AKHIRNYA

AKHIRNYA
bab 9


__ADS_3

"mah, mungkin sebaiknya aku ngontrak dekat rumah sakit tempat ku mengabdi.


kadang larut malam selesai operasi, capek banget, harus bolak rumah yang jaraknya empat puluh menit, apa lagi kalau macet mah.


"loh sayang, kok jadi gitu, mamah bisa kangen loh. harus jauh dari kamu. atau mang darman ngantar jemput kamu kan bisa sayang,


"gak usah mah, jam pulang dari rumah sakit kadang gak menentu, tergantung barapa banyak pasien, darurat. kasian mang darman harus jemput larut malam, lagi enak enak nya istirahat.


"kan di gaji. gajinya pun ada tambahan sesuai pekerjaan nya.


"tapi mah, aku belum dapat gaji yang cukup, buat diriku sendiri saja masih kurang..


"itulah kamu, di tawarin nerusin usaha papa gak mau, malah mau jadi dokter.


liat tuh pah anak kita, anak satu-satunya, malah lebih milih jadi dokter, ketimbang nerusin usaha papah. padahal usaha papah lebih menjanjikan, uangnya juga lebih cepat masuk..


"sudahlah mah, biarkan saja, dia putra kita satu satunya, biarkan dia memilih masa depan yang dia senangi.

__ADS_1


pokoknya mamah gak setuju kamu ngontrak di luar, air matanya jatuh, senjata paling ampuh, untuk menundukkan Daniel,


"Daniel yang memang tidak bisa melihat sang mamah menangis, akhirnya mengalah. lalu memilih masuk ke kamar nya. pikiran nya kembali tertuju pada gadis kecilnya.


bagaimana cara nya, agar sang mamah mengizinkan nya keluar dari rumah. bagaimana dengan dhena, apakah dia akan membiarkan gadis itu tinggal di rumah sendiri, sementara baru kemarin mereka baikan. Daniel sangat pusing,


untuk mengakui pernikahan nya kepada ke dua orang tuanya, Daniel belum siap, pikirannya bermacam macam yang di pertimbangkan. alasan utama sang mamah, tidak akan mudah menerima dhena, apa lagi selama ini, mamanya sangat menyukai sarah, seorang dokter kandungan..


"Daniel terbangun, sudah jam tiga pagi, astaghfirullah, aku ketiduran.


"Dhena terus menunggu Daniel pulang, sesuai yang di kata,kan pria itu sebelum ke keluar dari rumah. hingga larut malam. Daniel tak kunjung datang. dhena tak sadar ketiduran, tepat pukul enam pagi, Daniel membuka pintu, tak terkunci, melihat gadis kecilnya tertidur di sofa, Daniel merasa sangat bersalah.


mas kamu pulang. maaf mas aku ketiduran..


"apa adek tidur disini semalam.


"dhena malah melihat ke arah pintu, ya Allah mas, udah pagi.

__ADS_1


mas maaf,


"mas yang minta maaf dek, semalam gak pulang. tapi kenapa pintu gak di kunci, bahaya loh dek.


"eh iya mas, semalam aku lupa, takut aku ketiduran, mas pulang. gak ada yang bukain pintu, aku klo tidur susah di bangunin. dhena menunduk malu saat mengatakan bahwa dirinya tidur seperti kebo. meski perang Palestina dan Israel sampai ke depan rumahnya, gak akan ke bangun klo sudah terlanjur tidur..


"lain kali jangan gitu lagi dek, takut ada yang niat gak baik, sangat bahaya.


"iya mas, sebentar ya mas, kuniatkan sarapan dulu. mas mau kubuatkan sarapan apa, tanyz dhena sopan..


"cukup roti selai strawberry sama susu putih aja dek.


baik mas, tunggu sebentar. dhena berlalu ke dapur membuat sarapan untuk suaminya.


"dhena kembali dengan segelas susu, dan roti bakar. silahkan mas. terimakasih dek. sama sama mas.


"dek, mas mau ngomong. iya mas silahkan.

__ADS_1


"hufff Daniel membuang nafas sedikit kasar.


dhena melihat raut wajah sedih Daniel..


__ADS_2