan menumpahkan minumannya kebaju laki-laki itu


"Hei bisa jalan ga?" bentaknya


"Maaf"


"Aiss lo liat baju gw kotor" mengibas-ngibaskan baju yang ia pakai


Laki-laki itu mendorong hingga gadis itu terjatuh


"Aaaaarrggh kasar banget jadi cowok"


"Ga mau tau lo harus ganti rugi"


"Gw kan udah minta maaf dan gw juga ga sengaja nabrak lo"


"Kok lo nyolot? Gw bakal cari lo" ancamnya


Laki-laki itu pergi dengan amarah yang meluap-luap


"Dasar laki-laki gila,sok ganteng,songong"


Dreetttt. . .dreeetttt handphone fayra bergetar


ANGGUN MANJALITA memanggil. . .


"Hallo ngga lo dimana? gw udah sampe cafe ni"


"Fay gw sama nayla duduk paling pojok"


Fayra celangak-celinguk mencari sosok angga dan nayla


"Fay" nayla melambaikan tangan


"Oke oke gw kesana"


Tut. . .tut telpon terputus


Fayra berjalan menuju angga dan nayla


"Bestieee,gw kesel banget"


"Kenapa lo wajah cantik kok ditekuk?" nayla


"Gw abis ketemu cowok yang ngeselin bagett banget deh pokoknya"


"Nay kasih tau gw sekarang lo ada hubungan apa sama ha joon" angga


"Aaahhhh"


Nayla memukul kepala angga


"Biasa diam ga? astaga lama-lama gw kirim lo kekorea"

__ADS_1


"Awww mau dong"


"Isss jijik banget gw,uwekk uwekkk"


"Udah cukup kapan sih kalian berdua akurnya" fayra


Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menghampiri mereka


"Sorry gw telat"


Fayra menoleh


"Lo!!!"


"Lo"


"Eh kalian udah saling kenal?" Nayla


"Itu cowok yang gw ceritain tadi,sok ganteng"


"Hahaaa"


Semua orang menatap angga


"Hei kenapa kalian menatapku? ada yang salah?"


"Lagian lo ketawa kagak ngotak keras banget sakit kuping gw" ucap nayla


"Males ah" fayra berdiri dari tempat duduknya


"Fay mau kemana?" tanya angga


"Hei!!! apa lo bilang ga salah? bukannya lo yang songong"


"Stop!!! kalian bisa diam ga? gw ga tau masalah apa antara kalian berdua"


"Tapi. . ."


"Fay pliss"


"Ssttttt diam fay,nayla kalo lagi mode singa serem bestie" ledek angga


"Fay gw minta maaf atas kesalahan sepupu gw"


"Ohh jadi dia sepulu lo nay? kenapa lo yang minta maaf sih nay?"


"Iya fay ini sepupu gw,fay kenalian ini raka" Nayla memegang bahu raka


"Dan raka ini fayra"


"Hai maaf ya soal yang tadi" ucap raka


Raka mengulurkan tangan


"Enak aja lo" batin fayra


"Fay" angga menyenggol fayra


"fayra,iya gpp" ucap fayra

__ADS_1


"Na kan enak kalo sudah damai kek gini" nayla


Mereka berempat saling tukar cerita,bercanda


Dreettt. . .dreettttt


"Fay keknya handphone lo bergetar noh"


HA JOON memanggil. . .


"Hallo oppa,udah sampe mana?"


"Ini lagi transit,aku kangen banget sama kamu" suara dari balik telpon


Angga yang kepo mendekatkan telingganya kehandpone fayra


"Oh nanti kalo udah sampe kabarin ya,hati-hati"


"Love you"


"Love you to"


Tut. . .tut. . .telpon ditutup


"Uhukk. . .uhukk. . hemm cieeeee" angga menggoda fayra


Fayra terlihat malu-malu kucing


"Ahh apaan sih"


Raka laki-laki itu dari tadi memperhatikan fayra


"Cantik" ucapnya pelan


"Kenapa?" tanya nayla


"Gpp hehe"


"Guys sorry banget ni gw harus pulang" fayra melihat jam yang ada dihandponenya


"Kenapa buru-buru fay?" angga


"Takut dicariin papa hahaa, bye gw balik ya"


"Ehh buset sejak kapan lo jadi anak papa?" ledek angga


""Diam lo"


"Hati-hati fay" ucap nayla


Fayra menganggukkan kepalanya


Hari sudah semakin gelap banyak kendaraan yang berlalu lalang tak lama kemudian fayra sampai dirumah


Kreeek. . .


"Aaahh capeknya" ia merebahkan tubuhnya diatas kasur


Fayra mengecek handphonenya tidak ada notifikasi dari ha joon

__ADS_1


"Mulai sekarang gw harus terbiasa tanpa dia,kurang lebih 1 tahun semangat fay kamu pasti bisa"


__ADS_2