
Hai aku Natsuki aku adalah anak ke 3 dari ibu ku. Kalian masih ingat ketika kak Monika hilang? Sebenarnya di situ kita semua berpisah dan tersesat di sekolah.
Jadi ini karna kak Monika dan kak Yuri menghilang aku dan Syaori memutuskan untuk mencari mereka, kami berdua berpisah. Yap aku di lantai 3 dan Syaori entah di mana aku mencari kak Yuri. Di lantai 3 cukup menyeramkan aku sendiri
__ADS_1
Beberapa saat kemudian
jam kosong sekolah
__ADS_1
Aku terus mencari dan akhirnya aku menemukan seorang lelaki dia tinggi dan menggunakan kemeja yang mewah. Aku perlahan mendekatinya lalu dia menengok dan aku terkejut dia begitu pucat dia menariku dan menindih ku, aku berusaha berontak tapi sia sia. Aku menyerah dan pasrah dia mendekat ke leherku, seperti ada nafas yang di hembuskan olehnya. Aku diam menerima kenyataan. Lalu dia menggigit ku, aku menggenggam erat tangan ku dan mulai mengeluarkan air mata, aku mulai lemas dan saat dia mencabut taringnya dari leherku dia memegang rambutku dan bicara "rambut mu halus dan darah mu manis" aku terkejut dan berusaha berontak lagi, lagi lagi dia berbicara "jika kau terus berontak aku akan menghabiskan darah mu sampai kering" aku ketakutan dan aku pingsan. Perlahan ku buka mataku "aku di UKS?" ada dia di sampingku "vampir ini sebenarnya mau apa?" dia membuka matanya perlahan "huh, matanya bukan berwarna merah?" dia menatapku dan bilang "maafkan aku aku tidak sengaja menggigit mu tapi aku akan ganti rugi" "huh?"
Singkat cerita aku di antar pulang saat malam hari dan dia bilang "temui aku di belakang sekolah" aku hanya menjawab "hmm" dia pergi dan aku masuk ke rumah kakak kakak menatap ku dan bilang "cieee" aku hanya terdiam dan makan malam aku menikmati makanan ku setelah itu aku ingin tidur tiba tiba ada yang menelefon ku aku langsung mengangkatnya dan itu guru dia bilang "besok jam pelajaran sekolah kosong jadi besok bebas mau masuk atau tidak" "baik pak saya akan masuk saja" aku menjawab begitu karna aku tidak mau beritau saudara ku biar mereka bawa tas berat berat pikir ku
__ADS_1
Keesokan harinya
Saudara ku bertanya "kenapa kau tidak bawa buku?" aku jawab saat ada di depan pintu sekolah "kan tidak ada pelajaran" "yah" saudara ku pingsan dan masuk kelas dan benar saja tidak ada pelajaran jadi aku menepati janji ku untuk ke belakang sekolang dan bertemu dia "ternyata kau tepati janji mu ya" sambil menggodaku, aku mendorongnya dia merengek kepada ku lalu sejak hari itu kami selalu bersenang senang bersama dan aku mulai menyukainya sebagai teman.
__ADS_1