101 Hari Menaklukkan Hati Pria Dingin

101 Hari Menaklukkan Hati Pria Dingin
eps~18


__ADS_3

Hari sudah hampir gelap taman yang berlokasi dipingiran kota,banyak orang yang menghabiskan waktunya disana dari yang muda sampai yang tua


"Lepas!!!"


Fayra mendorong tubuh ha joon


"Jangan sentuh aku!"


"Fay ada sesuatu yang harus aku omongin tapi mungkin in tidak penting buat kamu,tadi siang aku resign dari kantor besok aku akan pergi kekorea"


"Aku tidak peduli" ucapnya datar


Ha joon memegang pundak fayra


"Aku harap kamu baik-baik aja disini dan jaga hatimu buat aku,sekalian aku pamit sama kamu karna mungkin besok kita tidak ketemu"


Perlahan ha joon berjalan menjauh dari fayra ia melambaikan tangan,gadis itu berpura-pura sok tegar


"Oppa" hiks hiks


Fayra berlari mengejar ha joon


"Heh kenapa kamu menangis?"


"Jangan pergi" pintanya


"Aku akan kembali"


Gadis itu memeluk erat ha joon ia tidak ingin berpisah dengannya


"I love you" bisik ha joon


"I love you too,oppa kenapa harus pergi ga bisa ditunda?"


"Hehee ga bisa fay ada sesuatu yang harus aku selesaikan,kamu tunggu aku ya"


"Selama disana harus sering kasih kabar,jangan ganjen"


"Iya sayang"


Deg...jantung fayra berdebar saat ha joon memanggilnya dengan sebutan sayang pipinya yang cubby tiba-tiba berubah menjadi merah merona


"Aisss kenpa pipiku terasa panas" ucapnya dalam hati


"Fay are you oke?" ha joon menempelkan tangannya dipipi fayra

__ADS_1


"Aawwwwww"


Ha joon reflek menjauhkan tangannya,fayra yang kaget gadis itu hanya diam


"Kenapa?"


Dreettt..dreettt hp fayra bergetar ia mengeluarkan hp yang ada didalam tas


KAK ADRES


"Hallo faya kamu dimana?" terdengar suara laki-laki dari telpon


"Hemm siapa yang nelpon?" tanya ha joon


"Kak adres"


"Adres? dia siapa sih kelihatannya fayra sangat dekat dengannya" batin ha joon


Tak lama kemudian fayra pamit pulang karna ia sudah ada janji sama nayla dan angga,gadis itu menolak saat ha joon menawarkan untuk mengantarnya


Brummm..brummmm


Mobil ha joon berhenti diparkiran apartemen pria itu tampak lesu


"Malam pak" sapa security


"Astaga ganteng banget,kek pernah liat dimana ya?" ucap cella pelan


Didalam lift mereka hanya berdua


"Permisi apa saya mengenal anda?"


"Hem"


"Anda tinggal disini?"


"Iya"


Ting lift terbuka


Han joon buru-buru keluar dari lift dan menuju apartemennya


"Sombong amat jadi laki, tunggu itu bukannya ha joon ya manager dikantor. eh iya astagaaa" ucap cella


~

__ADS_1


Ting.. pintu terbuka


Ha joon menjatuhkan tubuhnya diatas sofa


"Aahhh"


Ia mengeluarkan handphone dari dalam tas


Ting pesan masuk


FAYRA DZIKRA


"Oppa besok jam berapa berangakat?"


HA JOON


"Kenapa?"


Ting...


FAYRA DZIKRA


"Besok aku yang nganter kebandara ga ada penolakan!"


Laki-laki itu senyum-senyum sendiri ia belum pernah merasa sebahagia ini,setelah bertemu denga fayra hidupnya berubah menjadi lebih baik


Hoaaammm...


"Aahhh,ngantuk banget" ha joon merebahkan tubuhnya diatas kasur


~


Sinar matahari yang masuk lewat sela-sela jendela


Tit..tit..tit..suara alarm


Perlahan mata seorang gadis terbuka bulu mata yang lentik,senyuman mengembang dibibirnya,gadis itu bangun dari tempat tidur menuju kamar mandi seusai mandi ia merias diri karna hari ini ia akan bertemu dengan pujaan hatinya


"Udah cantik" fayra menatap dirinya dicermin


Tak tak tak..suara langkah kaki menuruni anak tangga ia berjalan menuju garasi mobil


Kreeek...pintu dibuka


Fayra berpapasan dengab cella

__ADS_1


"Hemmm" cella menatap fayra dari ujung kaki sampai ujung kepala


Fayra terus berjalan ia tak menghiraukan cella


__ADS_2