AKHIRNYA

AKHIRNYA
bab 13


__ADS_3

"tangan dhena meremas dadanya sendiri, sementara Daniel masih sibuk menjilati lubang pink di bawa sana, oohhh ahhhh mas. dhena terus mengerang nikmat. perlahan Daniel memasukkan jari tangan nya ke dalam lubang pink dhena, jika sakit katakan sayang, bisik Daniel di telinga dhena,


"dhena hanya mengangguk. satu jari Daniel masuk ke lubang pink dhena. tak ada protes rasa sakit dari dhena, Hanya ada erangan kenikmatan, hingga Daniel tak kuat lagi, dan membuka semua pakaian nya, lalu kembali menciumi tubuh dhena, kulit putih dhena menyisakan banyak tanda kepemilikan Daniel di sana. ahh mas. nikmati sayang. bisik Daniel.


"Daniel kembali ke lubang pink itu, dan masukkan lagi jarinya, lubang milik dhena sangat basah, karena sempat keluar. saat Daniel menusuk nusuk kan jarinya.


"adik siap mas masukin sayang, bisik Daniel lagi, tahan sedikit jika terasa sakit.


Dhena kembali mengangguk.


Daniel terus mencoba menembus. yang sedikit susah, karena keduanya memang baru pertama kali melakukan nya.


akhirnya masuk juga. air mata dhena samakin deras. rasa sakit yang luar biasa, di bawa sana menembus lubang kecil nya. Daniel yang berada di atas dhena merasa kasihan, namun mundur bukan pilihan yang tepat, toh juga sudah berada di dalam. menahan sakit sedikit saja, akan berubah nikmat luar biasa,

__ADS_1


tahan sayang, kita gak mungkin mundur, sakitnya hanya sebentar, berganti akan menjadi enak. setelah dhena berhenti menangis, Daniel menggoyangkan pinggulnya perlahan, hingga dhena mulai nyaman.


apa sudah mulai enak. tanya Daniel.


"dhena yang malu malu, memilih memeluk leher Daniel. melihat tingkah gadis kecil nya, hanya tersenyum. lalu Daniel kembali menggoyangkan pinggulnya, hingga tempo goyangnya lebih cepat.


"ahh..ahh..ahhh.. owhh owhh.. dua manusia yang sedang saling menikmati itu, sama sama melenguh nikmat. saking nikmatnya. mereka melakukan nya, sampai empat kali. hingga dhena yang tak kuat lagi melayani Daniel, memilih istirahat. karena tak sanggup lagi melayani nafsu Daniel..


"dhena terbangun, tubuh nya terasa sakit semua seperti habis jatuh dari puncak gunung tinggi. teringat kejadian semalam. Daniel tak berada di sampingnya nya, rasanya sangat ingin buang air kecil. tapi tubuhnya bener bener sakit. yang di bawa sana juga terasa lebih mengembang.


Daniel mendekati gadis kecil nya itu lalu menggendong ke kamar mandi. mandilah. kalo sudah selesai. panggil mas lagi.


"setelah selesai mandi, dhena bener bener memanggil Daniel. karena memang masih gemetar lututnya. di tambah di bawa sana bengkak.

__ADS_1


"Daniel mendudukkan dhena di atas kasur lalu menyibak ke atas handuk dhena, eh mas apa yang mas lakukan. tenang saja, tak perlu panik. mas tidak akan memakai nya, mas hanya ingin mengoleskan salep, pada pinggiran lubang pink itu. agar berkurang bengkak nya,


"dhena sangat malu,


Daniel menyentuh nya,


"adik masih malu sama mas, padahal semalam sudah mas masukin. kenapa harus malu. ucap Daniel begitu santai, sebagai seorang dokter, tentu saja hal yang biasa, pembahasan seperti itu,


"berbeda dengan dhena yang memang tidak tau menahu hal seperti itu, membuat wajah cantik nya memerah seperti tomat.


"dek, sebaiknya adek berhenti bekerja, tinggal lah di rumah, karena setelah ini, adik akan melayani mas, takut capek, pulang kerja, melayani mas juga. gaji mas cukup untuk kita makan.


"tapi mas, klo gak kerja aku pasti bosen. di rumah. ijinin aku tetap kerja ya mas. boleh ya.

__ADS_1


"melihat wajah memelas istri imutnya, akhirnya mengalah, dan tetap memberi izin pada dhena.


__ADS_2