
Setelah dirga mematikan telponnya,dirga pun segera pergi kamar mandi untuk siap siap pergi.
Setelah beberapa menit kemudian dirga selesai mandi dengan handuk yang dililit di pinggangnya.
Dirga pun mencari baju dilemarinya yang menurut dirga keren.
Setelah memakai baju yang cukup keren dirga pun turun kebawah karena sudah ditunggu oleh keluarganya,tinggal menunggu ketiga temennya itu.
Dirga pun menuruni tangga bebarengan dengan temennya tiba.
Tok tok tok..
"Assalamaualaikum"ucap bara.
Dirga yang mendengarnya pun menjawab salamnya dan menghampiri mereka.
"Waalaikumsalam...iya bentar"ucap dirga sambil jalan menuju pintu.
Dirga pun membuka pintu tersebut dan mempersilahkan temennya masuk.
"Udah sampai aja...cepet amat"ucap dirga.
"Hehe kan kita satu kompleks,jadi deket dir"ucap bara.
Dirga pun tersenyum dan mempersilahkan masuk ke rumahnya.
"Ya udah yuk masuk...bokap sama nyokap di dalam nunggu kalian datang,sambil nunggu farhan sama kevin datang"ucap dirga.
"Iya dir"ucap bara.
Setelah beberapa menit kedatangan bara,farhan dan kevin pun datang.
Tok tok tok..
"Assalamualaikum...dirga.."ucap keduanya.
Mereka yang menunggu kedatangan keduanya pun langsung menoleh ke arah sumber suaranya.
"Waalaikumsalam"ucap bersama.
"Iya bentar"ucap dirga.
Dirga pun berjalan menuju pintu,karena yang di tunggu tunggu sudah datang.
"Kevin...farhan..."ucap dirga.
"Hallo dir"ucap farhan.
"Hehe iya hallo...yaudah yuk masuk...mereka sudah nungguin kalian berudua"ucap dirga.
Mereka bertiga pun masuk kerumah dirga,akhirnya yang ditungu tunggu sudah datang.
Kini keluarga dirga dan bara duduk diruang tamu.
Setelah ketiganya masuk diruang tamu,farhan dan kevin mencium punggung tangan kedua orang tua dirga.
"Ketemu kalian lagi ya hehe"ucap mama santi.
"Hehe iya tan,padahal tadi siang udah ketemu"ucap farhan.
"Tapi kalian kan belum ketemu sama papanya dirga"ucap mama santi.
Mereka bertiga pun menoleh ke arah papa toni,papa toni yang merasa di lihat pun tersenyum.
"Kalian bertiga temennya dirga?"tanya papa.
"Iya om,kita bertiga temennya dirga"ucap kevin.
"Om minta tolong sama kalian bertiga ya...jangan sakitin dirga,soalnya dirga punya trauma,kalaupun ada yang nyakitin om berharap kalian bertiga bisa bantu dirga,soalnya dirga anaknya pendiem banget"ucap papa toni.
"Iya om...kita udah tau,tadi siang pas kakek nya dirga kesini udah cerita semua tentang dirga,soalnya kita gak tau yang di alami dirga dulunya"ucap bara.
"Ya udah bagus kalau kalian tau,om minta tolong jaga in dirga selagi butuh bantuan,apalagi soal berantem,dirga mungkin anaknya sabaran"jelas papa.
"Paa...kan dirga udah gedhee masak iya dijaga sama mereka,dirga baru kenal loh sama mereka"ucap kesal dirga.
"Iya karna papa gak.mau hal yang dulu kamu alami terulang lagi,papa gak mau kamu kenapa kenapa,apalagi sampai kehilangan kamu"ucap papa.
Dirga pun terdiam,dirga yang mendengar ucapan papanya itu ada benernya juga,soalnya dulu hampir mati gara gara kakak kelasnya yang membully nya terlalu kejam,sampe sampe dirga koma.
"Udah udah...ayok berangkat..keburu malam nanti,kasian mereka pa besok sekolah"ucap mama santi.
Mereka pun mengangguk dan segera berangkat,tapi ntah itu tujuannya kemana.
__ADS_1
Kini mereka sudah di depan pintu rumah dirga,mereka bingung mau naik kendaraan apa.
"Pa ini naik mobil atau motor,soalnya kalau naik mobil gak cukup"ucap dirga.
"Hmm...iya juga ya...gimana dong terusan?"ucap papa.
