
"Bagaimana dengan Istri Anda?"
"Aku tahu selama ini dia berselingkuh di belakang ku,tetapi aku tidak masalah mungkin karena aku yang tidak pernah menganggap nya Istri ku"
"Jadi mau Anda apa sekarang?"
"Aku ingin Anda mencari Mantan Istriku dan anak ku"sambil menyodorkan foto mantan istrinya.
"Liontin itu?"
"Itu liontin yang aku berikan untuk nya,dengan berlian berwarna biru kesukaan nya"
Mendengar hal itu Darren merasa apakah Tuan Morgan dan Amanada adalah kedua orang tuanya yang selama ini meninggal kan nya.
"Apa jenis kelamin anak Anda?"
"Aku tidak tahu karena semenjak aku meninggal kan nya,aku tidak perduli dengan anak yang dia kandung.Memang nya ada apa Tuan?"
"Tidak..."
"Tuan Pitter bisakah Anda mencari tahu dimana Amanda dan anakku?"
"E-e ta-tapi"
"Aku mohon"ucap Tuan Morgan sambil menggenggam tangan Darren.
Saat Tuan Morgan memohon dan menggenggam tangan Darren,dia merasakan sebuah kehangatan seorang Ayah.Darren pernah merasakan nya saat Tuan Hamillton menyayangi nya sebagai putra nya.
"Apa kah Anda bisa membantu ku,Tuan Pitter?"
"Huffffttt baik lah"
Sebenar nya Darren merasa tidak ingin tahu masalah Tuan Morgan,mengingat sebentar lagi waktunya menjadi Mr.Milliader dia telah selesai.Dia akan kembali ke kehidupan nya yang dulu.Tetali tatapan harapan Tuan Morgan padanya membuatnya menyetujui permintaan Tuan Morgan.
Tuan Morgan menceritakan semua keluarga Amanda,dia mengorek keberadaan keluarga Amanda.
Keesokan harinya
Alex menelpon Darren yang sedang merapikan penampilan nya di depan cermin.
"Tuan Milliader... Bagaimana kabar mu?"ucap Alex.
"Aku baik saja, bagaimana dengan kamu?Apa kamu menikmati liburan mu?"
"Tentu saja, sebenarnya aku masih ingin menikmati waktu liburan ku.Tetapi sebentar lagi perjanjian kita akan habis"
"Jika masih ingin menikmati liburan mu kembali, nikmat lah saja!!"
"Bagaimana dengan mu?"
"Aku akan menjalankan tugas kamu"
"Hemmmm... seperti nya itu ide yang bagus!Baik lah aku akan menambah 5 hari lagi bagaimana?"
"Apa itu tidak terlalu cepat?"
"Tidaklah!!Lama-lama aku bisa bosan disini"
"Apa kau merindukan Nancy?"
"Kau gila!!Aku masih menyukai wanita bukan manusia jadi-jadian"ucap Alex.
Alex menutup teleponnya,Darren telah selesai merapikan dandanan nya.Hari ini dia akan pergi ke desa Mantan Istri Tuan Morgan.Desa Amanda sangat jauh dari tempat tinggal nya,dia membutuhkan 5jam perjalan menuju desa Mantan Istri Tuan Morgan,Darren pergi mengendarai mobilnya.
5Jam lebih telah berlalu,Darren telah sampai di desa Istri Tuan Morgan.Dia berhenti di sebuah rumah yang nampak begitu sederhana, tapi terasa sangat nyaman.
Dari luar teramat sangat sepi, seperti rumah itu terlihat kosong lama.Darren mengetuk pintu rumah,tetapi tidak ada jawaban dan tidak ada yang membukakan pintu.Darren menunggu lama,duduk di depan teras rumah.
Seorang wanita paruh baya datang menghampiri Darren yang sedang duduk melamun.
"Siapa kamu!!"
"Maaf apakah Anda yang tinggal di rumah ini?"
"Bukan!Rumah ini sudah 20 Tahun kosong setelah kepergian putri mereka"
"Maksud Anda...Apakah Nyonya Amanda?"
"Iya,dia adalah Putri pertama dari keluarga Scott"
__ADS_1
"Kemana keluarga Nyonya Amanda pergi?Apakah Anda tahu?"
"Aku tidak tahu pastinya,kamu cari saja di desa Wisney No.43.Itu adalah rumah paman dari Amanda.Mungkin saja dia tahu"
"Baiklah aku akan mencari nya kesana,terima kasih Nyonya"ucap Darren pergi pamit.
