
Tettt...tettt..tettt
"Baiklah anak-anak, pelajaran kita lanjutkan nanti. Selamat menikmati waktu istirahat kalian!" ucap Kakashi lalu pergi
"Terimakasih Sensei!" jawab para murid
"Ayo!" ucap Sasuke sambil menggandeng tangan Sakura
"Aku ingin ke toilet! kau tunggu saja di kantin!" jawab Sakura lalu pergi
"Baiklah!" jawab Sasuke lalu pergi ke kantin
Sakura pergi ke toilet dengan Ino
Toilet~
"Hufftt..ah,wajahku Akhirnya segar juga" ucap Sakura lalu mengelap mukanya
"Aku juga" jawab Ino sambil tersenyum
Mereka berdua berbincang sedikit di dalam toilet,tanpa sadar,Karin dan Shion membuntuti mereka.
"Ayo kita kerjai mereka!" bisik Karin
"Apa yang harus kita lakukan Karin?" tanya Shion sambil berbisik
"Aku akan mengunci mereka di dalam,setelah itu kita temui Sasuke dan Shikamaru di kantin. Kita temani mereka makan,ok?" ucap Karin
"Ok" jawab Shion
'Kau lihat saja Sakura,aku akan mendapatkan Sasuke-kun dari mu! selama ini,kau selalu menjadi incaran para laki-laki,dan aku tidak suka itu!' batin Karin sambil mengepalkan tangannya
Cklekk..
"Ok Shion,sudah!" ucap Shion
"Ok,ayo pergi!" jawab Karin
Setelah beberapa menit berlalu, Sakura dan Ino selesai membersihkan wajah mereka. Sebelum keluar..
"Seandainya bukan karena Karin,aku tidak sudi mau melakukan ini!" ucap Sakura
"Aku juga. Lagipula,aku sebenarnya ingin menghantam Shikamaru dengan sepatuku tadi,karena dia bilang kami ini akan tunangan!" ucap Ino
"Memang nasib kita berdua Ino!" ucap Sakura lemas
Mereka sudah selesai,tapi saat mereka membuka pintu...
Cklekk..cklek..
"Ino,kenapa pintunya tidak bisa di buka?" tanya Sakura sambil mencoba membuka pintu itu berkali-kali
"Benarkah? coba sini!" jawab Ino lalu mencoba membuka pintu itu
"Gawat,kita terkunci!" lanjut Ino panik
Sakura mulai berpikir tentang sesuatu
"Ini bukan kebetulan Ino! pasti ada yang sengaja mengunci kita dari luar!" ucap Sakura
Ino lalu berpikir
"Karin,dan Shion! yah..siapa lagi Kalau bukan mereka?! ini pasti kerjaan mereka
Sementara Sakura dan Ino sedang berpikir bagaimana cara keluar dari sana,Karin dan Shion justru malah mengambil kesempatan tersebut
•
•
Di kantin~
•
•
"Di mana mereka?" tanya Shikamaru
"Mereka bilang mau ke toilet. Tapi,kenapa lama sekali?" ucap Sasuke yang mulai cemas
Karin dan Shion berjalan menuju bangku dimana Naru-Sasu-Shika duduk. Mereka berpura-pura tidak tahu jika nanti ditanyai
"Hai Sasuke-kun!" sapa ramah Karin
"Hai Shikamaru-kun!" sapa Shion
Sasuke melihat kearah suara itu dengan pandangan yang kurang suka
__ADS_1
"Mau apa kalian!" tegas Sasuke
"Jangan kasar donk Sasuke-kun. Aku hanya ingin menemani mu istirahat saja!" jawab Karin
"Lalu,kau?" tanya Shikamaru
"Aku juga ingin menemani mu makan, Shikamaru-kun!" jawab Shion
"Tidak perlu!" jawab Sasuke dan Shikamaru bersamaan
"Aku menunggu Sakura!" lanjut Sasuke
"Huh,kau menunggunya? kau salah besar telah percaya omongannya!" ucap Karin
"Maksudmu?" tanya Sasuke
"Dia mungkin sedang melayani para prianya." jawab Karin lalu duduk di dekat Sasuke
"Asal kau tau Sasuke-kun,dia itu bukan wanita baik-baik. Dia punya banyak simpanan dimana-mana!" lanjut Karin
Sasuke tiba-tiba berhawa hitam,seakan sedang berada dalam kegelapan ditengah malam
