8 Hari Menjadi Miliarder

8 Hari Menjadi Miliarder
Bab.27 Keputusan yang Berat


__ADS_3

Suara notifikasi ponselnya berdering,panggilan dari Alex.


"Darren kamu ada dimana?"


"Aku...e-aku saat ini berada di desa Wesley.Ada apa?"


"Mulai besok kembalilah ke keluarga mu"


"Apa maksud kamu Alex?Tugasku dengan Tuan Morgan belum selesai"


"Aku bilang hentikan saja!!.Besok kamu harus kembali kesini dan pergilah ke keluarga mu"


"Memang nya ada apa Alex?"


Tut...Tut...Tut


Panggilan Alex terputus


Darren tidak tahu kenapa Alex meminta nya untuk kembali dan tidak melanjutkan tugasnya.Darren mencoba menghubungi kembali Alex akan tetapi dia tidak bisa menghubungi Alex.


"Selamat Pagi,Pitter.Kau bangun?"ucap Amanda sambil membawakan baki berisi makanan


"Bibi besok aku harus kembali pulang"


"Pitter bagaimana mungkin?Sedangkan kaki mu saja belum sembuh?"


Darren hanya terdiam sambil berfikir.Dia tidak mungkin bisa berjalan dengan kondisi kakinya yang belum sembuh.Tetapi dia berusaha berdiri dengan di bantu dengan tongkat bantu jalan.Meski masih tertatih-tatih tetapi Darren berusaha agar dia bisa berjalan.


"Pitter jangan memaksa kan diri kamu"


"Tidak bibi,aku pasti bisa"


Amanda merasa sangat khawatir dengan keadaan Darren yang berusaha untuk berjalan dengan tongkat nya.Darren membereskan segala barang miliknya untuk dimasukan kedalam tas.


"Dengan Apa kamu pulang?"


"Aku akan meminta asisten ku untuk menjemput ku disini"


"Apa kamu baik-baik saja?"


"Iya bibi,kamu tidak perlu khawatir"


Amanda keluar dari kamar Darren,dia duduk di sofa depan dengan wajah seakan berat Darren akan kembali pulang.Entah apa yang di fikirkan nya,tetapi raut wajah Amanda begitu sendu mendengar Darren akan pergi besok.

__ADS_1


Darren di dalam kamarnya menelpon seseorang untuk menjemput nya besok.Saat Darren sedang mengemasi barang-barang nyaa dia tidak sengaja menjatuhkan kotak di meja dekat kasurnya.Kotak berisi foto-foto bayi laki-laki milik Amanda,menurut Darren mungkin itu Foto Samuel semasa bayi.Akan tetapi foto bayi laki-laki tersebut memiliki wajah yang tidak mirip dengan Samuel,tetapi Darren tidak begitu memperhatikan dengan detail foto tersebut,dia segera memasukan foto-foto itu kedalam kotak nya lagi.


Darren berusaha berjalan dengan tongkat nya keluar dari kamar, terlihat Amanda sedang duduk termenung di sofa.


"Bibi"panggilan Daren


"Iya,Ada apa?"ucap Amanda sambil mengusap air matanya


"Terimakasih karena bibi merawat ku dengan baik"


"Oh...itu...iya sama-sama...bibi juga berterima kasih karena kamu sudah menyelamatkan nyawa bibi.Kamu juga harus ingat,kamu disana juga harus memperiksakan kaki kamu"


"Baik bibi"


Keesokan Harinya


Seorang ajudan Darren telah datang,dia hendak membawa Darren untuk kembali.Karena Darren tidak bisa mengemudi kan mobilnya sendiri,jadi Sang ajudan lah yang akan mengemudi kan mobil Darren.


Darren berpamitan dengan Amanda,meski wajah sedih dan berat menyelimuti akan tetapi Darren harus kembali atas perintah dari Alex.Amanda meneteskan air mata saat Darren memeluk erat Amanda,dia begitu sedih.


"Selamat tinggal bibi,semoga kamu bahagia"ucap Darren.


"Terimakasih ya nak?"ucap Amanda sambil menangis


Segerombolan laki-laki keluar dari mobil hitam tersebut,dan menarik Amanda membawa masuk Amanda ke dalam mobil tersebut.Melihat hal tersebut Darren meminta sang ajudan untuk mengejar mobil yang membawa Amanda pergi.Akan tetapi sang Ajudan tidak menghiraukan permintaan Darren.


"Tomi,kejar mobil hitam itu!!"


"Maaf Tuan,bukan kah Anda ingin mengambil ponsel Anda?"