Dia pergi untuk kedesa paman Amanda yang tunjukan wanita paruh baya tersebut.
Darren berhenti di sebuah rumah,terlihat seorang laki-laki tua sedang memotong kayu di samping rumahnya.
"Permisi Tuan"ucap Darren.
"Siapa?"ucap sang pria yang menyuitkan matanya karena terlihat buram.
"Maaf Tuan apakah Anda Kakak dari Tuan Scott?"
"Iya benar,kamu siapa?"
"Syukurlah...aku bisa bertemu dengan Anda"
"Memangnya ada apa?Maaf bagaimana jika kita masuk kedalam sambil menikmati teh hangat"ucap pria tua tersebut.
Darren di persilahkan masuk ke dalam rumah nya,di dalam terdapat sang Istri yang terlihat ramah menyambut Darren.
"Sebenarnya Anda siapa?"
"Perkenalkan nama ku Pitter,Tuan.Sebenarnya aku sedang mencari Nyonya Amanda,putri dari Tuan Scott"
"Amanda?"ucap Istri sang pria sambil meletakan teh hangat di atas meja.
"Iya,Nyonya.Aku mencari Nyonya Amanda"
"Scott sudah meninggal,Amanda dia tidak pernah kembali setelah mantan suaminya meninggal kan nya"
Darren terkejut dengan keadaan orang tua Amanda.
"Apakah Nyonya Amanda tahu, Ayahnya telah meninggal?"
"Entahlah,dia tahu atau tidak.Tetapi sampai saat ini dia tidak pernah kembali"
"Bukan kah dia memiliki seorang anak?"
"Putra?Kenapa kalian tidak mencari keberadaan nya?"
"Kami pernah Mencari nya dimana orang tersebut melihatnya,tetapi dia berpindah tempat.Aku tidak tahu kenapa dia menghindari kami"
Darren tidak tahu harus mencarinya dimana,karena keluarga dari Amanda saja tidak tahu dimana keberadaan nya.
"Bagaimana aku mencarinya"ucap nya dengan lirih.
"Coba saja temui sahabat Amanda,Deasy mungkin dia pernah bertemu dengan Amanda"
"Deasy?Apakah wanita yang melemparkan telur pada Tuan Morgan?"
"Apa nak?"
"Ah...tidak...dimana aku bisa menemui Deasy"
Darren di berikan alamat rumah Deasy,tetapi langit begitu gelapnya cuaca berubah menjadi mendung.Darren tidak mungkin mencari rumah Deasy karena hari mulai sore.Dia mencari sebuah hotel untuk mengistirahatkan tubuh nya.
Didalam hotel,Darren mandi di bawah air kucuran air shower yang membasahi Tubuhnya.
"Kenapa...kenapa rasanya aku ingin bertemu dengan Amanda?Siapa dia...siapa...dia...?"ucapnya dalam hati.
Selepas mandi,suara notifikasi ponselnya berdering.Panggilan masuk dari Tuan Morgan.
"Tuan Pitter,apa kau menemukan sesuatu?"
"Kedua Orang Tua, Nyonya Amanda sudah meninggal "
"Apa?!! Benarkah?Apa mereka sakit?"
"Mereka meninggal sudah 10 Tahun yang lalu"
"Semua ini karena aku,semua menderita karena aku?!"ucap Tuan Morgan dengan suara menangis.
Darren dan Tuan Morgan mengakhiri percakapan mereka,Darren merasa Tuan Morgan begitu menyesali apa yang dilakukan nya kepada Amanda.Hari mulai terasa dingin karena diluar turun hujan,Darren merebahkan tubuhnya di atas kasurnya.
Keesokan harinya
__ADS_1
Hari sudah mulai pagi,cahaya matahari masuk melalui sela-sela gorden yang menyilaukan matanya.Darren terbangun dari tidurnya,dan melihat jam tangannya.
Darren segera bersiap dan pergi untuk mencari rumah sahabat Amanda.Darren melihat seorang wanita membawa keranjang buah,yang sedang berjalan.
"Wanita itu?"
"Maaf apakah Anda Nyonya Deasy?"
"Siapa kamu?"
"Perkenalkan namaku Pitter,aku mencari Nyonya Amanda?"
