3 Tuan Muda Yang Dingin

3 Tuan Muda Yang Dingin
NaruHina 3


__ADS_3

Setelah selesai sarapan, semua terlihat merasa kenyang


"Ah, perutku benar-benar kenyang! Shika,Ino! kalian benar-benar koki handal!" ucap Naruto sambil menonjolkan jempolnya


"Terimakasih Naruto!" jawab Ino sambil tersenyum


"Ino,ayo ikut aku sebentar!" ucap Shikamaru


"Eh? kemana?" tanya Ino


Ino mengikuti Shikamaru pergi


"Oi! ayo,kau juga ikut aku!" ucap Sasuke


"Kemana Sasuke?" tanya Sakura bosan


"Sudahlah. Kau pasti suka!" jawab Sasuke


Kini tinggal Naruto dan Hinata yang berada di ruang makan itu


"Mereka terlihat romantis ya?" ucap Hinata


"Ya..mereka memang romantis. Tapi sayang, mereka belum jadian!" jawab Naruto


"Ha? tapi,kenapa disekolah mereka seperti orang yang sudah pacaran?" tanya Hinata kaget


"Hehe.. sebenarnya,mereka hanya berpura-pura. Agar,Karin dan Shion tidak menggangu kami lagi." jawab Naruto


"O...jadi,Naruto. Ngomong-ngomong,ini apartemen siapa?" tanya Hinata


"Hm? ini? ini apartemen milik keluarga Uchiha. Milik kakaknya Sasuke. Kami tinggal disini,karena malas mencari hotel." jawab Naruto


"Jadi begitu.' ucap Hinata sambil tersenyum


"Oh ya Hinata, apa kau mau berkeliling? aku bisa menunjukannya padamu jika mau!" ucap Naruto


"Apa boleh?" tanya Hinata


"Hahaha,tentu saja boleh. Ayo!" jawab Naruto lalu berdiri




Di sisi lain~




"Sasuke,kau mau mengajakku berenang?" tanya Sakura menganga


"Ayolah! ini terlihat segar Sakura. Kau pasti suka!" jawab Sasuke


"Kau gila ya?! mana mungkin aku berenang dengan cowok! kau ini!" bentak Sakura


"Aku..ingin berbicara sesuatu padamu!" ucap Sasuke agak pelan


"Hm?" gumam sakura


__ADS_1



Dan yang lain~




"Kau lihat! ini sangat bagus bukan?" tanya Shikamaru


"Wah...ini sangat harum! siapa yang menanamnya?" tanya Ino sambil mencium bunga itu


"Yang ini,aku sendiri yang menanamnya! apa kau suka?" jawab Shikamaru tersenyum


"Iya. Aku sangat menyukai bunga ini!" jawab Ino sambil membalas senyuman itu




Dan lainnya lagi~




"Naruto,kita mau kemana?" tanya Hinata


"Sudah sampai! indah kan?" ucap Naruto


Hinata benar-benar terkejut


"Apa kau suka?" tanya Naruto


"Iya..ini sangat indah! Naruto,ayo kita duduk!" jawab Hinata


Mereka berdua duduk di bangku


"Naruto,apa ini tempat yang kau sukai?" tanya Hinata


"Ya. Dari semua kamar,aku memilih kamar ini. Aku sengaja,karena aku suka berada di atas!" jawab Naruto


"Aku juga! kamarku juga ada di atas seperti mu!" ucap Hinata sambil tersenyum


"Oh ya Hinata,apa kau sudah punya pacar? bagaimana kalau pacar mu tau ,kau sedang bersama ku lalu dia marah padamu?" tanya Naruto


"Hehe..aku belum punya pacar! lagipula,aku lebih suka sendiri. Aku tidak mau memiliki nasib yang sama seperti Ino. Pasti Karin akan melakukan hal yang sama padaku!" ucap Hinata


