
Kevin yang merasa dilihat oleh seseorang pun terkejut,siapa yang melihatnya dari tadi.
"Nayla?"ucap kevin dalam hatinya.
"Jadi...yang dipukul bara tadi?"lanjutnya dalam hati.
Kevin pun segera mengecek siapa seseorang itu yang dipukuli oleh bara barusan.
"Rey?"ucap kaget kevin.
Sedangkan rey masih duduk lemas kesakitan karna pukulan dari bara.
Keempatnya pun saling pandang kecuali nayla,nayla memang sudah tau jika rey dan kevin itu adalah temenan.rey dan kevin dulunya hanya sebatas teman saja,tidak seperti farhan dan bara.rey dulu temenan sama kevin waktu rey baru pindahan rumah dan rumah rey berada di depan rumah kevin,karna itulah kevin dan rey saling kenal tetapi hanya sebatasĀ temenan biasa,karna udah pada punya golongan sendiri sendiri.
"Lo kenal vin?"tanya bara.
"Ya ini yang gua maksud selingkuhannya dia(tunjuk nayla)"ucap kevin.
"Hah?ma-maksud lo apa vin"ucap rey sambil berdiri.
"Biar gua bantu rey"ucap kevin sambil membantu rey berdiri.
"Maksud lo apa vin,kok lo ngomong gitu?"tanya rey.
"Lo tenang aja yaa,maafin temen gua yang mukul wajah lo tadi"ucap kevin.
Rey masih tidak mengerti maksud dari perkataan kevin barusan.
"Jawab pertanyaan gua dulu vin,maksud lo bilang kek gitu apa?"tanya rey.
Nayla yang mendengar perkataan kevin pun segera memotong pembicaraan mereka.
"Rey,udah gak usah di bahas,gak penting,ayok kita pulang"ucap nayla panik
Rey yang melihat nayla panik pun mengangkat alisnya sebelah.
"Lo kenapa kek panik gitu?"tanya rey.
"Ha-h..eng-gak aku gak panik kok,ayo pulang,gak usah pikirin yang dia katakan"ucap nayla.
"Kalau kamu mau pulang ya udah tinggal pulang,aku masih mau dengerin penjelasan kevin"ucap rey.
"Ih..ngeselin banget sih,tuh lagi,ngapain dia ada disini"ucap nayla kesal dalam hatinya.
"Vin...jelasin,maksud lo apa ngomong gitu?"tanya rey.
Kevin pun menghembuskan nafas beratnya dan akan menjelaskan semua,disaat kevin mau membuka mulutnya nayla pergi meninggalkan rey dan mereka semua.
Rey yang melihat kepergian nayla bingung,kenapa nayla meninggalkan dirinya?itulah yang rey pikirkan,tanpa peduli rey pun bertanya sekali lagi kepada kevin.
"Vin...jelasin,maksud lo apa gua selingkuhannya dia?"tanya rey.
Kevin pun mencari hpnya di saku celana dan mencari foto bukti yang nayla terciduk selingkuh waktu dikantin sekolah.
Setelah menemukan foto tersebut kevin pun akan menjelaskan semua,tetapi sebelum kevin menjelaskan dia akan bertanya,siapa cowo yang ada disamping nayla tersebut.
"Lo tau ini siapa?"tanya rey sambil menunjukkan sebuah foto di hpnya.
Rey pun memperhatikan foto yang ada di hpnya kevin.
"Bentar...itu kan nayla ama gua waktu di pasar malam"jawan rey.
"Lo darimana dapat foto itu?dan buat apa lo motoin gua ama nayla?"tanya rey.
"Jadi gini rey,gua ama nayla itu pernah pacaran"ucap kevin.
Bara,farhan,dirga dan zae pun hanya diam dan memperhatikan penjelasan dari kevin.
"Hah?maksud lo?"tanya rey.
Kevin pun menghembuskan nafas beratnya.
"Gua ama nayla udah lama pacaran,terus pas gua ke pasar malam ama adek gue,gue gak sengaja liat nayla ama lo,dan itu gua masih pacaran ama nayla"jelas kevin.
Rey pun terkejut dengan penjelasan dari kevin dan masih tidak mengerti maksud yang kevin katakan.
"Hah!!..ma-maksud lo ama nayla ada hubungan pas gua pacaran ama dia?"tanya rey.
Kevin dan yang lainnya pun mengangguk.
Rey frustasi karena perlakuan nayla dibelakang rey.
