
Dirga pun terkejut dengan ucapan mereka berdua.
"Yakin lo?"tanya dirga penasaran.
"Iya dir...gua baru lihat ini,farhan megang tangan cewe,siapa namanya?"tanya bara.
"Zae"jawab dirga.
"Nah iya zae"ucap bara.
"Ya udah yok,keburu dia berubah pikiran nanti"ucap kevin.
Keduanya pun mengangguk dan kini ketigannya pergi meinggalkan taman.
Setelah meninggalkan taman,kini ketiganya sudah di parkiran motor yang mereka parkirkan tadi.
"Lama amat sih"kesal farhan.
"Dih sabar napa"ucap bara sambil melirik tangannya yang masih memegang tangan zae.
"Ekhem...keknya beneran benci jadi cinta niih"sindir kevin.
Farhan yang merasa tersindir pun seketika terkejut dengan apa yang ia lakukan.
Farhan pun melepaskan tangan zae.
"Hahaha panik gak panik gak paniklah masak nggak"tawa bara.
Dirga dan kevin pun tertawa terbahak bahak,zae dan farhan malu dengan wajah yang memerah seperti bak kepiting rebus.
Setelahnya mereka bertiga puas tertawa kini dirga dan yang lainnya pun segera berangkat mengantar zae pulang.
"Udah udah...ayo kita pulang,kasian noh mereka berdua"ucap dirga.
"Haha iya..sampek merah gitu tuh wajah haha"ucap bara.
"Udah bar udah haha"ucap kevin.
"Udah udah tapi masih ketawa lo,cih.."kesal farhan.
"Hahaha...yaudah yuk,keburu malam"ucap dirga.
Disaat dirga mau naik kendaraannya bara tiba tiba ia teringat jika ia ke taman bukan hanya bersama temenya doang,tapi bersama ortunya juga,maka dari itu dirga teringat sesuatu sebelum ia pergi meninggalkan area taman.
"Ehh Bentar guys,gua telpon orang tua gua dulu,nanti nyari in mereka,kan kasian"ucap dirga.
Mereka pun mengangguk paham.
Dirga pun segera merogoh hp nya di saku celananya dan mencari nomor kontak orang tua nya.
Setelah menemukan nomornya dirga pun menelpon nomor papa nya dan tak lama sambungan terhubung.
"Hallo pa assalamualaikum"ucap dirga.
"Iya nak,waalaikumsalam,ada apa dir?"tanya papa toni di sebrang telpon.
"Pa ini tadi dirga gak sengaja ketemu sama zae,terus katanya tante lilik suruh dirga anterin zae pulang"ucap dirga.
"Zae?eh bentar dir,kamu kan belum tau jalannya,awas nyasar loh"tanya papa toni sebrang telpon.
"Iya pa,dirga kan sama temen dirga pa,jadi abis nganterin zae pulang,temen temen nganterin dirga pulang"jelas dirga.
"Ohw ya udah kamu hati hati ya nak,titip salam sama tante lilik nanti"ucap papa toni.
"Iya pa,oh iya pa,nanti papa pulang duluan aja,dirga kan masih nganterin zae dulu"ucap dirga.
"Iya,ini juga mau pulang"jawab papa toni.
"Ya udah pa,dirga matiin dulu ya pa,ini dirga mau berangkat soalnya"ucap dirga.
"Oh ya udah,kamu hati hati ya,jangan kebut kebutan"ucap papa toni.
"Iya pa"jawab dirga.
Setelah mematikan telponnya dirga pun pergi meninggalkan taman.
"Ayok"ucap dirga.
Mereka pun mengangguk
*
*
*
DIPERJALANAN...
seperti yang mereka katakan tadi di taman,dirga dan bara,farhan dan zae sedangkan kevin sendiri seperti biasa.
Setelah beberapa menit perjalanan kini mereka berlima berhenti tepatnya di lampu merah.
Kini bara dan dirga berada di sebelah kanannya farhan sedangkan kevin berada di kirinya farhan dan farhan berada di tengah tengah diantara keduanya tersebut.
"Rumah lo dimana?"tanya farhan.
__ADS_1
Tidak ada jawaban dari zae,karena ia tidak mendengar pertanyaan dari farhan,zae begitu menikmati suasana malam yang begitu menyejukkan pikiran zae.
"Woy kecap tiram,lo denger gak gua ngomong"ucap kesal farhan.