Mereka pun berpikir gimana caranya supaya jadi berangkat.
Tak lama kemudian farhan pun menyarankan apa yang telah ia pikirkan.
"Gini aja om,om sama tante dirga sama kita,tapi kalau bisa naik motor semua"ucap farhan.
"Hmm boleh tuh"ucap dirga.
"Gimana pa?"tanya mama.
"Hmm...okelah...tapi jangan kebut kebutan ya...om gak bisa kebut kebutan kayak orang balapan"ucap papa.
"Siap om,kan kita gak tau tujuannya kemana om...jadi kita ngikutin kemauan om aja hehe"ucap bara.
"Oh iya hehe om gak kepikiran"ucap papa toni.
"Ya udah yuk berangkat"ucap mama santi.
"Eh tapi tunggu...kalian bertiga udah ijin belum sama orang tua kalian kalau kalian tante ajak keluar"lanjutnya.
"Udah kok tan...sebelum berangkat kita udah ijin sama orang tua kita"ucap kevin.
Farhan dan bara mengangguk benar yang dikatakan kevin.
"Oh ya udah kalau gitu,ya udah yuk berangkat"ucap mama santi.
Mereka pun pergi meninggalkan rumahnya,mama santi sama papa toni,farhan kevin sendiri sedangkan bara sama dirga.
Setelah pertengahan perjalanan mama santi bertanya.
"Pa...ini niatnya mau ngajak kemana sih,kok tumben ngajak anak kita jalan jalan,mana malam lagi"ucap mama santi.
"Udah mama ngikut aja,nanti juga mama tau,papa sengaja ngajak dirga jalan jalan supaya dirga ada refleshinya dikit,biar gak di rumah terus,kan tau sendiri dirga itu gimana"ucap papa.
"Iya pa...mama tau,tapi ngajaknya ituloh kemana,kan mama kepo"ucap mama.
"Udah mama diam aja,gak usah kepo an mulu,kayak anak muda aja"ucap papa.
"Ohh...berarti mama sekarang gak muda ya?"kesal mama.
Mama santi hanya tersenyum,mama santi sangat beruntung mempunyai suami perhatian dan baik kepada keluarganya.
Kini mereka sudah sampai di taman malam yang begitu indah,waktu papa toni dan mama santi masih muda sebelum mengandung dirga mereka berdua sering mengunjungi taman tersebut,banyak bunga bunga dan danau yang dilengkapi dengan lampu lampu disekitarnya.
Kini mereka sudah diparkiran taman tersebut,mereka memakirkan sepedanya di tempat parkir yang begitu banyak motor dan mobil dan sudah pasti banyak pengunjungnya ntah itu pacaran,bersama temennya ataupun keluarga.
Setelah memarkirkan sepedanya kini mereka berjalan sesuai yang mereka inginkan,tapi untuk dirga dan ketiga temennya itu lebih memilih mengikuti orang tua dirga,ntah kemana tujuan mereka tapi yang jelas mereka mengikutinya dari belakang sambil berbicara.
"Gilaa...baru kali ini gua liat taman serame ini...pantesan diparkiran banyak motor dan mobil"ucap bara.
"Iya..gua juga baru pertama kali diajak bokap kesini"ucap dirga.
Mama santi dan papa toni yang mendengar percakapan mereka pun tersenyum dan membalas ucapan dari mereka.
"Jadi gini nak...waktu mama belum ngandung kamu...dulu papa sama mama sering kesini,makanya papa ngajak kamu kesini,biar ada kenangannya"jelas papa toni.
"Iyaa sayang...dulu habis papa nikahin mama...mama sering di ajak taman ini,taman ini gak pernah sepi walaupun hari hari biasa,karna suasana nya begitu indah"ucap mama santi.
Mereka berempat pun mengangguk terasenyum mengerti dengan perkataan mereka.
"Kalian kalau mau jalan jalan silahkan"ucap papa.
"Tapi..papa ikutan kan?"tanya dirga.
"Iya nanti papa sama mama nyusul,nanti kalau papa sama mama capek jalan palingan langsung pulang"ucap mama santi.
"Loh..kok pulang ma?"tanya dirga.
Mereka bertiga temennya dirga hanya menyimak pembicaraan keluarga mereka.
"Iya lah,kan mama sama papa sudah tua,gak muda kayak kalian,masak iya kalau capek gak istirahat"ucap mama santi.