"Aaarrrggg...brengsek lo naylaaa..."teriak rey.
"Udah rey...semua udah terlanjur,gua tau kok,lo pasti gak tau kalau gua ama nayla ada hubungan,tapi itu dulu rey,sekarang gua udah putus ama dia"jelas kevin.
Rey yang mendengarkan perkatakan dari kevin merasa tidak enak dengannya.
"Vin,maafin gue ya..gua bener bener gak tau kalau lo pacarnya nayla"ucap rey.
__ADS_1
"Udah gakpapa rey,lagian udah terlanjur juga,kalau lo mau ngelanjutin hubungan lo ama nayla gakpapa kok,asal lo lebih berhati hati aja"ucap kevin.
"Pantesan dia lari tadi terus sebelumnya sikapnya kagak kek gitu,jadi ini alasannya"ucap geram rey.
Kevin pun mengangguk.
"Makasih ya vin lo udah ngasih tau masalah ini dan maaf soal hubungan lo sama nayla,gara gara gue lo jadi putus ama dia"ucap rey.
"Udah gakpapa,tapi lo masih mau berhubungan ama dia?"tanya kevin.
"Hmm...keknya nggak deh,gua gak mau kejadian kek gini terulang kembali"ucap rey.
Kevin dan yang lainnya pun tersenyum.
"Ya udah gua dulu an ya,lo beneran gakpapa kan?"tanya kevin.
"I-iya gua gakpapa kok,makasih ya"ucap rey.
Bara dan dirga menghampiri rey.
"Maafin gue ya...eee..siapa nama lo tadi?"ucap bara.
"Panggil aja rey"ucap rey.
"Oh iya rey...maafin gua yaa,tadi gue mukulin wajah lo,lo gakpapa kan?"tanya bara.
"Iya gakpapa kok,gue gakpapa,santai aja"ucap rey tersenyum.
bergantian dengan dirga.
"Eeee....anu..."ucap dirga.
"Siapa tadi namanya?"bisik dirga ke kevin.
"Rey dir"bisik kevin.
"Anu anu apaan dir hahaha"tawa farhan yang masih disebelahnya zae.
"Diem lo"ucap dirga.
Keempatnya pun tertawa dan juga dengan rey hanya tersenyum manis.
Zae yang berada di sebelah farhan pun melirik dengan tatapan tajam.
"Heh lo...sono minta maaf,nertawa in orang tapi situnya kagak minta maaf"ketus zae.
Farhan yang mendengar ucapan dari zae pun seketika berhenti tertawa.
Mata zae melotot mendengar ucapan dari farhan.
"Apa lo bilang?monyet laut?lo tuh kuda laut"ucap zae.
Dirga,bara,dan rey yang melihat mereka berdebat seketika tertawa kecil.
"Mereka cocok ya"ucap bara.
"Iya"jawab dirga.
Rey pun mengangguk.
Farhan yang mendengar ucapan dari bara pun seketika keduanya melihat manatap bara dengan tatapan tajam.
Glek...
Bara menelan salivannya.
Keduanya yang melihat pun tertawa kecil karena melihat ekspresi bara.
"Udah udah ayo pulang,udah jam berapa ini,keburu malam,takut nyokapnya dia(tunjuk zae) nyariin"ucap dirga.
Mereka pun mengangguk kecuali zae,zae hanya diam.
"GAK!"ucap zae.
Seketika mereka berlima melihat ke arah zae.
"Gua gak mau pulang ama dia(tunjuk farhan)"lanjutnya.
"Terus lo pulang ama siapa zaeee,lo denger kan sendiri kan tadi pas telpon,tante lilik nitip ke gua,otomatis lo tanggung jawab gua"ucap dirga.
Zae terdiam.
"Udah dir gakpapa,biar zae bareng rey aja,rey...gua minta tolong boleh?"tanya kevin.
"Minta tolong apaan vin?"tanya balik rey.
"Lo bisa gk anterin zae pulang,kita juga ikutan dari belakang,soalnya dia(zae) ama farhan dari tadi bertengkar mulu"ucap kevin.
"Eh vin,kan tuh muka abis ditonjok ama bara,gak bahaya kah?"tanya farhan.
__ADS_1
"Udah...gua gakpapa kok,santai aja"ucap rey.
Rey pun melihat ke arah zae.
Zae yang merasa di lihat pun merasa risih.
