
Kukururuyuuuuk… Kukuruyuuuuk…” Suara ayam jantan terdengar sangat kencang
"Hoaaam"
"Sudah bangun"
"Lo ngapain disini?" fayra menatap tajam raka
Ia menutupi tubuhnya dengan selimut
"Lo ga ngapain-ngapain gw kan?"
"Hemm"
"Dasar cowok mesum"
Fayra pergi meninggalkan raka yang sedang mentapnya
Ting. . .
Fayra mengecek handphonenya
"Aaaaaaaahhhh"
Ia berteriak sangat keras
Raka berlari mengejar fayra sampai ia tak sadar kakinya berdarah karna tersandung
"Awww" meringis kesakitan
"Fay lo kenapa?" memegang pundak fayra ia sangat khawatir dengan gadis itu
"Apaan sih,lepasin tangan lo!" bentaknya
"Sorry"
"Minggir"
Fayra pergi meninggalkan raka
Kreek
"Aahhhh" ia merebahkan tubuhnya diatas kasur
"Kenapa lo"
"Hiks hiks nay" fayra memeluk nayla
"Lo kenapa?"
Dreettt. . .dreettt. . . handphone fayra bergetar
Nama ha joon terpampang jelas dilayar handphone
"Oppa" hiks hiks
"Oppa kapan pulang?"
"Masih aja kamu cengeng,kenapa?" suara ha joon terdengar sangat lembut
Huaaaa
Fayra tak bisa menahan air matanya ia sangat merindukan sosok lelaki yang sedang menelpon dirinya
"love you" ha joon menutup telpon
~
__ADS_1
Sudah satu tahun lebih ha joon pergi bahkan ia jarang kasih kabar
Fayra menatap layar ponsel tidak ada satu notifikasi pun yang masuk
"Aaaah"ia berbaring ditempat tidur
Hiks. . .hiks
"Ha joon lo jahat banget"
Huaaaa . . .
Lama-lama mata fayra terasa berat dan ia pun tertidur
Jgeer. . .
Dreett. . .dreettt handpone fayra bergetar
Ha joon memanggil. . .
Dreett. . .dreettt. . .
Sinar matahari masuk lewat cela-cela jendela terlihat seseorang gadis tidur dengan pulesnya
Suara alarm yang sangat berisik membangunkan fayra
Hoaaam
Jam menunjukkan pukul 7.00 pagi fayra bergegas turun dari ranjang menuju kamar mandi selesai mandi ia mengecek handphone yang ada diatas nakas
Panggilan tak terjawab dari ha joon
"Ha joon kapan lo pulang? lo sangat betah ya disana" fayra merengek
Ia merebahkan tubuhnya diatas kasur,berguling -guling menyusuri setiap inci kasur
Ting . . . pesan masuk
NAYLA
"Fay udah berangkat? Gw nebeng ya"
Fayra bersiap-siap untuk berangkat kerja
Tok tok tok
Kreek
"Iya,kenapa pa?" tanya fayra
"Ada yang papa ingin bicarakan"
Roy duduk disofa dikamar fayra
"Fay nanti malam kita kedatangan tamu,rekan bisnis papa"
"Terus kenapa pa?" tanya fayra penasaran
"Kamu hari ini tidak usah kerja dulu,toh itukan perusahaan papa"
"Tapi pa"
"Tidak ada tapi-tapian,nanti malam harus dandan yang cantik jangan malu-maluin papa"
Roy berdiri dari sofa dan keluar dari kamar fayra
Fayra mengirimkan pesan kepada nayla memberi tahu kalau dia hari ini tidak masuk kerja karna ada urusan mendadak
__ADS_1
"Kok perasaan gw ga enak ya"
semua orang tampak sibuk dengan urusannya masing-masing
Malam pun tiba,fayra yang tengah sibuk memilih pakaian ia mengacak-ngajak isi lemari
"Aaahhh" ia merasa frustasi karna tidak menemuka pakaian yang cocok untuk ia pakai
Tok tok tok
"Non. . .non fayra" suara bi ija dari luar kamar
"Sebentar" ucapanya
Kreek
"Iya bi"
"Non tamunya sudah datang"
"Iya bi makasih"
"Saya permisi"
Mata fayra tertuju pada dres berwarna putih yang dibungkus plastik didalam lemari
"Perfect"
Tak tak tak. . . suara langkah kaki mendekat
Mata fayra menatap lekat seorang wanita yang duduk disamping laki-laki yang sedang mengobrol dengan roy
"Seperti pernah liat dimana ya" ucapnya dalam hati
"Selamat malam" sapa fayra
Semua orang menoleh
"Tante lili?"
Lili menoleh
"Kamu temannya nayla kan? Fayra" tanya lili
"Hehee iya tante apa kabar?" fayra memeluk lili
"Fay kamu kenal dengan mereka?" tanya roy
"Ini putri anda pak roy,sangat cantik"
Andi adalah reka bisnis roy ia adalah ayah dari raka
"Iya pak andi,fayra putri saya yang mau dijodohkan dengan anak bapak"
Deg. . . Fayra sangat kaget mendengar ucapan roy
"Dijodohkan" batinnya
"Sorry saya telat"
Fayra menoleh
"Raka?"
"Fayra"
"Lo ngapain disini?" tanya fayra
__ADS_1
"Hem rupanya kalian sudah saling kenal" roy