
Kini telah terlihat kedekatan Naruto dan Hinata. Naruto sering berbicara dengan Hinata saat pelajaran,meskipun berbisik. Terkadang,mereka pergi ke kantin berdua
Sedangkan Sasuke semakin dekat dengan Sakura. Kini,mereka seakan sudah sangat akrab, meskipun terkadang berdebat kecil
Shikamaru mulai sering menghibur Ino sejak kejadian Karin dan Shion waktu itu. Ino semakin nyaman berada dekat Shikamaru, meskipun hal itu tak terlalu dirasakan oleh Ino
"Naruto! terimakasih ya,sudah menemani ku ke Mall." ucap Hinata sambil tersenyum
"Tidak apa-apa. Lagipula,aku juga senang menemanimu belanja,hehe.." jawab Naruto
Hinata melihat Naruto yang sedang memakan ice creamnya.
"Apa kau menyukai ice cream itu Naruto?" tanya Hinata
"Em? iya. Aku sering membelinya dengan Sasu dan Shika jika ada waktu luang." jawab Naruto
"Aku pikir, seleramu bukan yang seperti itu." ucap Hinata
"Terkadang juga tidak. Kadang,Sasu atau Shika memasak Ramen." jawab Naruto
"oh ya Naruto,apa kau punya saudara?" tanya Hinata
"Tidak! aku anak laki-laki satu-satunya dari keluarga ku. Lalu,dirimu?" tanya balik Naruto
"Hihi,aku punya kakak laki-laki dan adik perempuan." jawab Hinata
"Wah, benarkah? pasti seru punya saudara!" ucap Naruto spontan
"Kakakku itu sangat baik tapi pendiam. Sedangkan adikku itu sedikit pendiam,tapi kalau marah,rumah bisa saja hancur karena ulahnya. hehe!" jawab Hinata
"Aku selalu ingin punya saudara karena hidupku selalu sendiri dirumah. Orangtuaku membuatku dan Sasu serta Shika menjadi dekat. Dari kecil,hanya mereka temanku. Aku tidak mau berteman dengan orang lain." ujar Naruto
"Emm...Naruto,apa kau batu kali ini berbicar pada seorang wanita?" tanya Hinata tiba-tiba
"Em,tidak juga. Waktu diluar negeri,aku punya satu teman perempuan." jawab Naruto
Hinata sedikit kaget
"Pasti,kau dekat dengannya." ucap Hinata
"Ya,kami satu rumah." jawab Naruto
__ADS_1
keadaan itu membuat Hinata benar-benar terkejut
'Itu pasti pacar Naruto' batin Hinata yang terlihat murung
Naruto menoleh kearah Hinata yang sedang murung
'Eh? apa dia cemburu? tapi, kenapa?' tanya batin Naruto
"Hinata,kau kenapa?" tanya Naruto
"Em,tidak apa-apa Naruto!" jawab Hinata menampakkan senyum palsu
"Oh ya,aku teruskan ya. Cewek itu,adalah calon kakak iparnya Sasu." ucap Naruto
Hinata benar-benar terkejut mendengar itu
'Jadi,bukan pacarnya?' tanya batin Hinata
"Aku,Sasu,dan Shika harus tinggal dengannya. Namanya adalah Izumi. Kami dititipkan pada Izumi-nee waktu di luar negeri." lanjut Naruto
"Ja-jadi,bukan pacarmu?" tanya Hinata
"Hm? tentu saja bukan! mana mungkin aku pacaran dengan orang yang akan menjadi kakak ipar ku!" jawab Naruto
Mereka berjalan sudah cukup lama. Naruto mengantar Hinata sampai depan rumah Hinata
"Baiklah Naruto,sampai jumpa besok di sekolah!" ucap Hinata sambil melambaikan tangannya diiringi senyuman manis dari bibirnya
"Sampai jumpa!" jawab Naruto sambil melambaikan tangannya juga
Naruto memutuskan untuk kembali ke apartemen. Saat di jalan~
"Apa kau pacarnya Hinata?" tanya seseorang ya g ada di depan Naruto
Naruto terkejut
"Siapa kau?" tanya Naruto
"Kau jawab saja!" ucap orang itu dingin
'Sebenarnya, siapa dia?' tanya batin Naruto
__ADS_1
"Bukan!" jawab Naruto
"Lalu,kenapa kau mengantarnya pulang?" tanya orang itu
"Tadi hanya kebetulan bertemu di Mall saja." jawab Naruto
Laki-laki berambut panjang itu melihat kearah Naruto dengan senyum aneh
"Kau kenapa? siapa sebenarnya dirimu itu?" tanya Naruto
Orang itu mendekati Naruto lalu menyodorkan tangannya mengajak untuk bersalaman
"Perkenalkan. Aku Hyuga Neji,kakaknya Hyuga Hinata." ucap Neji
Naruto terkejut dengan itu,lalu membalas tangan Neji
"Hai,aku Naruto. Teman satu kelasnya Hinata." jawab Naruto
"Jadi kau satu kelas dengan Hinata-chan?" tanya Neji
"Iya,mulai semester baru ini!" jawab Naruto
"Oh ya, Naruto. Apa kau menyukai Hinata?" tanya Neji tiba-tiba
'Kenapa pertanyaannya seperti ini?' tanya batin Naruto
"Hanya menyukainya sebagai teman. Hehe.. memangnya kenapa?" tanya Naruto
"Hinata sering membicarakan tentang dirimu denganku! aku pikir,mungkin dia menyukaimu Naruto!" ucap Neji
'Ha?' Naruto menganga dalam batinnya
"Be-benarkah? mungkin,tidak seperti itu! hehe..." jawab Naruto
"Ya sudah,ini sudah sore,aku mau pulang dulu! lain kali, mampirlah ke rumah. Kita bisa ngobrol lebih lama nanti! Sampai jumpa!" ucap Neji lalu pergi
"Iya,sampai jumpa!" balas Naruto
Sepanjang perjalanan, Naruto memikirkan kata-kata Neji
'Menyukaiku? apa mungkin ya?' tanya batin Naruto
__ADS_1
Naruto memandang langit dengan senyuman.
Warna jingga di langit-langit itu membuat hatinya nyaman. Ditambah pemandangan tenggelamnya matahari,membuat sepasang mata berwarna biru langit itu, memandangnya dengan tatapan yang terlihat bahagia