4 Kucing Bersaudara

4 Kucing Bersaudara
Kembali Menyelamatkan Pangeran Asamai By:Syaori


__ADS_3

Outhor:


nih maap maap nih ya cuma kalian yang komenya isinya itu promisi semua mending promosi di novel atau komik yang lebih... apa ya? yang lebih... lebih... lebih terkenal lah istilahnya soalnya broh ini novel tu kayak gak bakal banya yang baca paliangan nanti lah cuman aku masih berkembang mending kalian yang kesini cuma buat promosi novel kalian mendi di komik yang terkenal aja tuh kan banyak yang baca pasti banyak yang mampir kalo kalian tetep mau di sini sini juga well terserah ya cuman percaya deh sama aku ini novel belum terkenal kayak "DI PAKSA MENIKAHI TUAN MUDA" atau sebagainya deh. Ya itu terserah kalian sih ya tapi percuma kalo masih tetep ya silakan tapi mending kembali lagi setelah novel ini terkenal kayak novel novel lain. Aku juga sebenernya gak pernah dan gak akan pernah promosiin novel ini ke komik atau novel lain ya aku paling cuma komentar iseng.

__ADS_1


yah seperti yang kalian tau saat aku terbangun aku melihat sekeliling dan tak ada orang satu pun jadi aku berusaha untuk bangun dari tempat tidur tapi sulit setelah beberapa kali mencoba bangun dari tempat tidur akhirnya aku menyerah dan terus berbaring di tempat tidur itu. Aku merasa tidak asing dengan tempat ini dan seketika ada kak Monika datang "hai" katanya denga tenang "dimana ini?" kataku sambil berusa untuk bangun tapi tetap saja sia sia "rumah sakit" katanya dengan suara lembutnya "hai sayori!" kata kak Natsuki sambil berjalan mendekati ku "hei" kata ku lemas dan tiba tiba saja menjadi ramai sebenarnya hanya ada 4 ninja itu dan kakak kakak ku hanya saja terlihat ramai dan mereka semua minta maaf aku bingung dan mencoba beresap semua dan apa yang terjadi aku bertanya kepada mereka "di...di...dimana Xi xian?" mereka diam sejenak dan ragu untuk menjawab pertanyaan ku "hei~" aku memanggil mereka tapi mereka tetap diam sambil menunduk "kalau kami bilang dia sudah mati apa kau percaya?" kata Wiliam dengan ragu aku tertegun dan bicara "i...i...ini pasti hanya leluconkan?" mereka menatap satu sama lain dan menggelengkan kepala "kami juga berharap ini hanya lelucon" kata Rey sambil melihat ke bawah aku tertegun lagi dan diam untuk beberapa saat "kami akan keluar jika kau membutuh kan waktu berpikir" kata kak Yuri sambil berjalan menuju pintu "aku...aku...apa yang aku lakukan?" kataku dengan suara kecil sambil mengeluarkan air mata berwarna hitam lagi tapi kali ini air mata ku keluar lebih banyak dan terus sampai mengotori kasur yang ku tiduri aku mencoba untuk berhenti tapi sulit sangat sulit rasanya menyakitkan kehilangan teman yang ku percaya "selanjutnya siapa? kak Monika? kak Yuri? kak Natsuki?" kataku dalam hati sambil terus mengeluarkan air mata lalu tiba tiba... "halo" orang yang menculik Xi xian tiba tiba datang "kau!" kata ku geram "menyukai pertujukan ku?" katanya denga senyum sinis "apa! ini di rencanakan?" kataku sambil tertegun "ya, tapi sayang ini baru pertujukan awal" katanya dan perlahan matanya menyala dalam gelapnya lampu "kenapa kau lakukan ini?!" kataku sambil teriak padanya seketika ada suara ketukan pintu yang sangat keras "have a good day young lady" aku terkejut dan kakak kakak berhasil mendobrak pintu dengan kaki mereka "adik!" kata kak Monika dengan khawatir "apa yang terjadi?" kata Rey sambil berlari mendekat


 

__ADS_1


KATA KU SAMBIL MASIH TERCENGANG


 

__ADS_1


__ADS_2