4 Sekawan Mengejar Cinta

4 Sekawan Mengejar Cinta
Bab 4


__ADS_3

"Loh..kan kamu belum tau alamatnya?"ucap papa toni.


"Papa kirim aja alamatnya,biar dirga pulang bareng temen dirga,biar nanti papa gak bolak balik ke kantornya"ucap dirga.


"Ya udah kalau gitu,papa kirim alamatnya ke Wa kamu ya"ucap papa toni.


"Iya pa...ya udah pa,dirga matiin dulu ya telponnya,dirga mau pulang"ucap dirga.


"Iya nak"ucap papa toni.


Papa toni pun mengirim alamat rumahnya di nomor dirga sesuai yang dirga bilang ditelpon tadi.


Ting...


Suara hp dirga bunyi dan itu dari papanya,papa ngirim alamat rumahnya lewat Wa.dirga segera membuka alamat yang dikirim oleh papanya.


"Ini han alamatnya,lo tau?"tanya dirga.


"Hah kembang sari?bukannya ini daerah rumah lo bar?"tanya kevin yang melihat alamat yang dikirim.


"Hah masak sih?coba lihat"tanya bara,dan bara pun melihat alamat yang dikirim oleh papanya dirga.


"Nii...lo tau bar?"tanya dirga.


"Ehh iya,ini daerah rumah gua dir,lo bareng gua aja,biar si farhan sama kevin pulang duluan"ucap bara.


"Hah...enak aja,gua juga pengen tau kali rumahnya,jadi enak kalau mau kemana mana,iya kan dir"ucap kevin.


"Emm i-iya"jawab dirga.


"Ya udah kalau gitu kita berangkat bareng aja ke rumah dirga,biar sekalian tau hehe"ujar farhan.


"Gakpapa kan dir,kita semua ikut?"lanjutnya.


"Siapa juga yang ngelarang kalian ke rumah gue,gakpapa kali,santai aja"jawab dirga.


"Oh ok,nanti sekalian mampir ke rumah lo kan hehe"canda bara.


Kevin menoyorkan kepala bara.


"Kita baru kenal,kalau ngomong di jaga,jangan asal ngomong se enak jidat lo"ucap kevin.


"Dih...kan bercanda doang,gua juga ngerti kali"protes bara.


"Hahaha...gakpapa kali kalian mampir kerumah gua,sekalian gua kenalin sama nyokap gua"ucap dirga.


"Serius lo dir?"tanya farhan.


"Iya gakpapa kali,kan kalian tadi bilang 'anggap aja ini tanda perkenalan kita'kan "ucap dirga.


"Hm..iya juga sih,ya udah yok berangkat,keburu hujan,lihat tuh udah mendung aja"ucap kevin.


Mereka ber4 pun berangkat dengan tujuan ke rumah dirga,dirga naik sama bara sedangkan kevin sama farhan naik motor masing masing hanya dirga yang tidak bawah kendaraan,bukannya dirga tidak bisa naik kendaraan,cuma dirga masih belum tau kota jakarta aja dan sudah pasti takut kesasar apalagi dirga belum tau alamat rumahnya.


DIPERJALANAN


Tepat di lampu merah bara bertanya ke dirga.


"Dir,lo pernah pacaran belum?gua tadi lihat lo kok kayak cuek gitu ke cewe"tanya bara.


"Hah...pacar?"tanya dirga balik.


"Iya,soalnya gua tadi sempet liat lo pas lo gak sengaja nabrak elsa tadi kok kayak cuek gitu"ucap bara.


"Hmm...dirumah gue aja lah ceritanya,agak gak kedengeran gua kalau di jalan kek gini"


Bara pun mengangguk.


Lampu merah pun sudah berganti dengan lampu hijau,itu tandanya para kendaraan pun melaju dengan kecepatan sedang,tetapi tidak dengan ke3 nya ini,justru mereka lah melaju dengan kecepatan tinggi,dirga yang marasa ketakutan pun menegur bara supaya kecepatannya dikurangi dan berjalan secara normal.

__ADS_1


"Bar...pelan pelan napa,gua agak takut kalau kecepatannya kek gini"teriak dirga.


"Udah lo tenang aja...biar cepet sampai nya"teriak bara.


Dirga pun hanya bisa terdiam dan berdoa supaya diberi kelancaran dan diberi keselamatan karna takut dengan kecepatan  tinggi tersebut.


