
Dirga yang melihat kevin tersenyum tau betul rasanya gimana rasanya diselingkuhin pacarnya sendiri dan dirga tau kevin tersenyum bukan berarti bener bener bahagia melainkan menyembunyikan luka yang ia rasakan.
Tertawa bukan berarti bahagia tetapi tertawa adalah caranya untuk menutupi luka,itulah yang dirga rasakan ketika melihat kevin bahagia,tetapi tidak dengan hatinya yang menyembunyikan luka.
"Vin lo kok bisa tau sih,itu si nayla selingkuh?"tanya farhan.
Kevin pun menceritakan kenapa bisa tau kalau nayla selingkuh dibelakangnya.
#flasback on...
kevin dan adik nya pergi ke pasar malam karna sudah janji kepada adiknya yang berusia 5 tahun itu,adiknya kevin bernama alin yang sangat cantik,gemesin,manja ke sang kakaknya itu.
"Kak mau itu"tunjuk alin ke toko gula kapas.
"Tapi kan itu manis dek,nanti cakit gigi loh"ujar kevin.
"Ahh kakak...pokoknya alin mau ituu"tangis alin sambil nunjuk ke toko tersebut.
"Ehh jangan nangis alin,iya iya kakak beliin,tapi janji dulu,abis beli itu kita pulang,mama udah nyariin dari tadi"ucap kevin.
"Iya iya kak alin janji"jawab alin.
"Ok,awas aja kalau boong,dosaa loh"ucap kevin.
"Iya janji"ucap alin sambil melayangkan jari tangan kelingkingnya.
Kevin pun tersenyum menuruti kemauan adiknya itu dan segera membeli yang ia mau.
Disaat kevin membayar gula kapas tersebut kevin matanya dibuat salah fokus ke arah dua orang laki laki dan perempuan yang tak lain adalah pacarnya sendiri,kevin pun terkejut melihat pacarnya bermesraan dengan cowo lain,hatinya bagaikan teriris dengan pisau yang sangat tajam,tapi disaat kevin menahan air matanya tiba tiba sang adik bertanya.
"Kak...kak kevin kenapa?"tanya alin.
"Hah...eng-nggak kakak gak kenapa kenapa"jawab kevin.
Alin hanya tersenyum dan melihat lihat sekelilingnya.dan disaat itulah kevin mefoto mereka berdua biar jadi barang bukti kalau pacarnya itu selingkuh dibelakangnya tanpa harus meminta penjelasan.
#Flasback off...
"Ohh jadi lo kemarin malam gak sengaja ketemu sama nayla dan selingkuhannya itu di pasar malam?"tanya bara.
Kevin hanya mengangguk kepalanya.
"Jadi lo boong dong soal tadi?"tanya farhan.
"Tadi apa?"tanya kevin balik.
"Yaa tadi,yang di kelas,lo kok bisa telat gitu tapi lo jawabnya gak bisa tidur gara gara nonton horor sama adek lo"ucap farhan.
"Ohh iya gua inget,iya lo tadi bilang gitu ke kita pas dirga belum masuk ke kelas kita"ucal bara.
"Emm sorry guys,gua terpaksa boong,karna gua gak mau ngurusin lagi tuh anak set*n"ucap kevin.
"Hmm gua tau kok vin,tapi setidaknya lo cerita lah,kan kita sahabat udah lama loh,masak lo main rahasia rahasia an segala sih,emang lo anggap kita apa"ucap farhan yang mulai emosi.
"Udah han,gak usah di bahas,kalau kalian masih bahas tentang ini,persahabatan kalian bisa hancur gara gara tuh anak(nayla)"tegur dirga.
"Iya gua tau,tapi kalau main rahasia rahasia an mah..."ucapab farhan terpotong oleh bara.
"Udah han gakpapa,gak perlu di bahas,betul kata dirga tadi,kalau kita bahas terus masalah ini,persahabatan kita bisa hancur"ucap bara.
"Dan lo vin,kalau lo ada apa apa bilang ke kita,biar kita saling bantu,kita kan sahabat lo dan lo udah gua anggap saudara gua sendiri begitu juga dengan farhan"ucap bara.
"Iya iya maaf,gua gak bisa nyeritain ke kalian"ucap kevin.
Farhan pun menghembuskan nafasnya secara perlahan.
"Jangan di ulangi lagi vin,lo gak sendiri an,ada kita,kalau lo ada apa apa lagi kita bisa bantu begitu juga sebaliknya"ucap farhan.
