3 Tuan Muda Yang Dingin

3 Tuan Muda Yang Dingin
Ino's Explanation


__ADS_3

Setelah kejadian hari itu,kini Naru-Sasu-Shika lebih sering mengajak sang kekasih jalan-jalan. Terlebih lagi dengan Shikamaru. Dia berpikir,apa yang masih dipikirkan oleh Ino? apa itu berhubungan dengan masa lalunya?


1 Minggu setelah kejadian itu, Shikamaru menemui Ino di Cafe miliknya.


"Pagi!" sapa Shikamaru


"Eh? Pagi juga! apa yang membawa mu kemari Shikamaru?" tanya Ino sambil tersenyum


"Memang tidak boleh ya kalau aku kesini?" ucap Shikamaru manja


"Hihi..iya,iya..ayo duduk! aku akan mengambilkan minuman. Tunggu sebentar ya!" jawab Ino


Shikamaru mengangguk. Ino kembali dengan membawa 2 cangkir kopi panas. Ino meletakkan cangkir itu di kedua sisi meja.


"Jadi,ada apa?" tanya Ino sambil menumpukan sikunya dan meletakkan dagunya di telapak tangan


"Aku rindu." ucap Shikamaru


"Kau lucu." jawab Ino


"Tapi kau suka." lanjut Shikamaru


"Iya." ucap Ino sambil tersenyum


"Minumlah! jangan hanya bercanda!" lanjut Ino


Shikamaru menyeruput kopi miliknya. Dia melihat kopi itu dengan saksama. Ino yang melihat hal itu langsung berkomentar


"Ada apa? ada yang kurang?" tanya Ino


"Em...ini,enak." jawab Shikamaru lalu menyeruputnya kembali


"Hehe...kau aneh!" lanjut Ino


"Sebenarnya,aku ingin mengajakmu ke suatu tempat. Kau habiskan dulu minuman mu!" ucap Shikamaru


"Kemana?" tanya Ino


"Sudahlah.." jawab Shikamaru


Tanpa pikir panjang,Ino langsung meminum kopinya dan menyisakan sedikit.


"Ayo!" ucap Shikamaru


"Sebentar,aku ambil tas ku dulu!" jawab Ino


"Aku tunggu di mobil!" lanjut Shikamaru lalu pergi menuju kearah parkiran




5 menit kemudian~




"Kita mau kemana Shikamaru?" tanya Ino saat memasuki mobil

__ADS_1


"Tunggu saja!" jawab Shikamaru lalu menekan pedal gas




10 menit kemudian~




"Taman?" tanya Ino


"Iya..ayo duduk!" jawab Shikamaru lalu menggandeng tangan Ino


"Hm..kau selalu tau kesukaan ku Sayang." gumam Ino


Shikamaru yang mendengar itu hanya tersenyum tipis dan berpura-pura tidak mendengar. Shikamaru mengajak Ino ke tempat yang sepi.


Ino menyadari hal itu. Dia bingung, kenapa tidak duduk seperti biasanya di bangku?


Shikamaru menyandarkan Ino di tembok,dengan kedua temannya yang menumpu. Ini kaget hanya bisa menatap mata Shikamaru


"Shikamaru,kenapa kau mengajakku kemari?" tanya Ino yang sempat tegang dengan keadaan seperti itu.


Shikamaru mendekatkan wajahnya ke Ino


"Tadi,kau panggil aku apa saat aku menggandeng mu?" lirih Shikamaru sambil tersenyum


'Sial! apa dia mendengar? gawat!' batin Ino


"A...haha..m-memangnya tadi,aku hilang apa?" tanya Ino yang pura-pura lupa


"Atau? atau apa?" tanya Ino


Kini Shikamaru mulai membisiki Ino


"Aku akan menciummu!" bisik Shikamaru


Shikamaru kembali memposisikan wajahnya dengan benar,lalu menatap mata indah milik Ino


"Jadi, bagaimana?" lanjut Shikamaru sambil tersenyum


"Ah..kau ini ingin mengambil kesempatan ya?" tanya Ino mulai biasa saja


"Em? hei..apa maksudmu? katakan saja,kalau tidak, ancaman ku akan menjadi kenyataan!" jawab Shikamaru


Ino menghela nafas berat


"Ya..jadi,aku tadi bilang. 'Kau selalu tau kesukaan ku sayang.' jadi,sekarang kau puas dengan jawabannya?" ucap Ino


"Kau memanggilku sayang? tapi, kenapa baru sekarang?" tanya Shikamaru


"Tidak tau!" jawab Ino sambil tersenyum


Shikamaru yang melihat senyum manis menghiasi wajah Ino,kini mulai terbuai dengan perasaan yang tidak bisa diartikan.


