4 Kucing Bersaudara

4 Kucing Bersaudara
Terlahir Memiliki Kekurangan By:Syaori


__ADS_3

outhor:

__ADS_1


aduh maaf banget nih soalnya di episode sebelumnya itu aku lupa selipin nama pangeran asamai jadi maap yaa hehe untuk namanya sendiri aku ada ambil dari komik sebelah ya judulnya "MY IDOL IS A VAMPIRE" sama "BOSS SOMBONG" (gak punya ide lagi apa namanya) dan yah kenapa aku bikin kayak gini? Ya karna emang gak ada ide lagi namanya adalah Xi Xian (hahahahah) namanya aneh ya mohon maap soalnya emang gak ada ide lagi gila ini ngapa malah jadi basa basi ya ampun ini ngambil untung dari penbahasan gini doang. Ah! Terserah deh langsung aja. Sampai jumpa di episode selanjutnya

__ADS_1


Di pagi yang cerah. Dan aku masih bingung kenapa aku hanya menghantam dinding saja bisa berdarah banyak sekali? Yah aku memutuskan untuk tanya kak Monika ya jelas karna dia lahir pertama "kak kenapa aku bisa berdarah banyak sekali kemarin?" Tanya ku ke kak Monika. Kak Monika diam sejenak dan bilang " sebenarnya kau mempunyai kekurangan yang selama ini kami tutupi, syaori" dengan suara lembutnya aku tidak mengerti dengan kata katanya jadi aku bertanya lagi "kekurangan seperti apa kak?" yah dia diam lagi untuk beberapa saat dan menjawab lagi "kulit mu yang tipis itu mudah sekali tergores. Jadi kau harus hati-hati ya" jawabnya sambil menjelaskan. Setelah mengerti akupun keluar dari ruangan kakak dan kembali ke kamar dan berbaring di atas kasur ku. Tanpa sadar aku tertidur di kasur ku. beberapa jam kemudian aku terbangun itu sekitar jam 3.57 aku bangun dan menuju balkon di depan kamar ku sambil melihat keluar aku sadar aku harus berhati-hati. Ucapan kak Monika mulai terngiang-ngiang di kepalaku aku mulai merasa bersalah karna membebani semua orang tapi aku juga tidak tahu cara membalas budi kepada mereka yang telah melindungiku. Orang yang selalu menghibur ku, orang yang selalu menjaga ku, orang yang selalu ada apapun yang terjadi, orang yang selalu mendukung ku, aku selalu merasa ada yang hilang, tapi apa? Aku bahkan tidak mengetahui isi pikiran ku sendiri beberapa saat kemudian kak Natsuki datang melihat ku di balkon sambil melihat ke langit sepertinya dia tau apa yang telah terjadi pada ku "hai! Adik kecil ku" wajah kak Natsuki sama seperti biasanya, tersenyum. Seketika wajahnya berubah menjadi sedih "maaf ya sudah menutupi kebenaran selama ini" perlahan dia mengeluarkan air mata yang membuat ku terkejut "Eh... Tidak in- ini bukan salah kakak. Ini hanya kekurangan yang tidak terlalu terlihat, jangan khawatir kak" kataku untuk menhiburnya, tapi sepertinya itu tidak akan berguna sekarang "kau mengatakan itu hanya untuk menghibur ku kan" katanya makin sedih aku berusaha untuk mempertahankan senyuman ku tapi tidak bisa aku melihat kebawah dan mulai mengeluarkan air mata rasanya seperti... "jangan khawatir kita akan melewatkan kekurangan ini bersama" kata kak Yuri yang muncul entah dari mana, "yap kita akan melewatkan manis dan pahitnya dunia ini, bersama" kata kak Monika sambil berjalan mendekati kami kami semua menatap ke langit yang kebetulan sedang ada pelangi. Hari yang indah "aku harap waktu terhenti di sini" ucapku dalam hati sambil melihat pelangi yang indah itu. "kita melakukan semua seperti sahabat ya" kata kak Natsuki

__ADS_1


kata kak Monika denga suara lembut

__ADS_1


kesukaan ku

__ADS_1


__ADS_2