
outhor:
__ADS_1
Hai... lagi, aku tau kalian bosen dengerin bacotan ku yang gak jelas ini tapi ya aku abis males juga ya biar ceritanya itu berisi 350 kata doang karna 150 aku pake buat bacotan gak jelas gini jadi kita ngomongin apa ya?........ hmmmmm aku gak tau lagi mau ceramahin kalian apa lagi soalnya aku kehabisan ceramahan tapi... kita ulang lagi cerita ok awalnya cerita ini dibuat selama beberapa hari jadi ada satu atau dua mingguan aku gak up jadi aku cuma mau minta maaf dan sekarang itu bakalan up 3 kali dalam seminggu yap hari senin, rabu, dan jum'at jadi semoga bibir kalian gak capek ya baca beginian soalnya gak penting juga sih so yah aku gak tau pangen bacot apaan lagi tapi bisa kita ingat di episode satu atau "pertama masuk smp/sma" lupa juga ya soalnya aku gak ngapalin tentang judulnya padahal itu paling awal ya enjoy...!!
__ADS_1
Jadi sekarang kami sedang merencanakan untuk membunuh orang yang sudah membunuh Xi xian seperti yang kalian tau aku belum sembuh sepenuhnya jadi aku jadi umpan kejamnya mereka ya jadi tampa basa basi lebih lama lagi kami langsung menjalankan rencana seperti yang di rencanakan tapi sayang dia mengetahui rencana kami dan menghindarinya serangan kami dengan sangat mudahnya dan pada akhirnya aku di culik dan pingsan lagi hah... dan di mimpi ku muncul wanita tua yang jelek dan wanita muda yang aku liat di mimpi sebelumnya mereka mengatakan "kau akan selamat jika kau membebani kakak kakak mu sedikit" kata wanita muda yang cantik itu dan "kau akan tetap aman jika kau mematuhi peritah orang yang menculik mu" kata wanita tua yang jelek itu tiba tiba saja aku terbangun dengan tangan ku di ikat di sebuah kursi dan banyak darah dan tiba tiba Xi xian muncul dari kegelapan tapi matanya berwarna hitam yang awalnya berwarna merah malah jadi hitam "Xi xian kau masih hidup" kataku sambil berusaha untuk melepaskan diri "HENTIKAN!" kata Xi xian dengan lantang "k...k...kenapa?" kataku sambil gemetar "karna itu akan sia sia" kata Xi xian sambil menjepit dagu ku dan mengangkat kepala ku sambil mukanya yang tersenyum sinis seketika aku tertegun dan aku malah tertawa entah kenapa aku merasa itu lucu dia terdiam sementara dan aku tetap tertawa "hahahahahah" aku tertawa dan dia menampar ku dengan keras dan tiba tiba aku mengelarkan air mata hitam ku lagi. Xi xian tertegun "kau... GILA!!" kata Xi xian "terimakasih" kata ku sambil tersenyum dia tiba tiba saja menggigit leherku dengan keras aku menahan rasa sakit itu dan mencoba berontak beberapa saat kemudia aku lemas dan mulai menyerah "haha... akhirnya kau menyerah juga ya... kau agak keras kepala juga ya" katanya berbisik di telinga ku "aku minta maaf ya Xi xian" kataku menyesal dia terkejut dan tiba tiba matanya memudar menjadi merah kembali "apa yang..." kata Xi xian dengan tertegun melihat ku hampir pingsan tiba tiba saja ada orang yang mendekatinya dari belakang aku mencoba menyampaikanya tapi aku malah pingsan lagi di mimpi ada dua orang yang sepertinya tidak asing bagi ku dan ternyata itu adalah Avandi yang berlumuran darah dan Wiliam yang memegang pisau biatpun Avandi berlumuran darah tapi dia masih berdiri tegak layaknya seorang komandan dan mereka berdua meledak di depan mataku dan darahnya terlempar padaku yang membuat ku teregun beberapa saat dan kembali pingsan lagi
__ADS_1