Tanpa pikir panjang, Shikamaru mencium Ino. Ino yang tadinya hanya tersenyum,kini benar-benar terkejut. Ini adalah ciuman pertamanya. Dulu saat masih berpacaran dengan Sai,dia tidak pernah mendapat ciuman itu.

__ADS_1


Ino yang tanpa sadar,kini mulai membalas ciuman itu. Mereka saling membalas ciuman itu, tanpa mereka sadari 2 menit telah berlalu. Mereka saling memandang diiringi dengan senyuman yang mereka nampak kan.




Di bangku taman~




Ino menyandarkan kepalanya di bahu Shikamaru.


"Terimakasih untuk yang tadi." ucap Shikamaru


"Untuk apa?" tanya Ino


"Untuk ciumannya." lanjut Shikamaru sambil cekikikan


"Hihi..kau itu. Sama-sama." Jawab Ino


"Hah, seandainya aku yang mendapat ciuman pertama mu. Aku pasti akan merasa lebih senang." ucap Shikamaru tiba-tiba


Ino sedikit membulatkan matanya. Dia berpikir,apa yang dimaksud ciuman pertama akan lebih senang? Ino bingung. Dia mengangkat kepalanya lalu menatap Shikamaru


"Apa maksudmu?" tanya Ino


"Kau pernah pacaran sebelumnya kan? ini pasti sudah kedua kalinya atau mungkin kesekian kalinya kau berciuman...kan?" jawab Shikamaru kurang senang


Ini menatap Shikamaru dengan serius. Dia memegang dagu Shikamaru dan mengarahkan kepalanya agar menatap mata Ino.


"Dengar ya Shikamaru! aku tidak pernah berciuman dengan siapapun. Ciuman tadi,adalah yang pertama bagiku! kau pikir,untuk apa aku memberikan ciuman pertama ku untuk pria brengsek sepertinya?!" tegas Ino


Shikamaru terkejut dengan perkataan Ino. Dia menatap sendu kearah wanita yang bisa di sebut baru saja memberi peringatan tegas untuknya.


"Kami memang berpacaran lama,tapi kami masih terlalu polos untuk melakukan hal dewasa seperti itu." lanjut Ino


Shikamaru memeluk Ino


"Maafkan aku Sayang. Aku benar-benar minta maaf!" lirih Shikamaru


"Tidak apa-apa,tapi jangan melakukan hal seperti itu lagi ya! aku tidak suka kau berbicara seperti itu!" jawab Ino yang masih terlihat kesal


"Iya,iya! jadi,tadi itu ciuman pertama mu?" ucap Shikamaru mulai menggoda Ino


"Iya..kau juga kan? atau..." perkataan Ino terjeda


"Iya! semua yang aku miliki,kau yang pertama!" jawab Shikamaru


Ino tertawa lalu kembali menyandarkan kepalanya di bahu Shikamaru lagi.


'Mungkin,lebih baik tidak usah aku tanyakan pada Ino. Lain kali,aku tanya pada Sakura atau Hinata saja.' batin Shikamaru


Mereka berdua terlihat mesra sebagai sepasang kekasih. Walau terlihat dari sisi manapun. Pengunjung yang datang ke taman itu, semua terkesan dengan kemesraan itu.


Hai👏🏻 Author Up lagi nih!


Ayo,dukung Author dengan Vote ya!

__ADS_1


Jan lupa Like 👍🏻 Komen 💬 and Vote 😉


Sampai jumpa di ep selanjutnya 😁👏🏻


__ADS_2