
"Terima kasih banyak Nyonya,masakan Anda begitu lezat.Aku harus kembali ke hotel,dan akan aku sampai kan pada Nyonya Deasy jika Anda baik-baik saja"
"Apa kamu tidak menginap saja?Ini sudah sangat malam.Cuaca disini sangat dingin,apa lagi jika hujan turun jalanan akan di penuhi kabut"
Tak berapa lama hujan pun turun dengan lebat,kabut tebal menyelimuti jalan karena tempat tinggal Amanda daerah pegunungan.Amanda memaksa Darren untuk menginap sementara di rumah nya.Akhirnya Darren memutuskan untuk menginap di rumah Amanda.Apartemen Amanda hanya memiliki 2 kamar saja,Darren memutuskan untuk tidur di sofa ruang tamu.Udara terasa lebih dingin,Amanda menyalakan mesin penghangat.
"Terima kasih Nyonya,biar aku tidur disini saja"
"Jangan panggil aku Nyonya,panggil saja aku bibi"
"E-iya bibi"
Amanda memberitahukan sebuah selimut tebal,dan sebuah bantal agar Darren lebih nyaman.Darren merasakan kehangatan seorang ibu di diri Amanda.
"Kenapa hari ini aku merasa sangat bahagia?"ucap nya dalam hati.
"Apa aku sangat merindukan sesosok ibuku?"
"Ah...tidak mana mungkin Nyonya Amanda ibuku?!Ibuku telah membuang ku!Mungkin aku anak dari hubungan gelap!
Darren memejamkan matanya,dengan selimut yang membalut tubuhnya.
Brakkkkkkk...
"Samuel....maafkan ibu..."ucap Amanda dengan menangis.
Suara gebrakan pintu dan teriakan Amanda membuatnya terbangun dari tidurnya.Darren melihat Amanda yang sedang menangis mengejar putranya hingga di depan pintu.Darren beranjak dari sofa, mencari tahu apa yang sedang terjadi.Darren melihat Amanda menangis dengan memegangi lengan putranya memohon agar dia tidak pergi.Tetapi Samuel tidak menghiraukan tangisan Ibunya,hingga mendorong nya.
Darren dengan sigap,menangkap Amanda yang akan terjatuh.
"Hei!!Apa masalah kamu sampe melakukan hal seperti ini sama Ibu mu?!!"
"Bukan urusan mu!!"
"Tentu saja ini bukan urusanku!Tapi melihat tingkah kamu kepada Bibi Amanda membuat ku harus ikut campur dalam hal ini!!"
"Siapa kamu?!Kamu hanya tamu yang tidak di undang!Jangan ikut campur urusan kami!"
Mendengar ucapan Samuel,Darren mengepalkan tangan nya yang ingin memukul wajah Samuel.Tetapi Amanda memohon pada Darren agar tidak menyakiti nya.
"Kenapa?Pukul saja Aku bajingan!!Aku tidak ingin memiliki Ibu seperti dia!!Wanita miskin!Tidak seperti temanku yang lain nya!Dia tidak bisa membuat ku bahagia!Aku malu memiliki Ibu seperti dia!!"Ucap Samuel pergi meninggalkan rumah.
Amanda menangis memohon pada Samuel untuk tidak pergi tetapi dia tidak memperdulikan tangisan Ibunya.Darren terduduk mendengar perkataan Samuel.
"Bedebah kecil!!Sejak kecil aku tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari orang tua ku.Aku tidak perduli mereka kaya ataupun miskin,aku ingin bersama mereka,tetapi dia dirawat hingga besar menjadi seorang manusia tidak berguna!!Tuhan kenapa engkau tidak membalikan saja nasibku dengan Samuel?!!!"teriak Darren sambil menangis.
Amanda mendengarkan teriakan Darren,dia berhenti mengejar putranya.Amanda mendekati Darren dan memeluk nya.Darren merasakan kehangatan seorang Ibu yang tidak pernah dia rasakan.
"Dimana ibu kamu nak?"
"Aku tidak tahu bibi,sejak aku bayi,mereka membuang ku di Panti Asuhan.Mereka tidak mencariku,bahkan menjenguku.Mungkin aku hanya anak haram dari hubungan gelap orang tuaku"
Amanda melihat begitu iba dengan nasib Darren.Suara deringan telepon berbunyi,Amanda langsung mengangkat telepon.
__ADS_1
"Pitter,bibi harus berangkat kerja dahulu.Seharusnya bibi berangkat dari tadi,tapi karena bibi dan Samuel bertengkar membuat bibi terlambat"
"Jadi bibi berangkat sepagi ini hingga malam?"
"Iya,jika tidak begitu bagaimana bibi bisa membiayai Samuel?"
"Aku akan pergi bibi,aku akan kembali"
"Maukah kamu mengabulkan permintaan bibi kali ini saja?"
"Apa?"
"Tinggalah satu hari lagi disini!Aku juga ingin menitipkan beberapa surat untuk Deasy"
"Tapi bibi aku harus kembali ke hotel,tapi kamu bisa kembali ke sini bukan"
"Lebih baik,biar aku mengantarkan anda saja?"
"Tidak...tidak...aku tidak mau merepotkan "
"Aku tidak di repotkan,jika bibi tidak mau aku tidak akan kembali ke rumah bibi"
"Baiklah"
Sebelum Darren kembali ke hotel,dia memutuskan untuk mengantarkan Amanda ke tempat dimana dia bekerja.Amanda segera keluar dari mob Darren,dia berlari masuk ke dalam Cafe.Darren melihat Amanda yang sedang di marahi oleh Manager Cafe.Amanda hanya membungkukan tubuhnya dan meminta maaf berulang kali.Sebelum pergi Darren coba masuk ke dalam Cafe.
