4 Sekawan Mengejar Cinta

4 Sekawan Mengejar Cinta
bab 18


__ADS_3

Kini nandini memegang tangan bara dengan penuh harapan bara baik baik saja,ia bener bener tidak mau sampai kehilangan bara yang sangat ia cintai dan sayangi.


Tak lama kemudian tangan bara bergerak,nandini yang merasakan sesuatu ditangannya pun seketika terkejut dan juga bahagia.


"Bara"lirih nandini.


Seketika semua mendengar lirihan dari nandini pun terkejut.


"Bara"ucapnya lagi.


Bara pun membuka matanya dengan perlahan,ia melihat mama(nandini) dan papanya (jordan) melihat kearahnya,nandini menangis bahagia melihat anaknya sudah mulai sadar.


"Ma-mama"ucap bara yang baru sadar.


"Bara...hiks hiks hiks bara"ucap tangis nandini sambil memeluk bara.


Jordan yang melihat anaknya pun tersenyum bahagia.bukan cuma jordan saja, tetapi mereka yang di ruangan bara pun seketika terharu dan bahagia ketika melihat bara sudah sadar,dira yang melihat bara menangis terharu.


"Alhamdulillah kamu sudah sadar nak"ucap Jordan.


Nandini pun melepaskan pelukannya,


Dira,farhan dan kevin pun menghampiri bara.


"Alhamdulillah bar lo sudah sadar"ucap farhan.


Cetak!!


Dira mejitak kening farhan dengan jari nya.


"Aduh,sakit bego"ucap farhan.


"Lo sesekali kek berani dikit ke orang,percuma badan lo gede tapi nyali  lo kecil"ucap dira.


Farhan pun terdiam mendengar ucapan dari dira,memang betul yang dikatakan dira,tapi farhan bukan tipe yang gampang marah,dia juga orang yang sangat sangat pernyabar,di balik kesabaran farhan,dia tidak akan tega menyakiti siapa pun itu termasuk kakelnya yang memukuli sahabatnya.Farhan bener bener merasa bersalah sebab karenanya kedua temennya jadi korban pembully an.


Disisi lain bara dan kevin yang mendengar ucapan dari dira seketika terkejut,memang betul yang dikatakannya tapi farhan orang yang laki laki penyabar banget.


Kevin pun menghampiri farhan dan merangkul pundaknya,kevin merasakan apa yang farhan rasakan saat ini.


"Udah han,gak usah di dengerin perkataan orang,lo emang gak berani ama yang begituan(berkelahi),tapi hati lo baik dan penyabar,lo gak usah dengerin perkataan orang yang jelek jelekin lo,anggap aja itu angin,gua,dirga,dan bara akan selalu ada buat lo dimana lo butuh bantuan,iya kan dir,bar?"ucap kevin.


"Betul tuh yang dikatakan Kevin han,lo gak usah dengerin orang,termasuk dia(dira)"ucap dirga sambil menatap dira.


Sedangkan bara hanya mengangguk tersenyum.


"Dan lo,kalau kagak tau perasaan orang GAK USAH NGEHINA ORANG SEENAKNYA"ucap tekan kevin.


Dira pun terkejut dengan ucapan kevin barusan,ia juga merasa bersalah tapi disisi lain memang betul yang ia katakan.


"Lah napa lo jadi belain dia?kan emang bener,badan gede tapi nyali kecil"ucap ledek Dira.


"Dir,lo kalau ngomong di jaga dikit,ini rumah sakit,gak usah cari cari perkara"ucap elsa.


Dira yang mendengar ucapan elsa pun terdiam dan menuju ke pintu keluar ruangan.


"Gua balik dulu,ada urusan"ucap dira di depan pintu.


Dira keluar disusul oleh ketiga temennya.


Setelah kepergian dira dan ketiga temennya tersebut meninggalkan ruangan,tak lama kemudian dokter pun datang masuk ke ruangan tersebut.

__ADS_1


"Gimana?apakah pasien sudah sadar?"ucap dokter yang barusan datang.


"Alhamdulillah sudah dok,barusan"ucap jordan.


"Biar saya periksa dulu ya?"ucap dokter.


"Baik dok"ucap nandini.


Setelah selesai memeriksa bara,nandini bertanya.


"Gimana dok keadaan nya?"tanya nandini.


"Ibu harus tetap sabar yak,mungkin proses penyembuhan beberapa hari saja,cuma kalau saat ini masih belum boleh pulang,karna kondisi pasien masih dalam keadaan yang cukup lumayan parah"jelas dokter.


"Kira kira berapa hari dok?"tanya jordan.


"Mungkin 3 atau 4 hari an"jawab dokter.


Kedua orang tua bara pun mengangguk faham.


