4 Sekawan Mengejar Cinta

4 Sekawan Mengejar Cinta
bab 20


__ADS_3

Diperjalanan ibu kota Jakarta kini zae berniat untuk menjenguk dirga,tapi sayangnya rey menolak.


"Kak...anterin gua ke rumah sakit sekarang!"ucap zae tiba tiba.


Rey pun terkejut dengan ucapan zae barusan.


"Loh,kenapa ke rumah sakit?kita kan mau berangkat ke sekolah"ucap rey.


"Tapi kan om sama tante nanti ke sekolahan nya,terus yang jaga in dirga siapa kalau bukan gua?"tanya zae.


"Kan ada ada kevin sama temennya itu"ucap rey.


"Pastinya mereka sekolah juga lah kak...udah ayo kak anterin"ucap zae.


"Tapi za kita kan udah pamit sama om kamu,nanti mereka marah ke kita gimana?"ucap rey.


Seketika zae pun terdiam,memang betul yang dikatakan rey,tapi gimana dengan dirga?apakah temen dirga yang menjaga dirga itu?itulah yang zae pikirkan.


Tak lama kemudian keduanya pun sampai di sekolah panca darma.


Rey yang melihat zae yang dari tadi terdiam pun mengerti perasaannya,tetapi gimana pun ia sudah berjanji bahwa ia akan berangkat bareng bersama nya.


"Udahlah za...nanti pulang sekolah kita kesana ya..."ucap rey yang berusaha sedikit menenangkan zae.


Zae pun melepaskan helmnya yang ia pakai tetapi dengan segap rey membantu sambil tersenyum kearahnya.


Zae yang melihat rey tersenyum pun salting karena memang senyuman rey manis.


Cklek


"Nah udah...kalau lagi salting gemes ya hihi"ucap rey sambil menoel hidung zae yang begitu candu menurut rey.


"Dih apaan sih"ucap zae ketus.


Setelah berkata seperti itu zae pun berlari meninggalkan rey sendiri.rey yang masih mematung di tempat parkiran pun tersenyum manis ketika melihat zae salting di buatnya.


"Gak tau kenapa saat pertama kali lihat lo,gua suka sama lo zaa...andai gua gak jadi pacar nayla,pastinya gua udah jadi pacar lo"guman rey.


Rey pun meninggalkan area parkir dan akan masuk ke kelasnya.


SEMENTARA ITU DI RUMAH SAKIT...


Kini sudah pukul 08:40,kedua orang tua bara dan dirga pun akan bersiap meninggalkan anaknya.kedua orang tua dirga dan kedua orang tua bara sudah di kasih info oleh bu salma bahwa mereka datang jam 09:00 an.


"Sayang...abis ini mama sama papa ke sekolah kamu,kamu gakpapa kan mama tinggal?"ucap nandini.


"Iya ma...gakpapa kok, lagian kan ada kevin sama farhan,pasti gak bakal kesepian hehe"ucap bara.


Nandini pun tersenyum melihat anaknya,tetapi dibalik senyuman nandini ada rasa sakit,yaitu membalaskan dendam anaknya,tapi nandini tidak sejahat itu nandini memcoba berpikir bahwa balas dendam yang lebih baik adalah membalasnya yang lebih baik,itu lah yang nandini pikirkan,maka dari itu nandini tidak akan menyimpan dendamnya ke orang lain.


"Nak...papa tinggal ya...jaga diri baik baik"ucap papa toni yang sudah bersiap meninggalkan rumah sakit.


"Iya pa...papa sama mama gak usah khawatir kan ada temen dirga"jawab dirga.


"Kalau mau makan bilang loh ya,jangan diem aja"ucap mama santi.

__ADS_1


"Iya iya mama"jawab dirga.


"Kalau udah makan jangan lupa minum obat,obat nya ada di meja"ucap mama santi.


"Ish iya maa...bawel banget sih"ucap dirga sedikit kesal.


Mama santi yang mendengar ucapan dirga pun seketika langsung menjewer telinganya.


"Apa kamu bilang?"ucap mama santi sambil menjewer telinga nya.


"Aduh aduh...maa sakit..."keluh dirga.


Mama santi pun melepaskan jeweran telinganya dirga.


Farhan yang melihat mereka begitu akrab seketiga terharu,kenapa farhan tidak sebahagia seperti temennya itu,farhan merasakan sesuatu didalam hatinya tapi tidak bisa di sebut dengan kata kata.kevin yang melihat farhan melamun pun membuyarkan lamunan farhan dengan cara merangkul,kevin tau perasaan farhan,pastinya ia berpikir bahwa keluarganya tidak seperti yang farhan lihat.