"Iya han,maaf ya"balas dirga.
Mereka bertiga pun saling merangkul dan dirga yang melihat hanya tersenyum dan bahagia yang mempunyai teman seperti mereka,dirga berharap bisa menjadi sahabat terbaik mereka sampai tua nanti.
"Ekhem"dirga pura pura batuk.
"Udah atau belum rangkul rangkulannya,dikira nanti kalian gay lagi ihh"ledek dirga.
Mereka bertiga pun berpencar dan kembali ke asal duduknya masing masing.
__ADS_1
Dirga pun hanya tertawa terbahak bahak sangking lucu nya ketika melihat reaksi wajah mereka bertiga.
"Eh guys,kalian malam minggu free gak"tanya farhan.
Mereka bertiga menggelengkan kepala.
"Kenapa han?"tanya dirga.
"Temenin gua yuk di rumah,gua malam minggu sendirian,nyokap sama bokap pergi ke luar kota"ajak farhan.
"Lah kenapa lo gak ikut aja,lo kan biasanya ikut kemana ortu lo pergi"tanya bara.
"Itu dulu bar,bukan sekarang,kalau sekarang mah males,pengen di rumah aja,makanya gua ngajak kalian"jelas farhan.
"Ok,nanti gua ngomong ke ortu gua dulu"ucap bara.
"Iya,gua juga"ucap kevin.
Dirga hanya menyimak pembahasan mereka bertiga,karna dirga lebih suka diajak daripada mengajak.
Tapi mereka bertiga tak sejahat itu,pastinya mereka mengajak dirga,gimana pun dirga temenya juga.
"Lo ikut juga kan dir"tanya bara.
"Hah!?...gua?"tanya dirga.
"Iya lo,lo kan temen kita juga,dan lo harus ikut"ucap farhan.
"Eemm lihat nanti aja lah,soalnya gua lebih suka diem dirumah sih,tapi kalau kalian ngajak gua yaa gakpapa juga sih hehe"ucal dirga.
"Hmm okee,malming kita ketemuan langsung ke rumah gua"ucap farhan.
"Ehh tapi lo udah bilang belum ke nyokap bokap lo,kalo kita mau nginep dirumah lo?"tanya kevin.
Disaat farhan mau jawab pertanyaan kevin tiba tiba bel masuk berbunyi.
Kring...kring...kring...
"Guys udah bel masuk tuh,ayo buruan kita masuk,kita bahas nanti dikelas aja"ujar dirga.
Mereka bertiga hanya mengangguk kepalanya saja dan menuruti kemauannya dirga.
Bruk...
Dengan segap dirga merangkul elsa,elsa lah yang ditabrak oleh dirga tadi karna tidak sengaja,keduanya saling pandang matanya dan begitu juga dengan jantungnya yang begitu berdetak dengan cepat,ketiga temennya elsa dan dirga pun terkejut karna mereka melihat temennya saling bertatap muka.
"Ekhem"dira pura pura batuk.
Elsa dan dirga pun terkejut dan segera melepaskan rangkulannya.
"Lo gakpapa?"tanya dirga.
"I-iya gue gakpapa"jawab elsa.
"Oh ok"ucap dirga.
Dirga dan ketiga temennya itu pergi meninggalkan mereka yang masih mematung ditempat.
"Ciee...yang tadi saling pandang...jadi iri gue"goda syelin.
"Ihh apaan sih,orang gua ditabrak sama dia juga"jawab elsa.
"Tapi itukan cowo yang lo tabrak tadi pas istirahat"ucap tiara.
"Hah!?...masak sih?"tanya elsa terkejut.
"Kenapa lo kaget gitu?"tanya dira.
"Ahh sialan,kenapa kalian gak bilang dari tadi sih,kan gua mau balas demdam sama tuh cowo"ucap elsa.
"Balas dendam?"tanya syelin.
"Lo yang nabrak lo yang gak terima,aneh lo"ucap syelin.
"Lah gimana sih,gua bingung maksud kalian berdua itu apa,gua gak paham sama sekali"ucap dira.
"Itu tadi pas lo ke kamar mandi,kan kita bertiga langsung ke kantin,nah pas mau kesana si elsa lari dan gak sengaja nabrak cowo tadi,makanya gua bilang gitu,padahal elsa yang salah"jelas tiara.
__ADS_1
Disaat istirahat tadi,dira memang ijin ke kamar mandi karna sudah kebelet buang air kecil.
