Abcdefg

Abcdefg
Rancangan


__ADS_3

Dini pagi jam 03:00 aku bangun. Aku tdak menyukai kebisingan, dan saat tengah malam adalah waktu terbaik bagi ku. Aku masih merasa malas untuk bangkit dari kasur. Kukumpulkan energi, dan beberapa menit kemudian aku telah duduk di pinggiran kasur


Kusibakkan tirai jendela. 1 detik....2 detik...3 detik aku langsung menutup secepat kilat tirai jendela


“ANJIR SEREM BANGET COK!!! GUA KIRA BAKAL MUNCUL KEPALA POCONG DARI ATAS KE DI PILEM PILEM”  Segera ku pergi ke kamar mandi. Balik dari kamar mandi aku mengambil snack di kulkas kamarku.


Sambil menggigit kemasan snack di mulut, mengambil laptop dari dalam tas. Ku nyalakan laptop dan mulai membuka snack satu persatu. Dengan jari kakiku, Aku mengambil kotak minuman yang berada di ujung kasurku


Laptopku mengedip sebentar. Aku mulai memikirkkan rancangan ku kedepannya. Kutulis apa yang harus kulakukan, apa yang tidak ingin kulakukan, ketidak sukaan ku? kesukaanku, apa yang ingin kulakukan, apa harapanku. Semuanya.


Sudah 1 jam aku berada didepan laptop. Kuregangkan badanku. Gadis yang bernama Carina itu terlintas dipikiranku. Aku sangat ingin menemuinya. Ada perasaan yang tak ku mengerti bergejolak didadaku. Yang ku tahu, aku sangat ingin berada didekatnya


Aku merindukan disaat kami mengobrol. Aku mengingat saat dia berlari ke toko kue untuk merayakan ulang tahunku. Aku tertawa kecil mengingat tingkahnya. Sikap dia bertindak tidak bisa ditebak, itu selalu membuatku kaget.


Apa yang dia lakukan sekarang? Apa dia sedang tidur?


“PLAK” Aku memukul kedua pipiku. Membuyarkan lamunan tidak jelasku. Sadarlah! Bukan saatnya seperti ini. Kufokuskan otak ku kembali. Aku membuka mata ku lebar lebar, fokus ke layar laptop


Pukul 5 tepat, semuanya sudah selesai. Aku telah menyelasaikan rancangan ku ke depannya. Aku memikirkan apa yang akan kuhadapi kedepannya dan bagaimana cara mengatasinya. Ini sudah perfeck


Kusimpan rancangan yang telah kubuat. Ah... besok akan ada pertemuan keluarga ku dengan keluarga calon tunanganku. Kuurungkan niat untuk mematikan laptopku. Aku mencari informasi tentang perusahaan Dermot, sikapku besok akan bergantung dengan informasi ini


30 menit aku telah menemukan informasi yang kucari. kalian sudah pasti tau bahwa ini adalah pernikahan bisnis bukan?


"Aghhhhhh...." Aku meregangkan badanku setalah 2 jam 30 menit berada di depan laptop


Aku menengadahkan kepalaku ke langit langit


Hai gadis yang kutemui hari ini. Apa yang sedang kamu lakukan? Apakah menurutmu kita bisa bertemu kembali? Aku berharap itu terjadi


__________________________________________


Aku tersentak dari tidurku. Aku melihat disampingku ada bella yang kini telah tidur pulas. Aku mengatur nafasku yang terasa sesak. Aku meraba raba botol obat yang biasa kuletakkan di samping kasur


"Plop" bunyi tutup itu mengagetkanku, aku melirik ke arah bella. hah... aku bersyukur dia tidak terbangun. dengan tidur sepulas itu tidak mungkin rasanya dia terbangun bukan? Aku menelan 3 kapsul obat sekaligus tanpa air

__ADS_1


Aku terkena insomnia dan tak jarang aku bermimpi buruk. Tidurku sangat terganggu atas 2 hal itu. Aku mengambil selimut yang jatuh tergeletak di lantai. Ku pejamkan mataku mencoba untuk tidur


Di pikiranku melintas seseorang. Seseorang yang ketemui malam ini, Fabian Baron. Apa yang dia lakukan sekarang? Muncul perasaan rindu di hatiku. Ah... kenapa? Dia hanya orang asing yang kebetulan kami bertemu!