Zae pun terkejut dengan suara farhan,seketika pikiran zae langsung hilang begitu saja gara gara suara dari farhan.
"Dih apaan sih...ganggu orang lagi tenang aja lo"
"Lo budek atau gimana sih,orang gua tanya malah jawabnya gitu"ucap farhan.
Ketiganya yang melihat farhan dan zae yang selalu bertengkar selalu kesal melihatnya.
"Za,lo denger gak sih farhan itu nanya ke lo,masak lo gak denger sih,yang disini aja denger farhan ngomong apaan"ucap dirga.
"I-iya gua denger,bisa santai aja gak sih"ucap zae.
"Mbak zae yang paling cantik sedunia menurut keluarganya,gua nanya ke lo,alamat rumah lo dimana,percuma gua nganterin lo tapi kagak tau tujuannya,buang buang waktu tau gak"ucap kesal farhan.
"Dih,kalau gak ikhlas nganterin gua gak usah nganterin gua,ngapain kalian tadi maksa nganterin gua hah"ucap kesal zae.
"Udah gua turun sini aja"lanutnya sambil turun dari motornya farhan.
Setelah zae turun dari motor lampu merah pun berganti dengan warna hijau,zae pun segera pergi meninggalkan keempatnya tersebut.
"Waduh,gimana nii"ucap bara.
Tin..tin tin..tin..
Suara klakson dari belakang berbunyi,itu bertanda bahwa kendaraan lain mau melajutkan perjalanan tersebut.
"I-iya pak sabar"ucap kevin.
Dirga pun turun dari motor bara.
"Kalian balik aja dulu,gua mau nyusul dia,kalau dia kenapa kenapa gua yang tanggung jawab soalnya"ucap dirga.
Tanpa jawaban dari temennya tersebut dirga pergi meninggalkan mereka bertiga.
"Eh..tunggu dir..dirga"teriak bara.
"Waduh kenapa jadi kek gini sih"ucap kevin.
Tin tin tin
"Woy jalan napa"ucap orang yang berada di belakang mereka bertiga.
"I-iya pak,maaf"ucap bara.
"Kita puter balik dulu,abis itu kita cari dirga ama tuh kecap tiram,ngeselin banget jadi orang"ucap farhan.
Setelah dirga turun dari motornya bara,dirga pun berlari mengejar zae,tapi sayangnya zae terlalu cepat larinya sehingga dirga tidak dapat menyusulnya.
Dirga pun melanjutkan pencarian zae,takutnya zae kenapa kenapa.
SEMENTARA ITU...
Zae masih berlari sekencang mungkin sehingga ia tidak sengaja menabrak seseorang.
Bruk...
Seseorang itu masih bisa bertahan dari tabrakan zae,sedangkan zae jatuh tetapi zae tidak sampai jatuh ke tanah,melainkan langsung di segap oleh seseorang itu.
Kedua matanya saling pandang,detak jantungnya yang berdetak begitu kencang,wajah zae memerah bak kepiting rebus.
Setelah beberapa menit ada seseorang memanggil nama seseorang itu.
"Rey...lo dimana"ucap nayla.
Ya seseorang yang zae tabrak adalah reynaldi maulana,yang biasa di panggil rey,sedangkan nayla sendiri adalah mantan nya kevin,rey juga termasuk temennya kevin,rey tidak tau jika nayla adalah pacarnya kevin temennya sendiri,maka dari itu rey masih berhubungan dengan nayla,tapi nayla masih menyembunyikan keburukan yang ada di belakang rey.
Setelah nayla menemukan pandangan yang begitu panas dihatinya,nayla pun memanggilnya namanya lagi.
"Rey!!"teriak nayla.
Keduanya pun terkejut dan rey pun melepaskan rangkulan zae tadi.
"Apa?"ketus rey.
Rey adalah seseorang yang begitu tampan,cool dengan sikap yang cuek dan dingin,rey juga begitu dingin dengan pacarnya sendiri,karena menurut rey sikap nayla begitu berubah tidak seperti yang rey kenal sebelumnya,maka dari itu rey bersikap cuek dan dingin kepada nayla karena rey akan mencari tau kenapa nayla bisa berubah.
Nayla pun segera menghampiri rey dan zae.
"Minggir lo,jadi cewe gatelan banget"ketus nayla.
Zae yang mendengar hinaan dari nayla pun melototkan matanya kearahnya.