"Terus anak saya ini dok?kira kira kapan sembuhnya?"tanya mama santi.


"Kemungkinan sih 2 sampai 4 hari bu,soalnya perut pasien sama sama bengkak akibat pukulan itu,jadi proses penyembuhan nya agak lama"jelas dokter.


Kedua orang tua dirga dan bu salma pun mengangguk faham.


"Ya udah saya permisi dulu yaa nanti setelah magrib waktunya minum obat,ini obatnya,sesedah makan ya"ucap dokter sambil menyerahkan obat ke orang tua bara dan dirga.


"Makasih dok"ucap jordan.


"Makasih dok"ucap papa toni.


"Sama sama,kalau gitu saya permisi, assalamualaikum"ucap dokter.


Setelah kepergian dokter bu salma mengajak kevin dan farhan keluar ruangan.


"Farhan kevin"panggil bu salma.


"Iya bu?"ucap keduanya.


"Ikut ibu sebentar,ada yang ibu omongin"ucap bu salma.


"Bu,saya permisi dulu ya, sebelumnya saya minta maaf atas kelakuan murid saya,tapi saya akan mengurus semua yang dilakukan mereka"ucap bu salma.


"Oh i-iya bu silahkan,kami mohon bantuannya ya bu,biar urusan nya cepet diselesaikan"ucap mama santi.


"Iya bu, segera di urus  ya bu, biar orang tua mereka juga bertanggung jawab atas kejadian ini"ucap nandini.


"Iya bu saya akan mengurusnya,kalau gitu saya permisi nggeh"ucap bu salma.


Mereka pun mengangguk.


"Farhan, Kevin,ayo"ucap bu salma.


"Iya bu"ucap Kevin.


Sedangkan Farhan masih di posisi disamping nya bara.


"Bar,gue minta maaf ya,gara gara gua lo jadi kayak gini"ucap farhan.


Bara pun mengangguk tersenyum.

__ADS_1


"Lo gak salah kok han,lo denger kan yang dikatakan kevin tadi...lo gak usah dengerin perkataan orang yang jelek jelekin lo,anggap aja itu angin,lo gak usah nyalahin diri lo sendiri"ucap bara.


"Han,udah ayo"ucap bu salma.


"Ya udah gua duluan yak,cepet cepet sembuh"ucap farhan.


Bara pun mengangguk tersenyum.


"Dir...gua duluan yak"ucap kevin.


"Iya vin"jawab dirga.


"Dir...gua cabut duluan yak,cepet sembuh yak"ucap farhan.


"Iya han,hati hati"jawab dirga.


"Tante om,kita pamit duluan om tante"ucap kevin.


"Iya nak,hati hati"ucap papa toni.


"Monggo om tante"ucap farhan.


"Iya"ucap nandini.


Setelah berpamitan kini mereka bertiga sudah di depan pintu ruangan.


"Kita ke kantin dulu"ucap bu salma.


Keduanya pun mengangguk dan menuruti kemauan bu salma, sebenernya kevin dan farhan bingung apa yang di omongin sama bu salma sebenarnya,tetapi keduanya hanya bisa memendam pertanyaannya yang barus di tanyakan untuk nanti.


Tak lama kemudian mereka sudah sampai di kantin rumah sakit.


"Kalian pesen makanan,biar ibu yang bayar"ucap bu salma.


"I-iya bu,makasih bu"ucap keduanya.


Setelah memesan keduanya dan bu salma duduk di kursi yang sudah disediakan.


"Maaf bu,kalau boleh tau ibu mau ngomong apa ya?"tanya farhan.


"Ibu cuma minta tolong sama kalian berdua,yaa... kemungkinan besok sih"ucap bu salma.


"Hmm...minta tolong apa ya bu?"tanya kevin.


"Ibu minta tolong sama kalian,besok kalian jaga in dirga dan bara di rumah sakit,kan orang tua mereka harus ke sekolah,yaa kemungkinan gak ada yang jaga kan"ucap bu salma.


"Ohh itu bu...kira in apaan"ucap farhan.


"Kalau itu mah tanpa bu salma suruh udah tau kita bu"ucap kevin.


"Bagus deh kalau gitu"ucap bu salma.


Tak lama kemudian pesenan mereka pun datang, mereka pun memakan makanan yang mereka pesan.


"Ini bu mas pesenannnya"ucap pelayan.


"Makasih mbak,Ya udah kalian makan dulu,ibu tau kalian laper kan?"ucap bu salma.


"Hehehe ibu tau aja kalau kita laper"ucap farhan.


"Makasih mbak"ucap kevin.

__ADS_1


Bu salma pun tersenyum dan memakan makanan yang ia pesan.


__ADS_2