"Ku peringatkan kau ya,jangan sekali-kali menghina Sakura didepan ku! keu mengerti?!" ucap Sasuke
Karin tiba-tiba merasa merinding dengan perkataan Sasuke,tapi dia mencoba bersikap tenang
"Kalau kau tak percaya,kau bisa tanya sendiri pada Shion!" jawab Karin
•
•
Back to Sakura and Ino
•
•
"Bagaimana ini Sakura?" tanya Ino mulai panik
Sakura mondar-mandir sambil mencari cara bagaimana cara keluar dari dalam sana
Sakura berhenti sambil melihat kearah Ino
"Ada apa Saki?" tanya Ino
"Benar! Ino,gunakan jepit rambut mu!" ucap Sakura bahagia
"Baiklah,ini!" lanjut Ino sambil menyerahkan jepit rambut miliknya
"Aku coba dulu ya!" jawab Sakura
Cklekk.. cklekk..
"Akhirnya!" ucap Sakura gembira
"Ayo Saki!" ajak Ino sambil menggandeng tangan Sakura
Mereka keluar dari toilet dengan bahagia. Saat mereka hendak menuju ke bangku yang diduduki Sasuke,Sakura berhenti dari jarak agak jauh,tapi masih bisa mendengar obrolan mereka
"Ino, tunggu!" ucap Sakura sambil menghadang Ino
"Ada apa?" tanya Ino
"Lihat mereka!" jawab Sakura sambil menunjuk kearah Karin dan Shion
"Benar Sasuke-kun,Sakura bukan wanita baik-baik! dia pernah merebut pacar Karin! bahkan semua laki-laki dia goda!" jawab Shion
"Hei,jangan bicara sembarangan!" ucap Shikamaru
"Aku tidak berbohong Shikamaru-kun! kau baru saja mengenal mereka! sedangkan kami, kami sudah mengenal mereka dari SMP. Jadi kami tau semua tentang mereka." jawab Shion
"Benar,dia juga matre! memanfaatkan laki-laki untuk urusannya saja! kau lebih baik memilihku Sasuke-kun! aku lebih baik darinya!" jawab Karin lalu merayu Sasuke
Sakura mendengar ucapan merek dari jauh,langsung mengepalkan tangannya. Begitupun dengan Ino,dia sangat geram. Akhirnya,Sakura dan Ini langsung melabrak mereka
"Bukan cewek baik-baik,cewek matre,apa lagi!" bentak Sakura
"Merebut pacar orang, memanfaatkan untuk urusan sendiri,lalu apa?" lanjut Ino
Karin dan Shion kaget,karena seingatnya,dia sudah mengunci pintu toilet
'Bagaimana mereka bisa keluar?' batin Karin
"Sakura?" ucap Sasuke terkejut ketika melihat Sakura marah
"Ino?" ucap Shikamaru terkejut seperti Sasuke
__ADS_1
"A-apa?" tanya Karin gagap
"Karin,selama ini aku terlalu sabar untuk menghadapi mu. Aku rela kau buly setiap hari,setiap waktu,bahkan di jalan pun kau buly aku! tapi, perkataan mu tadi benar-benar kelewat batas!" bentak Sakura
Karin menelan ludah,pasalnya dia belum pernah melihat Sakura Se marah ini.
"Merebut pacar kau bilang? siapa yang merebut Sai dariku? kau menjebak ku dan membuat Sai salah paham padaku! dan kau panggil aku merebut pacarmu?! lalu Sai itu apa ku! bodyguard ku? dulu kami pacaran baik-baik saja,tapi kau menjebakku dan membuat Sai salah paham padaku! apa kau masih ingat!" bentak Ino yang kini mulai menitikkan air mata
Shikamaru yang melihat Ino mulai menangis, lalu berdiri didekat Ino
"Sudah,biarkan saja Ino!" ucap Shikamaru lembut
"Lepaskan Shikamaru! dia itu yang tidak tau diri! kau ingat ya Karin! kau pikir,cara licikmu ini akan di segani? kau pikir dengan menjebak kami,kau bisa menang?! ha?" bentak Ino
"Hah,memang kenyataannya begitu! dasar ******" jawab Karin
Plakk...