Manager tersebut tidak henti-hentinya memarahi Amanda di depan pengunjung.Dengan kasar sang Manager memberikan peralatan kebersihan kepada Amanda dengan kasar.Amanda bergegas melakukan pekerjaan, sampai akan meletak tas di lokernya pun tidak di izinkan.Dia mengepel Cafe yang belum begitu ramai dengan tas yang masih menempel.
Seorang karyawan Cafe mendekati Darren memberikan buku menu untuk Darren pesan.Darren hanya memesan secangkir Cofe latte tanpa krim sambil mengamati seberapa beratnya Amanda bekerja untuk Samuel.Manager itu tidak sampai disitu dia menyuruh Amanda untuk membersihkan lantai,dia juga harus membersihkan toilet.Amanda dengan senyuman menuruti permintaan Managernya.
"Kamu itu memang sengaja ya,membuat teman kamu menjatuhkan semua makanan ini?"
"Tidak... Bu,dia tidak berhati-hati"
"Aku tidak mau tahu alasan kamu!!Atas kerugian ini gaji kamu akan aku potong!!"
"Tolong Bu...jangan...bukankah ini bukan kesalahan ku saja?"
"Tidak ini salah kamu!!"
"Aku yang akan menggantikan kerugian makanan jatuh itu!!Jadi jangan kamu potong gaji Nyonya Amanda!!"
"Maaf Tuan...tetapi aturan kerja disini seperti itu Tuan"ucap sang Manager.
"Aku akan menggantinya dengan harga 3x lipat kerugian ini.Jadi jangan potong gaji Nyonya Amanda!Kamu mengerti?Jika tidak aku sudah merekam semua apa yang kamu lakukan terhadap pegawai mu!Aku bisa melaporkan tindakan kamu yang semena-mena "
"Ah...tidak Tuan maafkan aku,aku tidak akan memotong gaji Amanda"
Manager menyuru Amanda melakukan pekerjaan lainya,Darren membayarkan ganti rugi makanan yang terjatuh tadi.Dia juga memesan banyak makanan di meja nya,Amanda sudah berganti seragam pakaiannya.Dia membantu pegawai lain nya untuk membawakan makanan yang di pesan Darren di meja nya.
"Kenapa kamu memesan banyak makanan seperti ini?"
"Tidak apa Bi"
__ADS_1
Setelah makanan sudah tertata rapi,Darren meminta Amanda untuk duduk di meja makan bersama nya.
"Bibi duduklah"
"Pitter,aku sedang bekerja.Manager akan memarahiku lagi"
"Baiklah,Hei kalian para pegawai Cafe kemarilah"ucap Darren.
Semua pegawai berkumpul di meja Darren,dia meminta mereka untuk duduk dan makan bersama.Terkecuali sang Manager,Darren meminta pegawai Cafe untuk makan bersama dengan nya.Akhirnya mereka makan bersama-sama,Manager hanya menatap tawa bahagia para pegawai yang sedang makan bersama dengan pandangan sinis nya.
Darren membayar semua tagihan makanan yang dia pesan.Semua pegawai berterima kasih padanya karena mereka bisa menikmati hidangan bersama.
"Pitter terima kasih"
"Iya bibi"
"Baiklah bibi,akan bekerja lagi"
"Iya,aku akan pergi ke hotel.Nanti setelah bibi pulang aku akan ke rumah Anda"
Darren memutuskan untuk pergi ke hotel untuk mengambil barang-barang nya,karena setelah menemui Amanda dia kan pulang.
Beberapa Jam Kemudian
Darren menunggu Amanda pulang di depan rumahnya,dia memutuskan untuk berbicara pada Amanda jika dia adalah orang suruhan Tuan Morgan untuk mencarinya.
Tok...tok...tok...
"Maaf aku pulang terlambat"
"Tidak apa bibi"
Darren dan Amanda masuk kedalam rumah
"Ini...tolong berikan pada Deasy,dia adalah sahabat terbaik ku"
"Bibi sebenarnya..."
"Sebenarnya apa?"
"Sebenarnya aku bukan lah orang suruhan Nyonya Deasy"
"Jadi kamu siapa?Kenapa mencariku"ucap Amanda dengan terkejut
"Sebenarnya aku suruhan dari Tuan Morgan,dia ingin mencari Anda untuk meminta maaf"
"Tidak!! Keterlaluan kamu!Apa maksud kamu membohongi aku dengan berucap kamu orang suruhan Deasy?Kenapa kamu lakukan itu!!Lebih baik kamu pergi!!Katakan pada Pria brengsek itu jika aku sudah mati!!"
"Bibi... dengarkan aku!Tuan Morgan menyesali apa yang dia lakukan terhadap masa lalu kamu!Dia ingin meminta maaf terhadap mu?"
"Minta maaf?Kenapa bukan dia saja yang mencariku?Kenapa kamu?!!"ucap Amanda dengan tubuhnya yang bergetar dan mata yang menetes kan air mata.
Amanda mengambil Alcohol dan meminum nya.Darren berusaha menenangkan Amanda yang begitu terkejut dengan pengakua nya.
__ADS_1
..."Bersambung"...