"Kalau gitu lo bareng gua aja mbak...btw namanya siapa vin?"ucap rey.
"Namanya zae"jawab kevin.
Rey pun mengangguk tersenyum manis,zae yang melihat rey senyum manis seketika dibuat salting.
"Manis sekali"ucapnya dalam hati.
Farhan yang melihat zae salting pun mengangkat alisnya sebelah,ntah ada apa perasaannya farhan ketika melihat zae salting dia begitu cantik.
"Nii cewek kalau di lihat lihat cantik juga"ucap farhan dalam hati.
Dirga,kevin dan bara pun saling pandang melihat farhan memeperhatikan zae.
"Biasa aja kali lihatnya"sindir bara.
Farhan dan zae pun seketika bingung oleh perkataan.rey yang melihat salting pun tertawa kecil.
"Keknya nii cewek salting"ucapnya dalam hati.
"Ya udah yuk,keburu malam"ucap zae.
Mereka pun mengangguk dan pergi meninggalkan area yang mereka lalui tadi.
Setelah setengah jam perjalanan mereka pun sampai di depan gerbang rumah zae.
Tante lilik yang berada diruang tamu menunggu zae dan lainya datang,tak lama kemudian tante lilik mendengar suara motor didepan rumahnya segera menghampirinya.
Tante lilik terkejut melihat banyak laki laki yang mengantar zae,cuma mengantar 1 orang saja sebegitu banyaknya yang ngantar sampai rumah.
"Ya allah banyak banget yang ngantar"ucap tante lilik.
dirga dan lainnya pun menoleh ke sumber suara dan itu ternyata mama nya zae,setelah Dirga memakirkan kendaraannya di area rumahnya zae,
Zae dan yang lainnya pun tersenyum dan memasuki area rumah nya,dirga dan yang lainnya pun menghampiri tante lilik.
"Assalamualikum tante"salam dirga sambil mencium punggung tangannya begitu juga yang lainnya.
"Waalaikumsalam dirga...wiii udah besar aja yaaa""jawab tante lilik.
"Hehe iya ya dong tante,masak kecil terus sih,kurcaci dong aku hehe"ucap dirga.
"Assalamualaikum ma"salam zae sambil mencium punggung tangan tante lilik.
"Waalaikumsalam sayang,kamu ini ya ngerepotin anak orang aja,lihat tuh berapa banyak yang ngantar kamu"ucap tante.
"Gakpapa kok tan,kita gak ngerasa direpotin"ucap bara.
Mereka pun mengangguk tersenyum membenarkan perkataan dari bara barusan.
"Oh...ya udah yuk masuk dulu,tante jadi gak enak sama kalian,masak abis nganterin anak tante kalian langsung pulang"ucap tante lilik.
Mereka pun masuk rumah zae,setelahnya mereka disuruh duduk di ruang tamu yang sudah disediakan,rumah zae lumayan besar.
"Kalian duduk dulu,biar tante ambilkan minuman sama cemilan dulu"ucap tante lilik.
Dirga,kevin,dan bara satu kursi sedangkan farhan dan rey satu kursi dan zae masih berdiri didepan mereka semua bersama tante lilik.
"Gak usah tante,nanti ngerepotin tante"ucap kevin.
Tante lilik pun tersenyum mendengar ucapan dari kevin.
"Nggak kok,tante gak merasa di repotin sama kalian,justru tante seneng dirumah ada tamu,apalagi rame kayak gini,udah lama tante gak ada tamu hehe"ucap tante lilik.
"Udah tunggu aja disini,gua ambilin cemilan dulu"ucap zae.
"Ehh gak usah sayang,biar mama aja,kamu temenin mereka ya"ucap tante lilik.
"Hah..tapi mah"ucap zae.
"Udah kamu temenin mereka,gakpapa kok,lagian kan ada dirga juga,mereka gak bakal ngapain ngapain kamu"ucap tante lilik.
Zae pun mengangguk menuruti apa kata tante lilik.tante lilik pun pergi kedapur meninggalkan mereka semua.
"Eh za,lo sekolah dimana?"tanya dirga.
Zae pun duduk di kursi kosong yang cukup 1 orang saja.
"Gua sekolah di panca darma ga"jawab zae.
"Panca darma?"ucap terkejut rey.
Seketika Mereka semua menatap rey.rey yang melihat dilihat oleh mereka merasa risih.
__ADS_1
"Kenapa kalian menatap ku kayak gitu?"tanya rey.