
Keesokan Harinya
Darren melihat rekaman Vidio yang berada di dalam ruangan Margaret.Dia melihat jika Andrew berada di dalam ruangan Margaret,dia memindah data-data perusahaan milik Tuan Morgan ke flashdisk yang di bawanya.
"Aku sudah memindahkan data tersebut Tuan"ucap Andrew yang sedang menelepon seseorang.
Darren tidak tahu siapa yang dihubungi Andrew,tetapi kecurigaan Darren menjadi-jadi karena Andrew kembali ke kantor pukul 2 dini hari.Hari mulai pagi Darren melakukan rutinitas paginya berolahraga,selesai berolahraga dia harus bersiap untuk pergi ke Kantor.Tiba-tiba suara berisik para staf Kantor yang baru datang membuat Darren terkejut.
"Ada berita penting!Apa kalian membaca surat kabar hari ini?"ucap Milly.
"Ada apa Milly?"
"Kamu lihat Tuan Morgan di berita acara surat kabar ini"
Dikoran di kabarkan jika Tuan Morgan, memiliki seorang anak dari hubungan gelapnya dengan wanita lain.Semua mengarah agar nama baik Tuan Morgan jelek.
"Mungkin berita ini hanya pembohongan publik agar nama baik Tuan Morgan jelek.Apalagi sebentar lagi masa kampanye nya,mungkin saingannya ingin menjatuhkan nama baik Tuan Morgan"ucap Darren.
"Mungkin Pitter benar"
"Tidak Pitter,aku pernah mendengar jika Tuan Morgan dulu pernah memiliki hubungan dengan wanita lain sebelum menikah dengan Ibu Margaret"ucap Milly.
Di tengah pembicaraan mereka,Adams datang ke ruangan cleaner room.
"Sedang apa kalian?Bukan nya bersiap untuk membersihkan ruangan malah ngobrol!!Hei kamu!!Bagus hari ini kamu tidak terlambat!"
Darren hanya diam saja dan meletakkan tas ranselnya ke dalam loker.Darren membawa peralatan kebersihan,dia meninggal kan cleaner room,dan pergi menuju meeting room.Semua staff masih berbisik- bisik membahas berita yang tersebar di dalam koran.Tuan Morgan yang di temani para ajudan nya datang.
"Selamat pagi Tuan"ucap sapaan para Staff dan pegawai kantor.
"Selamat pagi,mulai hari ini...."
Sebelum Tuan Morgan meneruskan ucapan nya, tiba-tiba Margaret dan Andrew datang dari belakang Tuan Morgan.
"Selamat pagi suamiku? Sedang apa kamu disini?"
"Mulai hari ini aku akan membantu kamu juga agar pabrik kita yang akan bangkrut itu kita bangkit kan lagi"
"Sayang...dengar seperti nya pabrik itu memang harus kamu jual,di sana selain letaknya amat jauh dari sini,sangat susah kita untuk memantau para pekerja disana.Lebih baik kamu jual saja,pabrik itu terletak di sebuah desa terpencil jadi biarkan saja pabrik itu di jual"ucap Margaret.
"Lebih baik kita bicarakan di dalam ruangan ku saja"
__ADS_1
Mereka pergi ke ruangan Margaret untuk membicarakan semua itu.Para Staff memperhatikan perdebatan Tuan Morgan dan Istrinya.Darren berpura-pura tidak perduli,tak seberapa lama Tuan Jhonson dengan di kawal 4 anak buahnya datang untuk menemui Tuan Morgan yang masih berada di dalam ruangan Margaret.Melihat Tuan Jhonson,Darren bersembunyi karena dia tidak ingin jika Tuan Jhonson melihatnya.
Mereka di persilahkan masuk oleh Andrew yang berjaga di depan pintu masuk ruangan Margareth.
"Tuan Morgan...apakah aku kesini di waktu yang tidak tepat?"ucap Tuan Jhonson.
"Sedang apa kamu disini?!"ucap Tuan Morgan terkejut
"Sayang aku meminta Tuan Jhonson kemari,karena dia berminat dengan pabrik kita?"
"Margaret apa yang kamu lakukan!Aku tidak akan menjualnya?!Apa lagi dengan orang licik seperti dia!!"
"Suamiku kesibukan kamu membuat semua nya tidak teratur,apa lagi pabrik itu sudah bangkrut?Aku akan menjual pabrik itu kepada Tuan Jhonson,lagi pula itu juga bisa menambah keuangan kita untuk masa kampanye kamu?"
"Aku bilang tidak!!!Tidak ada yang akan menjual pabrik itu!!Itu semua milik ku!Tidak siapa pun atau pun kamu bisa menjual nya!!"
"Kenapa?Kenapa kamu tidak menjualnya?Karena kamu tidak mau menjual nya karena wanita ****** itu??!"