Tak lama kemudian ke3 nya sampai di perumahan kembang sari,dirga yang sudah tau daerahnya pun mengarahkan temennya ke arah rumahnya,beberapa rumah dilewati dan kini sudah sampai tepat di depan gerbang rumah dirga.


Mereka bertiga hanya bisa terdiam melihat rumah temennya yang begitu sederhana dimata mereka,tidak seperti ketiganya yang mempunya rumah yang sangat besar dan istimewah.


"Ini rumah lo dir?"tanya bara.


"Iya ini rumah gue,ayo masuk"ajak dirga dan membuka gerbang rumahnya.


Mama santi yang disofa depan tv mendengar suara gerbang di buka pun segera keluar,tepat di depan pintu sang mama santi menunggu kehadiran dirga,tapi mama santi melihat ketiga pria tampan di daerah rumahnya bertanya tanya.


"Mereka bertiga siapa?"tanya dalam hati mama santi.


Dirga yang melihat mamanya di depan pintu menghampirinya dan salam.


"Assalamualaikum ma"salam dirga dan mencium punggung tangan sang mama.


"Waalaikumsalam sayang...mereka siapa?"tanya mama santi sambil nunjuk mereka bertiga.


Mereka bertiga pun salam dan mencium punggung mamanya dirga.


"Assalamualaikum tante"ucap ketiganya berengan.


"Waalaikumsalam"jawab mama santi sambil tersenyum.


"Ma kenalin,ini temen dirga di sekolah"ucap dirga.


"Ini bara,ini kevin,dan ini farhan"tunjuk dirga satu per satu.


Mama santi tersenyum bahagia melihat anaknya bisa ada temen barunya.


"Baru masuk sekolah udah dapat temen baru aja ya kamu,padahal di surabaya diem aja terus di rumah gak pernah main sama temenmu"ucap mama santi.


"Hehe iya tante,kebetulan tadi dirga duduk di sebelah saya"ucap farhan.


"Oh..iya iya"ucap mama santi.


"Ya udah yuk masuk,anggap aja rumah sendiri ya"ajak mama santi.


"Oh..i-iya tante"ucap kevin.


Mama santi dan lainnya pun masuk ke rumahnya dirga,ketiga temennya dirga di buat terdiam karena suasan rumah yang begitu sederhana menurutnya,tidak sama dengan mereka bertiga yang memiliki rumah besar dan harta yang sangat melimpah,meskipun rumah dirga sederhana tapi menurut mereka bertiga sangat nyaman dan bersih.


Kini mama santi dan dirga duduk di sofa ruang tamu yang sudah disediakan begitu juga dengan ketiganya.


"Kalian ngobrol ngobrol dulu ya,tante buatkan minuman dulu buat kalian"ucap mama santi.


"Iya tante,makasih jadi ngerepotin tante"ucap farhan.


"Oh gak kok,tante gak merasa di repotin kalian"ucap mama santi.


Mama santi pun pergi meninggalkan mereka berempat karena memberi dirga waktu supaya trauma dirga yang dulu menghilang karna kedatangan temen temen baru nya.


"Monggo guys cemilannya dimakan,jangan sungkan sungkan,katanya tadi sekalian mampir hehe"ucap dirga ke mereka bertiga.


"Hehe iya dir makasih,padahal gua tadi cuma bercanda doang"ucap bara.


"Makanya kalau lagi bercanda liat kondisi,kita tadi ngobrolnya serius malah lo anggap bercanda"ujar kevin.


"Iya gakpapa kali, santai aja,anggap aja ini perkenalan kita"ucap dirga.


Tak lama kemudian mama santi membawa minuman dengan mampan.


"Ini minumannya...diminum yaa tante mau ke kamar dulu"ucap mama santi sambil menaruk minumannya di meja.

__ADS_1


"I-iya tante,maaf kalau ngerepotin tante"ucap kevin.


"Gak kok,udah lama juga tante gak kedatangan tamu termasuk temennya dirga"ucap mama santi.


Mereka bertiga pun hanya tersenyum.


"Ya udah tante ke kamar dulu ya"ucap mama santi.


"Oh i-iya tante"jawab kevin.


Mama santi pun pergi meninggalkan mereka berempat,mama santi bahagia karena dirga sudah punya temen baru dan cukup baik baginya,tidak seperti waktu di surabaya dimana dirga selalu di bully oleh temennya.