"Siapa sebenarnya kamu? Seperti nya aku pernah melihat kamu?"ucap Deasy sambil mengingat nya.
"Aku mencari Nyonya Amanda, apakah Anda tahu dimana keberadaan nya sekarang?"
"Aku ingat!!Kamu anak buah Morgan bukan? Laki-laki brengsek!!Jangan pernah kemari lagi atau kamu akan bernasib sama dengan Morgan!!"ucap Deasy dengan amarah nya pergi meninggalkan Darren.
"Nyonya Tunggu!Aku mohon dimana Nyonya Amanda? Apakah Anda tahu,dimana keberadaan nya?"
"Tidak aku tidak tahu!!"
"Kamu adalah sahabat nya,pasti Anda pernah bertemu dengan nya bukan?Apakah Anda tahu putra nya? Berapa usianya?"
"Pergi!!"ucap Deasy sambil melempar kan buah-buahan yang berada di keranjang nya.
"Nyonya aku mohon... dengarkan aku...Tuan Morgan sangat menyesal dengan apa yang dia lakukan!Maka dari itu dia ingin bertemu dengan mantan Istrinya?"
"Dasar dia memang laki-laki berengsek!!Jika dia memang menyesal kenapa dia tidak mencarinya sendiri?"
"Nyonya sekarang dia menjabat sebagai Walikota,dia tidak akan mungkin mencari Nyonya Amanda karena begitu banyak tugas yang harus dilakukan"
Darren mengikuti Deasy hingga sampai di rumahnya.Dia meninggalkan mobilnya,demi mengikuti Deasy untuk mencari Informasi.
"Masuklah!!"ucap Deasy yang menyuruh Darren untuk masuk kedalam rumahnya.
Sebuah rumah yang di penuhi dengan berbagai tanaman,Darren melihat sekeliling rumah dan merasa nyaman.
Deasy membuatkan coklat hangat untuk Darren.
"Minum lah disini sangat dingin,tenang saja
aku tidak meracuni mu?!"
Darren meminum coklat panas yang disajikan Deasy.
"Ini begitu lezat"ucap Darren.
"Kau menyukai nya?Amanda juga sangat suka dengan minuman coklat hangat seperti itu"
"Oh...iya Nyonya dimana sebenarnya keberadaan Nyonya Amanda?Apakah dia sudah memiliki keluarga lagi?"
"Bagaimana mungkin?Morgan adalah laki-laki yang sangat dia cintai,semua yang Morgan lakukan membuat nya sangat trauma dengan laki-laki.Dia hidup sendiri,tidak tahu dimana.Tapi aku yakin dia pasti baik-baik saja disana,karena Amanda wanita yang sangat kuat itu yang aku kenal dari dulu"
"Sendiri?Bukan kah dia memiliki seorang putra?"
"Putra nya diculik oleh orang"
"Apa?!!Bagaimana mungkin putra nya di culik?"
"Semenjak Morgan meninggal kan nya dan mencerai kan nya dia pergi mengasingkan dirinya.Karena dia merasa malu kepada keluarga nya,dia pergi tanpa pamit di kehamilan nya.Tanpa suami dan keluarga,dia tidak menemui ku karena saat itu hari pernikahan ku.Dia tidak ingin membuatku khawatir,dia pergi entah kemana.5 Tahun kemudian aku melihatnya,begitu kurus dan kusam.Dia kehilangan anaknya yang masih bayi,dia mencari kemana-mana tetapi tidak di temukan "
"Apa dia tidak mencarinya di Panti Asuhan atau pun apa?"
"Semuanya sudah dia lakukan,tetapi bagaimana mungkin Putra nya masih bayi tidak mungkin dia bisa menemukan nya.Akhirnya dia hidup sendiri"
"Apakah Anda tahu dimana dia sekarang?"
"Bulan kemarin kami bertemu,dia terlihat cantik beda dari yang aku lihat dulu.Tetapi saat aku tanya,dia tidak menjawab apa pun yang aku tanyakan,dia pergi di jemput seseorang denga mobil"
"Siapa?"
"Entah lah"
"Jadi Anda tidak tahu dimana dia sekarang?"
"Tidak karena dia tidak mau memberi tahukan dimana keberadaan nya"
Deasy pun sudah tidak bertemu dengan Amanda lagi,Darren merasa sangat putus asa karena dia tidak menemukan keberadaan Amanda.
__ADS_1
..."Bersambung "...