Keributan semakin jadi di dalam ruangan Margaret,semua Staff mendengar kan pertengkaran mereka.Tiba-tiba segerombolan wartawan datang akan meliput kegaduhan yang terjadi di dalam ruangan Tuan Morgan.
Darren melihat Andrew masuk kedalam ruangan Margaret dan membisikkan sesuatu di telinga Margaret.
"Apa yang kalian lakukan!!Melihat bos kalian sedang bertengkar malah kalian biarkan para wartawan meliput?!"ucap Darren sambil menahan wartawan yang akan masuk ke dalam ruangan.
Semua Staff dan security segera mengamankan para wartawan dan meminta mereka untuk keluar dari dalam kantor.Tuan Morgan keluar dari ruangan Margaret karena mendengar kegaduhan yang terjadi di luar.
Melihat Tuan Morgan keluar semua wartawan berlarian meminta penjelasan Tuan Morgan mengenai berita yang ada di surat kabar itu.Tuan Morgan berjalan dengan di amankan para penjaganya dan pergi menuju mobilnya.Darren membantu para penjaga Tuan Morgan agar dia bisa menghalau para wartawan yang akan mewawancarai Tuan Morgan.
"Tuan Pitter ikut aku"ucap Tuan Morgan di depan mobil nya.
Darren ikut masuk ke dalam mobil Tuan Morgan.
"Tuan Morgan sebenarnya...?"
"Iya berita itu benar adanya,aku dulu memiliki seorang wanita yang aku cintai.Tapi hubungan kami tidak di setujui oleh orang tuaku.Dia hanya gadis biasa, anak dari seorang petani.Aku sangat mencintai nya sebelum aku menikah dengan Margaret,aku berani menikahinya dan meninggalkan segala hartaku.Tetapi...."
"Tetapi kenapa Tuan?"
"Kami berpisah karena dia selingkuh dengan pria lain"
"Apa Anda yakin dia selingkuh?"
__ADS_1
"Entah lah Tuan,kami saling mencintai.Aku korban kan semua nya untuk nya tetapi dia menghianati ku"
"Bagaimana Anda tahu?"
"Dia hamil,aku pulang seminggu sekali karena aku bekerja di kota untuk membiayai kehidupan kami.Tetapi saudaraku melihat dia sering memasukan pria lain ke rumah kami.Semua bilang dia selalu berganti-ganti pria untuk menemani nya.Apalagi dia hamil, kemungkinan anak yang di kandungnya bukan anak ku"
"Apa Anda pernah melihat nya?"
"Tidak,tetapi semua tetangga bilang seperti itu"
"Lalu Anda meninggalkan nya?"
"Malam itu aku sangat lelah,tiba-tiba dia memberikan aku alat test kehamilan.Semua ucapan para tetanggaku membuat ku sangat marah terlebih saat dia bilang hamil.Aku berfikir aku pulang satu Minggu sekali kenapa dia bisa hamil"
"Bisa hamil??Bukan kah Anda bilang sangat mencintai nya?Tetapi kenapa Anda tidak percaya padanya?Kenapa Anda lebih percaya omongan orang lain?"
"Itu salah ku Tuan,aku tidak mempercayai nya.Aku meninggalkan nyaa dengan kahamilan nya dan aku menceraikan nya.Aku kembali ke rumah orang tua ku. Setelah perceraian aku dijodohkan dengan Margaret, sebenarnya aku tidak pernah mencintai nya karena aku tidak bisa melupakan nya"
"Bagaimana wanita itu sekarang Tuan?"
"Aku tidak pernah bertemu dengan nya lagi,aku pernah mencari nya tetapi semua orang bilang dia pergi saat kehamilan besarnya.Aku mencari di keluarga nya,semua tidak tahu dimana keberadaan nya.Sampai saat ini aku ingin sekali menemui nya Tuan Pitter "
"Untuk apa?"
"Aku ingin tahu siapa anak yang dia kandung"
"Berhenti!!"ucap Darren.
Tuan Morgan terkejut karena Darren memutuskan untuk turun dari mobil.
"Tuan Pitter ada apa?"
"Lebih baik aku turun disini.Tuan Morgan kenapa kamu menyesali apa yang kamu lakukan?Apa kamu sekarang merasakan jika anak itu memang sebenarnya anak kamu?!Jika dia memang anak kamu apa kamu akan mengambil nya dan memisahkan nya dengan ibu nya?Karena sang anak pastinya akan memilih Anda orang yang terpandang?"
"Apa maksud mu Tuan?"
"Apa Anda pernah merasakan kesengsaraan yang di alami oleh wanita yang kamu cintai itu?Dan kamu ingin bertemu dengan nya karena ingin tahu kebenaran anak itu?"
"Ti-tidak Tuan...aku juga masih mencintai nya"ucap Tuan Morgan dengan mata yang berkaca-kaca.
..."Bersambung "...
__ADS_1