"Itu tidak penting,yang terpenting kejar mobil itu?!"


"Tidak Tuan,Tuan Alex menyuruh ku untuk membawa Anda kembali?"


"Brengsek!!Dia dalam bahaya?!Wanita itu di culik?"


"Biarkan saja Tuan,wanita itu yang akan menjadi tanggung jawab Tuan Alex"


Darren merasa sangat marah karena sang ajudan tidak menuruti permintaan nya.Dia tidak ingin kehilangan mobil tersebut, akhirnya Darren memukul keras kepala bagian belakang ajudan tersebut dengan gagang tongkatnya.Tomi pingsan karena pukulan keras dari Darren.Darren mengambil alih kemudi,dia memindahkan tubuh besar Tomi dan mengikat kedua tangan ajudan nya tersebut.


Meski Darren ketinggalan jauh dari mobil hitam tersebut,dia mengingat plat nomor mobil hitam itu.Dia berjalan mengejar kemana mobil hitam itu membawa Amanda.Darren melaju dengan kencang meski kakinya terasa sakit,dia berusaha untuk mencari mobil yang membawa Amanda.


Darren tidak menemukan mobil hitam tersebut,Darren begitu putus asa karena dia tidak bisa menyelamatkan Amanda.Kemudian Tomi bangun dari pingsannya,dia terkejut karena kedua tangannya terikat.

__ADS_1


"Tuan kenapa kamu mengikatku?"


"Karena kamu tidak menuruti kemauan ku?"


"Kenapa tiba-tiba Alex mengehentikan tugas ku?!"


"Aku ti-tidak tahu Tuan?"


"Apa semua ini campur tangan Alex?!"


"Apa maksud Anda?"


"Aku curiga ada yang ingin melenyapkan bibi Amanda?!"


"Aku tidak tahu apa-apa Tuan,lepas kan aku"


"Tuan Alex hanya meminta ku untuk membawa Anda kembali,dan Anda sudah tidak usah mencampuri urusan Tuan Morgan"


Darren semakin penasaran dengan Alex,kenapa tiba-tiba dia meminta Darren untuk menghentikan membantu Tuan Morgan.Darren mengemudikan mobilnya dengan kencang untuk menuju rumah Alex.Tomi merasa sangat ketakutan karena mobil yang dikemudikan Darren begitu kencang nya,apalagi posisi tangannya diikat kencang di hand grip mobil.


Darren langsung keluar dalam mobilnya,dia segera masuk kedalam rumah Alex dengan kaki pincangnya.Di depan rumah Alex,terlihat sebuah mobil yang tidak asing dilihat Darren,dengan kap mobil depan yang terlihat penyok.Tetapi dengan rasa penasaran keputusan Alex,dia tidak memperdulikan mobil tersebut.


"Selamat datang sahabatku"ucap Alex


"Kenapa kamu menghentikan Tugasku?!"


"Duduk dulu Mr.Milliader...."


"Sebenarnya aku ingin kamu menyelesaikan tugas kamu,tetapi di sini ada yang mau membayar ku lebih besar dari pada Tuan Morgan,jadi aku putus kan untuk mengehentikan nya"


"Apa maksud kamu??!"


"Darren, Nyonya Margaret meminta ku untuk menghentikan kemauan suaminya,karena dia ingin suami nya melanjutkan pemilihan untuk menjadi Walikota selanjutnya.Jadi dia membayar ku dengan bayaran 4x lipat dari Tuan Morgan"


"Tapi Alex,Tuan Morgan hanya menginginkan Nyonya Amanda,dia tidak mengingkan semua itu?"


"Alex...Nyonya Margaret Istri nya,sedangkan Amanda adalah masalalu nya.Jadi hentikan tugas kamu sampai disini!Lagi pula ini sudah lebih dari 8 hari kamu menjadi Milliader.Jadi aku bebas tugaskan kamu dari pekerjaan ini!Ambil koper ini dan kembali lah pada Adik kamu"ucap Alex pergi meninggalkan Darren


"Tunggu Alex!!Apa kamu tahu yang membawa Bibi Amanda?!Apa itu suruhan kamu?!"


"Pergilah!!Itu semua bukan urusan kamu lagi!!"


Alex menyuruh Darren pergi,sebuah koper berisikan uang sudah Alex siapkan untuk bayaran Darren selama ini.Darren sangat khawatir dengan keadaan Amanda,tetapi dia tidak tahu harus bagaimana untuk mencari Amanda.

__ADS_1


......"Bersambung "......


__ADS_2