*
*
*
SEMENTARA DI KELAS 2 IPA3
Kini ke4 nya duduk di tempatnya masing masing,dan disaat itulah mereka merencanakan yang dibicarakan tadi waktu di kantin tadi.
"Jadi kalian fixs ya?nginep di rumah gue"ucap farhan.
"Tapi lo udah bilang sama bokap nyokap lo,kan lo tadi belum jawab pertanyaan gua tadi waktu dikantin"ucap kevin.
"Pastinya udah dong,yakali gua ngajak kalian tapi gue belum ngomong sama ortu gua,yang penting kalian noh,ijin dulu sama ortu kalian,kalau gak boleh juga gakpapa,tapi pastinya boleh sih,kan orang tua kita saling kenal ke kita"ucap farhan.
"Kata siapa?"ucap bara sambil melirik ke arah dirga.
Dirga yang merasa di lihat pun melihat balik.
"Kenapa kalian lihat gue kek gitu?"tanya dirga.
"Hmm iya juga ya?"ucap kevin.
"Hm?kalian kenapa sih?"tanya dirga bingung.
"Gak-gakpapa dir,pokoknya lo harus ikut ya,masak lo gak di bolehin keluar main sama temen sekolah sih sama ortu lo?"tanya farhan.
"Yang bilang nggak bolehin itu siapa?,kan gua bilang 'lihat aja nanti,soalnya gua lebih suka di rumah,tapi kalau kalian ngajak juga gakpapa' kan gue ngomong gitu toh"jawab dirga.
"Iya gua tau,tapi sebelumnya lo pernah nginap di rumah temen lo belum?kalau belum pastinya gak boleh sama ortu lo"ucap farhan.
"Udah pernah gua nginep di rumah temen,udah kalian tenang aja,bakal di ijinin kok sama nyokap bokap gua,lo tenang aja"ucap dirga.
"Hmm oke lah kalau gitu"ucap farhan.
Setelah mereka mebahas yang direncanakan guru pengajar pun datang dan segera memulai pembelajaran.
Setelah pembelajaran terakhir berakhir,kini semua siswa berhampuran keluar kelas masing masing termasuk ke4 nya.
"Eh dir,lo pulang bareng siapa?"tanya farhan yang sudah di luar kelas.
"Hmn gua pulang ama bokap,soalnya gua gak tau alamat rumah"jawab dirga.
"Kenapa lo gak pesen ojek online aja,kan banyak"tanya kevin.
"Tadinya sih gitu,cuma gua gak tau alamat rumah gue,jadi ya gua bareng bokap aja"jawab dirga.
"Terus bokap lo balik lagi kerja atau pulang?"tanya farhan.
"Keknya sih balik lagi ke kantor"jawab dirga.
"Daripada bokap lo bolak balik mending lo bareng kita,nanti untuk masalah alamat lo tinggal tanya aja ke bokap lo,gimana?"saran bara.
"Nah ide bagus tuh,betul kata si bara,lo mending bareng kita aja,kasian bokap lo bolak balik"ucap kevin.
"Gak usah vin,gua gakpapa sama bokap aja"ucap dirga
"Udahlah dir,lo bareng kita aja,kasian bokap lo harus bolak balik ke kantorny"ucap bara.
Dirga pun berpikir ada benernya juga,dan mau gak mau harus menuruti kemauan temennya itu.
"Hmm gua gak ngerepotin kalian kan?"tanya dirga.
"Kita gak ngerasa lo ngerepotin kita kok dir,anggap aja ini tanda perkenalan kita dan kita akan jadi temen selamanya,tapi kalau bisa jadi sahabat sih"ucap farhan.
"Makasih ya,udah mau temenan sama gua"ucap dirga.
Tak lama kemudian ke4 nya sudah sampai berada di parkiran motor.
"Dir mending lo sekarang telpon bokap lo,dan lo bilang 'pulang bareng kita' dan jangan lupa suruh kirim alamat rumah lo"ucap farhan.
Dirga hanya mengangguk faham dan melalukan perintah farhan tersebut,dirga pun mencari nomor papanya.
"Halo pa,assalamualaikum"salam dirga.
__ADS_1
"Waalaikumsalam nak,udah pulang dir?"tanya papa toni sebrang telpon.
"Udah pah,papa gak usah jemput dirga ya,dirga bareng sama temen dirga,tadi mereka nawarin dirga pulang bareng mereka"ucap dirga.