Dulu disekolah dirga tepatnya kelas 1 smp selalu di suruh suruh oleh kakak kelasnya dan bukan cuma di suruh suruh oleh kakaknya saja,jika saja dirga melakukan kesalahan dirga di aniaya oleh kakak kelasnya dan dirga hanya bisa menangis menangis dan menangis,wali kelas dirga dan juga kepala sekolah sudah tau jika kakak kelasnya itu suka membully adik kelasnya dan salah satunya adalah dirga,bukan cuma dirga saja yang di bully oleh kakak kelasnya,temen sekelasnya dan temen kelas sebelah juga di bully oleh kakak kelasnya.kakak kelas sudah diberi peringatan dan hukuman karna sudah membully adik kelasnya tapi tidak berlaku dengan dirga,dirga masih tetep di bully,bahkan sampai hampir mati.maka dari itu kedua ortu memutuskan untuk pindah sekolah dan disana lah dirga nyaman di sekolah barunya sampai kelas 1 SMA,tepat di kelas 2 SMA keluarga dirga dipindahkan di jakarta dan terpaksa dirga menuruti kemauan keluarganya.


Setelah beberapa menit kemudian bara teringat soal pertanyaan waktu dijalan.


"Oh iya dir,lo kan belum jawab pertanyaan gue pas tadi di jalan"ucap bara.


Farhan dan kevin yang bermain hp pun melihat bara dengan tatapan bingung.


"Pertanyaan apa?"tanya kevin.


"Itu tadi,kan gua sama dirga di lampu merah,gua tanya ke dia 'lo udah pernah punya pacar atau belum,terus waktu elsa nabrak dirga pas istirahat,lo ingat kan?"tanya bara.


Farhan dan kevin hanya mengangguk.


"Nah disitu gua tanya lagi,kok kayak cuek gitu ke cewe,dan kenapa?"ucap bara.


Dirga pun bingung mau jawab jujur atau bohong,dan kini mereka bertiga melihat ke arah dirga yang tepatnya duduk di sebelahnya farhan.


"Hmm...gua jawab apa ya"ucap dirga dalam hatinya.


"Kalau di ingat ingat sih betul kata lo bar,dirga kayak agak cuek gitu ke cewe dan sempet ngalah juga gak mau ribet"ucap farhan.


"Iya lo bener han,dan lo sempet minta maaf ke dia kan padahal dia yang salah...coba lo jelasin ke kita dir..tapi kalau lo belum siap jelasin ke kita juga gakpapa sih wajar aja,soalnya kita baru kenal dan maklum juga sih kalau lo kurang percaya ke kita"ucap kevin.


Dirga pun bingung harus menjelaskan dari mana nya karna dirga tidak mau lagi membahas yang harus dibahas nya apalagi tentang cinta.


Dirga menghembuskan nafas berat nya dan akan menjelaskan ke mereka bertiga.


Disaat dirga mau menjelaskan tiba tiba..


"Assalamualaikum"ucap seseorang yang datang di rumah dirga.


Ke empatnya pun menoleh ke arah sumber suara tersebut.


"Haduh..siapa sih,ganggu orang mau cerita aja,kan sininya jadi kepo"ucap bara.


"Kepo an lo,kek cewe aja"ucap farhan.


"Hush...ngawur aja lo kalau ngomong,ini kan bukan rumah lo,jangan seenak jidat lo kalau ngomong,malu dikit napa sama dirga"ucap kevin.


"Tau..gak bisa dipikir dulu apa"ucap farhan.


"Hehe iya iya...maaf ya dir"ucap bara.


"Makanya kalau ngomong itu dipikir dulu..punya otak tapi kagak pernah lo pake terus buat apa lo punya otak"ucap farhan.


"Busettt...gitu amat lo jadi temen"ucap bara


"Sorry ya dir...hehe"lanjutnya lagi.


"Haha santai aja kali bar"balas dirga.


"Ya udah..gua buka in pintu dulu ya"lanjutnya.


Dirga pun pergi meninggalkan mereka bertiga,disaat dirga membuka pintu


"Dirga..."ucap seseorang.

__ADS_1


rumahnya dirga terkejut siapa yang datang.


Kedua mata melebar dan sangking terkejutnya dirga sampai melongo.


__ADS_2