"Ya udah mama tinggal"ucap mama santi.


"Iya mama..."ucap dirga.


Papa toni dan mama santi pun mau meninggalkan ruangan tetapi mama santi akan mengajak kedua orang tua bara,mama santi sempat berkenalan waktu dikantin kemarin.


"Jeng ayo"ajak mama santi.


"Oh i-iya jeng"jawab nandini.


Kalau Namanya ibu ibu pasti kalau anaknya jadi sahabatan pastinya orang tua mereka juga akan bersahabat termasuk juga panggilan,yaa namanya juga ibu ibu pastinya manggilnya jang jeng yaa hehehe.


"Ya udah mama tinggal dulu ya...nanti kalau udah selesai makan jangan lupa di minum obatnya,obatnya ada di laci kayak biasanya"ucap nandini.


"Diminum loh obatnya"ucap jordan.


"Iya pa"jawab bara.


"Assalamualaikum"ucap mama santi.


"Waalaikumsalam"jawab barengan.


***


Disekolah bulan bakti kini sudah waktunya istirahat,elsa berniat akan menjenguk dirga sendiri,tetapi bagaimana dengan ketiga temennya itu,setelah ia pikir dira sudah menyakiti perasaan farhan.


"Sa...lo kenapa sih,dari tadi diem mulu"ucap tiara.


"Tau...lagi mikirin dia(dirga) ya"ucap syelin sambil menyipitkan matanya.


"Dia siapa?"tanya elsa.


"Ya dia yang kemarin bentak lo"ucap dira.


Seketika mata elsa melebar seperti mau keluar.


"Hah!!ngapain gua mikirin dia,kayak kagak ada kerjaan aja"ucap elsa.


Padahal yang di bicarakan mereka bertiga bener tapi elsa mengelak karena elsa bakal dikira suka sama dirga.

__ADS_1


"Hmm..mencurigakan.."ucap syelin.


"Dih apaan sih"ketus elsa.


"Hm...napa?"tanya syelin.


"Apanya yang napa?"tanya balik elsa.


"Hadeh"ucapnya lagi sambil membolakan matanya malas.


"Ehh btw nanti pulang sekolah jenguk kak bara sama kak...siapa itu namanya..."ucap dira.


"Dirga"jawab elsa.


Seketika ketiganya pun terkejut dengan jawaban elsa barusan,kok bisa tau?itu lah yang mereka bertiga pikirkan.


"Kok lo tau?"tanya syelin.


"Ya kan di rumah sakit pada manggil dirga,ya udah pasti namanya dirga lah"jawab elsa.


Sebenarnya elsa sudah tau sebelum kejadian itu,tapi elsa tidak mungkin mengucapkan kepada mereka yang begitu kepo Menurut elsa.


"Hmm...ada benernya juga sih"ucap tiara.


Elsa pun bernafas dengan lega,ia tidak percaya bahwa temennya itu bisa percaya begitu saja.


"Gimana pada mau kagak?"tanya dira.


Cetakk!!


Syelin memukul kening dira menggunakan sumpit yang berada di meja.


"Aduhh...sakit lin"keluh dira.


"Biarin...lo gak inget hah!? Kemarin lo ngelakuin apa sama mereka,sempet sempetnya lo ngajak kita jenguk kak bara"ucap syelin.


"Tau...mana kita ditinggal lagi,jadi merasa bersalah gua ama orang tua mereka,gak pamit lagi"ucap tiara.


"Tau"ucap elsa.


Dira pun terdiam,ia baru teringat kejadian yang ia katakan kepada farhan.


"Kalau pun lo mau jenguk kak bara boleh,tapi ada syaratnya"ucap elsa.


Seketika ketiga temennya menoleh ke arah elsa dengan tatapan kepo(penasaran).


"Apaan?"tanya dira.


"Lo harus minta maaf sama kak farhan...gara gara lo kita jadi merasa bersalah sama mereka semua,mana kagak pamit lagi"ucap elsa.


"Nah betul tuh...eh tapi tunggu...bukannya orang tua kak bara sama kak siapa itu...ke sekolah ya?"ucap tiara.


"Tapi kita gak tau kapan jam berapa ke sekolahnya"ucap syelin.


Setelah mereka membicarakan itu tak lama kemudian ada seseorang menghampiri meja keempatnya.

__ADS_1


"Elsa...lo disuruh ke ruangan kepala sekolah sekarang sama temen temen lo ini"ucap seseorang itu.


__ADS_2