"Hmm...ya udah deh..nanti mama telpon dirga ya..biar dirga gak nyariin mama"ucap dirga.
"Iya iya sayang,pastinya nelpon kamu dong...iya kan pa?"ucap mama santi.
"Hah..eee i-iya nak...nanti kita nelpon kamu"ucap papa toni kaget.
__ADS_1
"Hm...ya udah pa ma dirga jalan dulu yak,nanti papa sama mama kalau pulang hati hati"ucap dirga.
Keduanya hanya mengangguk tersenyum.
"Oh iya ini...buat jajan kalian"ucap papa toni sambil menawarkan beberapa uang berwarna merah kepada dirga.
Dirga pun menerima uang pemberan dari papanya dengan tersenyum
"Makasih pa..."ucap dirga.
Papa toni pun mengangguk tersenyum.
Dirga dan ketiga temennya pun pergi meninggalkan mereka berdua,sedangkan mereka berdua duduk di kursi yang sudah di sediakan sambil menunggu dirga kembali.
Kini dirga dan ketiga temennya itu jalan menelusuri taman kota yang begitu sangat ramai,padahal hari hari biasa,biasanya kan taman ramai disaat hari libur apalagi hari sabtu malam minggu.
"Hmm...rame bener yaa..."ucap farhan.
"Iya..."jawab dirga.
"Btw ini kita mau beli apa?"lanjutnya.
"Hm...beli yang pedes pedes kek nya enak dir"ucap kevin.
"Iya...kek nya enak tuh yang pedes pedes"ucap bara.
"Hm...tapi apa yang pedes?"tanya dirga.
Mereka pun berjalan dan berpikir sambil menelusuri jajanan di pinggir taman.
Disaat farhan mau menunjuk sesuatu fahan tidak sengaja menyenggol minuman seseorang,tak lain adalah zae fitria andini,zae adalah sepupunya dirga,keduanya sudah kenal sejak kecil.
"Eh..lo kalau jalan pake mata dong,kan jadi tumpah minuman gue"ucap kesal zae.
"I-iya mbak sorry,orang gak sengaja juga"balas farhan sambil merogokan saku celananya.
"Noh..gua ganti minuman lo"lanjutnya.
Disaat zae memarahi orang yang telah menyenggol minumannya,ia terkejut dengan seseorang yang ada disebelah orang yang menumpahkan minumannya.
"Dirga?"ucap zae.
"Hah?paan"ketus dirga.
"Dih,gitu amat lo jawabnya"balas zae.
Zae ditaman seorang diri,zae begitu bosen di rumah terus,maka dari itu zae pergi untuk menyegarkan suasana di hatinya.selama ini zae tidak mempunya i temen sama sekali,maka dari itu jika zae berpergian sendirian.
"Loh...kalian saling kenal?"tanya bara.
"Dia sepupu gua"jawab dirga.
Mereka bertiga hanya ber'oh saja.
"Ya udah yuk lanjut"ucap farhan.
"Ehh...mau kemana lo main kabur kabur aja lo"cegah zae dengan memegang tangan farhan.
Deg deg..deg deg..
Suara detak jantung farhan berdetak cepat.
"Lo belum tanggung jawab...gara gara lo minuman gua jadi tumpah"ucap kesal zae.
"Kan lo udah gua kasih uang,ya beli menuman lagi lah"balas farhan.
"Enak aja..gk.."ucap zae.
"Kok gak sih...kan udah gua ganti noh minuman lo"ucap farhan.
"Lo cuma ganti rugi doang,tapi lo belum tanggung jawab"ucap zae.
"Tanggung jawab apalagi sih..udah jelas jelas gua ganti,dan lo terima uang dari gua"ucap farhan kesal.
"Gak...lo belum tanggung jawab"ucap zae.
Ketiga temen farhan termasuk dirga hanya menyimak perdebatan mereka berdua.
"Udah udah...kenapa jadi berantem sih"ucapĀ kevin.
"Mbakk...maafin temen kita ya..kan tadi temen kita sudah ganti rugi minuman mbak"ucap bara.
"Dia cuma ganti rugi doang,tapi belum tanggung jawab"balas zae.
__ADS_1
"Iya..tapi tanggung jawabnya apa mbakk??"ucap kesal farhan.
"Nih...kan ini uang lo,dan lo harus beliin gua minuman yang sama persis yang gua beli tadi"ucap zae.