Sakura menampar Karin
"Jangan bicara sembarangan! panggilan itu hanya cocok untuk mu!" tegas Sakura
Keadaan di kantin kini semakin ricuh
"Berani-beraninya kau menamparku! kau pikir kau siapa!" bentak Karin
"Rasa sakit itu tak sebanding dengan apa yang aku rasakan selama ini! kau hanya menerim satu tamparan saja,tapi aku menerima hinaan,cacian,bulyan,dan fitnah darimu! itu belum apa-apa!" jawab Sakura
Sasuke benar-benar terkejut mendengar ucapan Sakura
"Hei Karin,lebih baik jangan membuat masalah lagi!" ucap para murid di kantin
"benar benar!" ucap para murid itu
Karin menunduk dan mencerna semua omongan Sakura dan Ino
'Ada apa dengan ku?' tanya batin Karin
Sakura dan Ino pergi dari rumah tempat itu, mereka berbeda arah. Dari situ, Sasuke mengejar Sakura,dan Shikamaru mengejar Ino
"Lebih baik jangan mencari masalah dengan kami!" ucap Naruto,yang juga pergi dari sana
Naruto menuju atap sekolah sambil mencari tau kemana Sasuke dan Shikamaru pergi
"Ah,itu mereka." ucap Naruto
Sasuke berada di dekat pagar sekolah yang agak sepi sambil menemani Sakura. Sedangkan Shikamaru berada di belakang sekolah
SasuSaku Text
"Sudahlah Sakura,jangan kau masukkan ke hati ucapan orang tadi!" ucap Sasuke
"Hiks...hiks..ini sudah yang kesekian kalinya dia menghinaku Sasuke!" jawab Sakura membelakangi Sasuke
"Dengarkan aku Sakura,mereka seperti itu karena mereka iri padamu! jadi,tenanglah!" ucap Sasuke sambil membimbing Sakura untuk menghadapnya
"Aku tidak kuat lagi Sasuke" lirih suara Sakura lalu bersandar di dada Sasuke
Sasuke memeluk Sakura dan tak keberatan jika air mata Sakura membasahi seragamnya
"Ada aku disini Sakura! aku akan melindungi mu!" jawab Sasuke
Kini Sakura terlihat lebih tenang. Tanpa terasa,dia masih memeluk Sasuke
ShikaIno Tekt~
"Sudahlah Ino!" ucap Shikamaru sambil mengelus pundak Ino
"Dia menghinaku Shikamaru! dia bilang aku ini merebut pacarnya! padahal pacarku yang dia rebut!" jawab Ino masih menangis dan mengguncangkan pundak Shikamaru
"Tenanglah! jika kau seperti ini,bagaimana bisa kau berpikir jernih?!" ucap Shikamaru sambil memegang pundak Ino
Ino melepaskan pundak Shikamaru,dan melihat Shikamaru dengan tatapan sendu
"Lalu apa?" lirih Ino sambil menundukkan kepalanya
"Kau tidak boleh seperti ini Ino,jika kau memikirkannya,kau akan sakit nanti!" ucap Shikamaru mencoba menenangkan Ino
Ino memeluk Shikamaru
"Dia yang merebutnya,bukan aku." lirih Ino
Shikamaru hanya bisa membalas pelukan itu dengan lembut
"Nah,kalau begini kan tenang kan?" ucap Shikamaru mencoba membalikkan suasana
Naruto yang dari tadi melihat mereka, langsung tersenyum
__ADS_1
"Aku selalu benar! kalian pasti akan segera jadian." gumam Naruto
Kini, kedekatan Sasuke terhadap Sakura mulai terlihat. Begitupun dengan Shikamaru dan Ino