Bukan saatnya berpikiran seperti itu! Aku harus tidur! kuhilangkan pikiran anehku dan berniat kembali tidur. 3 menit, 5 menit, 10 menit. Aku tidak tertidur. Kuputuskan bangkit dari kasur pelan pelan agar tidak membangunkan adekku. Semalam dia menangis sampai ketiduran. Aku tertawa kecil mengingat kejadian itu


Aku membersihkan badanku di kamar mandi. Setelah itu, aku menyapu rumah 10×5 meter yang masih belum lunas kubayar. Membuat sarapan untuk kami berdua. Itu sudah menjadi rutinitas ku pagi hari


Aku membuat bekal yang akan dibawa bella dan aku ke sekolah. Karna umurnya masih 11 tahun aku yang akan mengantar jemputnya, beruntung sekolah nya dekat dengan rumah dan sekolahku


"Kakak"


aku langsung menengok ke belakangku. Bella berdiri dengan tangannya yang mengucek maga kirinya.


"Selamat pagi Bella" Aku tidak bisa mengusap kepala dka karna tanganku bekas cabe.


"Kakak bangun jam berapa?" Dia memelukku dari belakang


"Sekitar jam 4 tadi, cuci muka dulu sana. Sehabis itu ayok sarapan. Kakak masak ayam goreng pagi ini"


"Kakak!!! Aku telah selesai cuci muka!" Bella keluar kamar mandi dengan handuk yang masih dipundaknya. Aku terkekekeh melihat dia bersemangat seperti itu


"Duduklah, ayok kita makan" Dia mengangguk cepat dan menaiki kursi makan, Sedikit kesusahan dengan tubuh yang kecil itu. Sepertinya aku haru membeli kursi yang lebih kecil


"Kakakw maw kerja apaw lagi?" Dia betanya dengan mulut penuh sambil menatapku


"Uhuk!! Uhuk!!"Sedetik kemudia dia tersedak. Aku menyodorkan air ke dia. Bella dengan cepat menyambar gelas yang kuberikan


"Makanya habisin dulu yang dimulut baru ngomong! jangan diulangin ya!?" Dia hanya mengangguk pelan


"Entahlah, kakak akan membuka usaha sendiri. kurasa dengan uang yang kita miliki sekarang itu cukup. Tapi belum terpikirkan olehku usaha apa yang akan kubuka " Aku bergumam memikirkan langkah apa yang akan kubuka


Kami berbicara sambil makan sekitar 10 menit. Aku telah duluan menyelesaikan makan dan langsung mencuci piring yang kupakai


"Kakak duluan ya. Bergegaslah! nanti kita terlambat masuk sekolah. Kakak akan menyetrika bajumu" Tanganku bekerja degan cepat mencuci piringku

__ADS_1


Bella menatap ku heran


"Hah??? Ini kan hari minggu kak!!"


"Beneren?!" Aku melihat kalender disebelah meja makan


"HAHAHAHAHAHAHA" Bella tertawa terbahak bahak melihatku lupa tanggal


Aku menepuk jidatku


"Mau gimana lagi, Ayo kita lari pagi hari ini. Bagaimana?"


Aku menatap bella yang telah berdiri menyelesaikan makannya


"Boleh!!! Tar aku nyuci piring trus lanjut siap siap!" Dia berlari ke arah pencucian piring


___________________________________________


Aku bangun dari meja setelah ketiduran sejak jam 5.30 tadi. Aku keluar dari kamar. Kenapa hari ini sepi? Ahh.... ini hari minggu!! Aku lupa! Para pekerja di rumah diberikan libur pada sabtu sore sampai dengam minggu malam


Aku turun kebawah untuk sarapan. Karna hari ini hari minggu, biasanya Ayah masih tertidur jam segini. Aku membuka kulkas. Ada bahan bahan makanan yang kucari. Aku mulai menyediakan keperluan untuk memasak


Aku lebih menyukai masakan ku sendiri, karna itu pas di lidahku. 20 menit kemudian masakan ku jadi. Aku meletakkannya di piring dan membawanya ke meja makan.


Rumah ini sangat luas. Pada hari minggu akan terasa lebih luas karna para pekerja libur. Biasanya hari Minggu cuman Ayah, Aku dan bibi yang ada dirumah. Aku menyelesaikan makan ku dengan cepat, Berniat pergi joging pagi ini


Seperti biasa, Aku memakai aerphone dan jaket hitam jika berpergian keluar. Aku memasang aerphone di telinga dan mulutku kini berisi permen tangkai. Aku menatap diriku di cermin. Aku akui bahwa aku tampan


Aku pemanasan dan mulai berlari sambil mendengarkan lagu yang kuputar. Ini hari minggu, jalanan lebih padat dari hari biasa. Aku menambah kecepatan lari ku.


Aku berselisih dengan perempuan yang memakai jaket perasut pink dengan rambut dikuncir


"Eh?" 3 detik aku tersadar


Aku berbalik arah, sayang tidak kudapatkan dia di belakangku. Aku bergumam menyebutkan 1 nama

__ADS_1


"Carina?"


__ADS_2