
Outhor:
Aku berhutang permintaan maaf sama kalian karna beberapa kali gak up jadi ya maap 'kan... aku juga sibuk buat ngerjain tugas bergabut ria di IG ya gitu deh alasanya padahal ma tugasku menggambar doang ea :V anyway kalian masih ingat di kejadian sebelumnya jadi untuk episode ini aku bakal basa basi sampe 100 kata doang dan mulai dari setelah Sayori menghabiskan buburnya dengan cara normal tentunya ok basa basi apa yah yang enak hmmmm ok lah maaf banget ya teman teman atau um pembaca? i don't know ok ada sekitar ah udah lah hope you enjoy gays ENJOY!!!
__ADS_1
Setelah aku menghabiskan makanan ku aku bertanya "dimana kakak kakak?" ya aku sudah lama tak melihat mereka "mereka mengira... kau lah yang membunuh Jeson" kata Avandi sambil mengambil air flash back mulai muncul di kepala ku "itu bukan kau kan yang membunuh Jeson" katanya sambil memegang pundak ku sembari mengeluarkan air mata "aku akan sangat kecewa jika kau melakukan ini" katanya denga menudukan kepalah "ya, aku lah yang membunuhnya" dia terkejud mendengar jawaban ku dan keluar aku menangis diatas ranjang "aku tak bisa menyalahkan penjahat itu" kata ku dengan suara kecil "dan kau berbohong pada ketua padahal bukan kau yang salah" kata William yang terbangun karna suara ku "uh maafkan aku. Aku tak bermaksud..." kata ku sambil menyesal "tidak, jangan minta maaf" belum sempat menyelesaikan kata kata ku dia langsung menyaut seperti itu "aku muak dengan semua penjahat ini dan kau bahkan tak ingat kalau kakak mu sudah meninggal" aku tersadar "lalu siapa yang ketua maksud mereka menuduhku untuk ini" kata ku sambil memegang kepala ku "ketua sering mengobrol dengan kakak kakak mu katanya ketua melihat kakak kakak mu sebagai wujud malaikat yang sangat cantik" katanya sambil mengelap air mata ku. Aku tidak pernah percaya kalau ketua memang melihat seperti itu tapi aku harus aku meyakin kan diri ku dan beranjak dari kasur, mengganti baju dan pergi "maaf ya aku pergi dulu" kata ku sambil melambai pada William. aku tidam memiliki ide untuk kedepanya tapi aku juga harus tau apa yang harus aku lakukan aku ingin membantu tapi aku tak bisa aku ingin percaya tapi tak bisa aku ingin sekali meringankan beban yang di bawa oleh ketua karna saat di rumah sakit aku melihat dia seperti belum tidur selama beberapa hari aku ke halte bus pergi dari kota dan mencoba memulai hidup baru di tengah jalan busnya mogok tapi itu belum cukup jauh untuk sampai ke kota sebelah bahkan ini masih si kota R (entah di kota mana :V)
Episode selanjutnya:
__ADS_1
Outhor:
geez oh ya ini cuma buat tambahan doang ea maaf aku agak singkat. Sesingkat singkatnya biar kaya proklamasi ea ok bye maaf ya teman teman
__ADS_1