"Ha? apa mungkin Karin akan merebut pacar dari temannya sendiri?" tanya Naruto


"Karin itu,...dia pasti akan merasa iri pada siapapun yang mempunyai pacar Naruto. Bahkan jika dia mempunyai saudara,pasti dia juga akan iri." jawab Hinata


Naruto mulai berpikir tentang sesuatu. Hinata yang melihat kearah Naruto, langsung bertanya


"Naruto,kau kenapa?" tanya Hinata


"Eh? tidak! hanya saja...Kau bilang Karin merebut Sai dari Ino, lalu..dimana Sai sekarang?" tanya Naruto


"Em? soal Sai...Karin memutuskannya saat mengetahui bahwa kalian bertiga pindah ke Konoha. Sai tidak mengerti,kenapa Karin memutuskannya. Jadi,Sai pindah ke luar negeri dan tinggal dengan Kakaknya disana." jawab Hinata


"Apa Karin seperti itu? jadi,yang mempermainkan laki-laki itu,dia donk?" ucap Naruto yang kaget

__ADS_1


"Ya.. seperti itulah!" jawab Hinata sambil tersenyum


Setelah beberapa lama mereka berbincang


"Hinata,aku..aku ingin mengatakan sesuatu!" ucap Naruto


"Eh? mau mengatakan apa?" tanya Hinata heran


"Selama ini,aku tidak pernah punya teman perempuan sebaik dirimu,dan..aku juga merasa nyaman denganmu." ucap Naruto


Deghhh....kini jantung Hinata berdetak sangat kencang. pipinya mulai memerah


"Ja-jadi?" tanya Hinata


Naruto seperti agak ragu untuk mengatakannya,tapi niatnya tak bisa di pungkiri lagi.


'Ok Naruto, katakan saja kau menyukainya! daripada kau memendamnya terlalu lama,itu akan sakit jika nanti dia malah punya pacar duluan!' Naruto kini berperang melawan batinnya


Naruto memberanikan dirinya,kini dia sudah siap mengatakannya


"Hinata, sebenarnya..." ucap Naruto


"Ya... sebenarnya...apa?" tanya Hinata masih dalam keadaan jantung tak beraturan


"Sebenarnya,Aku menyukai mu!" ucap Naruto dengan pipi memerah


Duarrr....seakan jantung yang meledak. Hinata kini tersipu malu


"Jadi, Hinata. Apa kau mau menjadi pacarku?" lanjut Naruto sambil memegang tangan Hinata


Hinata terkejut dengan semua itu. Orang yang dia sukai ternyata juga menyukainya


'Apa yang harus aku jawab?' tanya batin Hinata


"Kau boleh tidak menerimanya jika kau tidak suka itu!" ucap Naruto sambil memalingkan wajahnya yang malu itu


"Ti-tidak! maksudku,ya...aku terima!" jawab Hinata dengan pipi yang semakin memerah seakan telah terbakar habis oleh api cinta yang diungkapkan oleh Naruto


Naruto kaget,dengan segera kembali menatap Hinata


"Kau...serius?" tanya Naruto


"I-iya, sebenarnya Naruto. Aku,juga menyukai mu! tapi,aku malu" jawab Hinata pelan


Gembira, senang dan segalanya yang sekarang berada di hati Naruto


"Jadi,kita resmi pacaran kan?" tanya Naruto sambil memegang pipi Hinata


"Iya..." jawab Hinata malu


Saking senangnya, Naruto memeluk Hinata sambil membisikkan sesuatu


"Aku mencintaimu Hinata!" lirih Naruto


Hinata membalas pelukan dari Naruto


"Aku juga!" jawab Hinata


Suasana itu membuat pasangan kekasih itu terlihat bahagia. Naruto memang awalnya tidak mempunyai perasaan pada Hinata,tapi semakin lama,dia merasa nyaman walaupun hanya menganggapnya sebagai teman. Tanpa ia sadari,teman memang tak selamanya akan tetap menjadi teman. Kini, Naruto dan Hinata resmi menjadi sepasang kekasih


Like,komen and Vote ya😉

__ADS_1


__ADS_2