"Apa lo bilang,heh mbak,kalau punya mulut tuh di jaga,jangan asal nyeplos aja lo klau ngomong"ucap zae tak terima.
"Lah emang bener kan,gara gara cowo gua ganteng lo sampek megang megang cowo orang"balas nayla.
"Nay,ini gak seperti yang kamu lihat,tadi dia gak sengaja nabrak aku terus dia hampir jatuh,ya udah aku tolongin biar gak jatuh"jelas rey.
"Noh dengerin pacar lo,kuping lo gak BUDEK kan"ucap tekan zae.
"Apa lo bilang"ucap nayla.
__ADS_1
Tak lama kemudian ada yang memanggil namanya.
"Zaee...lo dimana"ucap dirga.
Dirga pun melihat zae bersama cewe yang ada dikantin sekolah.
"I-itu kan mantan nya kevin"ucap dirga.
Dirga pun menghampiri mereka.sedangkan ketiga temennya itu mengejar dirga.
Bara dan farhan pun berhenti karena kecapekan.
"Huh...huh...huh...guys..gua capek"ucap bara ngos ngosan.
"Sama bar"ucap harhan ngos ngosan.
Sedangkan kevin hanya berhenti dan ngos ngos juga.
KEMBALI KE DIRGA
"Za"ucap dirga dari belakang zae.
Zae pun menoleh karena panggilan dari dirga dan terkejut.
"Lo?ngapain?"tanya zae tanpa dosa.
"Pertanyaan lo bodoh banget ya,ya ngejar lo lah,ngapain lagi bodoh"ucap dirga.
Nayla yang melihat dirga dengan tatapan tajam.
"Dia kan temennya kevin,oh jadi dia pacarnya"ucap nayla dalam hati.
"Heh lo...bilangin ke cewe lo itu,jangan gatelan ama cowo orang,apalagi ganteng"ucap nayla ke dirga.
Dirga yang mendengar perkataan dari nayla pun menatap dengan tatapan tajam.
Rey yang melihat dirga menatap tajam ke arah nayla tidak terima.
"Santai aja kali mas lihatnya,ada cowonya loh"ketus rey.
Meskipun sikap rey cuek dan dingin kepada nayla tapi ia tetap peduli dengannya,mau gimana pun nayla adalah pacarnya sendiri.
"Huh...gak cewe nya gak cowo nya sama sama gatelan semua"ucap nayla.
Dirga pun bergantian menatap ke arah rey karena ia berkata seperti itu.
"Mas...gue peringatin ya...hati hati ama nii cewe,tadi cewe mas bilang ke kita kalau kita gatelan semua,tapi itu tidak seperti yang dia ucapkan,justru sebaliknya"ucap dirga.
Rey pun melebarkan matanya dan mulai emosi dengan apa yang dirga ucapkan.
"Maksud lo apa hah!!ngata ngatain cewe gua gatelan"bentak rey.
Rey pun tidak terima dengan ucapan dirga barusan sehingga rey menggegam tangannya dan memukul wajah dirga.
Bugh
"Dirga"ucap bara.
Setelah dirga dipukul oleh rey ketiga temennya itu melihat dirga dan terkejutnya lagi dirga di pukul oleh rey.
Bara pun menghampiri mereka dan memukul wajah rey.
Bugh
Bugh
Bugh
Bara memegang kedua kera baju rey.
"Lo siapa hah!! Berani beraninya lo mukul temen gua"bentak bara.
Bugh
Bugh
Bugh
Farhan dan kevin pun yang melihat rey dalam keadaan lemah pun segera memisahkan bara dan rey.
"Bar udah bar,nanti mati tuh anak orang"ucap farhan.
"Iya bar udah,lo jangan emosi gini,nanti lo bunuh tuh anak"ucap kevin.
Bara pun berhenti memukuli wajah rey.nayla yang melihat kevin yang ada di hadapannya pun gemeteran,apakah rahasianya akan terbongkar?itulah yang nayla katakan.
Bara dan farhan pun menghampiri dirga sedangkan zae hanya berdiri dan berdiam saja.
"Lo gakpapa dir?"tanya bara.
"I-iya gua gakpapa kok"ucap dirga.
"Lo diapain ama tuh anak?"tanya farhan.
"Dia tadi gak terima ama omongan gua tadi,terus dia mukul wajah gua"jelas dirga.
__ADS_1
Farhan dan bara pun hanya mengangguk.
"Kevin?ngapain dia disini?"tanya nayla dalam hati.